Holding PTPN Dorong Sawit Rakyat Produktif, PT RPN Ajari 99 Pekebun Labusel Sawit
Sawit
Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Holding PTPN Dorong Sawit Rakyat Produktif, PT RPN Ajari 99 Pekebun Labusel

Medan, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) terus perkuat komitmen peningkatan kapasitas petani sawit rakyat. Bersinergi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, PT RPN taja pelatihan teknis budidaya kelapa sawit bagi 99 pekebun asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara. Kegiatan di Medan pada 22–26 September 2025 lalu itu, bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, dan manajerial pekebun agar mampu mengelola kebun secara produktif, efisien, dan berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang memiliki kompetensi tinggi di bidang riset dan pengembangan kelapa sawit nasional. Kepala PPKS PT RPN, Winarna, menyampaikan pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pekebun terpilih untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan. “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Peserta harus memaksimalkan pelatihan untuk menggali informasi dan keterampilan teknis. Setelah pelatihan, saya berharap komunikasi tetap terjalin karena tantangan budidaya sawit terus berkembang, dari hulu sampai hilir,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya membangun jejaring kolaboratif antara peserta dan narasumber agar setiap persoalan teknis di lapangan dapat dipecahkan secara cepat dan efektif. Sementara, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun, Baginda Siagian, menjelaskan produktivitas kebun sawit rakyat saat ini masih jauh di bawah potensi maksimalnya. “Produktivitas pekebun masih di kisaran 3,3 sampai 3,5 ton CPO per hektare per tahun, padahal potensinya bisa mencapai 5 hingga 6 ton. Melalui pelatihan ini, kami ingin mempercepat perbaikan di lapangan, demi kesejahteraan pekebun dan peningkatan daya saing sawit nasional,” jelasnya. Kata Baginda, dari total 16,8 juta hektare lahan sawit di Indonesia, sekitar 42 persen atau 6 juta hektare dikelola oleh pekebun rakyat. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat pekebun menjadi langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan sektor sawit nasional. Dari sisi daerah, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Labusel, Sabrina Pulungan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menyasar langsung pekebun lokal. “Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pekebun. Saya harap para peserta aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Ilmu yang diperoleh harus bisa langsung diterapkan dan dibagikan kepada pekebun lainnya,” ucapnya. Ditegaskan Sabrina, sektor kelapa sawit memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, dan sumber devisa negara. Tetapi, berbagai tantangan seperti isu keberlanjutan dan produktivitas rendah harus dijawab dengan peningkatan kapasitas dan penerapan praktik budidaya yang baik.

Digitalisasi Dorong Kinerja Industri Sawit Penopang Ekonomi Rakyat Sawit
Sawit
Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:00 WIB

Digitalisasi Dorong Kinerja Industri Sawit Penopang Ekonomi Rakyat

Palu, katakabar.com - Suka tidak suka, dan mau tidak mau, serta harus diakui digitalisasi telah masuk ke semua lini dan sektor, termasuk sektor kelapa sawit. Digitalisasi ini penting mendorong kinerja industrialisasi kelapa sawit salah satu sektor penopang ekonomi pemerintah dan masyarakat. Beranjak dari situ, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sulawesi gelar Celebes Forum 2025. “Digitalisasi menjadi salah satu solusi untuk mempercepat proses dalam industri perkebunan sawit,” tutur Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana di Palu, dilansir dari laman sawitsetara.co, Kamis sore. Ia meyakini teknologi bisa berdampak positif, kalau dikembangkan lebih baik lagi di industri kelapa sawit secara berkelanjutan. Di mana 70 persen anggota GAPKI Sulawesi, telah menerapkan proses digitalisasi dalam industri perkebunan kelapa sawit. “Saat ini sudah mulai dari proses panen, merawat, mengolah sudah banyak menggunakan digitalisasi,” cerita Dony. Diketahui, digitalisasi proses mengubah informasi dari bentuk analog (tercetak, audio, video) atau proses manual menjadi bentuk digital menggunakan teknologi. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, aksesibilitas, dan kolaborasi dalam berbagai bidang seperti bisnis, pemerintahan, dan kehidupan sehari-hari. Contoh penerapannya meliputi pembayaran digital, perpustakaan digital, dan otomatisasi proses bisnis. Menurutnya, pemerintah terus memperkuat strategi hilirisasi industri sebagai langkah kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satu fokus utamanya adalah pada komoditas kelapa sawit, yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong diversifikasi produk turunan dan memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di dalam negeri. Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, menegaskan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada tahun 2029. Untuk mencapai ambisi tersebut, strategi percepatan hilirisasi industri menjadi kunci, terutama pada sektor komoditas strategis seperti kelapa sawit. “Komoditas kelapa sawit menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk mendorong percepatan hilirisasi produk turunan,” timpal Dida. Diversifikasi produk hilir sawit, sebut Dida, tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai tambah dan keuntungan finansial, tetapi juga menyentuh aspek strategis lain, seperti ketahanan energi, penghematan devisa, hingga kontribusi terhadap isu lingkungan global. Salah satu contoh konkret dari upaya tersebut adalah penerapan program biodiesel berbasis sawit yang kini telah memasuki tahap B40, yakni campuran 40 persen biodiesel dalam solar. Program ini diproyeksikan menyerap crude palm oil (CPO) hingga 15,6 juta kiloliter.

Dukung Perkebunan Sawit Rakyat Lewat KUD, Ketua DPRD Kotabaru: Ini Bisa Fasilitasi Petani Kecil Sawit
Sawit
Jumat, 10 Oktober 2025 | 14:42 WIB

Dukung Perkebunan Sawit Rakyat Lewat KUD, Ketua DPRD Kotabaru: Ini Bisa Fasilitasi Petani Kecil

Kotabaru, katakabar.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Suwanti dukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat lewat Koperasi Unit Desa (KUD). "Kami mengapersiasi atas terbentuknya KUD dan sekaligus peresmian kantor baru sebagai wujud dari kemajuan koperasi," ujar Suwanti di Kotabaru, saat menghadiri peresmian kantor KUD Bersana Sejakah Makmur di Desa Sejakah Kecamatan Pulau Laut Timur, dilansir dari laman Antara, Jumat (10/10). Kata Suwanti, jika Koperasi Unit Desa (KUD) yang mengelola program plasma dapat menyatukan, dan memfasilitasi petani kecil pada satu perkebunan plasma, yang bertujuan meningkatkan pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan inti. Menurutnya, dengan pengelolaan lahan secara kolektif, pemberian upah, pembagian keuntungan, dan dukungan untuk praktik pertanian yang lebih baik. "Diresmikanya kantor baru merupakan cerminan wujud dari keberhasilan pengurus mengelola koperasi dengan baik," jelasnya. Ia menyebutkan, keberadaan kantor baru menjadi simbol kemajuan dan komitmen koperasi dalam menjalankan amanah para anggotanya. “Adanya kantor ini, kami melihat bukti nyata Koperasi Plasma Bersama Sejakah Makmur telah bekerja keras dan berhasil menumbuhkan kepercayaan dari seluruh anggota,” ucapnya. Jadi, harap Suwanti, pengelolaan Plasma oleh PT BSS bersama KUD Bersama Sejakah Makmur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para anggotanya serta masyarakat sekitar. “Semoga koperasi ini semakin maju, dan anggotanya ke depan semakin makmur,” tuturnya.

Ragam Lomba dan Hiburan Rakyat Meriahkan HUT RI ke 80 di RW 02 Alahair Riau
Riau
Minggu, 24 Agustus 2025 | 18:08 WIB

Ragam Lomba dan Hiburan Rakyat Meriahkan HUT RI ke 80 di RW 02 Alahair

Selatpanjang, katakabar.com - Sempena memeriahkan Hari Ulang Tahun atau HUT Republik Indonesia ke 80, warga RW 02 Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar berbagai perlombaan rakyat, Minggu (24/8), yang dipusatkan di lingkungan RT 01, Jalan Utama Desa Alahair. Kegiatan dimulai dari pagi dengan senam sehat yang diikuti ratusan warga. Panitia juga siapkan berbagai hadiah menarik yang dibagikan melalui sistem kupon, sehingga menambah semangat dan antusiasme peserta. Di kegiatan tersebut hadir Pj Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro, Ketua LPMD Alahair, Rahmat Arifin, Kepala Dusun 2, Muhammad Ismun, Ketua RW 02, Sucipto, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat. Pj Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro mengapresiasi kebersamaan warga RW 02 yang kompak semarakkan HUT kemerdekaan tahun ini. "Saya bangga dengan semangat kebersamaan warga RW 02. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tapi juga mempererat persaudaraan antarwarga. Semoga semangat ini terus terjaga demi kemajuan Desa Alahair," ujarnya. Ketua RW 02, Sucipto sampaikan rasa syukurnya karena kegiatan ini bisa terlaksana dengan sukses. "Ini tahun pertama kita menggelar perayaan HUT RI di RW 02 semeriah ini. Terima kasih kepada seluruh donatur, panitia, dan warga yang telah mendukung penuh. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun, agar kekompakan warga semakin kuat," ucapnya. Sementara, Ketua Panitia sekaligus Ketua RT 01, Bukhari menjelaskan, sejumlah perlombaan yang digelar. Untuk anak-anak, lomba yang diadakan antara lain memasukkan paku ke dalam botol, balap karung, makan biskuit, makan kerupuk, topi cantol, estafet air, serta panjat pinang. Sedang untuk orang dewasa, kategori ibu-ibu diisi lomba anyam ketupat, lempar balon, bola dangdut, estafet gelas, estafet angar, hingga estafet karet. Bagi bapak-bapak, terdapat lomba topi cantol, pukul paku, tarik tambang, dan panjat pinang yang selalu menjadi favorit.

Pidato Bupati Inhu Idul Fitri 1446 H: Kepentingan Rakyat Jadi Prioritas Utama Riau
Riau
Senin, 31 Maret 2025 | 15:16 WIB

Pidato Bupati Inhu Idul Fitri 1446 H: Kepentingan Rakyat Jadi Prioritas Utama

Indragiri Hulu, katakabar.com - Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto melaksanakan salat Idul Fitri 1446 hijriah tahun 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Rengat, Senin (31/3). Kegiatan salat Idul Fitri, ujar Bupati Indragiri Hulu, yang pertama selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Dari awal ramadhan hingga hari Idul Fitri, kata Ade Agus Hartanto, lebih dari satu bulan telah dilalui dalam menjalankan tugas dengan segala keterbatasan. Tapi, jelasnya, dengan semangat besar sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Inhu. "Setiap hari, kami selalu bersama turun langsung bertemu masyarakat, seiring dengan Musrenbang tahun 2026," terangnya. Dirinya sebagai Bupati menyadari waktu yang mereka jalani masih tergolong singkat dan langkah-langkah yang diambil baru permulaan. Meski begitu, kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. "Selama lima tahun ke depan, kami menegaskan bahwa gerakan perubahan bukan sekadar janji, melainkan tanggung jawab yang akan diwujudkan dengan kerja nyata," imbuhnya. Dia mengakui, menjalankan roda pemerintah tantangan yang dihadapi cukup besar. Misalnya, dalam hal penyesuaian anggaran belanja pemerintah daerah yang harus selaras dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto dalam rangka efisiensi anggaran. "Saya sebagai Bupati tidak akan berdiam diri yakni akan terus mencari solusi terbaik demi kesejahteraan masyarakat Inhu," tegasnya.

DPRD Rapat Paripurna, Bupati Inhu: 'Terima Kasih Rakyat' Politik
Politik
Senin, 03 Maret 2025 | 13:07 WIB

DPRD Rapat Paripurna, Bupati Inhu: 'Terima Kasih Rakyat'

Indragiri Hulu, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hulu (Inhu), Riau gelar rapat paripurna penyampaian pidato pertama Ade Agus Hartanto sebagai Bupati Inhu terpilih pada tahun 2025, di Aula Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Senin (3/3). Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD Indragiri Hulu, Sabtu Pradansyah Sinurat, didampingi Wakil Ketua (Waka) I DPRD Indragiri Hulu, Adek Chandra, dan Doni Ronaldi sebagai Wakil Ketua (Waka) II DPRD, serta unsur forkopimda Inhu diantaranya, AKBP Fahrian Saleh Siregar selaku Kapolres Inhu, M Ali Nurhidayatullah, sebagai Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan pada Kejari Inhu, perwakilan Dandim 0302 Inhu, PN Rengat, serta Kepala OPD masing-masing satker. Bupati Inhu sampaikan terima kasih kepada legislatif yang telah melaksanakan kegiatan ini. Bagi kami apa yang terlaksana saat ini momentum sejarah bagi pribadi kami berdua (Ade Agus Hartanto-Hendrizal) dalam perjalanan demokrasi yang tentunya untuk kemajuan Indragiri Hilir yang lebih baik.

DPRD Pulang Pisau Buat Regulasi Harga TBS Sawit Demi Keberlanjutan Rakyat Sawit
Sawit
Minggu, 19 Januari 2025 | 21:31 WIB

DPRD Pulang Pisau Buat Regulasi Harga TBS Sawit Demi Keberlanjutan Rakyat

Kahayan Hilir, katakabar.com - Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pulang Pisau yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Minggu (19/1). Rapat itu membahas beberapa agenda penting, antara lain pengumuman penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau Terpilih untuk periode 2025–2030, penyampaian pendapat Eksekutif terhadap Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Pulang Pisau tentang Kemitraan di Sektor Pertanian dan Perkebunan, serta Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra. Selain itu, rapat membahas pandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar Raperda Eksekutif mengenai Raperda Keolahragaan. Pj Bupati Pulang Pisau, Nunu Andriani, menyampaikan harapan besar agar program pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dapat berkelanjutan. "Kami berharap agar program-program pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik. Sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Nunu lewat rilis Diskominfostandi Pulang Pisau, dilansir dari laman EMG, Sabtu (19/1).

Demi Kepentingan Rakyat, Komisi II DPR RI Siap Kawal Penyelesaian Sengkarut Tanah Sawit
Sawit
Senin, 06 Januari 2025 | 21:05 WIB

Demi Kepentingan Rakyat, Komisi II DPR RI Siap Kawal Penyelesaian Sengkarut Tanah

Jakarta, katakabar.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau DPR RI siap kawal penyelesaian sengkarut tanah untuk kepentingan rakyat. Komitmen untuk terus mengawal isu pertanahan dan tata ruang yang difokuskan kepada konflik yang lebih berorientasi pada kepentingan publik. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima mengutarakan, Komisi II bakal kawal persoalan bidang pertahanan dan tata ruang agar menjadi lebih public oriented. “Lebih rakyat oriented, lebih pada keinginan kita pada cinta tanah air. Ini benar-benar wujud dari masyarakat yang memiliki tanahnya dan airnya yang dikuasai rakyat dan negara," kata Aria Bima lewat keterangan pers, dilansir dari laman EMG, Senin (6/1). Ia mendorong partisipasi aktif dari masyarakat untuk penyelesaian sengketa-sengketa tanah, seperti konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan sawit, yang masih marak terjadi di berbagai daerah. Komisi II pun, sebutnya, telah sepakat untuk membentuk clearing house untuk dapat memitigasi persoalan sengketa mana yang bisa diurai.