Indragiri Hulu, katakabar.com - Seorang karyawan PT Haleyora Power, anak dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Lirik, Indragiri Hulu, Riau. Dia diamankan bersama dua rekannya lantaran terlibat peredaran narkoba jenis sabu.

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aiptu Misran menyampaikan, personel di operasi ini berhasil mengungkap kasus narkoba dengan berat kotor mencapai 10,14 gram di sebuah rumah, Jalan Punai, Desa Lembang Sari I, II, III, Sabtu (17/5).

Tersangka utama, Agus Piono Arif Syahputra alias Boim 41 tahun, yang diketahui menjabat sebagai Supervisor K3 di PT Haleyora Power. Saat dibekuk tak berkutik dan sejumlah barang bukti ditemukan dalam lemari meja TV dan kotak jam tangan.

“Dua bungkus plastik klip berisi sabu, timbangan digital, pipet, dan alat isap bong diamakankan Reskrim Polsek Lirik,” jelasnya.

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan terhadap Mergi Diki Alandra, diringkus sehari sebelumnya, Jumat malam (16/5), di Desa Sungai Sagu. Saat penggeledahan, polisi menemukan 13 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 3,97 gram yang disimpan di dalam potongan pipa besi. Mergi mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial IW, yang kemudian diketahui sebagai Hendra Kurniawan alias Iwan Kodok.

Iwan Kodok kemudian ditangkap keesokan harinya, dan mengaku hanya sebagai perantara. Ia menyebut sabu tersebut berasal dari Boim, sang supervisor BUMN.

Pengakuan ini menjadi titik terang bagi polisi untuk membongkar jaringan peredaran narkoba yang ternyata melibatkan sosok dengan jabatan strategis di perusahaan penyedia tenaga listrik.

Kini ketiga tersangka diamankan di Polsek Lirik untuk menjalani proses hukum. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) serta Pasal 112 ayat (1) dan (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undanb Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati, mengingat berat barang bukti dan peran masing-masing dalam jaringan.