Indragiri Hulu, katakabar.com - kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau gelar konferensi pers penanganan kasus sekaligus pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (27/2) sekitar pukul 16.15 WIB.

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar menjabarkan, pelaksanaan KRYD dilaksanakan dari 14 hingga 27 Februari 2025, berhasil mengungkap 20 kasus narkotika dengan total tersangka sebanyak 24 orang.

"Tim mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 551,91 gram, dan 39 butir pil ekstasi dari jumlah kasus terdrbut," jelasnya.

Ditegaskannya, peredaran barang terlarang ini menjadi perhatian utama pasalnya sangat meresahkan masyarakat. Lantaran itu, upaya penindakan tegas terhadap pelaku dan pengawasan terus dilaksanakan. Apalagi jelang bulan suci Ramadhan KRYD bagian dari upaya menjaga keamanan dan keteriban masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci. Itu sebabnya, kami intensifkan kegiatan kepolisian guna menekan angka kejahatan dan penyakit masyarakat (pekat)," bebernya.

Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat daerah diantaranya, Kasat Pol PP Inhu Tukiyat, Pasi Intel Kodim 0302/Inhu Letda Kav. Sadok Silaban, Jaksa Fungsional Kejari Inhu Jimmy Manurung, Ketua DPH LAMR Inhu Datuk Seri, Ali Fahmi Aziz, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia, Pdt. Franky Maningkas, Katim Penindakan BPOM Grisella Monica Gultom.

Hasil kegiatan KRYD misalnya, barang bukti sebanyak 163 knalpot brong, 500 botol minuman beralkohol serta 60 liter tuak dimusnahkan menggunakan alat berat Bomag yang disaksikan langsung pihak tamu undangan.

"Kami ingin memberikan efek jera kepada para pelaku pelanggaran ini, sehingga diharapkan tidak ada lagi peredaran barang-barang tersebut di wilayah Inhu," imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang Ramadhan.

"Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan kepolisian dalam memberikan informasi terkait kejahatan dan gangguan kamtibmas lainnya. Mari kita ciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi semua," serunya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan daerah Inhu dapat menyambut Ramadhan 1446 hijiriah dengan suasana yang lebih tenang, bebas dari gangguan penyakit masyarakat, dan memberikan kenyamanan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah.