Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan Halal Bi Halal berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (30/3) pagi. Halal Bi Halal adalah tradisi khas Indonesia berupa pertemuan silaturahmi dan saling memaafkan kesalahan setelah ibadah puasa Ramadan, biasanya dilaksanakan saat atau sesudah Idul Fitri Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Polres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, yang pimpin kegiatan dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Siliyonga, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Kepulauan Meranti. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dilanjutkan dengan arahan Kapolres. Lepas itu, seluruh peserta mengikuti prosesi Halal Bi Halal berupa salam-salaman sebagai simbol saling memaafkan di momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Suasana keakraban semakin terasa dalam sesi ramah tamah dan makan bersama, yang kemudian ditutup dengan kegiatan foto bersama seluruh personel. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan kegiatan Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki nilai strategis untuk perkuat soliditas internal organisasi. “Momentum ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat loyalitas antara pimpinan dan seluruh personel,” ujarnya. Ia menambahkan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, yang diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja, disiplin, serta kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kepulauan Meranti. Selain itu, kegiatan Halal Bi Halal ini mencerminkan citra positif Polri sebagai institusi yang humanis, solid, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan baik dari internal maupun masyarakat luas.
Ciptakan Ramadhan Aman, Tim Raga Polres Kepulauan Meranti Intensif Beri Imbauan Kamtibmas
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Tim Raga Polres Kepulauan Meranti gelar patroli untuk mencegah kejahatan yang tejadi selama bulan Ramadhan, seperti premanisme dan genk motor di wilayah Hukum Polres Kepulauan Meranti, Selasa (10/3) malam. Selain kegiatan patroli antisipasi dan pemberantasan premanisme dan terjadinya tindak kejahatan, Tim Raga memberi imbauan berupa penyuluhan pemberantasan premanisme, dan gangguan Kamtibmas lainnya. "Kita lakukan Preemtif dengan melaksanakan sambang ke masyarakat, serta objek vital dan memberi imbauan antisipasi premanisme dan genk motor, mendatangi masjid guna memastikan masyarakat menjalankan ibadah tarawih aman dan kondusif. Bila ada hal yang mencurigakan cepat kirim pesan 110 Polres Siap Sedia menerima laporan masyarakat," terant Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Tim Raga Polres Kepulauan Meranti, Ipda Akbar Firmana, S.H., M.H. Tim Raga juga mengingatkan masyarakat, bila menemukan tindakan premanisme yang meresahkan utk segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat atau melalui 110. "Kami melaksanakan patroli di lingkungan atau tempat yang terindikasi adanya premanisme dan genk motor, juga mendatangi tempat perkumpulan anak remaja, dan memberikan pesan Kamtibmas, serta menghimbau agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu Aktivitas Peribadatan dan ketertiban Masyarakat," ucap Ipda Akbar. Tidak hanya itu, Tim Raga Polres Kepulauan Meranti juga memberikan teguran kepada masyarakat agar tidak memainkan petasan disaat pelaksanaan ibadah Tarawih dan Mendatangi lokasi keramaian masyarakat guna memastikan tidak adanya kegiatan Pungli maupun premanisme. "Selama kegiatan kami juga lakukan riksa atau geledah badan dan orang, benda-benda dan tempat yang dicurigai yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas. Adapun sasaran kegiatan Tim Raga, yakni orang, remaja dan muda mudi, tempat rawan C3 dan masyarakat setempat di seputaran Kota Selatpanjang," bebernya. Tim Raga juga memberi iimbauan kepada masyarakat yang dijumpai dengan menyampaikan tentang pemberantasan premanisme dan kejahatan. "Dalam melaksanakan kegiatan sambang, dan dialogis Kamtibmas ke Pos Satkamling dan mengimbau agar melakukan patroli secara berkala dilokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan, mendatangi masjid yang menjadi tempat masyarakat melaksanakan ibadah tarawih," tegasnya.
Fun Night Run Go Sprint Go Green Polres Kepulauan Meranti, AKBP A A Faroqi: Polri Sahabat Masyarakat
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Fun Night Run “Go Sprint Go Green” dipusatkan di halaman Kantor Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (7/3) malam. Kegiatan berlangsung meriah diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti, Febriadi, S.Si., Apt., Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Jani Pasaribu, M.M., Kajari Kepulauan Meranti, Ricky Makado, S.H., M.H., Pabung 03 Bengkalis, Mayor Inf. Rusli Dalimunthe, Kadishub Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, Ketua LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., Wakapolres, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama Polres, serta masyarakat peserta lomba. Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan kegiatan Fun Night Run Go Sprint Go Green tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan,” ujarnya. Ia menegaskan, melalui kegiatan tersebut Polri ingin menunjukkan bahwa Polri adalah sahabat masyarakat yang selalu hadir memberikan ruang-ruang positif bagi generasi muda. Menurutnya, olahraga juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, seperti menanamkan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, kejujuran serta semangat pantang menyerah. Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Forkopimda, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), TNI-Polri, panitia pelaksana serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan meriah,” ucapnya. Di kegiatan itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan, mengutamakan keselamatan dengan mengikuti arahan panitia, serta menjaga kebersihan lingkungan sesuai semangat “Go Green”. Adapun lomba lari cepat dalam kegiatan tersebut mempertandingkan kategori jarak 50 meter dan 75 meter dengan sistem gugur hingga diperoleh para pemenang di masing-masing kategori. Untuk kategori putra remaja dan dewasa, juara pertama diraih Izam, disusul M. Hafiz di posisi kedua dan Tuah di posisi ketiga. Sementara harapan pertama diraih Acun. Pada kategori putra anak-anak, juara pertama diraih Reza, diikuti Wahyu di posisi kedua, Enong di posisi ketiga, dan Huda sebagai harapan pertama. Sedangkan kategori putri, juara pertama diraih Cahaya, juara kedua Rani, juara ketiga Rahmi, dan harapan pertama Ulya. Panitia juga menghadirkan kategori hiburan, yang dimenangkan oleh Pabung 03 Bengkalis Mayor Inf. Rusli Dalimunthe sebagai juara pertama, disusul Danramil 02 Tebing Tinggi di posisi kedua dan Bripda C. Marcel Sitorus di posisi ketiga. Kegiatan yang merupakan bagian dari inisiatif Kapolda Riau dalam mendukung program Green Policing tersebut mendapat respon sangat positif dari masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari ribuan warga yang hadir memadati lokasi kegiatan hingga perlombaan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga dinilai memberikan alternatif aktivitas positif bagi masyarakat selama bulan Ramadan, sekaligus membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Kegiatan berakhir sekitar pukul 00.30 WIB dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan personel Polres Kepulauan Meranti bersama pihak terkait.
Oalah.., Gunakan Ijazah Palsu Anggota Dewan Pelalawan Dijebloskan Masuk Penjara
Pelalawan, katakabar.com - Tim penyidik Unit III Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan, resmi tahan tersangka oknum anggota DPRD Pelalawan, S alias SU, soal kasus dugaan mengunakan ijazah orang lain, Jumat (27/2) kemarin. Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara S.I.K, mengatakan tersangka S yang datang penuhi panggilan penyidik Polres Pelalawan, didampingi tim kuasa hukumnya. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, ulas AKBP John, guna melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) setelah sebumnya berkasnya dikembalikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan ke penyidik kepolisian. "Politikus partai Golkar Kabupaten Pelalawan ini, yakni S telah menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka hingga sore pada hari Jumat resmi dilakukan penahanan oleh tim penyidik Polres Pelalawan," jelasnya. Menurutnya, anggota DPRD Pelalawan tersebut sudah ditahan, untuk penanganan lebih lanjut S ditetapkan tersangka pertengahan bulan Januari 2026 lalu. Ini setelah menjalani proses penyelidikan yang cukup panjang yang dilakukan oleh tim penyidik Satreskrim Polres Pelalawan. "Atas perbuatan tersangka S dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu atau Pasal 391 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Tentang penggunaan surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah asli," tegasnya. Setelah berkas dilengkapi, tersangka ditahan lepas menjalani pemeriksaan lanjutan. Tim penyidik Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan, akan kembali melimpahkan BAP ke Kejari Pelalawan.
Satreskrim SDM dan Humas Polres Kepulauan Meranti Berbagi Ratusan Takjil di Ponpes
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti melalui Satreskrim bagian SDM dan Humas Polres Kepulauan Meranti berbagi ratusan takjil ramadhan di Pondok Pesantren Al Muawwanah Jalan Alah Air, Senin (23/2) sore. Kegiatan berbagi takjil ramadhan kepada santri Pondok Pesantren Al Muawwanah sebagai bentuk kepedulian Polres Kepulauan Meranti kepada sesama di momen bulan suci ramadhan yang penuh berkah, serta menjalin silahturahmi kepada masyarakat juga dapat meningkatkan iman dan taqwa personel Polres Kepulauan Meranti. Di agenda tersebut personel Polres Kepulauan Meranti menyampaikan betapa pentingnya layanan 110 kepada masyarakat. Di mana layanan itu dapat menngkatkan sekaligus menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. "Alhamdulillah, pembagian takjil kepada santri Mesjid Al Muawwanah, berupa Mie Biehun Goreng (100 Bungkus) dan Bubur kacang hijau (100 Cup). Kegiatan selesai Sekira pukul 17.30 WIB, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi mewakili Kasi Humas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Iskandar Novianto. Menurutnya, tujuan pembagian takjil selain berbagi di bulan suci ramadhan kami juga kami sampaikan masyarakat dapat menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, dan tetap kedepankan layanan 110 sebagai bentuk laporan Kepolisian. Diketahui, kegiatan tersebut dipimpin Kasi Humas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Iskandar Novianto yang diikuti KBO Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, Ipda Hendiyanto S.H, personel Sat Reskrim Personel Bagian SDM, dan personel Sie Humas.
Tanpa Terkecuali, Seluruh Personel Polda Riau dan Polres hingga Polsek Jajaran Serentak Tes Urine
Pekanbaru, katakabar.com - Sebagai bentuk komitmen tegas mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, seluruh personel Polda Riau beserta jajaran Polres hingga Polsek melaksanakan tes urine secara serentak, di lapangan apel Mapolda Riau, Senin pagi (23/2). Kegiatan ini atensi langsung Kapolri, sebagai langkah konkret memastikan seluruh anggota Polri di wilayah hukum Polda Riau bersih dari penyalahgunaan narkotika. Tes urine dilakukan tanpa terkecuali, mulai dari Kapolda Riau, Wakapolda Riau, para Pejabat Utama (PJU), Kapolres/Ta jajaran, hingga seluruh personel di tingkat Polsek. Pelaksanaan tes urine serentak ini juga menjadi salah satu bentuk pengawasan dan pengendalian (Waskat dan Wadal) secara berjenjang terhadap anggota Polri, sesuai dengan ketentuan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat di Lingkungan Polri. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan Polri. Sebagai aparat penegak hukum yang berada di garda terdepan dalam pemberantasan narkoba, anggota Polri harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat. Pemeriksaan yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya ini menyasar personel dari berbagai satuan fungsi, mulai dari bintara hingga perwira menengah di lingkungan Mapolda Riau. Ia menyampaikan kegiatan ini menindaklanjuti arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sekaligus mewujudkan komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba. "Kami secara terus-menerus melakukan pengawasan internal melalui Inspektorat Jenderal Daerah (Itwasda) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) terus memantau dan pengecekan bagi seluruh anggota," ucap Irjen Herry Heryawan. Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata pemerintah dan masyarakat untuk mencegah narkoba masuk dan merusak kehidupan generasi muda. P4GN bukan hanya tugas aparat hukum, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan Gerakan ini, Indonesia diharapkan menjadi Indonesia Bersih Narkoba. "Tidak ada ampun bagi personel Polda Riau yang terbukti baik itu sebagai pengguna. Pengguna saja kalau terbukti akan dikenai aturan tegas sesuai aturan apalagi yang terlibat dalam transaksi narkotika," jelasnya. Kapolda Riau kembali mengingatkan agar personel tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng institusi. Polda Riau tidak akan memberikan toleransi bagi personel yang terlibat. "Yang terbukti melakukan pelanggaran atau kejahatan, bergabung dengan sindikat kejahatan terutama narkoba tidak ada ampun. Karena dari awal saya sampaikan 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah'," terangnya. Irjen Herry Heryawan menambahkan pihaknya terbuka menerima saran dan kritikan. Ia meminta masyarakat untuk melapor melalui aplikasi Yanduan Online. Polda Riau memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan mendadak sebagai bagian dari langkah preventif sekaligus represif menjaga marwah institusi serta mewujudkan Polri yang Presisi, dan bersih dari narkoba.
Terapkan Program Kapolda Riau, Personel Polres Kepulauan Meranti Kenakan Tanjak dan Selempang Tiap Jumat
Selatpanjang, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti resmi terapkan pemakaian tanjak dan selempang bagi seluruh personel setiap hari Jumat. Kebijakan ini merupakan program Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan yang dilaksanakan di seluruh jajaran Polda Riau, dan dilaunching serentak, Jumat (20/2). Di Polres Kepulauan Meranti, apel launching tersebut dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, didampingi Wakapolres, Kompol Detis Mayer Silitonga, serta diikuti para pejabat utama, perwira, dan seluruh personel. Turut hadir Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Sri Afrizal Cik, Sekretaris Umum Datuk Zaini Mahaddun, Ketua Umum Majelis Kekerabatan Adat LAMR Hj. Drs. Idham, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Saiful Bakhri. Prosesi launching ditandai dengan pemasangan tanjak dan selempang secara simbolis oleh Kapolres bersama Ketua LAMR kepada perwakilan personel. Momen itu menjadi penegasan seragam kepolisian kini berpadu dengan identitas budaya Melayu. Dalam arahannya, Kapolres Kepulauan Meranti menegaskan pemakaian tanjak dan selempang bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bersejarah yang sarat makna. "Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat nilai-nilai adat serta menjaga marwah budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning,” ujar AKBP Aldi. Menurutnya, tanjak dan selempang bukan sekadar atribut pelengkap. Di balik kain yang tersemat di kepala dan pundak itu, tersimpan simbol jati diri, kehormatan, serta harapan masyarakat terhadap polisi yang santun dan berintegritas. "Tanjak dan selempang bukan hanya atribut. Ini adalah simbol jati diri dan lambang kehormatan. Di pundak setiap anggota tersemat harapan masyarakat tentang kesantunan, tanggung jawab, dan integritas dalam bertugas,” tegasnya. AKBP Aldi menambahkan, budaya Melayu mengajarkan kekuatan tidak semata-mata lahir dari ketegasan, tetapi juga dari kelembutan budi, kehalusan tutur kata, serta kebijaksanaan dalam bertindak. "Polisi yang profesional adalah polisi yang mampu menghadirkan rasa aman sekaligus dicintai masyarakat,” tambahnya. Kapolres juga menekankan pendekatan humanis tidak cukup dibangun melalui tugas operasional semata, tetapi harus ditopang dengan sentuhan budaya dan penghormatan terhadap kearifan lokal. "Dengan mengenakan tanjak dan selempang, kami ingin menunjukkan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat Melayu, hadir di tengah-tengah mereka, menjaga serta menghormati nilai-nilai yang dijunjung tinggi,” ucap AKBP Aldi. Kapolres menyampaikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti dan Disporapar atas sinergi dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Negeri Sagu. Selanjutnya, ia turut mengajak seluruh personel menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Ramadhan adalah bulan pengendalian diri, kesabaran, serta penguatan nilai spiritual dan sosial yang selaras dengan tugas kepolisian,” tandasnya.
Polres Kepulauan Meranti Gaspol Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Hari Ketiga
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti di bawah jajaran Polda Riau terus menunjukkan komitmen dukung peningkatan infrastruktur pedesaan melalui program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi perkerjaan sudah masuk hari ketiga, Sabtu (31/1). Selain itu, progres pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai target. Kegiatan ini tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, serta perintah langsung Kapolri dan Kapolda Riau dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat, kelancaran akses pendidikan, serta penguatan social inclusion di wilayah pedesaan. Fokus pembangunan jembatan Merah Putih Presis di tiga lokasi strategis di hari ketiga difokuskan di tiga lokasi utama, yakni wilayah Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi Barat, dan Polsek Rangsang. 1. Jembatan SDN 018 Semulut, Kecamatan Tebing Tinggi. Di wilayah Polsek Tebing Tinggi, Satgas Darurat Pembangunan Jembatan melaksanakan kegiatan di SDN 018 Semulut, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat. Sebanyak 10 personel Satgas yang terdiri dari unsur Satbrimob, Ditpolairud, dan Ditsamapta, bersinergi dengan personel Polsek Tebing Tinggi dan Polsek Rangsang Barat serta para pekerja. Adapun progres pekerjaan hari ketiga meliputi Pemasangan baut untuk mengikat komponen kayu jembatan; Pelapisan kayu jembatan menggunakan cat minyak hitam (creosote) guna perlindungan struktural jangka panjang; Pemasangan kepingan lantai jembatan kayu.Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. 2. Jembatan Akses MTS Al-Anshor, Tebing Tinggi Barat Sementara itu, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di MTS Al-Anshor, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, memasuki hari ketiga dengan melibatkan personel Polsek Tebing Tinggi Barat bersama masyarakat setempat. Pekerjaan yang telah diselesaikan di hari ketiga, meliputi pemasangan mal balok, perakitan besi lantai jembatan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan kondisi keamanan yang kondusif. 3. Jembatan Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang Di wilayah Polsek Rangsang, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi dilaksanakan di Jalan Poros Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., bersama Kepala Desa dan masyarakat setempat, secara langsung terlibat dalam proses pembangunan. Fokus pekerjaan hari ketiga meliputi: Pembuatan balok beton (sloof) pada pondasi;Proses pengecoran balok pondasi untuk memperkuat struktur jembatan. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan jembatan memiliki struktur yang kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB tanpa kendala berarti. Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar warga pedesaan. “Program ini tidak hanya soal pembangunan fisik jembatan, tetapi juga memastikan keselamatan, akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperkuat konektivitas dan inklusi sosial masyarakat,” ujar Kapolres. Hingga hari ketiga, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Lagi, Polres Kepulauan Meranti ke Sekolah Galakkan Tanam Pohon dan Edukasi Green Policing
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus perkuat komitmen jaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Lihat, Senin (26/1) kemarin, jajaran Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan penghijauan dan edukasi peduli lingkungan secara serentak di sejumlah wilayah dan sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Salah satu kegiatan utama dipusatkan di halaman Kantor Camat Pulau Merbau sekitar pukul 11.15 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, S.E., Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., Danramil 06 Merbau, Kapten Arh. R. Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda D. Turnip, S.E., Kepala KUA Pulau Merbau, H. Nurholis, M.Pdi, serta personel Polsek Tebing Tinggi Barat. Di kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 10 batang bibit pohon ketapang sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah pesisir. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, AKP Aguslan, menyampaikan Green Policing merupakan konsep pemolisian yang komprehensif dan progresif. Program ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menempatkan kepolisian sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Green Policing adalah jawaban atas tantangan zaman, mulai dari krisis lingkungan, perubahan iklim, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran ekologis masyarakat,” ujarnya. Selain di Pulau Merbau, kegiatan Green Policing juga dilaksanakan secara paralel di berbagai sekolah oleh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kepulauan Meranti. Polsek Tebing Tinggi melaksanakan edukasi lingkungan dan penanaman bibit pohon mangga di Pondok Pesantren Darul Fikri, Desa Banglas Barat. Satpolairud Polres Kepulauan Meranti menanam bibit pohon jambu di TK Islam Terpadu Ikhlas Hati Bunda, Kecamatan Tebing Tinggi. Sementara, Polsek Rangsang Barat melakukan penanaman bibit pohon rambutan di RA Al Amin, Desa Bokor. Polsek Tebing Tinggi Barat menanam bibit pohon ketapang di SDN MI Ahuda, Desa Mekong. Sat Binmas Polres Kepulauan Meranti juga menanam bibit pohon jeruk di MTs Al Istiqomah, Desa Alahair. Seluruh rangkaian kegiatan disertai dengan edukasi interaktif kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan Green Policing ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Kepulauan Meranti berharap program tersebut mampu menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini serta memperkuat peran Polri sebagai pelindung masyarakat sekaligus penjaga kelestarian lingkungan hidup.
Jalin Komunikasi Dengan Buruh Pelabuhan, Ini Pesan Kamtibmas Polres Kepulauan Meranti di Minggu Kasih.
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Minggu Kasih bersama Serikat Buruh Pelabuhan satu Tanjung Harapan di Kedai Kopi Pelabuhan Satu Jalan Tanjung Harapan Kecamatan Tebing Tinggi Minggu (25/1) pagi. Kegiatan Minggu Kasih Polres Kepulauan Meranti di Pelabuhan Satu Tanjung Harapan berjalan efektif sebagai sarana komunikasi, dan silaturahmi antara Polri dan buruh pelabuhan. Kehadiran dan keterlibatan aktif buruh menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. "Kami mengajak rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Plt. Kasat Tahti Polres Kepulauan Meranti, Ipda Dedi Santos Manulang. Ipda Dedi mengatakan di kesempatan yang baik ini, kami dari Polres Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan buruh Pelabuhan Satu Tanjung Harapan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan Minggu Kasih pagi hari ini. "Kegiatan Minggu Kasih salah satu program Polri yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta sebagai sarana komunikasi dan dialog secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar secara langsung saran, masukan, keluhan, maupun informasi dari rekan-rekan buruh, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan," jelasnya. Dijelaskanya, kami menyadari aktivitas di pelabuhan memiliki tingkat mobilitas dan risiko yang cukup tinggi. Lantaran itu, kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan buruh agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun aktivitas yang mencurigakan di area pelabuhan. "Apabila rekan-rekan menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, kami mengharapkan agar segera melaporkannya melalui layanan Central 110 Polri. Layanan ini aktif selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan untuk pelaporan cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan," terangnya. Ia juga mengajak,rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan. "Kami menegaskan Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Setiap informasi dan masukan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Situasi Kamtibmas di lingkungan Pelabuhan Satu terpantau aman dan kondusif, Penyampaian imbauan terkait pemanfaatan layanan Central 110 Polri memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran buruh untuk berperan aktif dalam pelaporan dini terhadap gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun situasi darurat," sebut Ipda Dedi.