Pekanbaru, katakabar.com - Harga tandan buah segar (TBS) sawit kemitraan swadaya di Provinsi Riau minggu ini ditetapkan lebih tinggi ketimbang TBS sawit plasma.
Ini harga yang ditetapkan untuk periode 7 - 13 Februari 2024. Yang mana harga TBS sawit kemitraan swadaya berada di atas plasma pada seluruh kelompok umur tanam.
Lebih tingginya harga TBS mitra swadaya ini terjadi lantaran harga rata-rata penjualan minyak sawit mentah (CPO) Deri perusahaan mitra swadaya lebih mahal ketimbang plasma.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja menyebut, harga rata-rata penjualan CPO perusahaan mitra swadaya yakni sebesar Rp 12.006,00/Kg.
"Sementara harga rata-rata penjualan CPO mitra plasma hanya sebesar Rp 11.696,59/Kg," kata Defris, Selasa (6/2).
Defris mengatakan, dari 9 perusahaan yang menjadi sumber data, hanya 1 perusahaan yang melakukan penjualan CPO, yakni PT Inecda.
"Minggu ini PT Inecda menjual CPO seharga Rp 12.006,00. turun dibandingkan perdagangan minggu sebelumnya, yakni sebesar Rp 12.007,00," ujarnya.
Selain menggunakan harga CPO dari perusahaan sumber data, kata Defris, Disbun Riau juga merujuk pada harga CPO yang berada di tender KPBN atau PTPN V.
Yang mana harga rata-rata KPBN/PTPN V periode 29 Januari hingga 4 Februari 2024 untuk CPO sebesar Rp 11.675,00/Kg.
Ini Penyebab Harga TBS Mitra Swadaya di Riau Lebih Mahal dari Plasma
Diskusi pembaca untuk berita ini