Harga TBS
Sorotan terbaru dari Tag # Harga TBS
CPO Ungkit Harga TBS Sawit Petani Mitra Plasma di Sumut Periode 8 Hingga 14 Oktober 2025
Medan, katakabar.com - Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah sawit pengaruhi, dan ungkit harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit petani mitra plasma di Sumatera Utara periode 8 hingga 14 Oktober 2025 ini. Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sumatera Utara menyebutkan, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra plasma Provinsi Sumatra Utara periode 8 hingga 14 Oktober 2025 mengalami kenaikan di semua umur tanam terutama umur 10-20 tahun. Kalau periode sebelumnya, harga TBS umur tanam 10-20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.653,03 per kilogram. Alhamdulillah, di periode 8 hingga 14 Oktober naik sebesar Rp12,14 per kilogram sehingga TBS sawit petini mitra plasma dibeli jadi Rp3.665,17 per kilogram. Dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat siang, kenaikan harga TBS sawit ini dipengaruhi kenaikan harga penjualan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO), dan harga penjualan inti sawit atau palm kernel (PK). Diketahui harga CPO sebesar Rp14.571,16 per kilogram,.dan harga PK sebesar Rp13.609,74 per kilogram. Di mana besaran persentase indeks K untuk periode ini ditetapkan sebesar 93,03 persen. Ini daftar harga TBS produksi petani sawit mitra plasma Sumatera Utara periode 8 hingga 14 Oktober 2025, yakni umur 3 tahun Rp2.836,89 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.107,95 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.296,69 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.390,24 per koligram, umur 7 tahun Rp3.419,25 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.512,08 per kilogram.
Mantap! Sumbar Kembali Puncaki Harga Kelapa Sawit Secara Nasional
Padang, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat tetapkan harga kelapa sawit plasma sebesar Rp3.713,58 per kilogram. Di mana harga ini mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya dibeli Rp3.707,70 per kilogram. Selain naik, harga kelapa sawit khusus untuk pembelian TBS petani plasma di 'Ranah Minang' nama lain dari Provinsi Sumatera Barat, merupakan harga tertinggi se Nusantara. Harga ini mengangkangi harga kelapa sawit Riau dan Sumatera Utara. Di Riau kelapa sawit plasma hanya dibeli Rp3.681,36 per kilogram. Sedang untuk harga plasma di Sumatera Utara dibandrol Rp3.638,30 per kilogram. Tingginya harga kelapa sawit ini seiring dengan harga CPO di pasar internasional. Harga CPO Sumbar sebesar Rp14.506,88 per kilogram. Lalu harga kernel dibeli Rp13.492,91 per kilogram. Sedang indeks K 92,86 persen. Berikut rincian harga TBS sawit plasma di Sumbar periode ini, yakni: Usia 3 tahun Rp2.734,66/kg Usia 4 tahun Rp3.106,58/kg Usia 5 tahun Rp3.275,95/kg Usia 6 tahun Rp3.315,48/kg Usia 7 tahun Rp3.340,58/kg Usia 8 tahun Rp3.655,68/ kg Usia 9 tahun Rp3.707,16/kg Usia 10-20 tahun Rp3.713,58/kg Usia 21 tahun Rp3.577,79/kg Usia 22 tahun Rp3.565,76/kg Usia 23 tahun Rp3.519,05/kg Usia 24 tahun Rp3.352,52/kg
Wuih! Harga TBS Mitra Plasma Naik Beruntun di Sumsel
Palembang, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar atau TBS petani kelapa sawit mitra plasma naik beruntun selama dua pekan pada Sepetember 2025 di Provinsi Sumatera Selatan. Itu diketahui dari perkembangan harga sesuai keputusan dari Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan atau PPHP Dinas Perkebunan Disbun Provinsi Sumatera Selatan, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat (19/9) sore. Kalau di periose I September 2025 lalu naik sebanyak Rp87,16 per kilogram, kali ini naik Rp33,29 per kilogram. Naik harga TBS tersebut dari umur tanam 10 hingga 20 tahun semakin menguat dan tembus level Rp3.600 per kilogram. Penguatan harga TBS tersebut sudah ditambahkan dengan harga penjualan cangkang kelapa sawit yang nilainya masih tetap sama seperti periode I September 2025 yang lalu. Kenaikan harga TBS pekebun mitra plasma didorong harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO sebanyak Rp72,10, serta harga penjualan inti sawit atau palm kernel atau PK sebanyak Rp190,28 per kilogram. Ini harga TBS ditambah cangkang produksi petani mitra plasma Sumsel periode II September 2025, yakni umur 3 tahun Rp3.023,66 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.118,14 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.251,38 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.284,33 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.280,71 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.401,95 per kilogram, umur 9 tahun Rp3.472,31 per kilogram. Lalu, umur 10-20 tahun Rp3.601,06 per kilogram sebelumnya Rp3.567, 77 per kilogram naik Rp 33,29, umur 21 tahun Rp3.592,00 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.602,41 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.577,53 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.478,60 per kilogram, umur 25 tahun Rp3.492,46 per kilogram.
Ups! Harga TBS Mitra Plasma Sumut Menukik Periode 17 Hingga 23 September 2025
Medan, katakabar.com - Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan atau PPHP Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Sumatera Utara mencatat harga Tandan Buah Segar atau TBS petani mitra plasma rata-rata terjadi penurunan mulai Rp12,61 hingga Rp15,86 per kilogram pada periode 17 hingga 23 September 2025 nanti. Penurunan itu tergantung dari umur tanam TBS. Misalnya, untuk TBS dari umur tanam 10 hingga 20 tahun kategori premium tercatat mengalami penurunan sebesar Rp15,86 per kilogram. Dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Kamis (18/9) sore, situasi ini membuat harga TBS tersebut turun menjadi Rp3.638,30 per kilogram dari pekan sebelumnya tercatat sebesar Rp3.654,16 per kilogram. Begitu pun yang terjadi pada TBS dari umur tanam lainnya, termasuk dari umur tanam 3 tahun yang masih berkutat di kisaran Rp2.810 per kilogram. Di saat yang sama diketahui kalau harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO mengalami penurunan sebanyak Rp93,10 sehingga melemah menjadi sebesar Rp14.425,43 per kilogram. Tapi harga penjualan inti sawit atau palm kernel atau PK justru mengalami peningkatan, meski tidak terlalu banyak, yakni sekitar Rp74,19, dan membuatnya semakin kuat menjadi Rp13.775 per kilogram dari periode sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp13.700,81 per kilogram. Ini daftar harga TBS produksi petani sawit mitra plasma Sumut untuk periode 17 hingga 23 September 2025, yakni umur 3 tahun Rp2.815,47 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.084,79 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.273,03 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.365,95 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.394,46 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.486,90 per kilogram. Terus, umur 9 tahun Rp 3.551,18 per kilogram, Umur 10-20 tahun Rp3.638,30 per kilogram sebelumnya Rp3.654,16 per kilogram turun Rp15,86, umur 21 tahun Rp3.631,48 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.584,57 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.549,72 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.434,44 per kilogram, umum 25 tahun Rp3.331,23 per kilogram.
Kemitraan Berhenti, KUD Sialang Makmur Tak Lagi Nikmati Harga TBS Penetapan Resmi
perusahaan berhenti, anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Sialang Makmur tak lagi menikmati harga tandan buah segar (TBS) sawit sebesar penetapan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau. Saat ini koperasi yang berdiri di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan terpaksa menikmati harga yang ditetapkan pabrik kelapa sawit (PKS). Ketua KUD Sialang Makmur, Derita Lesmana mengutarakan, harga TBS kelapa sawit hasil kebun koperasi mengikuti tren harga di lapangan atau lebih dikenal dengan harga komersil. Ini diterima petani sejak koperasi memilih untuk memutuskan perjanjian kerja sama dengan pihak perusahaan kelapa sawit PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).
Kementan RI Lindungi Petani Swadaya Lewa Aturan Penetapan Harga TBS Sawit
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia lewat Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjen Perkebunan) telah menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Terbitnya Permentan tersebut sebagai upaya memberikan perlindungan kepada pekebun kelapa sawit guna memperoleh harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang wajar dan menghindari persaingan tidak sehat diantara perusahaan perkebunan kelapa sawit. Perlu dilakukan penyesuaian dan penyermpurnaan pasal-pasal di Permentan Nomor 1 Tahun 2018. Apalagi, dengan semakin berkembangnya perkebunan kelapa sawit saat ini. Soal upaya penyempurnaan itu, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman menjelaskan, lembaga dan asosiasi terkait perlu dijangkau untuk membahas tantangan yang dihadapi para pekebun kelapa sawit. "Kita perlu kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan industri kelapa sawit guna mewujudkan kesejahteraan perkebunan sawit di Indonesia," ulas Amran lewat siaran pers, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (9/12). Sesuai arahan Mentan RI tersebut, Ditjen Perkebunan menginisiasi public hearing Rancangan Perubahan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun, dihadiri sejumlah pihak seperti para asosiasi kelapa sawit dan lembaga terkait kelapa sawit. Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Andi Nur Alam Syah menuturkan, secara nasional harga rata-rata TBS kelapa sawit pekebun Mitra per November 2023 ini mengalami peningkatan sebesar 19 persen atau setara Rp367 per kilogram dari harga terendah pada Juli 2022 lalu. Seiring dengan perkembangan perkebunan berkelanjutan, ujar Andi, banyak dinamika dalam penerapan Permentan Nomor 1 Tahun 2018 yang berdampak terhadap kebijakan larangan ekspor. “Berbagai masukan konstruktif mengenai rancangan perubahan Permentan Nomor 1 Tahun 2018 ini telah kami tampung. Masukan tersebut di antaranya mengenai perlindungan pekebun sawit dari perolehan harga TBS yang wajar. Kemitraan menjadi kata kunci dalam implementasi permentan ini, baik untuk pekebun plasma atau sejenisnya maupun kemitraan untuk pekebun swadaya,” bebernya. Untuk itu, harap Andi, agar Pemerintah Daerah (Pemda), pelaku usaha, asosiasi pekebun, mitra pembangunan, dan pekebun untuk bersinergi dalam mendukung implentasi penetapan harga pembelian TBS produksi pekebun agar dapat berjalan sesuai dengan harapan. "Ini penting dilakukan, untuk mewujudkan pembangunan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan," tandasnya.
Ditetapkan Naik, TBS Sawit Petani Swadaya Rp2.401,66 Per Kilogram di Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya ditetapkan naik periode 27 September hingga 3 Oktober 2023 nanti. Hal itu, setelah Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau bersama tim penetapan harga gelar rapat penetapan TBS kelapa sawit petani mitra swadaya, pada Selasa (26/9). Dari hasil penetapan harga TBS kelapa sawit terjadi kenaikan, di mana harga tertinggi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp33,96 per kilogram setara 1,43 persen dari harga periode lalu. "Untuk harga pembelian TBS kelapa sawit petani periode sepekan ke depan ini naik jadi Rp2.401,66 per kilogram. Sedang, harga cangkang berlaku untuk sebulan ke depan dengan sebesar Rp21,74 per kilogram," sebut Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau, Selasa (26/9). Kata Defris, di periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan ke depan, yakni 91,27 persen. "Untuk harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) pekan ini naik sebesar Rp317,81 per kilogram dari pekan lalu, dan harga penjualan kernel pekan ini turun sebesar Rp589,32 per kilogram dari periode lalu," ulasnya. Menurutnya, ada beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan Kernel yang digunakan harga rata-rata tim. Apabila harga CPO atau Kernel terkena validasi 2 digunakan harga rata-rata KPBN/PTPN V. "Harga rata-rata KPBN periode 18 hingga 24 September 2023 untuk CPO sebesar Rp10.765,75, dan Kernel sebesar Rp4.663,00 per kilogram," ujarnya. Ini daftar Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Provinsi Riau periode 27 September hingga 3 Oktober 2023, yakni, umur 3 tahun Rp1.840,26 per kilogram, umur 4 tahun Rp2.065,13 per kilogram, umur 5 tahun Rp2.229,45 per kilogram, umur 6 tahun Rp2.319,40 per kilogram, umur 7 tahun Rp2.370,25 per kilogram, umur 8 tahun Rp2.400,42 per kilogram. Berikutnya, umur 9 tahun Rp2.401,66 per kilogram, umur 10-20 tahun Rp2.370,27 per kilogram, umur 21 tahun Rp2.324,21 per kilogram, umur 22 tahun Rp2.272,86 per kilogram, umur 23 tahun Rp2.214,55 per kilogram, umur 24 tahun Rp2.170,74 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp2.134,33 per kilogram.
Di Bengkulu, Petani Kelapa Sawit Desak Skema Penetapan Harga Merata
Bengkulu, katakabar.com - Para petani di Provinsi Bengkulu desak skema penetapan harga Tandan Buah Sagar (TBS) kelapa sawit merata. Mereka merasa penetapan harga TBS kelapa sawit selama ini berdasarkan umur tanaman dinilai belum merata sesuai harapan. Ketua Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Bengkulu, Edy Mashury menjelaskan, penetapan harga TBS kelapa sawit berdasarkan umur tanaman hanya dirasakan petani yang bermitra dengan perusahaan, dan petani kelapa sawit swadaya tidak dapat merasakan apalagi manfaatnya. "Petani kekapa sawit sudah lama menjalin kerja sama dengan perusahaan bisa merasakan peningkatan harga yang memadai sesuai umur tanaman. Tapi banyak petani kelapa sawit swadaya masih belum menikmati," tegas Edy dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (10/8). Menurutnya, para petani swadaya dambakan pemerintah daerah memberikan kepastian dan jaminan skema penetapan harga TBS kelapa sawit tidak memandang ukuran atau skala usaha. "Skema penetapan harga itu belum memberikan rasa keadilan, dan manfaat kepada seluruh petani. Mestinya bisa merangkul banyak petani sawit tapi nyatanya belum ada," jelasnya. Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi menuturkan, kita tengah melakukan evaluasi pelaksanaan skema penentuan harga berdasarkan umur tanaman. "Kami sadar ada kekhawatiran di kalangan petani. Kami sedang bekerja untuk pastikan skema ini berjalan sesuai dengan tujuannya dan memberikan manfaat yang lebih merata," ujar Rosmala. Wakil Ketua KADIN Bengkulu, Arnop Wardin berharap dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan dan petani, situasi ini dapat diatasi. "Memang kita akui belum berjalan maksimal, tapi mudah-mudahan seiring berjalan waktu bisa berhasil," imbuhnya. Harapannya, keberhasilan skema penentuan harga TBS di Bengkulu menjadi langkah positif dalam mendukung kesejahteraan para petani, tambahnya.
Selisih Rp800, Petani Swadaya di Bonai Jual TBS Sawit Rp1600 Per Kilogram
Rokan Hulu, katakabar.com - Petani kebun swadaya di Desa Bonai Kecamatan Bonai, Kabupaten Rokan Hulu Riau, menjual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit hanya Rp1600 per kilogram kepada para spekulan. Harga jual TBS kelapa sawit petani kebun swadaya tersebut lumayah jauh selisihnya capai Rp800 per kilogram, dari harga TBS kelapa sawit mitra swadaya Rp2400,36 per kilogram yang ditetapkan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau. "Petani kebun swadaya di Desa Bonai menjual TBS kelapa sawit ke spekulan hanya Rp1600 hingga Rp1700 per kilogram Bang," ujar warga Desa Bonai, Nuriman kepada katakabar.com, pada pekan ke empat Juli 2023. Kata Nur sapaan akrab warga Desa Bonai ini, harga TBS kelapa sawit petani kebun swadaya tersebut dibeli para spekulan sudah sebulan belakangan ini. "Petani kebun swadaya di Desa Bonai mau tidak mau terpaksa menjualnya ke para spekulan meski harga segitu, dari pada busuk petani kebun swadaya lebih merugi," jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Zulfadli, mengumumkan hasil rapat penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya Riau, pada Selasa (25/7) lalu berlaku mulai dari 26 Juli hingga 1 Agustus 2023 dibandrol Rp2400,36 per kilogram. Hasil penetapan harga TBS kelapa sawit mitra swadaya Riau alasnya table rendemen harga baru hasil kajian dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. "Penetapan harga ini telah disepakati Tim, dan terjadi penurunan harga khususnya kelompok umur 9 tahun sebesar Rp51,01 per kologram setara 2,08 persen dari harga minggu lalu. Jadi harga pembelian TBS kelapa sawit petani mitra swadaya di periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp2.400,36 per kilogran," sebutnya.
Petani Sawit 'Tanah Rencong' Desak Cangkang Jadi Nilai Tambah Harga TBS
Banda Aceh, katakabar.com - Petani kelapa sawit 'Tanah Rencong' nama lain dari Aceh desak Cangkang menjadi nilai tambah harga Tandan Buah Segar (TBS). Aspirasi itu sangat wajar mengingat harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Aceh cenderung naik turun atau tidak stabil belakangan ini. Lihat, pekan keempat Juli 2023 ini memang harga TBS kelapa sawit naik Rp25,33 per kilogram di barat selatan, tapi harga TBS kelapa sawit beda di wilayah timur utara naik lebih tinggi Rp25,81 per kilogram. Menurut Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perwakilan Aceh, Fadhli Ali dilansir dari laman AJNN, pada Sabtu (29/4), kenaikan harga yang ditetapkan bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh belum sesuai yang diharapkan. Padahal komponen TBS kelapa sawit punya nilai ekonomi tinggi, seperti cangkang sawit yang jadi sumber biomassa, jelas Fadhli Ali. Cangkang sawit kata Fadhli, biomassa potensial yang bisa diolah jadi produk hilir. Di mana, potensi cangkang sawit di Indonesia saat ini mencapai 11 juta ton per tahun. Karena itu tutur Fadhli, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah pacu ekspor cangkang kelapa sawit ke Jepang. Untuk itu, cangkang sawit bisa menjadi nilai tambah harga TBS kelapa sawit masih sangat murah selama ini. “Terkait cangkang sawit, di berbagai provinsi telah membahas gimana cangkang jadi penguat TBS kelapa sawit petani dengan memasukkan komponen harga cangkang sawit dalam rumus penetapan harga TBS,” bebernya Dari situ, tambah Fadhli kita dorong supaya kementerian terkait dapat memberikan perhatian khusus kepada produk cangkang sawit, untuk dapat mendongkrak harga TBS kelapa sawit di Nusantara.