Bengkalis, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Bengkalis gelar Rapat Paripurna Istimewa sempena memperingati Hari Jadi ke 513 Bengkalis, Rabu (30/7) pagi.
Rapat Paripurna ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tapi juga panggung persembahan budaya dan spiritualitas yang memikat.
Wakil Ketua DPRD, M. Arsya Fadillah tampil dengan lugas dan berwibawa pimpin jalannya sidang. Didampingi Bupati Bengkalis, Kasmarni, Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan dan Wakil Ketua III, H. Misno.
Dalam pidatonya, Arsya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan sejarah sebagai guru kehidupan, agar masa lalu yang penuh perjuangan menjadi pijakan membangun masa depan Kabupaten Bengkalis yang lebih baik.
“Menghormati sejarah, adalah menghormati diri kita sendiri. Jika sejarah mengabarkan tangisan kepedihan, maka hari ini kita harus menggantinya dengan tawa kebahagiaan,” ujar Arsya penuh makna.
Puncak acara disemarakkan oleh penampilan memukau Usman dari Senduduk Putih, penyanyi lokal berbakat yang sukses menghipnotis hadirin dengan suara emasnya.
Nuansa sakral juga terasa kuat saat Qori jemputan, Ahmad Syafii, melantunkan Surat Al Baqarah ayat 126 dan 127 dengan lantunan yang menyentuh jiwa, memberikan sentuhan spiritual yang dalam bagi seluruh yang hadir.
Gubernur Riau, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Riau, Elli Wardhani, turut hadir dan menyampaikan pesan tentang pentingnya sinergi antar lembaga membangun daerah.
"Kolaborasi adalah kunci utama. Kita harus membangun negeri ini bersama-sama, dari bupati, DPRD, pemerintah provinsi, pusat, hingga sektor swasta," tegas Elli.
Sedang Bupati Bengkalis, Kasmarni sampaikan apresiasi kepada DPRD atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat perjuangan dan meneruskan estafet pembangunan yang telah dirintis para pendahulu.
"513 tahun lalu, Bengkalis bermula dari sebuah pulau kecil yang dihuni oleh orang laut, kini telah menjelma menjadi kawasan pusat pemerintahan, pendidikan, perikanan, dan budaya Melayu. Tugas kita hari ini adalah mensyukuri, memelihara, dan melanjutkan capaian tersebut," kata Kasmarni.
Angkat tema “Bermarwah Menuju Kemajuan, Sejahtera dalam Kebersamaan”, Kasmarni menegaskan, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan wujud komitmen untuk menjadikan Bengkalis sebagai wilayah yang maju, bermartabat, dan berintegritas, dengan semangat kebersamaan sebagai kekuatan utama.
Pasangan kepemimpinan Kasmarni dan Bagus Santoso menegaskan keseriusan mereka membangun Bengkalis yang unggul di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga tata kelola pemerintahan yang baik.
Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi simbol perpaduan antara warisan sejarah, kekuatan spiritual, dan cita-cita pembangunan masa depan Bengkalis yang lebih gemilang.









DPRD Bengkalis Paripurna Istimewa Semarakkan Hari Jadi ke 513 Nuansa Sakral dan Semangat Pembangunan
Diskusi pembaca untuk berita ini