Terima Mandat dari DPD, DPC GRANAT Bengkalis: Kami Siap Bersinergi dengan Forkopimda Bengkalis Riau
Riau
9 jam yang lalu

Terima Mandat dari DPD, DPC GRANAT Bengkalis: Kami Siap Bersinergi dengan Forkopimda Bengkalis

Duri, katakabar.com - Terima Surat Mandat (SM) Nomor 006/SM/DPD-GRANAT/IV/2026 dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Riau, yang ditandatangani Ketua DPD GRANAT dan Sekretaris DPD GRANAT Provinsi Riau, Dr. Freddy Simanjuntak, S.H., M.H - Feri H.A Panggabean, S.T, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRANAT Kabupaten Bengkalis, yang dinakhodai Derhana Irawati Nasution, yang disapa akrab Ira Scuto, siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis, dalam upaya memberantas Narkotika dan Obat-obatan (Nakoba) di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Demikian disampaikan Ketua DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis, penerima SM, Derhana Irawati Nasution (Ira Scuto) kepad sejumlah wartawan, di Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (1/5) siang. Menurut Ira Scuto, dengan telah diterimanya Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, ini menegaskan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis hadir bukan sekadar sebagai struktur organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memerangi melawan narkoba di daerah. "Mandat ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab moral untuk segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat basis gerakan, dan memastikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) berjalan tepat waktu, demokratis, dan berintegritas," ujar Ira. Kami berkomitmen, tegas Ira, bahwa seluruh proses menuju Muscab tidak akan menjadi sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk: - Melahirkan kepemimpinan yang bersih, berani, dan berkomitmen penuh terhadap gerakan anti narkoba - Memperkuat sinergi dengan Forkopimda, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat - Menghadirkan program kerja yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat Bengkalis. "Hal ini sesuai arahan dari Pak Hendry Yosoninggrat, Ketua Umum DPP GRANAT," jelasnya. Silaturahmi Bersama Kapolsek Mandau Pasca menerima Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis melakukan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Rabu (29/4) lalu. "Kapolsek Mandau, Kompol Primadona langsung menyambut DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan ramah. Suasana pertemuan dan silaturahmi antara DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Kapolsek Mandau berlangsung di ruang kerja dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan," ucap Ira Scuto. Kegiatan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Polsek Mandau ini baru permulaan. Ke depan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis akan lebih memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam memerangi dan memberantas bahaya latin narkoba saat ini sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan di tengah masyarakat 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten

Tentang PHR, Puluhan Anak Yatim, Banjir dan Jalan Rusak di South Bekasap Duri Riau
Riau
Jumat, 24 April 2026 | 11:35 WIB

Tentang PHR, Puluhan Anak Yatim, Banjir dan Jalan Rusak di South Bekasap Duri

Bengkalis, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) salurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang 1,3 kilometer, serta perawatan jalan operasi, Rabu (22/4) lalu. Santunan ini simbol rasa syukur perusahaan yang ingin memastikan bahwa setiap langkah operasional di wilayah kerja Rokan selalu membawa berkah bagi warga di sekitar operasi. Langkah ini komitmen PHR memastikan infrastruktur operasional tidak hanya mendukung target energi nasional, tetapi memberikan manfaat langsung bagi mobilitas dan keamanan warga sekitar. Reaktivasi kanal yang dilakukan solusi strategis untuk mengantisipasi ancaman banjir. Sejalan dengan itu, perawatan jalan sepanjang 16 kilometer yang dilakukan secara berkelanjutan di wilayah ini menjadi urat nadi penting yang memperlancar akses transportasi masyarakat sehari-hari. Kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga setempat. Dengan kedepankan dialog dan kepedulian, PHR berharap sinergi yang terjalin dapat menciptakan harmoni, di mana kemajuan industri migas berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup serta kenyamanan infrastruktur masyarakat. “Kegiatan syukuran dan santunan ini adalah ungkapan rasa syukur kami. Kami ingin kehadiran PHR tidak hanya membawa kemajuan bagi industri migas, tetapi membawa keberkahan dan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujar Manager Maintenance SL North, Agus Santoso. Saat ini, cerita Agus, PHR tengah melakukan proyek reaktivasi kanal sepanjang 1,3 kilometer di area South Bekasap. Bukan sekadar saluran pembuangan air untuk operasional perusahaan, kanal ini direvitalisasi secara strategis sebagai langkah pencegahan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga saat musim penghujan tiba. "Proyek ini diharapkan mampu mengalirkan debit air dengan lebih efektif sehingga risiko luapan ke area warga dapat diminimalisir," jelasnya. Komitmen PHR terhadap infrastruktur publik terlihat dari konsistensi perawatan jalan di wilayah operasional. Sepanjang periode 2025 hingga April 2026, PHR tercatat telah melakukan perawatan jalan sepanjang 16 Kilometer mulai dari area Jalan tegar, jalan Sakti, Sobek dan Pematang Bow. Jalan-jalan tersebut memiliki fungsi ganda; selain sebagai urat nadi kendaraan operasional perusahaan, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Pematang Pudu dan sekitarnya untuk beraktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang mantap, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan aman. "Reaktivasi kanal dan perawatan jalan ini adalah bentuk kontribusi PHR dalam memberikan dampak positif yang nyata. Kami ingin fasilitas operasional ini berfungsi ganda, tidak hanya untuk keandalan produksi migas, tetapi juga menjadi solusi infrastruktur yang menjaga keamanan pemukiman warga dari banjir dan memperlancar akses mobilitas harian masyarakat," ucap Agus. Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Camat Mandau, Riki Rihardi S.STP M.Si mengapresiasi PHR. “Kami memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Hulu Rokan atas kepedulian yang terus diberikan kepada masyarakat kami di Kelurahan Pematang Pudu. Langkah PHR melakukan reaktivasi kanal sepanjang 1,3 KM dan perawatan jalan di area South Bekasap adalah jawaban nyata atas aspirasi warga terkait mitigasi banjir dan kelancaran mobilitas,” tuturnya. Ia menambahkan sinergi seperti inilah yang kita butuhkan; di mana infrastruktur operasional perusahaan juga memberikan manfaat publik yang luas. Selain membantu mobilitas ekonomi melalui jalan yang mantap, bantuan santunan bagi warga dhuafa ini semakin mempererat silaturahmi. “Kami berharap PHR terus tumbuh dan sukses dalam menjaga ketahanan energi, karena keberhasilan PHR tentu akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan pembangunan masyarakat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis,” imbuhnya. Rangkaian kegiatan ini menegaskan keberlanjutan operasi migas harus tumbuh bersama dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan masyarakat. Sinergi antara operasional PHR yang andal dan kepedulian sosial yang tulus menjadi kunci utama dalam mendukung ketahanan energi nasional. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Gema Takbir Keliling di Bawah Langit  Kelurahan Talang Mandi Riau
Riau
Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:00 WIB

Gema Takbir Keliling di Bawah Langit Kelurahan Talang Mandi

Mandau, katakabar.com - Pemerintah Republik Indonesia resmi tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran Tahun ini jatuh Sabtu, 21 Maret 2026. Terkait itu, masyarakat Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, gelar Gema Takbir Keliling, pada malam ini, Jum'at (20/3) malam. Gema Takbir Keliling ini, melibatkan 5 RW dan 4 Mesjid di lingkungan Jalan Wonosobo, yakni RW 02, RW 03, RW 10, RW 11, dan RW 12, serta Mesjid Istiqlal, Mesjid Istiqomah, Mesjid Nur Hikah, dan Mesjid Ar-Rahmah Kelurahan Talang Mandi. Lurah Talang Mandi, Ridho Yudha Pratama, S.STP., M.Si., di momen tersebut perkenalkan diri kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan Gema Takbir Keliling, sebagai Lurah yang baru dilantik dan juga berharap mendapat masukan dari RT, RW dan LPMK, serta Tokoh Masyarakat yang berada di Kelurahan Talang Mandi. "Di tengah kondisi efisiensi pada hari ini, berakibat dengan tidak diadakannya Pawai Takbir yang selalu kita laksanakan setiap tahunnya. Namun pada malam ini, dengan adanya kegiatan Gema Takbir Keliling kita masih bisa bersama-sama berkumpul di Kelurahan Talang Mandi, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh suka cita. "Di kegiatan ini kami selaku Pemerintah Kecamatan Mandau, secara pribadi maupun instansi, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam ucapan, pergaulan, maupun pada kegiatan yang kita laksanakan sebelumnya, terdapat khilaf maupun silap yang menyakiti perasaan Bapak atau Ibu, sekali lagi kami memohon maaf," sebut Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., dengan lugas

Camat Mandau Hadir di Silaturahmi dan Penyerahan Bantuan DPD TMP Riau Politik
Politik
Senin, 16 Maret 2026 | 07:06 WIB

Camat Mandau Hadir di Silaturahmi dan Penyerahan Bantuan DPD TMP Riau

Mandau, katakabar.com - Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., jelang berbuka puasa, menghadiri undangan silaturahmi, dan penyerahan bantuan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Taruna Merah Putih (DPD TMP) Provinsi Riau, Minggu (15/3) sore, di Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jalan Jenderal Sudirman Duri. Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., mengucapkan ribuan terima kasih kepada Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Riau, sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE., M.IP. "Perekonomian saat ini sangat kurang baik, DPD Taruna Merah Putih berkomitmen membantu masyarakat di Kecamatan Mandau di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi," ujar Camat Mandau. Di kegiatan tersebut Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Riau, sekaligis Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, SE., M.IP, didampingi Sekretaris, Syafroni Untung, SH., MH. Ia menyampaikan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, serta memperkuat tali persaudaraan di antara keluarga besar Taruna Merah Putih dan masyarakat. "Kami menegaskan Taruna Merah Putih wadah generasi muda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga kepedulian sosial. Dengan semangat kebersamaan, kita berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan negara," kata Septian Nugraha. Di penghujung sambutan, Ketua DPRD Bengkalis ini sampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. "Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT," harapnya.

Tangkapan Kakap di Bengkalis, Polda Riau Sita 22,7 Kg Heroin Senilai Rp68 Miliar Hukrim
Hukrim
Kamis, 05 Maret 2026 | 12:24 WIB

Tangkapan Kakap di Bengkalis, Polda Riau Sita 22,7 Kg Heroin Senilai Rp68 Miliar

Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau ungkap peredaran narkotika jenis heroin dalam jumlah besar di Kabupaten Bengkalis. Di operasi yang dilakukan Subdit III, polisi menangkap dua tersangka dan menyita puluhan bungkus heroin dengan nilai mencapai Rp68 miliar. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi adanya peredaran heroin di wilayah Bengkalis. Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga menjalankan teknik undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli. “Teknik undercover buy ini sangat berbahaya bagi personel karena harus berinteraksi langsung dengan pelaku tanpa didampingi personel lain,” ujar Putu Yudha. Operasi tersebut dilakukan pada Selasa (25/2) lalu, dengan tiga lokasi tempat kejadian perkara (TKP), yakni di Kecamatan Bukit Batu dan dua lokasi di Kecamatan Bandar Laksamana. Ketika operasi awal di Kecamatan Bukit Batu, tim berhasil tangkap tersangka pertama berinisial K. Dari tangan pelaku, polisi menemukan lima bungkus heroin yang sebelumnya disepakati akan dijual kepada petugas yang menyamar. Menurut Putu Yudha, harga heroin tersebut mencapai Rp147 juta per bungkus berdasarkan kesepakatan transaksi yang dilakukan dalam operasi penyamaran tersebut. “Berkat kesigapan tim di lapangan, tersangka K berhasil diamankan bersama lima bungkus heroin,” jelasnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap K, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi bahwa heroin tersebut berasal dari tersangka lain berinisial SK. Tim Subdit III lalu bergerak menuju rumah SK di Kecamatan Bandar Laksamana dan berhasil menangkapnya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus heroin yang ditanam di kebun cabai sekitar 300 meter dari rumah tersangka. Tidak berhenti di situ, dari pengakuan SK, ia masih menyimpan puluhan bungkus heroin lainnya di kawasan perkebunan sawit sekitar 800 meter dari rumahnya. Petugas kemudian menuju lokasi tersebut dan menemukan sebuah drum berwarna biru yang ditanam di dalam kebun sawit. Di dalam drum itu, polisi menemukan 36 bungkus heroin. “Total heroin yang diamankan dari tersangka SK sebanyak 37 bungkus,” ucap Putu Yudha. Jika digabung dengan barang bukti dari tersangka K, maka total heroin yang berhasil disita dalam kasus ini mencapai 42 bungkus dengan berat sekitar 22,7 kilogram. Dari hasil pengembangan lebih lanjut, polisi juga mengidentifikasi dua orang lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Keduanya berinisial A dan HF yang saat ini berada di luar negeri. “Dari keterangan tersangka SK diketahui bahwa A bertugas menjemput heroin dari negeri seberang, sedangkan HF berperan sebagai koordinator jaringan mereka,” bebernya. Polda Riau saat ini masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku tersebut. Putu Yudha menegaskan, para tersangka dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau minimal 20 tahun penjara. “Nilai barang bukti heroin yang kita amankan diperkirakan mencapai Rp68 miliar,” tegasnya.

Narkoba Jadi Perbincangan Hangat di Silaturahmi Kapolres Bengkalis dan Wartawan Duri Riau
Riau
Jumat, 27 Februari 2026 | 07:06 WIB

Narkoba Jadi Perbincangan Hangat di Silaturahmi Kapolres Bengkalis dan Wartawan Duri

Duri, katakabar.com - Suasana salah satu wisata kuliner ternama yang berada persis di bibir Jalan Hang Tuah, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis rada beda dengan hari-hari sebelumnya. Sore itu jelang beduk berbunyi tanda berbuka puasa, Kamis (26/2), meja-meja segi empat tersusun rapi berbentuk leter U di bagian atas tersusun rapi ragam makanan dan minuman persis di tengah ruang beratapkan biru. Beberapa Polwan dan personel Satlantas, Reskrim, dan Polsek Mandau, serta Polres Bengkalis sedari tadi telah mengatur sedemikian rupa agar makanan dan minuman yang dihidangkan di atas meja yang diperuntukkan untuk para tetamu undangan dengan jumlah terbatas. Arloji tangan menunjukkan tepat pukul 18.00 WIB, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar baru menjabat belum genap dua bulan tiba di lokasi. Tetapi sebelumnya, tampak Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Dan Kasatreskrim Polres Bengkalis, Yohn Mabel bersama sejumlah Kanit lebih dulu berada di lokasi menunggu. Tiba di lokasi acara silaturahmi, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, yang mengenakan kopiah merah maron langsung menyapa dan salami puluhan wartawan menunggu dari tadi diikuti jajaran Polres Bengkalis. Meski baru kali pertama bersua dengan para jurnalis yang bertugas di Duri, saat ini empat kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau, mantan Kapolres Indragiri Hulu ini langsub akrab seakan sudah familiar dan sudah lama bermitra. "Kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan sudah dari awal saya rencanakan. Di mana saya bertugas kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan jadi atensi dan agenda prioritas. Lantaran, tanpa pemberitaan dari rekan-rekan wartawan sehebat apapun kinerja dan kegiatan kepolisian takkan sampai informasinya ke masyarakat," ujarnya. Menurutnya, Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) merupakan musuh bersama merusak generasi tidak pandang bulu tua dan muda. Itu sebabnya, pemberantasan narkoba menjadi atensi dan prioritas utama, dimulai dari internal kepolisian hingga ke tengah masyarakat yang menjadi basis-basis peredaran barang haram tersebut. "Sejak saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara masif narkoba sudah beredar hingga ke lorong-lorong dan gang-gang sempit pemukiman masyarakat. Begitu saya masuk ke kepolisian berniat bagaimanapun narkoba mesti diberantas. Ini saya buktikan ketika saya bertugas di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Indragiri Hulu sepeninggal saya peredaran narkoba secara masif jauh berkurang. Nah, begitu pula ketika saya menjabat sebagai Kapolres Bengkalis. Kita buktikan dengan melakukan pengungkapan-pengungkapan kasus narkoba ini dengan memasang target kepada Polsek-Polsek dan jajaran. "Alhamdulillah, meski saya menjabat belum genap seumur jagung pemberantasan narkoba yang menjadi atensi Polres Bengkalis sudah mulai dirasakan masyarakat hasilnya. Kalau kita mau dan ada niat, Insya Allah narkoba bisa kita berantas," bebernya. Ditegaskannya, kesuksesan pemberantasan narkoba tidak terlepas dari kolaborasi, dan dukungan dari jajaran, serta masyarakat. Kepolisian dalam hal memberantas narkoba tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk wartawan, dan seluruh lapisan masyarakat. Soal Balap Liar (Bali) belakangan ini marak lagi di kawasan dan titik tertentu di wilayah Duri sekitarnya, ucap AKBP Fahrian, yang melibatkan remaja dan anak-anak muda jadi atensi Polres Bengkalis, khususnya Satlantas Polres Bengkalis. Tetapi, terangnya, Satlantas Polres Bengkalis memiliki keterbatasan sehingga perlu kolaborasi semua pihak untuk menertibkan 'Bali' dan memberi kesadaran akan bahaya 'Bali' bagi remaja dan anak-anak muda. "Terima kasih rekan-rekan telah hadir di kegiatan silaturahmi Polres Bengkalis dan jajaran. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana ramadhan (bulan puasa) menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kemitraan sejajar antara kepolisian dan wartawan di Kabupaten Bengkalis ke depan," harapnya.

Ulah Sabu, Resnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Warga Bumbung di Jalam Lama Duri XIII Hukrim
Hukrim
Selasa, 03 Februari 2026 | 17:00 WIB

Ulah Sabu, Resnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Warga Bumbung di Jalam Lama Duri XIII

Bathin Solapan, katakabar.com - Seorang pria berinisial HR 25 tahun, warga Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, harus berurusan dengan tim opsnal Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Satresnarkoba) Polres Bengkalis gegara narkotika jenis sabu, Minggu (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB malam. Menurut Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Bengkalis, Aipda Juli Barzah lewat keterangan resmi, Selasa sore, penangkapan kepada terduga pelaku dilakukan Minggu (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB, di pinggir Jalan Lama Duri XIII, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. “Berdasarkan informasi dari masyarakat ini, tim opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan. Setelah informasi dinyatakan akurat, petugas melakukan penindakan terhadap seorang laki-laki yang dicurigai,” ujarnya. Saat penangkapan tersebut, kata Aipda Juli, petugas mengamankan seorang pria berinisial HR 25 tahun, warga Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket plastik diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor total 0,35 gram, yang disimpan di dalam kotak rokok dan saku celana tersangka. Selain itu, turut diamankan satu unit handphone merek Oppo warna coklat. “Hasil interogasi awal, tersangka mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya, dan diperoleh dari seseorang berinisial AM, yang saat ini telah lebih dahulu diamankan,” jelasnya. Kata Aipda Juli, hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung Methamphetamine. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf A Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 KUHP sebagaimana telah disesuaikan. Polres Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika serta mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi demi menjaga lingkungan tetap bersih dari narkoba.

Bersama Bhabinkamtibmas Kades Muntai Sosialisasi Bahaya Bullying di SMPN 8 Bantan Pendidikan
Pendidikan
Senin, 15 Desember 2025 | 16:00 WIB

Bersama Bhabinkamtibmas Kades Muntai Sosialisasi Bahaya Bullying di SMPN 8 Bantan

Muntai, katakabar.com - Kepala Desa Muntai bersama Bhabinkamtibmas Desa Muntai gelar mediasi dan sosialisasi bahaya bullying di lingkungan SMPN 8 Bantan Desa Muntai, Senin (15/12). Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin, Bhabinkamtibmas Desa Muntai, Bripka Yulfandi, Kepala SMP 8 Bantan, M Tabri, M.Pd dan majelis guru, serta diikuti para siswa dan siswi SMPN 8 Bantan. Kepala SMPN 8 Bantan, M Tabri, M.Pd, menyampaikan pihak sekolah sangat membutuhkan kerja sama dan dukungan dari pemerintah desa, serta aparat keamanan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, dan nyaman bagi peserta didik. “Kami dari pihak sekolah perlu menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah setempat, termasuk Bhabinkamtibmas, agar permasalahan seperti bullying dapat dicegah sejak dini,” harapnya. Sementara, Muhammad Nurin selaku Kepala Desa Muntai, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk selalu menjaga hubungan baik dengan seluruh lembaga pendidikan yang ada di Desa Muntai. “Kami dari Pemerintah Desa (Pemdes) Muntai selalu siap mendukung dunia pendidikan. Apabila kehadiran kami dibutuhkan, kami siap turun langsung ke lapangan demi menjaga kondusivitas dan kenyamanan lingkungan sekolah,” tegasnya. Di kegiatan yang sama Bripka Yulfandi selaku Bhabinkamtibmas Desa Muntai memberikan pemahaman kepada para siswa tentang dampak dan bahaya bullying. Ia menjelaskan bahwa bullying dapat merusak mental dan masa depan generasi penerus bangsa, baik bagi korban maupun pelakunya. “Bullying bukan hanya berdampak pada korban, tetapi juga pada pelaku. Perilaku ini dapat merusak mental dan karakter generasi muda. Kami berharap tidak ada bullying di sekolah ini, dan apabila ditemukan, kami selaku Bhabinkamtibmas siap turun langsung untuk menanganinya,” jelasnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya saling menghormati, menjaga sikap, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying.

Sinergi BPDP dan ASPEKPIR Ajari Petani Sawit di Pulau Terluar Bikin Lidi Sawit Siap Ekspor Sawit
Sawit
Senin, 01 Desember 2025 | 18:30 WIB

Sinergi BPDP dan ASPEKPIR Ajari Petani Sawit di Pulau Terluar Bikin Lidi Sawit Siap Ekspor

Bengkalis, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Indonesia hadir di Pulau Bengkalis, persisnya di Bantan Tengah, salah satu pulau terluar di Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura, di penghujung Oktober 2025 lalu. Lewat Praktik Mengolah Pelepah Kelapa Sawit jadi Produk Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK), berupa Lidi Sawit Siap Ekspor, Pakan Ternak dari Daun Sawit dan Biochar dari Pelepah Sawit, Aspekpir dan BPDP sapa petani sawit di pulau terluar. Bupati Bengkalis, Kasmarni, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andres Wasono, mengatakan inovasi pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi produk bernilai ekonomis langkah strategis meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ekonomi kerakyatan di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis. Sedang, Ketua DPD I Aspekpir Riau, Sutoyo, ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis khususnya masyarakat Desa Bantan Tengah dan BPDP dalam kolaborasi kegiatan Praktik Mengolah Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Produk UKMK Bernilai Ekonomis. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah saat memberikan sambutan secara online, menuturkan BPDP terus mengembangkan kolaborasi dengan seluruh stakeholders termasuk kalangan petani kelapa sawit, petani kelapa dan kakao di berbagai daerah di Indonesia , termasuk di Bengkalis. “Berbagai kegiatan promosi UKMK Sawit yang dilaksanakan BPDP telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi produk-produk UKMK untuk berkembang. Contoh nyatanya, transformasi salah satu UKM batik di Yogyakarta yang dulunya beromset kecil hingga saat ini mengalami peningkatan omzet dan peningkatan penyerapan tenaga kerja. Kegiatan diharapkan melahirkan produk-produk inovatif UKMK sawit dari Bengkalis,“ jelas Helmi. Di kegiatan ini sebanyak 80 orang yang sebagian besar merupakan anak muda petani kelapa sawit dari berbagai desa di Pulau Bengkalis menjadi peserta. Mereka diajak belajar bagaimana menyiapkan lidi sawit yang siap ekspor, bagaimana membuat biochar dari pelepah sawit dan mengaplikasikannya pada tanaman dan bagaimana membuat pakan ternak dari daun sawit. Di acara tersebut ditandatangani MoU Ekspor lidi dari pelepah kelapa sawit.