Balikpapan, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur taja Sosialisasi Teknis dan Administrasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS) di Balikpapan beberapa hari lalu.

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pekebun kelapa sawit menjadi salah satu prioritas penting dalam memastikan sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia tetap berkembang pesat.

Lantaran itu, pelatihan dan pendidikan berperan vital untuk menyeimbangkan kemampuan pekebun dengan kebutuhan industri, dan mendorong terciptanya pemerataan, serta peningkatan kualitas kelembagaan pekebun di berbagai daerah.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur (disbun Kaltim), Ence Achmad Rafiddin Rizal, penting menjaga kapasitas pekebun sawit. Program pengembangan SDM melalui pelatihan dan pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi sektor kelapa sawit yang terus menjanjikan di masa depan.

Kebijakan pemerintah, ulas Ence, dilansir dari EMG, Rabu (16/10) seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan pengembangan SDM, dirancang untuk memperkuat sektor ini dalam menghadapi tantangan produktivitas, hilirisasi, dan legalitas.

"Berbagai kebijakan strategis telah disiapkan pemerintah untuk mendukung penguatan sektor kelapa sawit nasional, di antaranya PSR, pengembangan SDM, perbaikan tata kelola, dan pemberdayaan kelembagaan," jelasnya.

Kebijakan ini hadir, terangnya, sebagai solusi menghadapi tantangan industri. Seperti rendahnya produktivitas, legalitas lahan, hingga akses pasar dan kampanye negatif terhadap kelapa sawit.

Di acara tersebut narasumber dari Kementerian Pertanian, Yani Maryani, yang memberikan pemahaman teknis mengenai pengembangan SDM, mulai dari tata kelola kelembagaan hingga praktik pertanian yang baik (Good Agricultural Practice/GAP).

Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, dengan harapan mereka dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan tata kelola dan produktivitas di daerah masing-masing.

"SDM yang kompeten sangat diperlukan agar sektor perkebunan kelapa sawit dapat terus berkembang dan berkelanjutan," sebutnya.

Dengan dukungan pelatihan yang terus berkelanjutan, sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia semakin kuat, tangguh, dan siap menghadapi persaingan global.