Sucofindo Dorong Standar Keamanan Pangan Lewat Pelatihan SPPG
Cilacap, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus tunjukkan komitmen dukung program pemerintah di bidang keamanan pangan lewat Pelatihan Awareness Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cilacap dan sekitarnya. Kegiatan ini bagian dari upaya penguatan implementasi sistem keamanan pangan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Strategic Business Unit Komoditi dan Solusi Perdagangan, Tri Haryadi, menyampaikan pelatihan ini langkah strategis untuk memastikan kualitas program pangan pemerintah tetap terjaga. “Melalui pelatihan awareness HACCP ini, kami ingin pastikan para pengelola SPPG memiliki pemahaman yang kuat terkait sistem keamanan pangan yang preventif dan terukur. Hal ini penting untuk menjamin makanan yang disalurkan kepada masyarakat aman, berkualitas, dan memenuhi standar,” ujarnya. Kata Tri Haryad, edukasi menjadi kunci membangun budaya keamanan pangan yang berkelanjutan. “Kami tidak hanya menghadirkan layanan sertifikasi, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas melalui pelatihan. Dengan pemahaman yang baik, SPPG dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini serta melakukan pengendalian secara tepat, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat, mitra, dan pemerintah terhadap penyelenggaraan program MBG,” ucapnya. Sementara, Pj. Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Cilacap, Ipmawan Hidayatullah, menjelaskan pelatihan awareness HACCP dilaksanakan selama dua hari di Rumah Sakit Wiradadi Husada Banyumas sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman peserta terhadap penerapan sistem keamanan pangan. “Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya penerapan sistem HACCP sebagai pendekatan preventif dan sistematis dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, serta mengendalikan potensi bahaya pangan di seluruh rantai produksi. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar keamanan pangan, identifikasi bahaya biologis, kimia, dan fisik, hingga penerapan Cara Higiene yang Baik (CHB) sebagai fondasi sistem HACCP,” tuturnya. Selain itu, bebernya, peserta dibekali pemahaman tahapan implementasi HACCP, mulai dari pembentukan tim, analisis bahaya, penetapan titik kendali kritis (Critical Control Point/CCP), hingga sistem pemantauan dan tindakan korektif. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung implementasi sistem keamanan dan jaminan mutu pangan melalui layanan terpadu, mulai dari sertifikasi halal, Good Manufacturing Practices (GMP), ISO 22000 terkait Sistem Manajemen Keamanan Pangan, hingga inspeksi, audit, pengujian laboratorium, sertifikasi produk, serta pelatihan teknis guna memastikan setiap proses produksi pangan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Catat! Ini Penyelenggara Program Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan 2026
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah umumkan penyelenggaran pelatihan pengembangan SDM Perkebunan tahun 2026. Pengumuman ini sesui Nomor PENG-2/BPDP/2026 tentang pengumuman lolos seleksi lembaga penyelenggara program pelatihan pengembangan SDM perkebunan 2026. Sebelum masuk ke tahap pengumuman itu, lebih dulu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah melakukan rangkaian seleksi dan penilaian atas proposal yang masuk berdasarkan Pengumuman Direktur Utama BPDP Nomor PENG-1/BPDP/2025. Berdasarkan itu BPDP menyatakan Lembaga Penyelenggara Pelatihan yang memenuhi kriteria sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Tahun 2026. Berikut nama lembaga jenis pelatihan yang direkomendasikan, yakni Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), pelatihan teknis meliputi Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit. Terus, Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) pelatihan manajerial, yaitu Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun, dan Pelatihan Penguatan Kelembagaan. Sedang pelatihan kewirausahaan, yakni Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan. Lalu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku bidang pelatihan teknis, yakni Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang juga kategori pelatihan teknis, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik, Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi sama pelatihan teknis, meliputi Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Selaib itu, LPP Agro Nusantara bidang pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Informasi Pasar dan Promosi, Pelatihan Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Selanjutnya, PT Best Planter Indonesia, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Berikutnya, PT Citra Widya Education, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, dan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik, serta PT Daya Guna Lestari, meliputi Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit. Tidak hanya itu, PT Forestcitra Sejahtera, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta PT Global Scholarship Service (IPB Training), yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. PT Iskol Agridaya Internasional adalah Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sedang, pelatihan kewirausahaan, Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan. Sedang, PT Koompasia Enviro Institute. Pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit. Berikutnya, PT Riset Perkebunan Nusantara bidang pelatihan teknis, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. PT Sumberdaya Indonesia Berjaya, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sementara, PT Titian Karsa Mandiri, bidang pelatihan teknis, meliputi Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Terus, PT Trifos International Sertifikasi pelatihan teknis, yakni Pelatihan Panen dan Pascapanen, dan Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Selanjutnya, Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya. Smatek Tunas Mandiri pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya. Ditegaskan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman, Senin (6/4) kemarin, pengumuman ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Jumlah peserta per jenis pelatihan akan dituangkan dalam Surat Keputusan Direktur Utama BPDP yang akan disampaikan pada kesempatan pertama atau pembahasan selanjutnya. "Kami sampaikandengan semangat Komoditas Perkebunan yang BAIK (Bersih, Akuntabel, Integritas dan Kesempurnaan), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berkomitmen menjaga integritas, serta mewujudkan kepuasan layanan para stakeholder untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi," jelasnya.
KVA Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Kursus Virtual Assistant (KVA) yang didirikan Mimi Amilia membuka VA Bootcamp Online 2026 pada 28 April hingga 27 Mei 2026 gun menjawab kebutuhan keterampilan kerja digital, melalui program intensif lima minggu berbasis praktik yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan pasar global. Perubahan lanskap kerja global dalam beberapa tahun terakhir semakin memperlihatkan pergeseran signifikan dalam cara perusahaan beroperasi. Tekanan efisiensi, percepatan transformasi digital, serta berkembangnya teknologi komunikasi mendorong banyak organisasi beralih ke sistem kerja yang lebih fleksibel dan berbasis jarak jauh. Model kerja virtual tidak lagi menjadi alternatif sementara, melainkan mulai dianggap sebagai bagian dari masa depan dunia kerja. Di Indonesia, tren ini juga semakin terasa. Pertumbuhan ekonomi digital, meningkatnya jumlah bisnis berbasis online, serta perubahan preferensi tenaga kerja membuat pola kerja konvensional perlahan bergeser. Banyak perusahaan kini lebih mengutamakan kecepatan, fleksibilitas, dan efisiensi operasional dibandingkan kehadiran fisik di kantor. Kondisi ini membuka peluang baru bagi profesi berbasis digital, termasuk Virtual Assistant (VA), yang kini semakin dibutuhkan dalam mendukung aktivitas bisnis modern. Di tengah perubahan tersebut, profesi Virtual Assistant mulai dilihat sebagai salah satu pilihan karier yang relevan dan menjanjikan. Tetapi, tidak semua calon VA berhasil menapaki jalur ini dengan baik. Banyak yang mencoba belajar secara mandiri melalui sumber yang tidak terstruktur, mengikuti pelatihan dengan materi terbatas, atau akhirnya berhenti karena tidak memiliki arah yang jelas. Melihat kondisi tersebut, Kursus Virtual Assistant (KVA) kembali membuka pendaftaran untuk VA Bootcamp Online 2026, sebuah program intensif yang dirancang untuk membantu pemula berkembang menjadi Virtual Assistant profesional yang siap bersaing di pasar global. Program ini tidak hanya menawarkan materi pembelajaran, tetapi juga pengalaman belajar terstruktur selama lebih dari 40 jam yang berfokus pada kesiapan kerja nyata di industri digital. Mimi Amilia, pendiri Kursus Virtual Assistant dan pemilik Virtual Assistant Indonesia (VAI), memahami betul tantangan yang dihadapi calon VA. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri ini sejak 2011 ketika profesi VA bahkan belum populer di Indonesia, Mimi telah menyaksikan bagaimana dunia kerja berevolusi dan kebutuhan klien berubah seiring waktu. "Saya melihat banyak orang yang sangat antusias ingin menjadi VA, tapi mereka tidak tahu harus mulai dari mana. Mereka mencoba belajar sendiri, menonton tutorial di sana-sini, tapi akhirnya bingung karena informasinya tidak terstruktur. Ada juga yang mengikuti kursus murah, tetapi ternyata mentornya sendiri baru kemarin sore jadi VA dan belum memiliki pengalaman nyata yang signifikan dengan klien, sehingga materi yang diberikan jadi kurang mendalam. Akibatnya, mereka gagal mendapat klien atau tidak percaya diri saat bekerja," ujar Mimi menjelaskan latar belakang lahirnya VA Bootcamp. Berbeda dengan banyak program pelatihan lainnya, ulas Mimi, VA Bootcamp KVA dibangun dari pengalaman praktis di lapangan, bukan hanya pendekatan teoritis. Mimi sendiri memiliki latar belakang sebagai eksekutif di perusahaan-perusahaan besar Jakarta selama lebih dari 20 tahun sebelum terjun penuh ke dunia Virtual Assistant. "Pengalaman tersebut membentuk metode pembelajaran yang menggabungkan standar profesional korporat dengan fleksibilitas kerja digital," jelasnya. Program yang akan berlangsung pada 28 April hingga 27 Mei 2026 ini menghadirkan lima minggu pembelajaran intensif yang mencakup berbagai aspek penting dalam membangun karier sebagai Virtual Assistant. Peserta tidak hanya mempelajari dasar profesi dan peluang industrinya, tetapi juga mengembangkan keterampilan teknis, kemampuan komunikasi profesional, serta strategi membangun personal branding dan layanan yang kompetitif. Di setiap sesi, peserta diarahkan untuk memahami profesi Virtual Assistant menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis. Disiplin kerja, tanggung jawab, serta kesiapan mental menjadi faktor penting, mengingat peran VA yang sering kali terlibat langsung dalam mendukung operasional bisnis klien. Mimi Amilia juga menekankan profesi ini perlu dipandang sebagai karier jangka panjang. Kurikulum yang disusun dirancang untuk membangun fondasi yang kuat, baik dari sisi keterampilan maupun pola pikir kerja, sehingga peserta tidak hanya siap memulai, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang di industri ini. Lebih dari sekadar pelatihan, peserta juga akan mendapatkan akses ke ekosistem lengkap yang mendukung perjalanan karir mereka sebagai Virtual Assistant. KVA menyediakan berbagai fasilitas tambahan dan sistem pendukung yang dirancang untuk memastikan setiap lulusan dapat langsung menerapkan ilmu yang dipelajari dan terus berkembang setelah program selesai. Melalui program VA Bootcamp ini, KVA berkomitmen mempersiapkan talenta digital dari Indonesia yang mampu bersaing di pasar kerja global. Dengan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada praktik nyata dan kebutuhan industri, program ini dirancang untuk membangun kesiapan profesional peserta dalam menghadapi dinamika ekonomi digital yang terus berkembang. Pendaftaran VA Bootcamp 2026 telah dibuka dengan seat terbatas untuk menjaga kualitas pembelajaran. KVA mengajak siapa saja yang serius membangun karir digital untuk segera mendaftar sebelum kuota penuh. Informasi lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi KVA atau Instagram @kursusva.id.
Krakatau IT Dukung Peningkatan Kompetensi Guru YPKS Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI
Cilegon, katakabar.com - PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) sebagai narasumber usung tema seputar pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pembelajaran yang ditaja Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan teknologi informasi. Program yang telah dilaksanakan pada akhir 2025 merupakan bagian dari serangkain Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan diharapkan dapat terus berlanjut. Pelatihan ini bertujuan membekali para tenaga pendidik dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan di dunia pendidikan. Melalui pelatihan ini, para guru di lingkungan YPKS diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi AI dalam proses belajar-mengajar, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, efektif, dan relevan dengan tuntutan era industri 4.0. Direktur Utama Krakatau IT, Sugeng Pangraksa, menuturkan kegiatan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas tenaga pendidik, khususnya dalam menghadapi era digital. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan satu kali, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan Krakatau IT dalam membangun ekosistem literasi digital di lingkungan pendidikan. “Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan YPKS. Ke depan, Krakatau IT juga membuka peluang kolaborasi lanjutan, baik dalam bentuk program pendampingan, pengembangan kurikulum digital, maupun implementasi platform pembelajaran berbasis teknologi,” ujar Sugeng. Sementara, Bendahara Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS), Dian Bahtiar, mengapresiasi dukungan Krakatau IT dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih atas sinergi yang terjalin dengan Krakatau IT. Pelatihan ini menjadi langkah strategis bagi guru-guru kami untuk lebih siap menghadapi perubahan paradigma pembelajaran di era digital,” kata Dian. Sebagai bagian dari Krakatau Steel Group, Krakatau IT terus berperan aktif dukung penguatan literasi digital serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kolaborasi dengan YPKS ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menyiapkan generasi muda yang melek teknologi, kreatif, dan siap menjadi inovator dan pemimpin di era transformasi digital. Program tersebut bagian dari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat. PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) anak perusahaan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utama, sekaligus Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron dan Steel Industry Association).
KNPI Pelalawan Gelar Pelatihan Jurnalistik Era Digital
Pelalawan, katakabar.com - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pelalawan gelar pelatihan jurnalistik, dan desain grafis media sosial bagi kalangan pemuda, Selasa (10 /3) malam. Melalui pelatihan ini peserta diharapkan dapat memiliki dan meningkatkan pemahaman kemampuan generasi muda mengenai informasi digital, mis-dis informasi, jurnalisme digital, verifikasi informasi digital dan tools keamanan digital. Pelatihan tersebut diikuti oleh sejumlah pemuda dan anggota organisasi kepemudaan di Kabupaten Pelalawan. Para peserta mendapatkan materi terkait dasar-dasar penulisan berita, teknik peliputan, hingga pembuatan desain grafis yang menarik untuk kebutuhan media sosial. Ketua pelaksana kegiatan, Agus Rianda, mengatakan kegiatan ini sebagu upaya KNPI untuk meningkatkan kapasitas pemuda agar lebih aktif, dan produktif menyebarkan informasi yang positif. Apalagi tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, pemuda perlu memiliki keterampilan jurnalistik dan desain grafis agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijak serta menghasilkan konten yang bermanfaat bagi masyarakat. "Melalui pelatihan ini para peserta dapat memahami teknik dasar jurnalistik sekaligus mampu membuat desain grafis yang menarik untuk media sosial, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih kreatif dan mudah dipahami,” harap Agus Rianda. Sementara, Ketua KNPI Kabupaten Pelalawan, Imustiar, S.I.P., M.H., menyampaikan kepada para peserta pelatihan untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan sebagai waktu untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kualitas diri. “Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan bathin, jadikan kesempatan di bulan suci ini untuk mensucikan diri,” ucap Imustiar yang menjabat Komisi III DPRD Riau itu. Ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, kritis, dan mampu berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang positif melalui berbagai platform media sosial. "Dengan terselenggaranya pelatihan jurnalistik dan desain grafis ini, KNPI Kabupaten Pelalawan berharap para pemuda dapat lebih siap menghadapi tantangan era digital serta mampu menjadi agen informasi yang edukatif di tengah masyarakat," tandasnya.
Polda Riau Tuntaskan Pelatihan 475 Personel Tim RAGA, Siap Tekan Kejahatan Jalanan Jelang Ramadhan
Pekanbaru, katakabar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi tutup Pelatihan Tim RAGA Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan SPN Polda Riau, Sabtu (14/2). Penutupan dipimpin langsung Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Prabowo Santoso dan dihadiri KA SPN Polda Riau, Kombes Pol Indra Duaman serta para pejabat utama. Pelatihan gelombang kedua ini berlangsung sejak 9 hingga 14 Februari 2026 dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik. Materi yang diberikan mencakup sosialisasi KUHP, penggunaan kekuatan, teknik penangkapan, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), hingga pertempuran jarak dekat. Respons Strategis Hadapi Dinamika Kamtibmas Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Prabowo Santoso, menegaskan dinamika keamanan di Provinsi Riau menunjukkan kecenderungan meningkatnya potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kejahatan jalanan, kenakalan remaja hingga premanisme. Menurutnya, pembentukan Tim RAGA merupakan langkah strategis sebagai respons atas tantangan tersebut. “Polri tidak hanya menjadi penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan sosial yang positif. Tim RAGA dibentuk sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi kehidupan sosial masyarakat secara nyata,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dan kebijaksanaan dalam penegakan hukum. Prinsip proporsionalitas, kata dia, menjadi landasan utama agar setiap tindakan personel tetap berorientasi pada perlindungan masyarakat dan pencegahan kerusakan sosial, bukan sekadar pembalasan. Total 475 Personel Siap Bertugas Sementara, KA SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman menjelaskan, pelatihan ini bertujuan memperkuat kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Riau. Gelombang pertama diikuti 231 personel, sedangkan gelombang kedua diikuti 244 personel. Dengan demikian, total 475 personel Tim RAGA telah terlatih dan siap diterjunkan ke lapangan. “Diharapkan Tim RAGA dapat bergerak efektif dalam menekan angka street crime yang meresahkan masyarakat. Kehadiran 475 personel ini merupakan langkah nyata dan respons strategis Polda Riau dalam memberikan rasa aman kepada seluruh warga,” ujarnya. Perkuat Pengamanan Jelang Ramadhan Menjelang bulan suci Ramadhan, keberadaan Tim RAGA diharapkan semakin memperkuat upaya preventif dan responsif dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Riau dan Kota Pekanbaru. Selain peran aparat, masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila melihat, mendengar, maupun mengalami tindak pidana atau gangguan kamtibmas, warga dapat segera menghubungi layanan darurat Kepolisian melalui call center 110. Layanan tersebut dapat diakses gratis selama 24 jam dan terintegrasi dengan jajaran Polda Riau. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas terdekat guna memastikan respons cepat dan tepat di lapangan. Partisipasi aktif masyarakat melalui pelaporan dini diharapkan mampu mencegah meluasnya gangguan keamanan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kelas Brevet: Platform Pelatihan Brevet Pajak Online Berizin Resmi
Jakarta, katakabar.com - Di tengah kompleksitas regulasi perpajakan Indonesia yang terus berkembang, kebutuhan akan profesional yang kompeten di bidang perpajakan semakin meningkat. Kelas Brevet hadir sebagai solusi pelatihan Brevet Pajak AB online yang terdaftar resmi, memberikan kesempatan bagi para profesional untuk meningkatkan kompetensi mereka secara fleksibel. Lembaga Terdaftar Resmi Kelas Brevet merupakan platform pelatihan Brevet Pajak AB yang diselenggarakan oleh Akuntanmu Learning Center By Legalyn Konsultan Indonesia. Didirikan sejak 2021, lembaga ini memiliki legalitas lengkap termasuk Izin Operasional LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) dan memiliki standar pelatihan sesuai kebutuhan dunia kerja di bidang perpajakan. "Legalitas ini menjadi bukti bahwa lembaga kami patuh dan taat terhadap regulasi yang ada di Indonesia,” ujar Nurtiyas, Ketua Lembaga Pembelajaran Fleksibel Sistem Online Melalui platform kelasbrevet.com, peserta dapat mengikuti pembelajaran dan ujian Brevet Pajak AB secara online. Sistem ini memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa maupun profesional yang memiliki jadwal padat untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Program Brevet Pajak AB mencakup materi utama yang dibutuhkan perusahaan mulai dari Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), berbagai jenis Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga Akuntansi Perpajakan dan PPB P5L. Target Peserta Luas Program ini dirancang untuk berbagai kalangan, mulai dari praktisi akuntansi perpajakan, calon konsultan pajak, mahasiswa dan fresh graduate, pengusaha UMKM, hingga pegawai bagian pajak perusahaan. "Brevet Pajak bukan hanya untuk akademisi, tetapi juga sangat bermanfaat bagi pengusaha yang ingin memahami kewajiban perpajakan mereka dengan lebih baik," jelas Nurtiyas. Keunggulan Platform Kelas Brevet menawarkan beberapa keunggulan, antara lain: 1. Lembaga yang manaungi terdaftar Resmi di Indonesia 2. Sistem e-learning memungkinkan peserta belajar sesuai ritme masing-masing 3. Konten pembelajaran selalu diperbarui mengikuti regulasi perpajakan terbaru 4. Harga lebih kompetitif dibanding pelatihan offline tanpa mengurangi kualitas 5. Pengajar merupakan kombinasi praktisi dan konsultan perpajakan 6. Tidak ada biaya berlangganan bulanan/tahunan Dampak untuk Karier Memiliki sertifikat Brevet Pajak AB memberikan nilai tambah dalam karier. Sertifikat ini meningkatkan daya saing saat melamar pekerjaan, membuka peluang promosi, dan meningkatkan kredibilitas profesional. Bagi praktisi yang sudah bekerja, kompetensi perpajakan sering menjadi faktor penting perusahaan dalam meletakkan kepercayaan pada karyawan. Proses Pendaftaran Mudah Calon peserta dapat mendaftar langsung melalui website kelasbrevet.com. Setelah pemilihan paket dan pembayaran, peserta langsung mendapatkan akses ke seluruh materi pembelajaran. Ujian dapat diikuti secara online setelah peserta merasa siap, dan sertifikat akan diterbitkan secara otomatis (real time) bagi yang lulus. Komitmen Kualitas Kelas Brevet berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dengan mendengarkan feedback dari alumni. Materi pembelajaran tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kondisi nyata di lapangan. "Kami memahami kepatuhan perpajakan semakin ketat dan regulasi terus berkembang. Kompetensi perpajakan yang mumpuni bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan," ucap Nurtiyas. Dengan kombinasi legalitas lengkap, metode pembelajaran inovatif, dan komitmen terhadap kualitas, Kelas Brevet menjadi pilihan platform pelatihan perpajakan online yang terpercaya bagi ribuan profesional di Indonesia.
BKAD Taja Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa
Bengkalis, katakabar.com - Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Bantan taja pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa usung tema 'Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan Desa, Aset Desa serta Pemantapan Aplikasi SISKEUDES', di Aula Hotel Surya Bengkalis selama dua hari, dari 22 hingga 23 Desember 2025. Ketua BKAD, Zahari, menyampaikan dari 5 orang perwakilan 16 Desa yang mengikuti pelatihan kami berharap mampu, dan dapat pula mengimplementasikan bentuk pelatihan yang kita lakukan ini dijadikan sebagai acuan dalam pengelolaan keuangan desa maupun pengelolaan aset, sebab narasumber yang menyampaikan materi dalam pelatihan ini adalah orang yang memahami regulasi. "Terima kasih kepada seluruh Desa yang ada di Kecamatan Bantan, mempercayakan kepada BKAD sebagai wadah dalam bentuk pelatihan yang telah dilaksanakan selama tahun 2025, dan atas kekurangan dalam betuk pelayanan kami mohon maaf, berharap tahun ke depan kita tetap mampu melaksanakan kegiatan ini lebih baik," jelasnya. Camat Bantan, Rafli kurniawan, mengutarakan apa yang telah dilaksanakan ini tidak hanya bentuk pelatihan. Tetapi dari pelatihan ini bisa menjadi kepekaan kita dalam bentuk membangun lebih baik Kecamatan Bantan ke depan, karena kita yang hadir orang-orang penting di desa. "Terima kasih kepada BKAD Kecamatan Bantan sebagai fasilitas dalam melakukan kegiatan pelatihan. Hal ini sudah menjadi program yang berjalan sesuai regulasi, apalagi BKAD Kecamatan Bantan mampu menjalankan dengan baik. Renaldi narasumber bidang pengelolaan keuangan, menekankan tranparasi keuangan adalah celah tidak terjadinya penyimpangan keuangan di desa, ada perencanaan yang dilakukan, serta papan pelaksanaan kegiatan. Hamdan SS, M.Si inspektur pembantu 1, menimpali pemanjangan imformasi tentang pelaksanaan APBdes sebagai bentuk infomasi publik pada masyarakat, hal itu sesuai undang undang yang ada. Penguatan partisipasi masyarakat dalam bentuk penyusunan rencana pelaksanaan APBDesa dari mulai Musdus dan Musdes sampai penyusun RKP dan pengesahan APBDesa itu sendiri. Menurut Bidang Aplikasi SISKEUDES, Riyan Noveriandri, bahwa sistim imformasi yang harus dilakukan oleh desa terkait informasi yang di input harus menggunakan kode Kecamatan dan desa agar data dapat diakses sesuai program yang telah di lakukan di setiap desa.
PT RPN, Entitas Holding PTPN Taja Pelatihan Pengendalian OPT Berbasis Lingkungan
Surabaya, katakabar.com - PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak usaha Holding Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) gelar pelatihan tentang Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Tebu Ramah Lingkungan, selama empat hari di Pertengahan November 2025 lalu. Pelatihan ini bertujuan memberikan solusi atas tantangan OPT yang sering dihadapi petani, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menerapkan teknik budidaya yang ramah lingkungan, menjaga kesehatan tanah serta mengatasi hama dan penyakit pada tanaman tebu. Pelatihan ini dimulai dengan pengenalan dasar mengenai tantangan pengelolaan OPT di tingkat lapangan dan pentingnya penerapan prinsip pertanian berkelanjutan. Peserta, meliputi petani dan praktisi perkebunan, mendapat kesempatan untuk mempelajari teknik-teknik terbaru dalam pengendalian hama uret dan pengerek batang, metode penanganan penyakit luka api serta pemilihan varietas unggul yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan dalam pertanian. Selama empat hari, peserta menerima kombinasi materi teoritis dan praktik lapangan. Pada sesi praktik, peserta mempelajari langsung analisis usaha tani serta penerapan teknik pengendalian OPT yang sesuai standar. Selain itu, peserta mengikuti tes pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman serta memberikan gambaran mengenai efektivitas pelatihan. “Kami menyambut baik pelatihan ini, karena pengendalian OPT adalah tantangan besar yang dihadapi petani setiap hari. Pemahaman yang lebih baik mengenai teknik pengendalian ramah lingkungan akan sangat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu mereka sekaligus menjaga keberlanjutan lahan. Saya berharap, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diaplikasikan oleh peserta dan membawa dampak positif di wilayah masing-masing,” ujar Dydik Rudy Presty, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, turut hadir di acara pembukaan. Pelatihan ini dirancang untuk membantu petani mempersiapkan diri menghadapi tantangan budidaya di masa depan, terutama di tengah perubahan iklim dan meningkatnya serangan OPT. Dengan mengadopsi teknik budidaya yang lebih ramah lingkungan, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan tanaman tebu, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, PT RPN berharap pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi sektor pertanian lainnya, terutama dalam penerapan pendekatan berbasis solusi ramah lingkungan akan semakin penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Buka Pelatihan Fardu Kifayah 2025, H Asmar: Perkokoh Literasi Keagamaan Masyarakat Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmi membuka Pelatihan Penyelenggaraan Fardu Kifayah Tahun 2025, di Gedung Afifa Sport Center, Selatpanjang, Kamis (27/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan keagamaan, dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengurusan jenazah sesuai syariat Islam. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan pentingnya pelatihan fardu kifayah sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan memiliki pemahaman yang benar terkait tata cara penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman. “Pelatihan ini sangat penting agar di setiap desa dan kelurahan tersedia petugas yang siap dan mampu melaksanakan fardu kifayah sesuai tuntunan syariat Islam. Kami berharap terutama generasi muda dapat mengambil peran strategis dalam hal ini,” ujar Asmar. Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti secara konsisten menyelenggarakan pelatihan kifayah setiap tahun sebagai bentuk tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus menjaga nilai-nilai religius yang hidup di tengah masyarakat. “Ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus diteruskan kepada masyarakat sekitar. Dengan begitu, ketika ada warga yang meninggal dunia, proses penyelenggaraan jenazah dapat berjalan dengan baik, cepat, dan sesuai ketentuan agama, tanpa meninggalkan adat dan budaya setempat,” tuturnya. Sementara, Panitia Pelaksana sekaligus Sub Koordinator Bina Mental dan Spiritual Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Khaidir, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada jenazah sesuai haknya, memperkuat solidaritas umat, serta meningkatkan kompetensi peserta secara teori dan praktik. “Materi yang diberikan meliputi pembekalan fardu kifayah, penanganan orang yang hampir wafat, tata cara memandikan dan mengafani jenazah, pelaksanaan salat jenazah, hingga proses pemakaman,” jelas Khaidir. Pelatihan Penyelenggaraan Fardu Kifayah Tahun 2025 ini diikuti oleh 101 peserta, terdiri atas perwakilan desa dan kelurahan se Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan harapan setiap wilayah memiliki kader yang siap menjalankan tugas keagamaan tersebut.