Kepulauan Meranti, katakabar.com - Suasana pagi di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, terasa berbeda Rabu (8/10). Lahan pertanian biasa sunyi kini dipenuhi derap langkah petani, jajaran aparat kepolisian, dan pemerintah daerah.
Di bawah terik matahari, mereka bahu-membahu menanam benih jagung sebuah simbol harapan bagi ketahanan pangan Indonesia.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Suardi, hadir mewakili Bupati dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari gerakan nasional yang diresmikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari Provinsi Banten.
Melalui Zoom Meeting, jajaran Polres Kepulauan Meranti bersama masyarakat mengikuti pembukaan nasional tersebut secara serentak. Di saat bersamaan, benih-benih jagung mulai masuk ke dalam tanah, menandai komitmen daerah terhadap kemandirian pangan.
Tetapi membuat momen ini semakin berwarna adalah panen cabai bersama, hasil kolaborasi antara PT Imbang Tata Alam dan Polres Kepulauan Meranti. Warna merah cabai yang kontras dengan hijau jagung menambah semangat para peserta yang tak hanya datang untuk menyaksikan, tetapi ikut turun ke lahan.
“Ini bukan sekadar menanam, tapi membangun masa depan pangan kita. Jagung dan cabai adalah komoditas penting yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Suardi optimistis.
Bagi masyarakat Kepulauan Meranti, jagung bukan hanya bahan pangan, ia adalah sumber penghidupan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan Polri, para petani kini memiliki harapan baru akan peningkatan produksi dan kesejahteraan.
Program Penanaman Jagung Serentak, dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dari Bagan Melibur, semangat kemandirian pangan itu menggema ke seluruh Indonesia.
Benih Harapan Tumbuh di Kepulauan Meranti Penanaman Jagung Serentak Dukung KPN
Diskusi pembaca untuk berita ini