HUT Pramuka ke 65, Bertindak Jadi Irup Ini Harapan Camat Mandau  di Riau
Riau
2 jam yang lalu

HUT Pramuka ke 65, Bertindak Jadi Irup Ini Harapan Camat Mandau  di

Mandau, katakabar.com - Pemerintah Kecamatan Mandau peringati Hari Pramuka ke 65 Tahun 2026, dengan menggelar upacara, di halaman Kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (18/8). Pada kegiatan tersebut bertindak sebagai pemimpin upacara Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Upacara tingkat Kwartir Ranting 040403 Cabang Kecamatan Mandau berlangsung khidmat, diikuti seluruh Kwartir Ranting dari masing-masing sekolah se Kecamatan Mandau. "Mari kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat dan berkah sehingga gerakan pramuka dapat berkembang bersama hingga saat ini," ujar Camat Mandau. Untuk itu, ajak Riki Rihardi, mari kita mengabdi tanpa batas untuk membangun kebanggaan bangsa, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bisa mewujudkan rasa semangat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, dan ras.

Polda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, Total 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Polda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, Total 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat

Kateman, katakabar.com - Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau dilaksanakan di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (15/8). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan pesisir tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, Kapolda Riau Irjen, Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta akademisi, dan pengamat politik, Rocky Gerung. Hadir pula perwakilan Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Job Kurniawan, A.P., M.Si., Deputi Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup, Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc., Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Supartono, S.Hut., M.P., serta Sekretaris Pribadi Menteri Lingkungan Hidup, Sri Ambar Kusumawati. Dari jajaran Polda Riau, hadir Kepala Biro Operasi, Kombes Pol Ino Harianto, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan, Kombes Pol Harissandi, Komandan Satuan Brimob, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat,Kombes Pol Akmadi, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir hadir, yakni Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, Ketua DPRD Indragiri Hilir, Iwan Taruna, S.T., M.Si., Dandim 0314/Indragiri Hilir, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Indragiri Hilir, Sugito, dan Kepala Desa Kuala Selat, Nurjaya, S.Pd. Kegiatan tersebut turut diikuti para pejabat terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Kuala Selat. Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, mengatakan penanaman mangrove di kawasan seluas 1.500 hektare bagian dari gagasan besar Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Gagasan itu kemudian diterjemahkan dan ditindaklanjuti melalui program pemulihan lingkungan oleh kementerian terkait. “Saya berkomitmen agar nantinya dapat ditambah lagi sebagai upaya pemulihan lingkungan di wilayah Kuala Selat,” terang Jumhur. Menurut Jumhur, program pemulihan lingkungan tersebut juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan hijau atau green jobs bagi masyarakat setempat. “Dalam pemulihan ini akan tersedia pekerjaan bagi para pekerja hijau, mulai dari menanam bibit hingga merawatnya, dan itu dianggarkan. Setidaknya membutuhkan waktu tiga tahun sampai bibit mangrove tersebut tumbuh kokoh,” ujarnya. Sementara, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menjelaskan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Melalui kegiatan ekspedisi ini, Polri hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan perhatian terhadap lingkungan, khususnya kawasan yang terdampak kerusakan,” ucap Irjen Pol Herry. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam menjaga dan memulihkan lingkungan. Kata Tan, perempuan harus mendapat kesempatan untuk terlibat langsung sebagai pekerja hijau. “Perempuan bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku. Kita perlu memikirkan bersama status dan perlindungan mereka karena bukan tidak mungkin pekerja hijaunya adalah perempuan yang juga menjadi tulang punggung keluarga,” bebernya. Rocky Gerung turut mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi di wilayah pulau-pulau terluar. Menurutnya, pemulihan kawasan pesisir merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keberlanjutan wilayah Indonesia. “Alam telah menyediakan tentaranya sendiri, namanya mangrove. Kaki-kaki mangrove lebih kuat daripada kaki-kaki tentara. Kita ingin keamanan dijaga oleh tentara sekaligus diperkuat oleh pulau-pulau terluar,” tutur Rocky. Kepala Desa Kuala Selat, Nurjaya, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan Polda Riau terhadap kondisi lingkungan serta kehidupan masyarakat pesisir. Perhatian tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kawasan yang terdampak abrasi dan kerusakan kebun milik warga. Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau diisi dengan sejumlah kegiatan, antara lain penanaman 3.600 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Kuala Selat, penyerahan 750 paket sembako dan 10 unit mesin ketinting kepada nelayan, dialog bersama masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial dan lingkungan lainnya. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Polri, TNI, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ekosistem pesisir serta melindungi Desa Kuala Selat dari ancaman abrasi.

Tutup TMMD ke 129 Kodim 0313/KPR, Ini Harapan Kasdam XIX/TT Riau
Riau
Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Tutup TMMD ke 129 Kodim 0313/KPR, Ini Harapan Kasdam XIX/TT

Pelalawan, katakabar.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 129 Kodim 0313/KPR Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Bola Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kamis (13/8). Kegaiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, Dandim 0313/KPR, Letkol Czi Satriady Prabowo, Wakil Bupati Pelalawan, H.Husni Tamrin, S., Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, serta para pejabat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan lainnya. TMMD ke 129 Kodim 0313/KPR merupakan wujud nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan. Selama pelaksanaan TMMD sejumlah sasaran fisik utama berhasil diselesaikan, meliputi peningkatan jalan sepanjang 2,5 kilometer, pembangunan 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 3 unit MCK, serta pembangunan 3 titik sumur bor. Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan 8 sasaran nonfisik, yakni penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, hukum dan kamtibmas, KB dan kesehatan, stunting, Posyandu dan Posbindu, serta penyuluhan tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Selaku Inspektur Upacara Kasdam XIX/TT memberikan Apresiasi terhadap seluruh rangkaian program TMMD ke 129 yang telah dilaksanakan dengan baik dan seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu. "Alhamdulillah, seluruh program dan sasaran TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR dapat diselesaikan tepat waktu. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, seluruh unsur terkait, serta partisipasi dan gotong royong masyarakat," ujarnya. Ia berharap berbagai hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi, kesehatan, sanitasi, ketersediaan air bersih, serta perekonomian masyarakat Desa Pangkalan Terap.

PHR Gelar Pasar Murah dan Perbaikan Jalan Tegar, Ini Harapan Camat Mandau Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 26 Juni 2026 | 19:58 WIB

PHR Gelar Pasar Murah dan Perbaikan Jalan Tegar, Ini Harapan Camat Mandau

Mandau, katakabar.com - Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris, Kasi dan Kasubbag Kecamatan Mandau hadiri kegiatan Pasar Murah dan Perbaikan Jalan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di sebelah barat Duri, persisnya di kawasan Jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kamis (25/6) lalu. Kegiatan Pasar Murah PT PHR kerja sama dengan Mitra Kerja PHR, dan Kelurahan Pematang Pudu, serta Desa Buluh Manis, dengan menyediakan 400 paket sembako, di mana satu paket sembako harga senilai Rp150 ribu dibandrol dengan harga Rp20 ribu. Selepas menghadiri Program Pasar Murah, Camat Mandau dan rombongan turun melihat perbaikan Jalan Tegar Kelurahan Pematang Pudu sepanjang 5,1 kilometer sedang pengerjaan oleh PT PHR. "Terima kasih dan apresiasi kepada Manajemen PT PHR atas kegiatan Pasar Murah dapat membantu masyarakat di tengah kondisi saat ini. Semoga kegiatan seperti ini terus terlaksana secara berkesinambungan. Apresiasi dan terima kasih kepada PT PHR atas realisasi perbaikan Jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau," ujar Camat Mandau, Jumat (26/6) siang. Menurut Riki Rihardi, kami selama ini atas instruksi Bupati Bengkalis, Hj Kasmarni, S.Sos, MMP sudah berjuang melaksanakan perbaikan jalan ini kurun lebih dari lima tahun. Lantaran itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkolaborasi menjaga jalan yang sudah diperbaiki. Untuk itu, harapa Camat Mandau, agar pihak manajemen PT PHR bisa terus berkomitmen untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, terkhusus Kecamatan Mandau sebagai upaya menyelesaikan permasalahan sosial kemasyarakatan yang ada di Kecamatan Mandau.

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur Nasional
Nasional
Jumat, 08 Mei 2026 | 13:00 WIB

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Kepulauan Riau, katakabar.com - Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Saat laut tenang, rezeki mengalir. Ketika ombak tinggi, pemasukan bisa berhenti. Dari isu tersebut, lahir kebutuhan untuk membangun usaha alternatif yang tetap berpijak pada potensi desa, agar ekonomi keluarga tidak hanya bertumpu pada satu sumber. Persis di Desa Sawang Laut, Pulau Kundur, Kepulauan Riau, lahan pesisir yang dulu terbengkalai kini mulai hidup kembali. Kelompok warga “Tuah Bersatu” perlahan membangun sumber penghasilan baru, dari budidaya ikan kakap putih hingga usaha turunan yang dikelola bertahap. Ketua Kelompok Tuah Bersatu, Amran 46 tahun, bercerita inisiatif ini berangkat dari kegelisahan warga yang selama ini hanya bergantung pada hasil tangkapan laut. “Dulu kami ini nelayan, habis melaut ya sudah, istirahat. Tidak ada kegiatan lain. Dari situ kami berpikir bagaimana ada tambahan penghasilan,” kata Amran. Berbekal lahan kosong di pesisir, kelompok ini mulai merintis budidaya kakap putih pada 2022 dan mulai berjalan aktif sejak 2023. Seiring waktu, usaha berkembang bertahap sesuai kesiapan kelompok mulai dari hidroponik, produksi terasi, peternakan ayam petelur, hingga persiapan bank sampah. “Awalnya kakap, lalu berkembang ke hidroponik dan terasi. Sekarang sudah masuk ayam petelur dan bank sampah. Semua bertahap,” ucapnya. Dari sisi ekonomi, dampaknya mulai terasa. Dari unit peternakan ayam saja, kelompok mampu memasarkan sekitar 100 ekor ayam per bulan dengan omzet sekitar Rp10 hingga Rp12 juta. Sementara unit hidroponik yang dikelola kaum ibu setempat menjadi tumpuan baru melalui penjualan sayuran segar seperti pakcoy, selada, dan sawi manis. “Memang belum besar, tapi sangat membantu ekonomi keluarga,” ujar Amran. Menurut Amran, manfaat yang paling fundamental adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Warga yang dulunya hanya memiliki keterampilan melaut, kini mulai menguasai teknik budidaya hingga manajemen usaha. “Kami jadi banyak belajar, kenal dengan Kepala Dinas, dapat ilmu dari ahli. Itu yang paling terasa,” jelasnya. Dalam perjalanan pengembangan, kelompok Tuah Bersatu mendapat pendampingan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah Tbk Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, mulai dari pembukaan lahan hingga penguatan teknis dan pengembangan usaha secara bertahap. Amran berharap pendampingan dapat terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan pakan mandiri untuk budidaya ikan agar biaya operasional bisa ditekan. “Harapan kami program ini terus dikembangkan. Kami ingin lebih mandiri dan bisa membantu masyarakat lebih luas lagi,” terangnya. Bagi warga Sawang Laut, perubahan ini bukan sekadar bantuan, melainkan proses belajar yang membuat mereka lebih percaya diri membangun usaha bersama. Di titik inilah Amran melihat pendampingan bukan hanya soal modal dan alat, tetapi juga ruang untuk tumbuh dari nelayan yang selama ini bergantung pada hasil laut, menjadi kelompok yang mulai berani merancang masa depan ekonominya sendiri. Program ini dijalankan melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL, dan diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi lokal berbasis potensi desa, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada satu komoditas, tetapi berkembang menjadi ragam sumber penghasilan yang lebih tahan uji. Inisiatif yang menyentuh aspek sosial dan lingkungan ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan Grup. Atas konsistensi pengelolaan lingkungan dan dampak sosial yang dibangun di sekitar wilayah operasi, PT Timah Tbk meraih penghargaan PROPER Emas dan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH.

Doa dan Harapan, Bupati Rohul Lepas JCH dari Bandara Tuanku Tambusai Riau
Riau
Selasa, 28 April 2026 | 20:54 WIB

Doa dan Harapan, Bupati Rohul Lepas JCH dari Bandara Tuanku Tambusai

Pasir Pengaraian, katakabar.com – Di ufuk timur, mentari pagi menyapa lembut, seiring bergetar hati para tamu Allah yang siap tapakkan kaki menuju Baitullah. Bandara Tuanku Tambusai menjadi saksi bisu momen agung nan syahdu, saat Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM, dengan penuh rasa syukur melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 8, Selasa (28/4). Ia tak sendirian tapi didampingi Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, serta jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah, suasana terasa begitu tenang penuh sarat makna. Tahun ini menghadirkan kehangatan yang berbeda, berkat kebijakan bijak yang diinisiasi langsung oleh Bupati Anton, di mana keluarga besar diberi kesempatan emas untuk mengantarkan hingga ke pintu pesawat. Tidak lagi sekadar seremonial, momen ini menjadi wadah kebersamaan yang tulus. Air mata haru bercampur senyum bahagia menjadi pemandangan indah, menjadi bekal doa restu agar setiap langkah perjalanan mereka senantiasa dimudahkan dan dilimpahi berkah dari Yang Maha Kuasa. "Kami berharap ke depan ini menjadi rutinitas setiap tahunnya pada saat pemberangkatan haji. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu," kata Anton penuh semangat. Orang nomor satu di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Rokan Hulu pun menitipkan harapan tulus, agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan. Ia berdoa agar segala amal ibadah diterima dengan baik, dan pulang membawa predikat mulia, Haji Mabrur. Di sela kebahagiaan tersebut, masa depan terus dipersiapkan. Pemerintah daerah tengah memproses penyerahan lahan seluas 66 hektar kepada Kementerian Perhubungan, sebuah langkah strategis demi mewujudkan bandara yang lebih modern, dan berstandar nasional. Sementara, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, memaparkan keberangkatan kali ini menggunakan armada pesawat ATR 72-600 Wings Air yang terbagi dalam tiga sesi penerbangan. "Penerbangan pertama pukul 09.15 WIB membawa 63 jemaah dari Rambah. Kedua pukul 13.00 WIB membawa 64 jemaah dari Rambah dan Tambusai. Serta yang ketiga membawa 64 jemaah asal Kepenuhan, Kepenuhan Hulu dan Kunto Darussalam," jelasnya. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebaikan, membawa berkah abadi, dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya.

Lewat UMKM, Kolaborasi MB dan PHR Buka Harapan Kemandirian Ekonomi Perempuan Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 22 April 2026 | 15:09 WIB

Lewat UMKM, Kolaborasi MB dan PHR Buka Harapan Kemandirian Ekonomi Perempuan

Pekanbaru, katakabar.com - Sebuah perubahan besar sedang tumbuh dari tangan-tangan tangguh para perempuan di sudut Kota Pekanbaru. Komunitas Matahari Bertuah, dulunya hanya sekumpulan pelaku usaha kecil berjalan tanpa arah, kini bertransformasi jadi simbol keberdayaan ekonomi perempuan di tengah hiruk pikuk masyarakat Riau. Kesuksesan tidak datang tiba-tiba. Lahir pada 2022 lalu, Matahari Bertuah sempat melewati masa-masa sulit. Tanpa struktur kelembagaan yang jelas. Minimnya literasi bisnis kala itu, membuat komunitas ini hampir redup. Belum lagi kerumitan urusan legalitas dan administrasi sempat membuat semangat para anggotanya rontok satu per satu. "Jangan ragu untuk memulai, sebab usaha terbaik bukan yang paling sempurna, melainkan benar-benar dijalankan dengan keberanian," ujar Suci Angreini, Ketua Kelompok UMKM Matahari Bertuah, saat itu memotivasi rekan-rekannya.  Tetapi, titik balik itu datang di penghujung tahun 2025 melalui sentuhan Program Pengembangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Bukan sekadar memberikan dukungan, PHR hadir membuka akses dan membenahi fondasi penguatan UMKM dengan memfasilitasi pengurusan legalitas kelompok untuk penguatan kelembagaan agar lebih tertib dan diakui. Para pelaku usaha juga diberikan pelatihan pengelolaan usaha yang meliputai: administrasi, pembukuan, dan penguatan kapasitas serta pendampingan berkelanjutan agar perubahan kebiasaan usaha benar-benar berjalan. “Intervensi yang diberikan bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan pembenahan fondasi yang meliputi fasilitasi legalitas kelompok, pelatihan tata kelola usaha, hingga pendampingan berkelanjutan,” ulas Suci. Ditengah dukungan PHR, Suci kian semangat, dan terus memotivasi para anggota dalam memulai usaha. Di bawah kepemimpinanya, kelompok ini mulai mempraktikkan disiplin baru: mencatat setiap rupiah yang keluar-masuk, membagi peran produksi secara profesional, hingga menjajaki dunia pemasaran digital. Hasil dari konsistensi ini mulai membuahkan hasil manis di kuartal pertama 2026. Aneka ragam produk yang awalnya muncul dari dapur sederhana kini tampil meramaikan pasar. Sebut saja seperti brownies kopi, brownies kukus ketan hitam, pie brownies dan pie susu diminati wisatawan baik lokal maupun mancanegara.  Matahari Bertuah mencatatkan rata-rata pemasukan mencapai Rp74 juta perbulan. Mereka membuktikan bahwa manajemen usaha yang tertata mampu menjadi pendorong ekonomi yang signifikan. Ini bukan hanya soal angka, dampak emosional pun terasa kuat. Para anggota yang sebelumnya didera kecemasan akan masa depan usaha, kini tampil lebih percaya diri. Keberhasilan ini semakin lengkap saat salah satu anggota mereka, seorang mahasiswi, berhasil menembus jajaran 10 besar finalis Rokan UMK Award 2025, ajang apresiasi UMKM Riau yang digelar PHR. Prestasi ini menegaskan pembinaan yang tepat mampu melahirkan wirausaha muda yang tangguh di masa depan. “UMKM Matahari Bertuah telah membuktikan kaum perempuan mampu menjadi aktor penggerak ekonomi bukan hanya bagi keluarga bahkan bagi daerah. Capaian ini sekaligus menjadi kado indah dalam semangat Hari Kartini. Kisah mereka adalah pengingat bahwa keterbatasan akses bukanlah akhir dari segalanya. Ketika perempuan diberikan ruang, dukungan, dan pendampingan yang tepat, mereka mampu mengubah keraguan menjadi kekuatan kolektif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” cerita Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal. Kini, Matahari Bertuah bukan lagi sekadar nama komunitas tempat berkumpulnya perempuan hebat, melainkan sebuah wadah kelembagaan yang sah dan siap menyongsong masa depan ekonomi yang berkelanjutan.

Buka Manasik Haji Nasabah Bank Riau Kepri Syariah, Ini Harapan H Asmar Riau
Riau
Senin, 06 April 2026 | 14:57 WIB

Buka Manasik Haji Nasabah Bank Riau Kepri Syariah, Ini Harapan H Asmar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmi buka kegiatan praktik manasik haji dan silaturahmi calon jemaah haji bersama PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah), di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4). Kegiatan ini diikuti para calon jemaah haji nasabah BRK Syariah sebagai bagian dari pembekalan sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Wiwin Syahputra, menegaskan pelaksanaan manasik haji bentuk komitmen pihak perbankan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga spiritual. “Manasik haji ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelatihan dan pelayanan agar para calon jemaah benar-benar siap, baik secara rohani maupun jasmani. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder, dan Kementerian Agama agar kegiatan ini terus berjalan dengan baik,” ujar Wiwin. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar memberikan apresiasi atas inisiatif BRK Syariah yang dinilai turut berkontribusi dalam pembinaan calon jemaah haji di daerah. Menurutnya, sinergi antara sektor perbankan dan lembaga keagamaan menjadi langkah strategis dalam memastikan calon jemaah haji asal Kepulauan Meranti memperoleh edukasi yang merata dan berkualitas. “Ibadah haji bukan hanya soal niat, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan ilmu. Manasik ini adalah bekal paling berharga sebelum berangkat ke Tanah Suci,” kata Asmar. Ia menambahkan, melalui kegiatan manasik, para calon jemaah akan memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan fikih haji, mengenal alur perjalanan ibadah dari tanah air hingga ke Arab Saudi, serta melatih kesabaran dalam menghadapi kondisi padatnya jemaah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang cenderung ekstrem. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah. “Jemaah adalah duta daerah. Tunjukkan akhlakul karimah, saling tolong-menolong, dan luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesannya. Di akhir sambutan, Asmar berharap seluruh calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pemerintah daerah, pihak perbankan, dan para calon jemaah haji.

Bittime Hadir dengan Kemudahan Deposit, Wujud Harapan 55 Persen Investor Aset Kripto Indonesia Nasional
Nasional
Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:30 WIB

Bittime Hadir dengan Kemudahan Deposit, Wujud Harapan 55 Persen Investor Aset Kripto Indonesia

yang tinggi, yang memungkinkan investor mendapatkan penghasilan pasif secara berkelanjutan hanya dengan menyimpan aset mereka di dalam aplikasi. Tentu perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Green Policing, Polres Kepulauan Meranti Bersama Siswa SD Yosudarso Tanam Pohon Tanam Harapan Default
Default
Selasa, 13 Januari 2026 | 16:38 WIB

Green Policing, Polres Kepulauan Meranti Bersama Siswa SD Yosudarso Tanam Pohon Tanam Harapan

Kepulauan Meranti, katakabar.com – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmen jaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan Green Policing atau penghijauan dengan penanaman pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan, Selasa (11/1) sekitar pukul 08.40 WIB lalu, di SD Swasta Yosudarso, Jalan Yosudarso, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis, dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, yakni Kasi Propam, AKP Daniel Bakara, Kasat Intelkam, Iptu Roly Irvan, S.H., M.H., Kasi Humas, Iptu Iskandar, KBO Sat Intelkam, Iptu Mada Surya, Kanit III Sat Intelkam Aiptu Bobeen J. Rikardo, S.H., serta personel Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti. Di kegiatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti tanam sejumlah bibit pohon buah yang terdiri dari tiga batang pohon sawo, satu batang pohon mangga, dan satu batang pohon jambu madu di lingkungan sekolah. Wakapolres Kepulauan Meranti menyampaikan kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program Green Policing, yakni gerakan kepolisian yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. “Penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Saat ini kita merasakan dampak krisis iklim global, di mana suhu semakin panas akibat berkurangnya pepohonan dan meningkatnya polusi udara. Pohon memiliki peran penting dalam menghasilkan oksigen, menyejukkan udara, serta menjaga lingkungan tetap bersih dan indah,” ujar Kompol Detis Ia menekankan pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dengan melibatkan anak-anak sekolah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pohon yang ditanam bukan hanya sekadar tanaman, tetapi juga simbol harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik. “Anak-anak diharapkan dapat menjaga dan merawat pohon yang ditanam hari ini. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya orang dewasa,” tambahnya. Selain penanaman pohon, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab interaktif bersama siswa serta pemberian hadiah, yang disambut antusias oleh para pelajar. Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon secara bersama-sama dan foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan Green Policing ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, Polres Kepulauan Meranti berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.