Terima Mandat dari DPD, DPC GRANAT Bengkalis: Kami Siap Bersinergi dengan Forkopimda Bengkalis
Duri, katakabar.com - Terima Surat Mandat (SM) Nomor 006/SM/DPD-GRANAT/IV/2026 dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Riau, yang ditandatangani Ketua DPD GRANAT dan Sekretaris DPD GRANAT Provinsi Riau, Dr. Freddy Simanjuntak, S.H., M.H - Feri H.A Panggabean, S.T, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRANAT Kabupaten Bengkalis, yang dinakhodai Derhana Irawati Nasution, yang disapa akrab Ira Scuto, siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis, dalam upaya memberantas Narkotika dan Obat-obatan (Nakoba) di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Demikian disampaikan Ketua DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis, penerima SM, Derhana Irawati Nasution (Ira Scuto) kepad sejumlah wartawan, di Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (1/5) siang. Menurut Ira Scuto, dengan telah diterimanya Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, ini menegaskan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis hadir bukan sekadar sebagai struktur organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memerangi melawan narkoba di daerah. "Mandat ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab moral untuk segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat basis gerakan, dan memastikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) berjalan tepat waktu, demokratis, dan berintegritas," ujar Ira. Kami berkomitmen, tegas Ira, bahwa seluruh proses menuju Muscab tidak akan menjadi sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk: - Melahirkan kepemimpinan yang bersih, berani, dan berkomitmen penuh terhadap gerakan anti narkoba - Memperkuat sinergi dengan Forkopimda, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat - Menghadirkan program kerja yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat Bengkalis. "Hal ini sesuai arahan dari Pak Hendry Yosoninggrat, Ketua Umum DPP GRANAT," jelasnya. Silaturahmi Bersama Kapolsek Mandau Pasca menerima Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis melakukan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Rabu (29/4) lalu. "Kapolsek Mandau, Kompol Primadona langsung menyambut DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan ramah. Suasana pertemuan dan silaturahmi antara DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Kapolsek Mandau berlangsung di ruang kerja dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan," ucap Ira Scuto. Kegiatan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Polsek Mandau ini baru permulaan. Ke depan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis akan lebih memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam memerangi dan memberantas bahaya latin narkoba saat ini sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan di tengah masyarakat 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten
Siap Dimusnahkan! Karantina Riau Terima 48,39 Ton Bawang dan Cabai Ilegal dari Deninteldam XIX TT
Indrahiri Hilir, katakabar.com - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Riau terima barang bukti berupa total 48, 39 ton bawang merah dan cabai ilegal omoditas hasil pertanian tersebut tanpa dokumen resmi dari Detasemen Intelijen Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Deninteldam XIX/TT), Rabu (1/4) sore. Kegiatan penyerahan dilaksanakan di gudang Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Tembilahan, Jalan Gerilya Parit 8, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, yang dipimpin Kapten Arh. Tumpal Purba selaku Komandan Kelompok Bantuan Khusus (Danpok Bansus). Di kegiatan tersebut Kepala Balai Karantina Provinsi Riau, Abdur Rohman, S.St.Pi., M.Si, bersama sejumlah pejabat karantina lainnya. Barang bukti yang diserahkan hasil pengamanan kapal motor KM Anisa 89 GT 33 Nomor 396 yang sebelumnya diamankan oleh Deninteldam XIX/TT, Senin (30/3) lalu. Kapal tersebut kedapatan mengangkut bawang merah campuran dan cabai merah kering tanpa dilengkapi dokumen karantina resmi dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Kapten Arh. Tumpal Purba menjelaskan, pengamanan dilakukan oleh 15 personel Deninteldam XIX/TT. Saat pemeriksaan di lokasi tambat kapal di Pelabuhan Rakyat Jalan Gerilya Parit 6, petugas menemukan ketidaksesuaian antara manifest dan muatan sebenarnya. “Dalam manifest tercatat sekitar 32 ton, namun hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan jumlah yang jauh lebih besar,” jelasnya. Total barang bukti yang diamankan dan diserahkan mencapai 48,39 ton, dengan rincian bawang merah 40,06 ton, bawang putih 4,4 ton, bawang bombai 3,56 ton, serta cabai merah kering sekitar 0,37 ton. Setelah diamankan, kapal kemudian digeser ke Pelabuhan 2 Sekawan di Jalan Gerilya Parit 8 untuk proses bongkar muatan. Seluruh barang bukti selanjutnya dilangsir ke gudang karantina untuk penanganan lebih lanjut. Kepala Balai Karantina Provinsi Riau, Abdur Rohman, menyatakan pihaknya telah menerima barang bukti tersebut dan akan segera melakukan proses administrasi serta tindakan karantina. “Kami menerima hasil koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan. Selanjutnya akan dilakukan tindakan karantina hingga pemusnahan,” ucapnya. Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pendalaman terhadap awak kapal serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna menelusuri asal-usul dan distribusi komoditas ilegal tersebut.
Ungkap Kasus Gajah hingga Narkoba, Total 161 Personel dan Warga Terima Penghargaan Polda Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memberikan penghargaan kepada 161 kepada personel kepolisian dan masyarakat atas kontribusi pengungkapan berbagai kasus, mulai dari perburuan gajah liar hingga narkotika, dan illegal logging. Total 52 personel menerima Pin Emas dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, sedang sebanyak 33 personel lainnya dianugerahi Pin Perak. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam mengungkap kasus perburuan gajah liar di Riau. Tidak hanya itu, 76 penerima lainnya terdiri dari personel kepolisian, warga sipil, karyawan, hingga sekuriti. Seluruh penghargaan diserahkan saat upacara di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4). Kapolda Riau, Hery Heryawan, mengatakan penghargaan ini tindak lanjut arahan Kapolri agar apresiasi tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian, tetapi masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus. “Penerima penghargaan bukan hanya anggota Polda Riau dan jajaran, tetapi juga dari masyarakat, dokter, sekuriti, perusahaan, dan semua pihak yang mendukung pengungkapan kasus penting,” ujarnya. Ia menegaskanpenghargaan diberikan kepada mereka yang dinilai berprestasi dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, selain kasus perburuan gajah, penghargaan juga diberikan atas pengungkapan kasus narkotika dan illegal logging. Hal ini mencerminkan komitmen Polda Riau dalam memberikan perlindungan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terhadap lingkungan dan satwa. Adapun rincian penerima penghargaan dari Kapolda Riau di antaranya 20 personel Ditresnarkoba yang berhasil mengungkap penyelundupan heroin, 4 personel Ditlantas yang menyelamatkan masyarakat dari kondisi gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging. Penghargaan juga diberikan kepada tujuh atlet yang berlaga di ajang Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi UIN Suska, dua personel BBKSDA Riau, dua karyawan Telkomsel, serta dua orang informan. Kapolda menegaskan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Tetapi, ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga integritas. “Jika ada yang melakukan pelanggaran atau merusak marwah institusi, tentu akan kita tindak tegas,” tegasnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada media yang selama ini turut mengawasi dan menyebarkan informasi positif, serta memberikan masukan kepada Polda Riau. “Semoga kehadiran kita semua dapat memberikan manfaat bagi sesama, lingkungan, dan alam yang selama ini menjadi sumber kehidupan,” sebutnya.
Terima Audiensi SKI, BPDP Perkuat Pengembangan Perkebunan Kelapa
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terima kunjungan audiensi dari Sahabat Kelapa Indonesia (SKI), guna bahas penguatan program pengembangan perkebunan kelapa nasional, di kantor BPDP di penghujung Februari 2026 lalu. Peserta audiensi SKI diterima Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan Kelapa (PDSHP Kelapa) BPDP, Triana Meinarsih. Hadir saat audiensi Staf Divisi PDSHP Kelapa. Sedang dari SKI hadir Ketua Sahabat Kelapa Indonesia, Mawardin M. Simpala, beserta perwakilan anggota Sahabat Kelapa Indonesia yang selama ini aktif mendorong pengembangan komoditas kelapa di Indonesia. Di kegiatan tersebut, Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan Kelapa BPDP, Triana Meinarsih memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Triana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Sahabat Kelapa Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan komoditas kelapa nasional. Ia menekankan komoditas kelapa memiliki peran strategis bagi perekonomian masyarakat, khususnya karena sebagian besar perkebunan kelapa di Indonesia dikelola oleh pekebun rakyat. Triana berharap ke depan BPDP dan SKI dapat mendukung program pengembangan perkebunan kelapa, baik melalui program peremajaan kelapa rakyat, penyediaan sarana dan prasarana perkebunan, penguatan kelembagaan pekebun, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa. Kegiatan audiensi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari kedua lembaga mengenai peran, program, serta potensi pengembangan komoditas kelapa di Indonesia. Dalam pemaparannya, BPDP menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap komoditas perkebunan melalui transformasi kelembagaan BPDP sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 yang memperluas mandat BPDP dalam pengelolaan dana perkebunan tidak hanya untuk kelapa sawit, tetapi juga untuk komoditas kakao dan kelapa. BPDP memaparkan sejumlah program yang dirancang untuk mendukung pengembangan perkebunan kelapa, antara lain program peremajaan kelapa rakyat, pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, program sarana dan prasarana perkebunan kelapa, serta promosi dan kemitraan. "Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kebun rakyat sekaligus memperkuat daya saing komoditas kelapa di pasar domestik maupun global," bebernya. Di kegiatan itu dijelaskan luas perkebunan kelapa di Indonesia mencapai sekitar 3,3 juta hektar dan lebih dari 98 persen dikelola oleh perkebunan rakyat, sehingga penguatan program pengembangan kelapa diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan jutaan petani kelapa di Indonesia. Sementara, SKI juga menjabarkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan organisasi tersebut dalam mengkampanyekan pengembangan kelapa nasional, termasuk melalui berbagai kegiatan promosi, publikasi, dan forum kolaborasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor kelapa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara kedua belah pihak. Dalam diskusi tersebut, SKI menyampaikan program pengembangan perkebunan kelapa rakyat dari BPDP akan mendukung peningkatan produktivitas kelapa, sehingga akan memberikan manfaat nyata serta berdampak langsung bagi para pekebun kelapa di berbagai daerah di Indonesia. Penutup acara audiensi diakhiri dengan sesi penyerahan plakat dari SKI kepada BPDP sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara kedua lembaga.
Cara Mengatur Keuangan Selepas Terima THR Agar Tetap Stabil
Jakarta, katakabar.com - Tunjangan Hari Raya (THR) jadi salah satu momen yang paling dinantikan menjelang Idul Fitri. Banyak orang memanfaatkan THR untuk berbagai kebutuhan, seperti mudik, belanja kebutuhan Lebaran, hingga memberikan hadiah kepada keluarga. Tetapi, tanpa perencanaan yang tepat, THR sering kali habis waktu singkat setelah hari raya berlalu. Untuk itu, penting untuk mengatur keuangan dengan bijak agar kondisi finansial tetap stabil bahkan setelah Lebaran selesai. Dengan pengelolaan yang tepat, THR tidak hanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek tetapi dapat dimanfaatkan untuk tabungan atau investasi. Setelah menerima THR, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat perencanaan keuangan. Hal ini bertujuan agar pengeluaran tetap terkendali dan tidak melebihi jumlah dana yang tersedia. Banyak orang cenderung meningkatkan pengeluaran menjelang Lebaran karena berbagai kebutuhan tambahan. Tanpa perencanaan yang matang, kondisi ini dapat membuat keuangan menjadi tidak stabil setelah hari raya. Membuat daftar prioritas pengeluaran dapat membantu menghindari pemborosan dan memastikan bahwa dana digunakan secara efektif. Untuk memahami cara mengatur pengeluaran dengan lebih baik menjelang hari raya, Anda dapat membaca panduan cara kelola keuangan menjelang Idul Fitri agar tetap stabil. Membagi THR ke Beberapa Pos Keuangan Salah satu cara efektif untuk mengelola THR adalah dengan membaginya ke dalam beberapa kategori keuangan. Metode ini dapat membantu mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa dana tidak habis dalam waktu singkat. Beberapa pos keuangan yang dapat dipertimbangkan antara lain kebutuhan Lebaran, tabungan, investasi, serta dana darurat. Dengan pembagian yang jelas, Anda dapat tetap menikmati momen hari raya tanpa mengorbankan stabilitas keuangan setelahnya. Hindari Pengeluaran Impulsif Momen Lebaran sering kali memicu pengeluaran impulsif, terutama ketika melihat berbagai promo atau diskon. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat membuat THR cepat habis. Sebelum melakukan pembelian, penting untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar diperlukan atau hanya sekadar keinginan sesaat. Dengan mengontrol pengeluaran impulsif, Anda dapat memastikan bahwa dana yang dimiliki tetap cukup untuk kebutuhan setelah hari raya. Selain digunakan untuk kebutuhan hari raya, sebagian THR sebaiknya dialokasikan untuk tabungan atau investasi. Langkah ini dapat membantu menjaga kestabilan keuangan dalam jangka panjang. Menabung sebagian THR juga dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat. Jika Anda ingin mengetahui strategi yang lebih lengkap mengenai pengelolaan THR, Anda dapat membaca artikel tips kelola uang THR agar tidak habis setelah Lebaran . Selain menabung, sebagian dana THR juga dapat digunakan untuk mulai berinvestasi. Investasi dapat membantu mengembangkan nilai uang dalam jangka panjang serta memberikan peluang keuntungan tambahan. Saat ini tersedia berbagai instrumen investasi yang dapat dipilih sesuai dengan tujuan keuangan dan tingkat risiko masing-masing. Melalui broker trading kvb futures, investor dapat mengakses berbagai instrumen seperti forex, emas, indeks saham, dan komoditas dalam satu platform trading yang terintegrasi. Bagi Anda yang tertarik untuk mulai berinvestasi atau trading, Anda dapat membuka akun melalui halaman daftar akun trading.
Harumkan Nama Institusi di Ajang Nasional, Bripda Jessica Diganjar Penghargaan dari Ditlantas Polda Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memberikan penghargaan kepada salah satu personelnya yang berhasil mengharumkan nama institusi di ajang olahraga tingkat nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Samsat Kota Pekanbaru, Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Kamis (12/2) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Penghargaan diberikan kepada Bripda Jessica Tety Debora, yang menjabat sebagai Ba SI STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Riau, atas prestasinya pada kejuaraan karate tingkat nasional. Aang yang digelar di Jepara, Jawa Tengah, Bripda Jessica berhasil meraih Juara 1 Piala Menpora Kelas TNI/Polri Kumite Perorangan Putri +68 Kg, sekaligus menyabet gelar bergengsi Best of The Best TNI/Polri Putri. Apel pemberian penghargaan dipimpin Dirlantas Polda Riau Kombes, Pol Jeki Rahmat Mustika yang diwakili oleh Wadirlantas Polda Ria, AKBP Budi Setiono, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Riau, serta diikuti oleh seluruh personel Ditlantas Polda Riau. Di momen tersebut, pimpinan apel secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada Bripda Jessica sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian luar biasa yang telah diraih. Wadirlantas Polda Riau, AKBP Budi Setiono, menyampaikan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Ditlantas Polda Riau. “Prestasi yang diraih Bripda Jessica merupakan kebanggaan bagi Ditlantas Polda Riau. Hal ini menunjukkan personel Polri tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan membawa nama baik institusi,” kata AKBP Budi Setiono. Sedang, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut serta berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh personel. “Keberhasilan Bripda Jessica adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan komitmen akan menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Ditlantas Polda Riau untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga kesehatan, dan mengharumkan nama institusi di berbagai bidang,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika. Selain piagam penghargaan, pimpinan apel juga menyerahkan bibit pohon kepada Bripda Jessica sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan serta semangat untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kontribusi positif bagi masyarakat. “Penyerahan bibit pohon ini menjadi simbol setiap prestasi harus sejalan dengan kepedulian dan manfaat bagi lingkungan. Kami berharap semangat ini dapat menginspirasi seluruh personel,” tambah AKBP Budi. Bripda Jessica Tety Debora menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan pimpinan serta rekan-rekan personel Ditlantas Polda Riau. “Saya ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan personel atas dukungan dan motivasi yang diberikan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan prestasi terbaik ke depan,” tuturnya. Prestasi yang diraih Bripda Jessica diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Ditlantas Polda Riau untuk terus mengembangkan kemampuan diri, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga dalam bidang olahraga serta pengembangan potensi lainnya. Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung, serta memberikan apresiasi kepada personel berprestasi sebagai bagian dari upaya membangun profesionalisme, soliditas, dan kebanggaan sebagai anggota Polri.
H Asmar Terima UHC Award 2026 Tingkat Nasional Kategori Madya Kepesertaan JKN Tertinggi di Riau
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, yakni Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar terima Penganugerahan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya, Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar bersama Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mufti, pada acara yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1). Ketika menerima penghargaan tersebut Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ade Suhartian dan Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti, Ruriz Akbar. Penghargaan ini diberikan Pemerintah Pusat sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penilaian didasarkan pada cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, serta komitmen pemerintah daerah dalam penganggaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui APBD. Diketahui, dari data BPJS Kesehatan, tingkat kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kepulauan Meranti mencapai 103,44 persen, tertinggi di antara seluruh kabupaten dan kota di Riau. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ditegaskannya penghargaan tersebut hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan gratis kepada warga. “Pencapaian ini sangat membanggakan bagi kita semua. Pemerintah daerah berkomitmen akan terus menghadirkan jaminan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Kepulauan Meranti, agar masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, tidak lagi terbebani biaya pengobatan,” jelasnya. Lebih jauh dikatakannya, UHC Award bukan sekadar capaian administratif, melainkan ikhtiar berkelanjutan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh jaminan kesehatan, terutama di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks. Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti, Ruriz Akbar, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan penuh terhadap Program JKN. Menurutnya, ribuan penduduk Kepulauan Meranti telah didaftarkan sebagai peserta JKN yang dibiayai pemerintah daerah. “Capaian kepesertaan 103,44 persen dengan keaktifan 90 persen merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Ini membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya,” ucap Ruriz. Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, menimpali keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan partisipasi masyarakat. Ia menegaskan capaian UHC Award 2026 Kategori Madya bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendorong Kepulauan Meranti menuju UHC Utama di masa mendatang. “Kami akan terus memperkuat validasi data, meningkatkan keaktifan peserta, serta memastikan mutu layanan kesehatan semakin optimal,” tegasnya. Sebagai informasi tambahan saat ini Kepulauan Meranti juga berstatus UHC Prioritas, dan telah melunasi iuran PBPU pemerintah daerah hingga September 2025.
Bupati Kepulauan Meranti Sambut Silaturahmi Sat Intelkam di HUT ke 80 Intelijen Polri
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, sambut silaturahmi dan anjangsana jajaran Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Kepulauan Meranti dalam rangka Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke 80, Senin (5/1). Silaturahmi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri yang diperingati setiap 2 Januari. Di kegiatan itu, jajaran Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti menyerahkan cenderamata sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada tokoh senior intelijen yang telah berkontribusi dalam perjalanan fungsi intelijen Polri. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyebut silaturahmi sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi serta soliditas antar generasi intelijen. Menurut H Asmar, fungsi intelijen memiliki peran strategis sebagai “mata dan telinga” pimpinan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Lantaran itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan soliditas dalam menjalankan tugas. “Saya juga pernah bertugas di fungsi intelijen. Jalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing, jaga soliditas, dan terus kembangkan fungsi intelijen, termasuk intelijen dasar, untuk mendukung tugas kepolisian dan pemerintahan,” ujar H Asmar. Sementara, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dan anjangsana ini bertujuan untuk menjalin kedekatan emosional sekaligus meminta masukan dan arahan dari para senior intelijen. “Kami berharap melalui silaturahmi ini mendapat motivasi serta pengalaman berharga dari para senior agar personel intelijen semakin profesional dalam menjalankan tugas,” jelasnya. Di akhir pertemuan, Bupati Kepulauan Meranti menyampaikan terima kasih atas silaturahmi yang terjalin dan mendoakan agar fungsi intelijen Polri semakin kuat dan profesional di usia ke 80 tahun 2025.
Total 25 WBP Penghuni Rutan Kelas IIB Rengat Dapat Remisi di Hari Natal
Rengat, katakabar.com - Sempena Natal Tahun 2025, total 25 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau mendapat remisi khusus. Remisi Khusus (RK) tersebut, yakni Remisi 15 hari kepada 8 orang dan Remisi Khusus 1 Bulan kepada 17 orang WBP. Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan saat dikonfirmasi, Rabu (24/12) kemarin membenarkan adanya pemberian remisi khusus natal kepada 25 WBP. "Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas sikap baik dan partisipasi aktif WBP dalam program pembinaan di Rutan Rengat," ujarnya. Berikut nama-nama penerima remisi khusus di Rutan Kelas IIB Rengat, yakni remisi 15 hari, Fernando Rajagukguk, Robet Butarbutar, Sahat Maruba Gultom, Sahat Tua Samosir, Sukri, Rikycardo Gurning dan Abet Nego. Sementara, RK 1 Bulan diperoleh Albert Pardomuan Pardede, Andreas Sitanggang, Andrew Jonathan Sibuea, Anwar Siregar, Berkat Silitonga, Bilson Sihombing, Eddy MT Girsang, Fransiskus dan Iyan Wahyu Waruwu. Kemudian Johanes Eka Septian, Jontra Tarigan, Juni Simorangkir, Koko Siahaan, Makmur Lumban Gaol, Rinalian Nadeak, Satria Julyanto dan Yosep Simamora. Karutan berharap pemberian remisi Natal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik, menaati peraturan, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Remisi bukan hanya bentuk penghargaan negara atas perubahan sikap dan perilaku, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan, memperkuat keimanan, dan mendorong warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat.
Bupati Kepulauan Meranti Terima Sertifikat Aset Tanah Pemda dari ATR-BPN
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, terima sertifikat aset tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dari Kantor Pertanahan (ATR-BPN) setempat, Selasa (16/12). Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung pada agenda serah terima yang dihadiri jajaran ATR-BPN dan perangkat daerah terkait. Kepala Kantor Pertanahan Kepulauan Meranti, Dat Janwarta Ginting, SH, MH, menjelaskan percepatan penyelesaian aset tanah daerah merupakan amanah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu bertujuan untuk menghindari potensi sengketa aset di kemudian hari. “Kemarin kami dipanggil KPK dan mendapat arahan agar Pemda Meranti segera menyelesaikan persoalan aset tanah. Karena itu, hari ini kami langsung melakukan serah terima sertifikat melalui Bupati,” ujarnya. Menurut Dat Janwarta, keberadaan sertifikat akan memperkuat legalitas aset daerah. Selain itu, ATR-BPN juga memiliki data pendukung, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah apabila terjadi persoalan pertanahan. Ia menyebutkan adanya peningkatan pendapatan dari pelayanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mencapai Rp1,3 miliar. “Mudah-mudahan tahun depan bisa meningkat hingga Rp2 miliar,” harapnya. Terkait persoalan desa indikatif dan kawasan Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru untuk Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut (PIPPIB), pihaknya menyatakan siap membantu Pemda. Bahkan, ATR-BPN akan menyampaikan usulan pelepasan kawasan tersebut ke kementerian terkait. Di kegiatan itu dilakukan penyerahan simbolis sertifikat dari Kantor Pertanahan kepada Pemda dan Kementerian Agama. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan persoalan pertanahan, termasuk PIPPIB dan kawasan gambut, telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia mengaku telah melakukan pertemuan dengan kementerian terkait serta mengirimkan surat dan proposal untuk percepatan penyelesaian. “Kami berharap ATR-BPN Kantor Pertanahan Meranti dapat ikut membantu mendorong agar permintaan tersebut cepat terealisasi,” ucapnya. Orang Nomor Satu di 'Bumi Sagu' ini menyampaikan rencana pembangunan pabrik kelapa di Kecamatan Rangsang serta pembangunan gudang beras Bulog. Untuk itu, ia meminta dukungan ATR-BPN dalam penyelesaian permasalahan tanah agar seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar. “Saya minta agar ATR-BPN terus berkoordinasi dengan bagian aset terkait persoalan aset tanah, supaya tidak menjadi kendala di kemudian hari. Terima kasih atas kerja sama dan koordinasi yang baik ini,” jelasnya.