Datuk Manangkerang Laporkan Tambang Emas Ilegal, Tanah Adat Supayang Dipertaruhkan !
Konflik agraria memanas di Nagari Supayang. Dedi Nofrialdi, bergelar Datuk Manangkerang, resmi melaporkan dugaan tambang ilegal yang menyerobot tanah adat Suku Tanjung.
Kementerian PU Sukses Fungsikan Lagi 143 SPAM di Wilayah Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus prioritaskan percepatan pemulihan layanan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Hingga 2 Februari 2026, Kementerian PU mencatat progres signifikan dengan memfungsikan kembali 143 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari total 176 unit yang terdampak. Capaian ini menandai progres penanganan infrastruktur SPAM yang telah menyentuh angka 82 persen. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan akses air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda. Pihaknya memastikan kehadiran pemerintah sejak fase tanggap darurat hingga masa pemulihan saat ini. “Air bersih dan sanitasi adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, sejak fase tanggap darurat kami fokus memastikan layanan air minum tetap tersedia, baik melalui pemulihan SPAM maupun penyediaan sarana darurat,” ujar Dody. Dari seluruh unit yang telah beroperasi kembali, total kapasitas layanan air bersih yang berhasil dipulihkan mencapai lebih dari 5.300 liter per detik. Suplai ini kini telah melayani kebutuhan masyarakat di permukiman maupun lokasi pengungsian di berbagai wilayah Sumatera. Secara rinci, pemulihan layanan air bersih di Provinsi Aceh mencakup 54 SPAM yang telah kembali berfungsi dari total 71 unit terdampak di 10 kabupaten dan kota. Perbaikan instalasi dan jaringan distribusi di wilayah ini berhasil memulihkan kapasitas layanan sebesar 1.595 liter per detik. Sementara, di Provinsi Sumatera Barat, Kementerian PU berhasil memulihkan 52 SPAM dari 60 unit yang ditangani di 13 kabupaten/kota, dengan kapasitas layanan mencapai 2.263 liter per detik. Adapun penanganan permanen di Sumatera Barat ditargetkan rampung bertahap hingga Agustus 2028. Lalu, di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 37 SPAM dari 45 unit terdampak di 9 kabupaten/kota telah beroperasi kembali dengan kapasitas 1.445 liter per detik, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyesuaian desain teknis. Selain memulihkan SPAM eksisting, Kementerian PU menyiagakan 537 unit sarana darurat untuk menjangkau wilayah yang infrastrukturnya belum pulih sepenuhnya. Sarana pendukung tersebut meliputi Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile, mobil tangki air, hidran umum, toren, unit pengolahan air siap minum, hingga fasilitas sanitasi berupa toilet portable dan darurat. Guna menjamin ketersediaan air baku jangka panjang, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya juga mempercepat pembangunan sumur bor di lokasi dengan kerusakan jaringan berat. Pada bidang Sumber Daya Air, Kementerian PU tengah membangun 25 unit sumur bor air dalam. Pembangunan ini meliputi 24 unit di Provinsi Aceh dengan 11 unit telah selesai dan 13 unit dalam proses pengerjaan, serta 1 unit sumur bor yang sedang dikerjakan di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat. Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, pekerjaan sumur bor dalam dari Ditjen SDA belum dilakukan. Di sisi lain, Ditjen Cipta Karya melaksanakan pembangunan 103 unit sumur bor guna memperluas akses air bersih di kawasan permukiman dan fasilitas publik. Pembangunan ini terdiri atas 17 unit sumur bor dangkal yang seluruhnya berlokasi di Aceh, serta 86 unit sumur bor dalam yang tersebar di tiga provinsi. Untuk sumur bor dangkal, Kementerian PU membangun 17 unit yang seluruhnya berlokasi di Provinsi Aceh. Dari jumlah tersebut, 9 unit telah selesai dikerjakan, sementara 8 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sedang untuk sumur bor dalam, Kementerian PU menangani pembangunan 86 unit. Di Provinsi Aceh, sebanyak 17 unit telah selesai dan 46 unit masih dalam tahap pengerjaan. Di Provinsi Sumatera Utara terdapat 5 unit sumur bor dalam yang sedang dalam proses pengerjaan, serta di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 18 unit sumur bor dalam tengah memasuki tahap survei dan pengerjaan geolistrik sebagai dasar penentuan titik pengeboran. Upaya komprehensif ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan kehadiran negara untuk memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana melalui penyediaan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Lagi, Holding PTPN Melalui PTPN IV Regional 4 Turlap Bantu Korban Bencana Sumbar
Jambi, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV Regional 4 Jambi–Sumbar, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), kembali salurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Sumatera Barat. Setelah sebelumnya meninjau langsung kondisi korban di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Lima Puluh Kota, Region Head PTPN IV Regional 4, Khayamuddin Panjaitan, kembali turun ke lapangan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Solok. Bersama Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN Regional 4 dan Ketua Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN Regional 4, Yusnidar Tanjung Khayamuddin, rombongan tiba di Kabupaten Solok pada Rabu (10/12/2025) dengan membawa berbagai bantuan kebutuhan pokok. Rombongan PTPN IV Regional 4 mengunjungi Posko Bencana Alam di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, dan disambut langsung oleh Camat X Koto Singkarak, Crismon Darma, S.IP, bersama para warga terdampak. “Terima kasih atas bantuan ini. Terus terang, kami memang sangat membutuhkan kebutuhan pokok dalam masa tanggap darurat ini,” ujar Crismon Darma. Bantuan yang diserahkan mencakup beras, mi instan, telur, gula, kopi, roti, teh, kecap, kain sarung, selimut, dan tikar. Pada kesempatan tersebut, Khayamuddin Panjaitan menyampaikan empati serta dorongan semangat kepada para warga yang tengah menghadapi masa sulit. “Cobaan ini pasti ada hikmahnya, dan Allah tahu bahwa kita kuat dan tabah. Tetaplah kita selalu dekat dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT,” ucapnya mata berkaca-kaca. Region Head PTPN IV Regional 4 juga menegaskan bahwa pihaknya merasa berduka atas bencana yang menimpa masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Solok, di mana salah satu unit usaha PTPN IV berada. “Kami berduka atas bencana ini. Masyarakat Kabupaten Solok, terkhusus Kecamatan X Koto Singkarak, adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kami, terlebih bagi manajemen Solok,” ucapnya.
Bencana Alam Sumatera, PT Arara Abadi dan PT Indah Kiat Salurkan Bantuan ke Sumbar
Pekanbaru, katakabar.com - Manajemen dan Karyawan PT Arara Abadi bersama PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) menunjukkan komitmen respon cepat penanggulangan bencana, dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat korban bencana alam di pulau Sumatera. Sebelumnya sudah disalurkan bantuan di Provinsi Sementara Utara minggu lalu. Selain Provinsi Sumatera Utara, juga telah disalurkan bantuan ke Provinsi Sumatera Barat selama dua hari mulai Kamis (11/12) dan Jumat (12/12) lalu. Bantuan disalurkan kepada masyarakat yang terkena bencana banjir di Sumatera Barat, persisnya di daerah paling terdampak dan kerusakan yang relatif parah yakni di daerah Palembayan dan Matur Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Humas PT Arara Abadi, M.Lufti dan tim, Rian Putra Raditia, Agung Nugraha, Fajri, Tim Social Corporate Engagement (SCE) M. Firdaus, Yuli dan Tim serta Tim dari IKPP dikoordinir Sastri dan Hardi kepada masyarakat yang terdampak melalui Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. "Kegiatan penyerahan ini komitmen kedua perusahaan membantu warga terdampak bencana alam di Sumatera, setelah sebelumnya PT Arara Abadi telah memberikan bantuan di daerah Sumatera Utara juga mengalami masalah serupa," ujar Kepala Humas PT Arara Abadi, M. Lufti didampingi tim, Rian Putra Raditia, Agung Nugraha, Fajri, Tim Social Corporate Engagement (SCE), Selasa (16/12) kepada wartawan. Bantuan yang diserahkan mencakup kebutuhan pokok, ucap Lufti, seperti beras, sarden dan roti serta mie instan, juga perlengkapan pakaian. bantuan yang diberikan 500 Paket Sembako , pakaian dan pakaian dalaman untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak. "Sebagai perusahaan yang berada di Provinsi Riau dan berdekatan dengan Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara Indonesia, manajemen dan seluruh karyawan perusahaan merasa terpanggil dan turut prihatin serta merasakan beban berat dan menghadapi kesulitan yang dihadapi masyarakat yang terdampat bencana," tutur Direktur Arara Abadi, Edi Haris MZ. Dijelaskannya, sebelumnya tim advanced (tim survey perusahaan) berkoordinasi dengan pemerintahan daerah setempat untuk melihat kebutuhan dan keinginan masyarakat. Kita melihat langsung korban banjir di Sumatera Barat telah merusak rumah dan menghambat aktivitas sehari-hari warga. Jadi, kita bertekad memberikan bantuan yang nyata sesuai permintan pemerintah setempat dan masyarakat untuk meringankan beban mereka. Ini pengembangan kepedulian perusahaan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan," bebernya. Sementara, Camat Matur, Efendi Idris S.Sos. M.M berterima kasih kepada APP Group telah turut serta membantu memberikan uluran tangan kepada masyarakat yang terdampak “Saya atas nama pemerintah daerah sangat berterimakasih sekali dan apresiasi setinggi-tingginya kepada APP Group terkhususnya PT Indah Kiat Pilp & Paper dan PT Arara Abadi, yang telah rela jauh-jauh dari Riau menuju Sumatera Barat terutama di Kecamatan Matur, untuk menyerahan bantuan. Semoga bantuan dan donasi ini bermanfaat dan menjadi berkah kepada semua. Ini menjadi bukti bagi kami, bahwa kami tidak sendirian masih banyak di luar sana (diluar Provinsi Sumatera Barat) yang peduli kepada saudara-saudara mereka di sini," imbuh Effendi. Mewakili masyarakat penerima bantuan Wali Nagari Desa Saralek Air Timur Kecamatan Palembayan, Ahmad Fauzi berterimakasih kepada perusahaan “Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada saudara se sanak melalui perusahaan Indah Kiat dan PT Arara Abadi yang telah menyalurkan atau memberikan uluran tangan untuk kami masyarakat Salarek Air Timur saat ini tertimpa bencana dan menjadi korban bencana galodo, mudah mudahan apa yg di berikan perusahaan ini, kami sangat mengapresisasi dan itu sangat berguna bagi masyarakat kami,” sebutnya.
Polda Riau Kirim Bantuan 30 Tangki Air Barsih Bagi Korban Bencana di Agam
Riau, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau kirim bantuan tahap V sebanyak 30 tangki air ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Misi kemanusiaan ini berupa penyaluran air bersih diperuntukkan bagi korban bencana. Bantuan dilepas secara simbolis oleh Irwasda Polda Riau, Kombes Prabowo Santoso, di halaman Polda Riau, Senin (8/12), yang juga dihadiri para pejabat utama (PJU) Polda Riau. Kombes Prabowo menyampaikan bantuan ini wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. "Bantuan Kemanusiaan dari Polda Riau ini yang kelima, hal ini menandakan Polda Riau selalu hadir dan siap membantu masyarakat khususnya korban terdampak bencana di Provinsk Sumbar," jelas Prabowo. Rinciannya, dari 30 truk tangki tersebut, Polda Riau mengirimkan 7 truk, Polresta Pekanbaru sebanyaj 2 unit, Polres Dumai sebanyak 2 unit, Polres Inhu 2 unit, Polres Kampar 2 unit, Polres Inhil 1 unit, Polres Bengkalis 1 unit, Polres Pelalawan 1 unit, Polres Rohil3 unit, Polres Rohul : 1 unit, Polres Siak 2 unit. Pihak swasta tak ketinggalan, ikut andil dengan mengirimkan 5 unit truk tangki dab Pemkab Bengkalis 1 truk tangki. Truk tersebut memiliki kapasitas 4.000-28.000 liter. Menurut Prabowo, bantuan air bersih ini nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. "Mari kita doakan bersama agar bencana ini dapat diatasi dengan baik dan masyarakat dapat pulih dan kembali beraktivitas," imbuhnya. Sementara, Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan rangkaian truk tangki ini akan dikawal oleh personel PJR Polda Riau. Ia menyampaikan truk tangki ini akan diberangkatkan dari Tol XIII Koto Kampar. Pengisian air bersih puluhan truk ini dilakukan di PDAM Bukittinggi. "Setelah dari PDAM Bukittinggi masing-masing mobil tangki air bersih akan diberangkatkan menuju tujuan (sesuai dengan kebutuhan di lapangan) yaitu Polresta Padang, Polres Padang Panjang, Polres Padang Pariaman dan Polres Agam dikawal oleh masing-masing Satlantas Polres tersebut," paparnya. Dukungan Polda Riau dalam misi kemanusiaan terhadap korban bencana di Agam, Sumatera Barat ini tidak hanya bantuan berupa materil. Polda Riau juga menurunkan 290 personel untuk penanganan pascabencana, lengkap dengan 2 dapur lapangan.
Pemkab Kepulauan Meranti Galang Dana Bagi Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti tunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan menggelar penggalangan dana bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut), Kamis (4/12). Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut bentuk kepedulian dan empati pemerintah daerah bersama seluruh jajaran terhadap masyarakat yang terdampak musibah di sejumlah wilayah Indonesia. “Alhamdulillah, dalam satu hari penggalangan dana, kami berhasil menghimpun bantuan berupa makanan cepat saji mie instan sebanyak 408 kardus, dengan nilai setara Rp53.080.000,” ujar Asmar. Ia menambahkan seluruh bantuan yang terkumpul akan segera disalurkan kepada para korban bencana melalui Danramil 02 Tebingtinggi, Kapten Arh Efri H. Nasution, guna memastikan pendistribusian berjalan tepat sasaran. Menurut H Asmar, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci dalam menghadapi setiap musibah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak. “Kita harus bersatu dan saling membantu. Semoga apa yang kita berikan bisa membawa manfaat dan menjadi penguat semangat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” jelasnya. Di momen itu, H Asmar juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mengoordinir penggalangan dana di lingkungan masing-masing. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk bantuan materi, namun juga menjadi momentum untuk menumbuhkan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Untuk itu, H Asmar mengajak seluruh elemen masyarakat Kepulauan Meranti untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. “Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Kepedulian kita hari ini adalah harapan bagi mereka,” tegasnya. Dengan semangat solidaritas Nusantara, Pemkab Kepulauan Meranti berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu korban bencana di berbagai daerah.
PTPN Group Salurkan Bantuan Buat Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Jawa Timur
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Holding PTPN Group menyatakan keprihatinan yang mendalam atas bencana banjir, longsor, dan erupsi Gunung Semeru yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Timur. Bencana tersebut berdampak signifikan terhadap masyarakat sekitar serta sebagian karyawan di wilayah kerja perusahaan. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, PTPN Group bergerak cepat memberikan bantuan darurat dan mengaktifkan posko penanganan bencana di berbagai titik terdampak. Hingga saat ini telah berdiri 10 posko bantuan yang menjangkau lebih dari 250.000 warga terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, selimut, perlengkapan keluarga, kebutuhan ibu dan anak, matras, mantel hujan, hingga bantuan untuk lansia. Penyaluran bantuan dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Medan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, hingga Lumajang yang terdampak erupsi Semeru. Meski menghadapi kendala di lapangan seperti akses jalan terputus, jembatan rusak, gangguan jaringan komunikasi, dan cuaca ekstrem, PTPN Group terus memastikan distribusi bantuan berjalan lancar melalui koordinasi aktif dengan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya. Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan PTPN Group akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi pulih. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam bagi seluruh korban bencana. Situasi ini menegaskan peran PTPN Group untuk hadir dan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ujarnya. Denaldy menambahkan nilai kepedulian dan solidaritas merupakan prinsip penting yang selalu dijunjung PTPN Group dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di sekitar wilayah operasi kami tidak menghadapi masa sulit sendirian. PTPN Group akan melanjutkan pemetaan kebutuhan serta menyiapkan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” imbuhnya. PTPN Group juga melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan penanganan bencana guna memastikan efektivitas bantuan dan mendukung proses pemulihan jangka panjang. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir, membantu meringankan beban para korban, serta memastikan keselamatan masyarakat dan karyawan di seluruh wilayah operasional.
Mantap! Petani Sawit Dapat Pupuk Gratis dan Mobil Angkut Panen dari Pemkab Dharmasraya
Sumbar, katakabar.com - Petani kelapa sawit dapat pupuk gratis dan mobil angkut panen di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Ini bukti Pemkab Dharmasraya, di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, SH, LLM., bersama Wakil Bupati Leliarni, S. Pd, M. Si, yang menghadirkan beragam program langsung ke tangan petani agar produktivitas, dan penghasilan mereka meroket. Lewat dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Pemkab Dharmasraya memberikan bantuan pupuk gratis, perbaikan jalan usaha tani, dan bahkan mobil langsir untuk angkutan hasil panen khusus kebun sawit berusia 4 tahun. Semua dilakukan agar panen bisa cepat dijual tanpa hambatan logistik. Selain itu, ada program replanting bagi sawit tua atau tidak produktif. Setiap hektare mendapatkan dana hingga Rp60 juta untuk bibit unggul, pupuk, pengolahan lahan, dan sarana kebun lainnya. Bahkan, anak-anak petani mendapat perhatian khusus lewat beasiswa hingga perguruan tinggi, menjadikan program ini bukan sekadar jangka pendek, tetapi investasi masa depan keluarga petani. Syarat untuk menikmati semua fasilitas ini cukup sederhana, tetapi tetap jelas. Petani harus tergabung dalam Kelompok Tani minimal 20 anggota, memiliki lahan 50 hektare, dan dokumen kepemilikan berupa Sertifikat atau Alashak. Kebun juga tidak boleh berada di kawasan hutan atau HGU perusahaan. Pemkab memastikan semua warga Dharmasraya memiliki kesempatan yang sama. Bagi petani yang masih bingung atau ragu soal prosedur, bisa langsung datang ke kantor wali nagari setempat. Alternatifnya, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Dharmasraya siap dihubungi di nomor 0853-5646-2272. “Pemkab akan aktif mendorong setiap usulan agar diterima BPDPKS dan cepat direalisasikan. Tujuannya jelas pendapatan petani meningkat, sawit Dharmasraya makin berkualitas, dan ekonomi desa bergerak maju,” kata salah satu pejabat Dinas Pertanian. Program ini jadi bukti nyata petani sawit Dharmasraya kini dimanjakan pemerintah. Dari bantuan pupuk gratis hingga replanting hingga beasiswa anak, semuanya dirancang untuk mendorong kesejahteraan dan produktivitas. Dengan langkah ini, Dharmasraya berpotensi jadi kawasan sawit paling progresif di Sumatera Barat, sekaligus jadi inspirasi bagi daerah lain.
Mantap! Sumbar Kembali Puncaki Harga Kelapa Sawit Secara Nasional
Padang, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat tetapkan harga kelapa sawit plasma sebesar Rp3.713,58 per kilogram. Di mana harga ini mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya dibeli Rp3.707,70 per kilogram. Selain naik, harga kelapa sawit khusus untuk pembelian TBS petani plasma di 'Ranah Minang' nama lain dari Provinsi Sumatera Barat, merupakan harga tertinggi se Nusantara. Harga ini mengangkangi harga kelapa sawit Riau dan Sumatera Utara. Di Riau kelapa sawit plasma hanya dibeli Rp3.681,36 per kilogram. Sedang untuk harga plasma di Sumatera Utara dibandrol Rp3.638,30 per kilogram. Tingginya harga kelapa sawit ini seiring dengan harga CPO di pasar internasional. Harga CPO Sumbar sebesar Rp14.506,88 per kilogram. Lalu harga kernel dibeli Rp13.492,91 per kilogram. Sedang indeks K 92,86 persen. Berikut rincian harga TBS sawit plasma di Sumbar periode ini, yakni: Usia 3 tahun Rp2.734,66/kg Usia 4 tahun Rp3.106,58/kg Usia 5 tahun Rp3.275,95/kg Usia 6 tahun Rp3.315,48/kg Usia 7 tahun Rp3.340,58/kg Usia 8 tahun Rp3.655,68/ kg Usia 9 tahun Rp3.707,16/kg Usia 10-20 tahun Rp3.713,58/kg Usia 21 tahun Rp3.577,79/kg Usia 22 tahun Rp3.565,76/kg Usia 23 tahun Rp3.519,05/kg Usia 24 tahun Rp3.352,52/kg
Di Sumatera Barat Harga TBS Sawit periode 8-14 September 2025 Dibanderol Rp3.707,70 per kilogram
Padang, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra di Provinsi Sumatera Barat periode 8 himgga 14 September 2025 untuk umur tanaman 10-20 tahun dibanderol Rp3.707,70 per kilogram. Indek K untuk periode II Bulan September hingga periode I Oktober 2025 (4 periode) yakni 92,86. Angka ini berdasarkan data kontrak Indek K masing-masing perusahaan, penjualan CPO, PK dan cangkang pada 1 hingga 31 Agustus yang 2025 masuk dari perusahaan mitra. Sementara, penetapan harga TBS dihitung berdasarkan kontrak penjualan CPO dan PK pada periode I (1-7 September 2025) yang masuk dan dihitung menggunakan rumus sesuai Permentan dan Pergub 28 tahun 2020 serta dianalisa oleh Tim Penetapan harga TBS Provinsi Sumatera Barat kemudian diusulkan dan di tetapkan oleh Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumbar pada Kamis, 11 September 2025. Penetapan harga TBS, CPO dan PK sesuai umur tanaman menggunakan tabel rendemen yang ada ada di dalam Pergub dan Permentan serta disepakati oleh seluruh tim penetapan Harga TBS Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, ditetapkan harga CPO untuk umur tanaman 10-20 tahun pada periode 8-14 September 2025 seharga Rp14.506,99 per kilogram, serta inti sawit Rp13.492,91 per kilogram.