Ungkap Kasus Gajah hingga Narkoba, Total 161 Personel dan Warga Terima Penghargaan Polda Riau Hukrim
Hukrim
Rabu, 01 April 2026 | 11:41 WIB

Ungkap Kasus Gajah hingga Narkoba, Total 161 Personel dan Warga Terima Penghargaan Polda Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memberikan penghargaan kepada 161 kepada personel kepolisian dan masyarakat atas kontribusi pengungkapan berbagai kasus, mulai dari perburuan gajah liar hingga narkotika, dan illegal logging. Total 52 personel menerima Pin Emas dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, sedang sebanyak 33 personel lainnya dianugerahi Pin Perak. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam mengungkap kasus perburuan gajah liar di Riau. Tidak hanya itu, 76 penerima lainnya terdiri dari personel kepolisian, warga sipil, karyawan, hingga sekuriti. Seluruh penghargaan diserahkan saat upacara di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4). Kapolda Riau, Hery Heryawan, mengatakan penghargaan ini tindak lanjut arahan Kapolri agar apresiasi tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian, tetapi masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus. “Penerima penghargaan bukan hanya anggota Polda Riau dan jajaran, tetapi juga dari masyarakat, dokter, sekuriti, perusahaan, dan semua pihak yang mendukung pengungkapan kasus penting,” ujarnya. Ia menegaskanpenghargaan diberikan kepada mereka yang dinilai berprestasi dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, selain kasus perburuan gajah, penghargaan juga diberikan atas pengungkapan kasus narkotika dan illegal logging. Hal ini mencerminkan komitmen Polda Riau dalam memberikan perlindungan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terhadap lingkungan dan satwa. Adapun rincian penerima penghargaan dari Kapolda Riau di antaranya 20 personel Ditresnarkoba yang berhasil mengungkap penyelundupan heroin, 4 personel Ditlantas yang menyelamatkan masyarakat dari kondisi gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging. Penghargaan juga diberikan kepada tujuh atlet yang berlaga di ajang Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi UIN Suska, dua personel BBKSDA Riau, dua karyawan Telkomsel, serta dua orang informan. Kapolda menegaskan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Tetapi, ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga integritas. “Jika ada yang melakukan pelanggaran atau merusak marwah institusi, tentu akan kita tindak tegas,” tegasnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada media yang selama ini turut mengawasi dan menyebarkan informasi positif, serta memberikan masukan kepada Polda Riau. “Semoga kehadiran kita semua dapat memberikan manfaat bagi sesama, lingkungan, dan alam yang selama ini menjadi sumber kehidupan,” sebutnya.

Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber, Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional Internasional
Internasional
Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:10 WIB

Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber, Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta meraih dua penghargaan internasional di ajang Global Economics Awards 2025, memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi ICT dan keamanan siber terdepan di Indonesia. Pengakuan ini mencerminkan meningkatnya peran Lintasarta menjawab kebutuhan industri akan infrastruktur digital yang andal, adopsi Kecerdasan Artifisial (AI) yang terukur, serta perlindungan siber yang semakin krusial di tengah lanskap digital yang kian kompleks, sekaligus memperkuat kedaulatan digital dan kedaulatan AI Indonesia di era transformasi berbasis teknologi. Di ajang tersebut, Lintasarta sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, meraih dua kategori sekaligus, yakni: • Outstanding ICT Solution Provider – Indonesia 2025 • Most Innovative Cybersecurity Solution Provider – SQURA Cybersec – Indonesia 2025. Director dan Chief IT Services Officer Lintasarta, Ginandjar, menyampaikan pengakuan ini dipandang sebagai validasi atas arah strategis Perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang terintegrasi dan berdampak nyata bagi industri. “Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi Lintasarta yang tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia infrastruktur, tetapi sebagai orkestrator ekosistem AI yang terintegrasi. Kami berfokus pada mendorong adopsi AI yang terukur dan relevan bagi industri, melalui kapabilitas komputasi, solusi berbasis use case industri, hingga pengembangan talenta, sehingga mampu memberikan dampak bisnis yang nyata sekaligus memperkuat kesiapan AI nasional,” ujar Ginandjar. Kategori Outstanding ICT Solution Provider diberikan atas kapabilitas Lintasarta mengembangkan dan mengimplementasikan solusi teknologi yang mendorong efisiensi operasional serta mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri. Sedang, penghargaan Most Innovative Cybersecurity Solution Provider untuk SQURA Cybersec menegaskan komitmen Lintasarta dalam memastikan bahwa setiap akselerasi digital dan AI berjalan secara aman, compliant, dan resilient. Pendekatan ini menjadi krusial dalam membangun kepercayaan di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman siber. Sejalan dengan strategi Beyond AI Factory, Lintasarta mengedepankan pendekatan terintegrasi yang mencakup infrastrutur, solusi hingga pengembangan kapabilitas, sekaligus mendukung penguatan kedaulatan AI Indonesia. Beyond Infrastructure yang dikembangkan Lintasarta dalam mendukung transformasi digital pelanggan, melalui integrasi solusi 4C Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjaminkeamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital dan AI secara terintegrasi. Melalui Beyond Solutions, perusahaan mendorong akselerasi pemanfaatan AI dengan menghadirkan solusi berbasis use case industri yang telah tervalidasi dan siap diimplementasikan secara luas. Pendekatan ini memungkinkan transformasi dari sekadar pilot project menjadi implementasi skala industri dengan dampak bisnis yang terukur. Di sisi lain, melalui pilar Beyond Capability, Lintasarta turut memperkuat pengembangan talenta AI dan kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui inisiatif seperti Gerakan AI Merdeka, guna memperkuat kesiapan ekosistem AI Indonesia yang berkelanjutan. Sebagai informasi, The Global Economics Limited, sebagai penyelenggara The Global Economic Awards, merupakan lembaga yang menyajikan publikasi keuangan berbasis di London, Inggris yang secara rutin mengapresiasi pelaku industri dari berbagai sektor atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya terhadap perkembangan industri. Tim Dewan juri Global Economics Awards menilai Lintasarta menunjukkan konsistensi dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. “Lintasarta memperlihatkan pendekatan yang terstruktur dalam membangun solusi ICT yang scalable serta kemampuan untuk mengantisipasi tantangan keamanan siber secara proaktif. Hal ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan di tengah percepatan transformasi digital,” kata perwakilan Dewan Juri. Lintasarta berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi bisnis dan teknologi melalui pengembangan ekosistem AI yang terintegrasi, peningkatan kualitas layanan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Upaya ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan kedaulatan digital dan kedaulatan AI di Indonesia, sekaligus mendorong transformasi digital yang inklusif, aman, dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Harumkan Nama Institusi di Ajang Nasional, Bripda Jessica Diganjar Penghargaan dari Ditlantas Polda Riau Hukrim
Hukrim
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:40 WIB

Harumkan Nama Institusi di Ajang Nasional, Bripda Jessica Diganjar Penghargaan dari Ditlantas Polda Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memberikan penghargaan kepada salah satu personelnya yang berhasil mengharumkan nama institusi di ajang olahraga tingkat nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Samsat Kota Pekanbaru, Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Kamis (12/2) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Penghargaan diberikan kepada Bripda Jessica Tety Debora, yang menjabat sebagai Ba SI STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Riau, atas prestasinya pada kejuaraan karate tingkat nasional. Aang yang digelar di Jepara, Jawa Tengah, Bripda Jessica berhasil meraih Juara 1 Piala Menpora Kelas TNI/Polri Kumite Perorangan Putri +68 Kg, sekaligus menyabet gelar bergengsi Best of The Best TNI/Polri Putri. Apel pemberian penghargaan dipimpin Dirlantas Polda Riau Kombes, Pol Jeki Rahmat Mustika yang diwakili oleh Wadirlantas Polda Ria, AKBP Budi Setiono, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Riau, serta diikuti oleh seluruh personel Ditlantas Polda Riau. Di momen tersebut, pimpinan apel secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada Bripda Jessica sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian luar biasa yang telah diraih. Wadirlantas Polda Riau, AKBP Budi Setiono, menyampaikan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Ditlantas Polda Riau. “Prestasi yang diraih Bripda Jessica merupakan kebanggaan bagi Ditlantas Polda Riau. Hal ini menunjukkan personel Polri tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan membawa nama baik institusi,” kata AKBP Budi Setiono. Sedang, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut serta berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh personel. “Keberhasilan Bripda Jessica adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan komitmen akan menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Ditlantas Polda Riau untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga kesehatan, dan mengharumkan nama institusi di berbagai bidang,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika. Selain piagam penghargaan, pimpinan apel juga menyerahkan bibit pohon kepada Bripda Jessica sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan serta semangat untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kontribusi positif bagi masyarakat. “Penyerahan bibit pohon ini menjadi simbol setiap prestasi harus sejalan dengan kepedulian dan manfaat bagi lingkungan. Kami berharap semangat ini dapat menginspirasi seluruh personel,” tambah AKBP Budi. Bripda Jessica Tety Debora menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan pimpinan serta rekan-rekan personel Ditlantas Polda Riau. “Saya ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan personel atas dukungan dan motivasi yang diberikan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan prestasi terbaik ke depan,” tuturnya. Prestasi yang diraih Bripda Jessica diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Ditlantas Polda Riau untuk terus mengembangkan kemampuan diri, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga dalam bidang olahraga serta pengembangan potensi lainnya. Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung, serta memberikan apresiasi kepada personel berprestasi sebagai bagian dari upaya membangun profesionalisme, soliditas, dan kebanggaan sebagai anggota Polri.

H Asmar Terima UHC Award 2026 Tingkat Nasional Kategori Madya Kepesertaan JKN Tertinggi di Riau Nasional
Nasional
Rabu, 28 Januari 2026 | 18:37 WIB

H Asmar Terima UHC Award 2026 Tingkat Nasional Kategori Madya Kepesertaan JKN Tertinggi di Riau

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, yakni Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar terima Penganugerahan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya, Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar bersama Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mufti, pada acara yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1). Ketika menerima penghargaan tersebut Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ade Suhartian dan Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti, Ruriz Akbar. Penghargaan ini diberikan Pemerintah Pusat sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penilaian didasarkan pada cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, serta komitmen pemerintah daerah dalam penganggaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui APBD. Diketahui, dari data BPJS Kesehatan, tingkat kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kepulauan Meranti mencapai 103,44 persen, tertinggi di antara seluruh kabupaten dan kota di Riau. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ditegaskannya penghargaan tersebut hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan gratis kepada warga. “Pencapaian ini sangat membanggakan bagi kita semua. Pemerintah daerah berkomitmen akan terus menghadirkan jaminan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Kepulauan Meranti, agar masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, tidak lagi terbebani biaya pengobatan,” jelasnya. Lebih jauh dikatakannya, UHC Award bukan sekadar capaian administratif, melainkan ikhtiar berkelanjutan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh jaminan kesehatan, terutama di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks. Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti, Ruriz Akbar, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan penuh terhadap Program JKN. Menurutnya, ribuan penduduk Kepulauan Meranti telah didaftarkan sebagai peserta JKN yang dibiayai pemerintah daerah. “Capaian kepesertaan 103,44 persen dengan keaktifan 90 persen merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Ini membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya,” ucap Ruriz. Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, menimpali keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan partisipasi masyarakat. Ia menegaskan capaian UHC Award 2026 Kategori Madya bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendorong Kepulauan Meranti menuju UHC Utama di masa mendatang. “Kami akan terus memperkuat validasi data, meningkatkan keaktifan peserta, serta memastikan mutu layanan kesehatan semakin optimal,” tegasnya. Sebagai informasi tambahan saat ini Kepulauan Meranti juga berstatus UHC Prioritas, dan telah melunasi iuran PBPU pemerintah daerah hingga September 2025.

Dari RPN untuk Negeri, Peneliti PTPN Raih Penghargaan Pemulia Muda Nasional
Nasional
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:00 WIB

Dari RPN untuk Negeri, Peneliti PTPN Raih Penghargaan Pemulia Muda

Bogor, katakabar.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan riset di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Ernayunita, M.Sc., peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), berhasil meraih Young Breeder Award 2025 pada ajang Indonesian Breeder Award ke 3. Young Breeder Award penghargaan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI) bekerja sama dengan IPB University dan PT East West Seed Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada pemulia muda berprestasi yang dinilai mampu menghadirkan inovasi varietas unggul dengan dampak nyata terhadap ketahanan pangan, kesejahteraan petani, serta penguatan ekosistem riset pertanian nasional. Prosesi penganugerahan dilaksanakan pada Rabu (19/11) lalu di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, dalam rangkaian Seminar Nasional PERIPI 2025 usung tema “Breeding is Giving”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., bersama Managing Director PT East West Seed Indonesia Dr. Ir. Glenn Pardede, M.M., M.B.A. Seminar Nasional PERIPI 2025 dihadiri oleh para pemulia tanaman, peneliti, akademisi, mahasiswa, serta praktisi di bidang pertanian dan pemuliaan tanaman. Kegiatan ini mencakup sesi pleno dengan pembicara internasional, di antaranya Prof. Bunyamin Tar'an, Ph.D. dari University of Saskatchewan, Kanada, serta Katalin Pakozdi, Global Head of Breeding East-West Seed. Selain itu, seminar juga menghadirkan diskusi paralel yang membahas pengembangan teknik pemuliaan modern di era pertanian 5.0. Ajang Indonesian Breeder Award yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pemulia tanaman Indonesia guna mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional. Pencapaian Ernayunita menegaskan peran PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mendukung inovasi genetika tanaman berbasis riset dan sains. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda pemulia Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional secara berkelanjutan.

Pidum dan Pidsus Kejari Inhu Diganjar Penghargaan Capaian Kerja 2025 Riau
Riau
Rabu, 31 Desember 2025 | 19:35 WIB

Pidum dan Pidsus Kejari Inhu Diganjar Penghargaan Capaian Kerja 2025

Rengat, katakabar.com - Seksi tindak pidana umum (Pidum) dan seksi tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu mendapat penghargaan capaian kerja tahun 2025. Di mana bidang Pidum meraih Anugrah penghargaan terbaik ketiga dari Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai pelaksana pelayanan e-Berpadu senIndonesia. Kemudian, bidang Pidsus juga peringkat ketiga penanganan perkara Tipikor se- wilayah Kejaksaan Tinggi Riau. “Benar, dua bidang tersebut tahun ini menunjukkan kinerja yang signifikan dan diganjar penghargaan sebagai bentuk apresiasi,” ujar Kajari Inhu Dr. Ratih Andrawina Suminar S.H, M.H, melalui Kasi Intel Hamiko S.H, M.H kepada katakabar.com, Rabu (31/12). Dijelaskannya, seperti Tim Pidum dalam penanganan dan penyelesaian tindak pidana umum pada setiap tahapan proses penegakan hukum, mulai dari penerimaan SPDP hingga pelaksanaan eksekusi menunjukkan kinerja yang signifikan. Di mulai dari SPDP contohnya, tercatat sebanyak 791 perkara yang ditangani dengan jumlah perkara yang diselesaikan mencapai 793 perkara atau 100,25 persen capaian penyelesaian. Persentase itu menunjukkan adanya penyelesaian sisa perkara tahun 2024 sehingga capaian melebihi jumlah perkara yang ditangani pada tahun berjalan. Sementara, pada tahapan Pra Penuntutan (Pratut), dari 711 perkara yang ditangani, sebanyak 637 perkara berhasil diselesaikan. Dengan demikian, persentase penyelesaian perkara pada tahap ini mencapai 90 persen, yang mencerminkan kinerja cukup optimal meski masih terdapat sebagian perkara memerlukan tindak lanjut di periode berikutnya. “Kalau tahap penuntutan sebanyak 542 perkara, realisasi penyelesaian 516 perkara. Angka ini menujukkan efektivitas dan konsistensi jaksa penuntut capai 95,2 persen,” terangnya. Kendati demikian, perkara yang telah dieksekusi sebanyak 529 dari 516 perkara yang artinya penyelesaian capai 103 persen. Sehingga secara keseluruhan capaian kinerja pada tahun 2025 sangat baik di hampir seluruh tahapan. Bergeser pada kinerja Bidang Pidsus, sepanjang tahun 2025, telah melakukan penyelidikan sebanyak 14 perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) diantaranya, dugaan korupsi penerbitan sertifikat hak milik (SHM) diatas tanah milik pemerintah daerah Inhu, dugaan korupsi jual beli lahan hutan taman nasional bukit tigapuluh (TNBT), dugaan korupsi pengelolaan keuangan daerah di Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) periode 2014-2024. Laly, lanjutnya, dugaan korupsi penerbitan surat keterangan ganti rugi (SKGR) atau penguasaan tanah di Desa Kelayang (KIB Desa Rimba Seminai), Kecamatan Rakit Kulim seluas 250.000 M2 milik Pemda Inhu tahun 2023. “Terhadap penyidikan diatas telah ditetapkan sebanyak 13 orang sebagai tersangka,” ucapnya. Sedang, perkara tipikor yang telah dieksekusi sebanyak 2 orang terpidana, yakni kasus penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran Panwaslu pada pemilihan Gubernur Riau, APBD dan APBN tahun 2017-2018 sebesar Rp18.586.357.000, Kalaulah dua bidang diatas menoreh prestasi, semua itu tidak luput peran bidang Intelijen Kejari Inhu yang melaksankan tugas penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan. Mereka getol pengawalan dan pengamanan (Walpan) serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Berbagai program telah dijalankan oleh bidang ini. Diantaranya penerangan hukum, maupun kegiatan intelijen penegakan hukum. Capaian kinerjanya sepanjang tahun 2025 telah melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum dengan realisasi sebanyak 450 orang dari target hanya 200 orang dengan sasaran pelajar dan mahasiswa. Hal ini meliputi program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), telah dilakukan Pilot Project pengembangan program JMS di 2 sekolah (SD dan SMP), yakni Program Sekolah Hijau dan Duta Pelajar Anti Korupsi yang diselenggarakan melalui lomba debat anti korupsi dengan sasaran pelajar sekolah menengah ( 1 sekolah). Sisi lain, penerangan hukum direalisasikan sebanyak lembaga meliputi lembaga pendidikan 2 sekolah 1 Perguruan Tinggi, 96 Desa, Pengurus Bumdes/Bumdesma sebanyak 30 Bumdes/Bumdesma dan kelompok tani/peternak sebanyak 9 kelompok. Selanjutnya, bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dari laporan kerja telah melaksanakan penanganan perkara dan kegiatan hukum dengan hasil yang beragam pada setiap jenis layanan hukum. Seperti pada Perdata Litigasi, menangan sebanyak 3 perkara, dan seluruhnya berhasil diselesaikan. Dengan demikian, tingkat penyelesaian mencapai 100%, yang menunjukkan efektivitas penanganan perkara perdata melalui jalur litigasi. Kemudian pada Perdata Non Litigasi, tercatat sebanyak 43 perkara/kegiatan yang ditangani dan seluruhnya juga berhasil diselesaikan. “Pada kategori ini penyelesaiannya mencapai 100 persen. Artinya, mencerminkan optimal peran kejaksaan dalam penyelesaian permasalahan hukum perdata di luar pengadilan melalui pendampingan dan bantuan hukum,” ulasnya. Terakhir, bidang pengelolaan barang bukti dan barang rampasan (PB3R). Sepanjang tahun 2025 telah melaksanakan pengelolaan barang bukti dan barang rampasan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku sebagai bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Di kegiatan pemusnahan barang bukti, ada sekitar 358 perkara. Pemusnahan tersebut didominasi oleh barang bukti tindak pidana narkotika, dengan rincian narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.462,45 gram, pil ekstasi seberat 182,94 gram, dan daun ganja seberat 161,95 gram. Selain narkotika, turut dimusnahkan pula berbagai barang bukti lainnya, antara lain pakaian, kayu, telepon genggam, parang, egrek, obeng, senter, tojok, timbangan, plastik, dan sepatu, yang berasal dari berbagai jenis tindak pidana. Untuk pengembalian barang bukti telah dilaksakan asal dari 117 perkara. Di mana kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan amar putusan pengadilan serta ketentuan peraturan perundang-undangan, sebagai bentuk perlindunganterhadap hak-hak masyarakat. Dalam hal penyetoran uang rampasan, bidang PB3R berhasil menyetorkan uang rampasan ke kas negara dengan total nilai sebesar Rp146.201.000,00. Penyetoran ini merupakan bagian dari upaya pemulihan keuangan negara dan optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Soal melaksanakan kegiatan lelang dan penjualan langsung barang rampasan. Melalui mekanisme lelang, sebanyak 5 barang rampasan berhasil dilelang dengan total PNBP sebesar Rp432.840.145,00. Sementara, melalui mekanisme penjualan langsung, sebanyak 98 barang rampasan berhasil dijual dengan total PNBP sebesar Rp242.788.000.

PT Inecda Raih Human Rights Transformation Award dari Sinar Mas Agribusiness and Food Riau
Riau
Selasa, 25 November 2025 | 13:38 WIB

PT Inecda Raih Human Rights Transformation Award dari Sinar Mas Agribusiness and Food

Rengat, katakabar.com - PT Inecda, salah satu unit usaha di bawah GNI Plantation, meraih Human Rights Transformation Award di ajang Smart Seed XI yang digelar Sinar Mas Agribusiness and Food. Kegiatan tersebut diberi tema GAR Sustainability Journey: Collective for Impact, Together in Action, yang dibuka Agus Purnomo, Direktur Sinar Mas Agribusiness and Food dan Ian Suwarganda, Chief of Sustainable Supply and Production. Penghargaan ini diserahkan Fauzan Kurniawan, Head of Supplier Transformation Sinar Mas Agribusiness and Food, di acara puncak di salah satu Hotel ternama Medan. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen PT Inecda terapkan dan perkuat prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) di seluruh aspek operasional perusahaan. Penghargaan diterima langsung Lesmana Amiarsa, yang mewakili perusahaan. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekedar pengakuan terhadap pengelolaan HAM di perusahaan kami, tetapi menjadi pengingat pengelolaan HAM bukan hanya pemenuhan indikator keberlanjutan saja. Tidak hanya itu, kami siap berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mendukung tujuan-tujuan keberlanjutan Sinar Mas secara umum,” ujarnya. Capaian ini mencerminkan keseriusan PT Inecda integrasikan penghormatan terhadap hak asasi manusia ke dalam praktik bisnis berkelanjutan. Perusahaan secara aktif mendorong terciptanya lingkungan kerja yang adil dan aman, memperkuat hubungan industrial yang harmonis, serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan masyarakat sekitar. Melalui berbagai kebijakan sosial dan lingkungan, PT Inecda terus melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan mendukung prinsip No Exploitation yang menjadi bagian penting dari kebijakan keberlanjutan Sinar Mas Agribusiness and Food. Acara Smart Seed XI sendiri merupakan forum tahunan yang mempertemukan berbagai unit usaha dan mitra pemasok di bawah naungan Sinar Mas Agribusiness and Food untuk saling berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik dalam penerapan prinsip keberlanjutan, termasuk di bidang hak asasi manusia, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan diraihnya penghargaan ini, PT Inecda menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi perusahaan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan sosial sejalan dengan visi Sinar Mas Agribusiness and Food menciptakan rantai pasok sawit yang bertanggung jawab, dan beretika.

Mantap! Bupati Kepulauan Meranti Terima Penghargaan Capaian Pelayanan Kesehatan Gratis Riau
Riau
Senin, 17 November 2025 | 16:00 WIB

Mantap! Bupati Kepulauan Meranti Terima Penghargaan Capaian Pelayanan Kesehatan Gratis

Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti torehkan prestasi di bidang kesehatan. Di mana pada peringatan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2025, Senin (17/11), Pemkab Kepulauan Meranti dinobatkan sebagai penerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2025 dengan capaian tertinggi di Provinsi Riau. Penghargaan diserahkan Plt. Gubernur Riau, SF Haryanto, kepada Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru. Pemkab Kepulauan Meranti dinilai berhasil memberikan jaminan pelayanan kesehatan gratis secara merata bagi seluruh warganya. BPJS Kesehatan mencatat, Kepulauan Meranti mencapai persentase kepesertaan dan keaktifan sebesar 103,44 persen, angka tertinggi dibanding seluruh kabupaten dan kota di Riau. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengatakan capaian tersebut wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus memastikan akses layanan kesehatan tanpa biaya bagi seluruh masyarakat. “Pencapaian ini sangat membanggakan bagi kita semua. Pemerintah daerah akan terus berkomitmen memberikan jaminan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Meranti,” ujar Bupati Asmar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Meranti, Ade Suhartian. Ia menegaskan, dengan adanya jaminan kesehatan gratis, masyarakat kurang mampu tidak lagi perlu merasa khawatir terkait biaya pengobatan. “Kita ingin memastikan seluruh masyarakat Meranti hidup sehat, cerdas, bahagia, dan nyaman dalam menjalani aktivitas,” ucapnya. Penghargaan UHC ini bukan kali pertama bagi Kepulauan Meranti. Komitmen daerah tersebut dalam mendukung program JKN telah mendapat apresiasi sejak 2019, dan terus meningkat hingga kembali meraih UHC Award dengan skor tertinggi di Riau pada 2025. Sementara, Plt Gubernur Riau, SF Haryanto, yang membacakan pidato Menteri Kesehatan RI, mengatakan peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini usung tema “Dengan Semangat Besar, Generasi Sehat Masa Depan Hebat.” Tema tersebut menekankan pentingnya menyiapkan generasi masa depan Indonesia Emas 2045 yang sehat dan kuat. Ia menyebutkan saat ini pemerintah tidak lagi menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, melainkan aktif menjaga kesehatan masyarakat. Hasilnya, sebanyak 52 juta penduduk Indonesia telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis, disertai peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan rumah sakit di seluruh daerah. Upaya tersebut turut berkontribusi pada penurunan angka stunting menjadi 19,28 persen, serta meningkatnya kemandirian dalam produksi vaksin, obat, dan alat kesehatan. Program JKN kini telah menjangkau 98 persen populasi Indonesia. “Perjuangan menuju Indonesia sehat masih panjang. Hari Kesehatan Nasional hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” terang SF Haryanto.