Riau
Sabtu, 05 April 2025 | 19:24 WIB
Bengkalis, katakabar.com - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Adi Pranoto sikapi, sekaligus beri penjelasan terkait terjadinya kesalahpahaman, dan kericuhan antrean di penyeberangan Roro Air Putih Kecamatan Bengkalis.
Menurut Kadishub Bengkalis, Muhammad Adi Pranoto, antrean di penyeberangan Roro Air Putih Bengkalis disebabkan masyarakat pengguna jasa penyeberangan menuntut mendapatkan tiket yang sudah habis terjual secara online.
"Tapi, pihaknya tetap mengakomodir seluruh pengguna jasa penyeberangan dengan menjual tiket sisa kuota booking yang tersisa secara offline berjumlah 62 tiket," ujarnya, Sabtu ((5/4).
Soal antrean roda 4 maupun roda 2 yang mengular sampai kejalan raya, menyikapi hal tersebut tidak benar. Adanya antrean pengguna jasa penyeberangan roro baik roda 4 maupun roda 2 dari H+1 (Selasa, 1 April 2025) hingga H+5 (Sabtu, 5 April 2025).
Dijelaskan Adi Pronoto lagi, dari hasil pemantauan di lapangan, antrean roda 4 tidak ada penumpukan hingga kejalan raya, sedang untuk antrean roda 2 terpantau hanya hingga gerbang pintu masuk pelabuhan penyeberangan Roro Air Putih.
Terus, ulas Kadishub Bengkalis ini, mengenai terlantarnya ratusan penumpang di pelabuhan penyeberangan Roro Air Putih. Menyikapi hal tersebut, berdasarkan data di lapangan hanya terjadi sisa kendaraan yang tidak dapat diangkut sebanyak 10 unit kendaraan roda 4.