Ini Simpul Transportasi Strategis dan Ikon Sejarah Perkeretaapian di Jateng Nasional
Nasional
Kamis, 26 Juni 2025 | 08:10 WIB

Ini Simpul Transportasi Strategis dan Ikon Sejarah Perkeretaapian di Jateng

Semarang, katakabar.com - Kota Semarang sudah lama pegang peran penting sejarah perkeretaapian Indonesia. Sejak diresmikannya perjalanan kereta api pertama di tanah air pada rute Semarang-Tanggung pada 10 Agustus 1867 lampau, Semarang menjadi tonggak awal kemajuan transportasi modern nasional. Dua stasiun di kota ini, yakni Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol, bukan hanya menjadi saksi bisu perjalanan sejarah tersebut, tapi kini bertransformasi menjadi simpul utama transportasi kereta api di Provinsi Jawa Tengah. Kedua stasiun tersebut memegang peranan strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, menghubungkan Semarang dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Purwokerto, Madiun, hingga Banyuwangi. Tidak hanya melayani perjalanan antarkota, layanan KA lokal dari stasiun ini menjangkau daerah-daerah sekitar seperti Tegal, Pekalongan, Kendal, Grobogan, hingga Solo. “Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol simpul vital jaringan perkeretaapian Jawa Tengah yang tak hanya melayani kebutuhan transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Semarang,.serta sekitarnya,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo. Sebagai bagian dari transformasi layanan, kata Wibowo, kedua stasiun ini telah dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti boarding gate otomatis, ruang tunggu nyaman, layanan tiket digital, hingga akses ramah disabilitas. Guna mempermudah aksesibilitas penumpang, stasiun ini juga telah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lanjutan seperti Bus Rapid Transit atau BRT Trans Semarang, Trans Jateng, angkutan kota, layanan travel antarkota, hingga ojek daring. Hal ini menjadikan Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol sebagai hub transportasi multimoda yang efisien dan terjangkau. “Integrasi layanan antarmoda ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat secara lebih nyaman dan berkelanjutan,” jelasnya.

Kadin ITH Exporter Meet Up Jawa Tengah Hadirkan Peluang Ekspansi Pasar Global Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 22 Mei 2025 | 13:56 WIB

Kadin ITH Exporter Meet Up Jawa Tengah Hadirkan Peluang Ekspansi Pasar Global

Jakarta, katakabar.com - Kabar gembira bagi para pelaku ekspor, Kadin Indonesia Trading House hadir dengan workshop interaktif, yakni Exporter Meet Up 2025 Global Market Expansion. Kegiatan kali ini hadir di Semarang, sebuah forum eksklusif yang dirancang untuk membuka wawasan dan peluang ekspansi pasar global bagi para eksportir. Acara ini digelar pada Rabu, 28 Mei 2025, pukul 09.00-13.00 WIB di Novotel Semarang, Jawa Tengah Acara akan dibuka Dr. Miftah Farid, S.Tp., M.Si., Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Kementerian Perdagangan RI. Beliau akan memberikan pandangan strategis mengenai arah kebijakan ekspor Indonesia dan potensi pasar global. Esther K. Cesie Mandagi, Direktur KADIN ITH bakal menyampaikan pentingnya penguatan ekosistem ekspor nasional untuk menghadapi tantangan persaingan global, termasuk kolaborasi yang erat antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor swasta untuk memperluas jangkauan perdagangan ke pasar internasional. Acara akan diisi beberapa pemateri yang telah pakar dibidangnya seperti, D. Bambang Wijaya, Owner PT Dekor Asia Jayakarya seorang eksportir sukses dengan pengalaman 12 tahun menggunakan Alibaba.com, beliau akan berbagi kiat-kiat praktis dalam menembus pasar daring global. Terus Steven Wangsa Wirahardja, Business Development Manager & Channel Manager Alibaba.com Indonesia, Irman Adi Purwanto Moefthi, Analis Perdagangan Ahli Madya, Direktorat Ekspor Produk Primer, Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, yang akan memberikan informasi terkini terkait regulasi dan peluang ekspor, serta Linda Widiastuti Ariningrum, S.Sos., M.Si selaku Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah. Sesi akan dipandu oleh Mutia Safitri, Head of Trade Credit Insurance (TCI) PT Asuransi ASEI. Agenda meliputi seminar yang informatif, talkshow interaktif yang memicu diskusi, serta sesi pelatihan praktis yang berfokus pada pengembangan pasar ekspor.