Jangkau

Sorotan terbaru dari Tag # Jangkau

Prodia Tambah Target 20 Ribu Peserta di 2026 Lepas Jangkau 40 Ribu peserta Default
Default
Kamis, 12 Februari 2026 | 10:20 WIB

Prodia Tambah Target 20 Ribu Peserta di 2026 Lepas Jangkau 40 Ribu peserta

Jakarta, katakabar.com - PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali gelar program Skrining Demensia Gratis (SDG) pada 2026 ini, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024–2025 yang berhasil menjangkau 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi masyarakat usia lanjut dan menargetkan 20.000 peserta di berbagai wilayah Indonesia. Melalui keberlanjutan inisiatif ini, Prodia menegaskan komitmen dorong deteksi dini gangguan kognitif, sekaligus mengimplementasikan pilar keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya aspek sosial melalui Promoting Healthcare Services for All, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, Good Health and Well-Being. Demensia merupakan kondisi penurunan fungsi kognitif, termasuk daya ingat, kemampuan berpikir, dan pemahaman bahasa, yang dapat memengaruhi kemandirian serta kualitas hidup seseorang. Lantaran itu, deteksi dini menjadi krusial untuk mendukung langkah pencegahan yang lebih optimal dan penanganan yang tepat sejak awal. Berdasarkan data Alzheimer's Disease International, sekitar 55 juta orang di dunia saat ini hidup dengan demensia dan jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat pada tahun 2050. Di Indonesia sendiri, jumlah pengidap demensia diperkirakan telah mencapai lebih dari 1,2 juta orang, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran dan akses terhadap deteksi dini demensia di masyarakat. Direktur Business dan Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, menyampaikan keberhasilan program Skrining Demensia ini tidak terlepas dari tingginya keinginan dan antusiasme masyarakat sejak pertama kali program ini kami laksanakan. "Hal ini menandakan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut, terhadap risiko demensia serta kesadaran akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kualitas hidup di usia lanjut,” ujar Indriyanti. Pada 2026, Prodia gelar program Skrining Demensia Gratis bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas di cabang Klinik Prodia. Skrining dilakukan secara bertahap, diawali dengan Kuesioner AD-8 INA dan dilanjutkan dengan pemeriksaan MOCA-INA oleh dokter Prodia bagi peserta dengan skor ≥2. Peserta yang terindikasi mengalami penurunan fungsi kognitif akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf atau internis geriatri di Prodia Senior Health Centre yang tersedia di Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Sepanjang 2025, program ini menjangkau hampir 30.000 peserta atau mencapai lebih dari 140 persen dari jumlah peserta yang ditargetkan, yakni sebanyak 20.000 orang. Hal ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang menjangkau sekitar 10.000 peserta. Capaian ini diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini demensia. Dalam kesempatan yang sama, AVP Business Prodia, Indri Marya Wulandari, menimpali melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan, tetapi juga edukasi lanjutan serta rujukan untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai kebutuhan. “Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan otak dan mengambil langkah preventif guna menurunkan risiko demensia,” jelasnya. Prodia terus memperkuat berbagai program keberlanjutan yang berorientasi pada peningkatan literasi kesehatan dan pemerataan akses layanan medis bagi masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan berbasis personalized medicine, termasuk melalui Prodia Senior Health Centre, yang mengedepankan pendekatan perawatan terpadu sesuai kebutuhan masing-masing individu. Melalui keberlanjutan dan perluasan cakupan inisiatif tersebut, Prodia berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih proaktif menjaga fungsi kognitif otak, memanfaatkan deteksi dini, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan demi menurunkan risiko demensia dan mendukung kualitas hidup yang lebih optimal.

Jangkau Institusi Pendidikan, JIP Luncurkan LED Videotron di Lingkungan Kampus Binus Nasional
Nasional
Minggu, 09 November 2025 | 11:30 WIB

Jangkau Institusi Pendidikan, JIP Luncurkan LED Videotron di Lingkungan Kampus Binus

Jakarta, katakabar.com - PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) bersama Binus University menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penyelenggaraan media periklanan digital di lingkungan Universitas Bina Nusantara (Binus) Kampus Kemanggisan, Jakarta. Kesepakatan ini secara resmi ditandatangani Nur Iswan, Direktur Utama JIP, dan dihadiri Reina, Direktur Binus Kemanggisan. Penandatanganan tersebut sekaligus menjadi momen peluncuran LED Videotron, yang menjadi langkah awal dalam optimalisasi peran media luar ruang sebagai ruang komunikasi yang hidup di kawasan Pendidikan. Kehadiran media luar ruang di lingkungan pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai komersial, tetapi juga diharapkan menjadi sarana komunikasi visual yang informatif, modern, dan inspiratif bagi sivitas akademika. Direktur Utama JIP, Nur Iswan, mengatakan Binus Kemanggisan dipilih sebagai lokasi strategis karena memiliki tingkat aktivitas yang tinggi dan audiens yang padat. “Lokasi titik LED Videotron di area outdoor kampus BINUS Kemanggisan ini menurut kami cukup strategis. Kita tahu sendiri, saat ini lingkungan BINUS itu terkenal padat dan aktivitasnya juga ramai. Jadi jangkauannya bukan cuma untuk sivitas akademika, tapi juga informasi yang disampaikan bisa menjangkau ke masyarakat sekitar,” ujar Iswan Sambung Reina, Direktur Binus Kemanggisan, selama ini kita banyak mengandalkan media sosial sebagai ruang komunikasi dan sumber informasi. Tapi lewat media luar ruang seperti LED Videotron, kita bisa menambah pengalaman baru dengan memperkuat komunikasi secara langsung. Selain itu, media ini juga dapat menjadi sarana bagi Binus untuk menuangkan kreativitas dan karya dalam bentuk desain visual yang menarik, baik dari sisi tampilan maupun isi konten yang dapat mendukung seluruh stakeholder. Dijelaskannya, kehadiran media luar ruang di lingkungan kampus bisa dimanfaatkan secara optimal. Nantinya, media ini akan menayangkan berbagai informasi dan konten menarik dengan pendekatan yang lebih human interest. Dengan begitu, pesan bisa tersampaikan lebih efektif sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan banyak pihak. Iswan menimpali, sebagai bagian dari roadmap pengembangan media digital advertising, JIP akan terus memperluas titik-titik strategis serupa di berbagai lokasi potensial, guna menghadirkan media periklanan yang efektif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas.

Naik Perahu Mesin Tempel Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang CS ke Warga Suku Akit Riau
Riau
Senin, 18 Desember 2023 | 19:03 WIB

Naik Perahu Mesin Tempel Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang CS ke Warga Suku Akit

Selatpanjang, katakabar.com - Bhabinkamtibmas Desa Kedabu Rapat, Polsek Rangsang, Aiptu Andri Kurniawan naik Pompong atau perahu bermesin tempel milik nelayan melewati anak sungai Rangsang untuk dapat silaturahmi dan sampaikan cooling system tentang Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2024 kepada masyarakat Komunitas Adat Terpencil, yakni Suku Akit di Dusun Sungai Rangsang, Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir. Aiptu Andri Kurniawan tak sendirian, turur hadir Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kedabu, Aipda Daniel User, Bhabinkamtibmas Desa Sonde, Aipda Joni Hendra, Bhabinkamtibmas Desa Beting dan Sokop, Bripka Suharmoko serta tokoh masyarakat Suku Akit, Dumin. Di momen itu, para Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang berdialog dengan masyarakat, sekaligus dengan mendengar keluhan, masukan dan kritikan dari warga. Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling diteruskan Bhabinkamtibmas Desa Kedabu Rapat, Polsek Rangsang, Aiptu Andri Kurniawan berharap hubungan dan silaturahmi Polri dengan warga tetap terjaga. Cooling system ini, ujar Aiptu Andri, langkah Polri khususnya Polres Kepulauan Meranti menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pemilu Tahun 2024. “Ini langkah konkrit dari Polri pastikan gelaran demokrasi situasi Kamtibmas aman dan kondusif. Untuk menciptakan itu, perlu adanya kerja sama dan peran serta dari berbagai pihak terutama masyarakat. Makanya kami harapkan dukungan dan peran serta dari masyarakat untuk sukseskan Pemilu Serentak 2024,“ imbaunya. Selain itu, kata Aiptu Andri, Polri fokus pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) dengan mengoptimalkan patroli targetnya kejahatan konvensional. "Personel Polsek Rangsang mengimbau kepada seluruh tokoh masyarakat Suku Akit Kecamatan Rangsang Pesisir siap berperan menjaga Kamtibmas dan ikut mensukseskan Pemilu Serentak yang damai Tahun 2024. Jika ada hal yang berkaitan dengan Harkamtibmas, segera laporkan kami segera bertindak," tegasnya. Tokoh Masyarakat Suku Akit, Kecamatan Rangsang Pesisir, Dumin nyatakan kesiapan mendukung dan berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu Tahun 2024 yang damai. Diketahui, guna menciptakan situasi dan kondisi wilayah yang aman dan tertib jelang Pemilu Serentak Tahun 2024, Polri terus melakukan berbagai terobosan guna mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, salah satunya dengan cooling system. Cooling system upaya menjaga dan mencegah adanya potensi gangguan Kamtibmas dengan cara melibatkan berbagai unsur dan komponen, sehingga Kamtibmas dapat terjaga dan terkendali. Ini dilakukan seluruh jajaran Polri demi terwujudnya Pemilu Tahun 2024 yang jujur, adil, aman dan damai.

Program UHC Sudah 98 Persen Jangkau Masyarakat, Ini Penjelasan dr Syaiful Kesehatan
Kesehatan
Senin, 11 September 2023 | 15:22 WIB

Program UHC Sudah 98 Persen Jangkau Masyarakat, Ini Penjelasan dr Syaiful

Dumai, katakabar.com - Kepala Dinas Kesehatan, dr Syaiful MKM menjelaskan program Universal Health Coverage (UHC) pastikan warga kota Dumai dapat jaminan kesehatan di mana saja dan kapan saja. “Setiap masyarakat Kota Dumai berhak dapat program UCH dan jaminan kesehatan di mana dan kapan saja yang butuh pelayanan kesehatan baik di dalam maupun di luar kota,” ujar Syaiful kepada katakabar.com, pada Senin (11/9). Dijelaskan Syaiful, guna mensukseskan program ini pemerintah alokasikan sebesar Rp38 miliar pada 2022 dan 30 miliar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggran 2023. Alokasi itu berhasil diserap 100 persen dengan pembiayaan per bulannya untuk 98 persen masyarakat sudah dapat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). “Bagi warga Kota Dumai yang butuh layanan kesehatan di luar kota dan belum punya jaminan kesehatan difasilitasi dengan cara menghubungi JKN Centre dengan pelayanan prima dan bisa dinikmati masyarakat,” bebernya. Berkat capaian hampir 100 persen UHC ini, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai berhasil raih penghargaan Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di Balai Sudirman, Jakarta, pada Selasa (14/3) lalu. Tercapainya UHC kata Syaiful, Wapres RI mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah (Pemda), khususnya dalam melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kota Dumai sangat komit di bidang kesehatan, salah satunya dibuktikan dengan realisasi 'Khidmat Kesehatan' yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat Kota Dumai. Lantaran itu, Pemko Dumai sukses mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage. Diketahui, terhitung sejak 1 Maret 2023, total 323.892 jiwa penduduk Kota Dumai telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari total jumlah penduduk 331.445 jiwa setara 97,72 persen. Artinya, hampir seluruh warga masyarakat di Kota Dumai sudah punya payung perlindungan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan. Diketahui, Universal Health Coverage (UHC) sistem penjaminan kesehatan yang pastikan setiap warga dalam populasi punya akses yang adil kepada pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau. Selain itu, Kota Dumai salah satu daerah di Provinsi Riau yang mendapat predikat UHC pemerintah pusat. Berkat capaian pemerintah melalui Dinas Kesehatan melalukan berbagai pertemuan guna percepatan capaian UHC kurun waktu beberapa bulan berhasil mencakup 98 persen masyarakat.