Incar

Sorotan terbaru dari Tag # Incar

Dollar Melambung, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri Wisata
Wisata
Jumat, 13 Maret 2026 | 19:16 WIB

Dollar Melambung, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

Jakarta, katakabar.com - Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp17.000. Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif untuk bepergian ke destinasi internasional. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh mahalnya biaya liburan ke luar negeri akibat pelemahan Rupiah, tetapi juga diperparah oleh situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Konflik yang masih berlanjut di sana turut menyumbang kekhawatiran dan menurunkan minat masyarakat untuk berpergian ke luar negeri. Situasi ini diperburuk dengan adanya laporan sejumlah maskapai penerbangan internasional yang gagal terbang atau mengalami penundaan, sehingga banyak wisatawan mancanegara (termasuk WNI) terjebak dan tidak bisa kembali ke negara asal sesuai jadwal. Kekacauan perjalanan internasional ini semakin menegaskan pilihan masyarakat untuk memilih liburan yang lebih aman, dekat, dan tentunya ramah di kantong di tengah tekanan ekonomi. Tapi di tengah situasi tersebut, sektor pariwisata domestik justru melihat peluang. Berkurangnya minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri mendorong banyak wisatawan untuk kembali melirik destinasi di dalam negeri. Sejumlah destinasi unggulan Indonesia diperkirakan akan kembali ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara. Berikut beberapa destinasi yang menjadi pilihan favorit: Bali Pulau Dewata tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal. Selain pantai dan budayanya yang mendunia, Bali dianggap sebagai “rumah kedua” bagi wisatawan yang ingin menikmati fasilitas berkelas internasional tanpa menghabiskan banyak waktu untuk mengurus paspor dan visa. Bali menawarkan berbagai jenis penginapan, mulai dari vila mewah hingga penginapan murah, dan penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia. Ini membuat Bali pilihan yang paling masuk akal di tengah harganya. Yogyakarta Kota pelajar ini tidak pernah kehilangan pesonanya. Kenaikan jumlah wisatawan lokal sudah terlihat sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu, dan tren ini diprediksi akan berlanjut hingga lebaran. Yogyakarta menawarkan paket liburan lengkap mulai dari wisata candi bersejarah seperti Borobudur dan Prambanan, petualangan alam di Gunung Merapi dan pantai-pantai selatan, hingga kuliner khas yang legendaris dengan harga yang tetap bersahabat. Bandung Bagi masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya, Bandung adalah destinasi liburan akhir pekan yang selalu menarik untuk dikunjungi. Udara sejuk, ragam kuliner kreatif, serta factory outlet yang mendagangkan busana bermerek dengan harga diskon menjadi magnet utama. Selain itu, banyaknya villa dan hotel dengan pemandangan indah di kawasan Lembang dan Dago Pakar menjadikan Bandung sebagai destinasi favorit untuk melepas penat dengan biaya yang terjangkau. Danau Toba Menawarkan keindahan alam yang spektakuler, Danau Toba di Sumatera Utara telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling memikat di Indonesia. Dikenal sebagai salah satu danau vulkanik terbesar di dunia, Danau Toba menawarkan panorama alam yang menenangkan, dengan Pulau Samosir yang terletak di tengahnya memiliki kaya akan budaya dan tradisi masyarakat Batak, menambah keunikan dalam pengalaman bagi setiap pengunjung. Destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Indonesia kelas dunia dengan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan berwisata ke luar negeri. Bagi wisatawan yang ingin menikmati persona alam ini dengan lebih dekat, menginap di Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir dapat menjadi pilihan yang tepat. Terletak di kawasan Tuktuk di Pulau Samosir, resort ini menawarkan suasana yang tenang dengan pemandangan langsung ke Danau Toba. Lingkungannya yang dikelilingi alam membuat setiap momen terasa lebih santai. Fenomena ini menjadi dorongan bagi industri pariwisata domestik untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat upaya promosi. Di tengah berbagai ketidakpastian global, konsep “berlibur di negara sendiri” tidak lagi dianggap sekedar alternatif, melainkan telah berkembang menjadi pilihan utama yang praktis, cerdas, dan menyenangkan.

Sukses Atur Harga TBS Mitra Swadaya, Riau Kini Incar Hilirisasi Sawit Riau
Riau
Senin, 06 November 2023 | 16:19 WIB

Sukses Atur Harga TBS Mitra Swadaya, Riau Kini Incar Hilirisasi Sawit

Pekanbaru, katakabar.com - Provinsi Riau mengincar hilirisasi kelapa sawit, lewat upaya peningkatan pengelolaan kelapa sawit dari saat ini hingga masa datang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Edy Nasution menjabarkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melihat sektor hilir kelapa sawit mata rantai yang sangat penting untuk dilakukan penguatan guna memberikan harga yang berkeadilan bagi semua pihak. Berdasarkan pertimbangan itu, kata Edy Natar, dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau, pada Senin (6/11), penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit telah diterbitkan Peraturan Gubernur Riau Nomor 77 Tahun 2020 Provinsi Riau. "Isi Pergub tentang pedoman penetapan harga pembelian kelapa sawit di Provinsi Riau," jelasnya. Mantan Komandan Korem 031 Wira Bima itu menuturkan,.Pergub 77 tahun 2020 ini telah meletakkan dasar-dasar penetapan harga TBS kelapa sawit petani yang akomodatif bagi semua pihak. "Pergub ini telah berhasil menjadi role model bagi daerah penghasil sawit lainnya dalam menyusun Peraturan Gubernurnya," kata Plt Gubernur Riau, di Grand Suka Hotel, Pekanbaru. Riau, sambungnya, provinsi pertama di Indonesia yang sudah mengatur penetapan harga TBS mitra swadaya. Keberhasilan ini hasil dari usaha yang sungguh-sungguh dari pemerintah Provinsi Riau dan seluruh pihak terkait untuk menciptakan kelapa sawit yang mensejahterahkan. "Pemerintah Pusat sangat mengapresiasi Pergub 77 tahun 2020 ini seperti disampaikan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan," ucapnya. Sisi lain, cerita Edy Natar, realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk membantu dan perbaharui perkebunan kelapa sawit milik rakyat guna wujudkan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas. "Program ini dapat mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal (Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan dan Kehutanan) khususnya di Provinsi Riau," imbuhnya. Realisasi Program PSR Provinsi Riau tahun 2023, ulas Edy Natar, telah mencapai 5.797,15 hektar. Rinciannya, jalur dinas seluas 3.382,64 hektar dengan 19 kelembagaan pekebun dan jalur kemitraan seluas 2.414,51 hektar dengan 9 kelembagaan pekebun. "Realisasi PSR Riau melalui jalur kemitraan ini capaian realisasi tertinggi dari total realisasi jalur kemitraan nasional seluas kiranya perlu diber apresiasi bersama," bebernya. Menurutnya, pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang baik bisa terwujud kalau seluruh stakeholder mulai dari tingkat daerah hingga pusat terus bergerak dan saling bekerja sama memperbaiki tata kelola perkebunan kelapa sawit ke arah yang lebih baik. "Terutama terbangunnya kemitraan antara kelembagaan pekebun dan perusahaan," katanya. Dengan adanya kemitraan, beber Edy Natar, pihak perusahaan dengan pengalaman, ilmu serta sarana dan prasarana yang memadai ditambah peran penting, ASPEKPIR, GAPKI dan pihak terkait lainnya dapat bekerja sama. Terutama dengan pekebun untuk menciptakan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang lebih baik dan berkelanjutan serta dapat memberikan efek positif yang lebih luas terhadap pekebun lainnya. "Akhirnya memberikan kesejahteraan bagi pekebun dan keuntungan bagi perusahaan, sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Daerah dan Nasional dan menciptakan tata cara perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan," tandasnya.