Gelar
Sorotan terbaru dari Tag # Gelar
Pemerintah Indonesia dan THE Sinergi Gelar Kongres Keberlanjutan Global di Tengah Asteng Sorotan Dunia
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) resmi bergabung sebagai co-host untuk Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Ini merupakan perkembangan penting bagi kawasan Asia Tenggara. Dengan adanya kemitraan tersebut, Kongres yang bakal digelar di Jakarta ini tidak hanya berfungsi sebagai forum pertukaran ide, tetapi sebagai pusat pengambilan keputusan global. Dalam acara yang digelar pada 2026 ini, Pemerintah Indonesia dan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) akan memainkan peran penting. Acara ini akan menjadi platform utama yang mempertemukan kebijakan nasional dan inovasi global untuk mendorong langkah berikutnya dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). “Di tengah peran Indonesia memimpi upaya kawasan menuju masa depan lebih tangguh, kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah bagi forum yang mencerminkan kompleksitas SDGs secara nyata," kata Rachmat Pambudy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia. Menururnya, upaya mencapai keberlanjutan tidak bisa dilakukan oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pembuat kebijakan, pimpinan perusahaan global, peneliti akademik, dan organisasi masyarakat sipil. Dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan ini di Jakarta, kami ingin menjembatani kesenjangan antara rencana strategis dan implementasi nyata di lapangan. Dengan kemitraan ini, solusi yang dihasilkan diharapkan memiliki dukungan politik, pendanaan, serta kepercayaan Masyarakat untuk membawa dampak nyata di tingkat lokal,” ujarnya. Sedang, Yemi Adeshiyan, Managing Director GSDC, menimpali keterlibatan Pemerintah Indonesia sebagai co-host menjadi pendorong penting bagi kawasan ini. Dengan menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat penyelenggaraan Kongres dan bekerja langsung dengan sistem perencanaan nasional, kami pastikan solusi yang lahir dari Jakarta memiliki kekuatan strategis dan politik untuk memberi pengaruh nyata terhadap Agenda Global 2030. "Kemitraan ini juga mempertemukan keahlian akademik global dengan implementasi kebijakan di tingkat negara," ucap Yemi. Salah satu sorotan utama dalam program tahun 2026 adalah peluncuran Asia-Pacific Sustainable Business Summit yang pertama. Apalagi digelar bersamaan dengan Kongres utama, forum tingkat tinggi ini akan membahas berbagai isu penting yang membentuk arah bisnis berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik. Topik yang dibahas mencakup transisi energi, pembiayaan berkelanjutan, rantai pasok, ekonomi sirkular, infrastruktur digital, hingga pengembangan kapasitas tenaga kerja. Sejumlah perusahaan dan institusi global dijadwalkan berpartisipasi, di antaranya Coca-Cola, TikTok, dan IBM, bersama European Investment Bank, Danantara Indonesia, serta UN Global Compact. Kepemimpinan dalam Pendidikan dan FilantropiKongres ini juga akan menghadirkan berbagai tokoh pengambil keputusan, termasuk para Menteri Pendidikan dari kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Tan Sri Dr. Jeffrey Cheah, pendiri sekaligus Chairman Sunway Group, juga akan turut hadir. Komitmen filantropinya mendukung pendidikan berkualitas telah menjadi salah satu fondasi penting bagi gerakan SDG di kawasan. Terkait acara ini, Tan Sri Dr. Jeffrey Cheah menyampaikan, pendidikan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan merupakan dua pilar utama bagi masa depan yang tangguh. GSDC menjadi ruang pertemuan penting untuk menggerakkan dunia akademik, pemerintah, dan sektor swasta dari sekadar ambisi menjadi tindakan nyata yang terukur. Saya bersama Sunway University merasa terhormat dapat ikut berkontribusi dalam upaya memberdayakan generasi masa depan.” Agenda Global 2026 Pada 22 hingga 25 Juni 2026 mendatang, Kongres utama bersama Asia-Pacific Sustainable Business Summit akan mempertemukan sekitar 5.000 pemimpin dari berbagai sektor untuk membahas enam pilar transformasi: Kota dan Komunitas, Pendidikan, Gender dan Ketimpangan, Lingkungan, Ekonomi Sirkular dan Material, Dekarbonisasi dan Energi, serta Rantai Pasok dan Sumber Daya. Acara ini juga akan menampilkan pengumuman global secara langsung untuk THE's Impact Rankings 2026, yang merupakan kerangka penilaian terkemuka di dunia untuk mengukur kontribusi universitas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Home | Global Sustainable Development Congress 2026
Mantap! Anak Asuh Sapu Bersih Gelar Juara Pembina Terobsesi Raih Gelar Tingkat Dunia
Duri, katakabar.com - Delapan pe-scrabble muda binaan Dicky Limra English Course (DLEC) Duri tampil dominan di kompetisi Cendana English Competition (CEC) di ajang Cendana Festival Project 2026 tajaan SMAS Cendana Mandau, 5 hingga 6 Februari akhir pekan lalu. Seluruh gelar juara scrabble tingkat SMP maupun SMA disapu bersih para siswa yang diutus ke kejuaraan itu oleh sekolah masing-masing. Untuk tingkat SMA, Fanny Angelica dari SMAN 8 Mandau menyabet gelar juara satu. Disusul oleh Jimo D Raffa (SMAN 2 Mandau), juara dua. Rekan Jimo dari sekolah yang sama, Shifa Febri Aulia juara tiga. Sedang Haifa Suci Elvatiah dari SMAS IT Mutiara Pinggir menyusul di posisi keempat. Gelar juara satu hingga empat cabang scrabble tingkat SMP pun dikuasai anak didik DLEC. Juara satu diraih Muhammad Rasyid (SMPS IT Maqdis Ibadurrahman Duri). Lalu Dastan Zaynparsha (SMPS IT Mutiara Pinggir) di posisi juara dua. Juara tiga dan empat diraih Alif Firmansyah (SMPN 2 Batin Solapan) dan Nadhita Rahma (SMPN 1 Mandau). Keberhasilan sapu bersih gelar juara scrabble ini tentu saja menggembirakan Dikky Limra selaku pembina, pelatih, dan guru bahasa Inggris di lembaga kursus yang ia pimpin. Menurutnya, kedelapan siswa berprestasi ini diutus sekolah masing-masing. "Sementara pembinaan intensif permainan scrabble, mereka perdapat di DLEC," ujarnya. Usaha tak pernah mengkhianati hasil. Begitulah ungkapan yang cukup sering didengar dari mulut Dikky. Berkat kegigihannya melatih scrabble di lembaga kursus yang ia pimpin, seabreg prestasi sudah berhasil dibukukan anak asuhnya, setidaknya dalam rentang waktu satu dasawarsa terakhir. Tak hanya di bidang scrabble, tapi juga di cabang story telling, speech, riddle, debate, dan lain-lain. Menurut Dikky, di CEC 2026 ini sejumlah siswa yang turut diasuh Dikky dan Ms Fenny Resita di DLEC juga berhasil mempersembahkan gelar di cabang story telling. "Masing-masing, juara satu atas nama Queen Shakira (SMPS IT Alkautsar Duri) dan juara tiga atas nama Clarence Liyanty (SMPS Santo Yosef). Sedang juara dua diraih Aidine (SMPS Cendana Mandau). Untuk story telling SMA, tutur Dikky, Azzah Putri Alqoriah (SMAS IT Mutiara) yang turut dibina DLEC meraih posisi runner up satu. Sementara Quinsa Aurelia (SMAN 8 Mandau) meraih juara dua. Obsesi Raih Gelar Tingkat Dunia Meski hampir selalu merajai setiap turnamen scrabble di tingkat lokal Riau dan regional Sumatera bagian Utara, Dikky tampaknya belum merasa begitu puas. "Kita ingin anak binaan kita suatu hari nanti bisa meraih prestasi scrabble tingkat dunia," jelasnya di suatu perbincangan. Untuk mencapai obsesi itu, diakui Dikky, tidaklah mudah. Perlu ketekunan dari pembina dan para siswa plus dukungan orang tua. "Impian tertinggi kita adalah anak binaan kita bisa meraih prestasi internasional. Tentu saja lebih dulu harus berprestasi di tingkat nasional," ucapnya. Cerita Dikky, Fanny Angelica yang berhasil unjuk kebolehan dan sempat mencuri perhatian di ajang scrabble Indonesia Open beberapa waktu lalu punya potensi untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Sebelumnya, anak binaan Dikky, Zakiyah Fadhilah Putri juga sempat meraih predikat nasional dalam turnamen yang digelar secara online. Demi mewujudkan impian tersebut, Dikky dalam beberapa pekan terakhir telah menggandeng coach Sunardi. Pescrabble nasional asal Lampung yang pernah meraih prestasi internasional itu diharapkan bisa meningkatkan kemahiran pescrabble muda binaan DLEC. Dikky juga merasa anak asuhnya sangat memerlukan lebih banyak kompetisi untuk mengasah kemampuan. Ajang scrabble The National yang bakal digelar di Kota Metro, Lampung beberapa waktu ke depan sangat menggoda untuk disertai. "Semoga event The National itu bisa kita ikuti," harapnya.
IEF Gelar Curtain Raiser ION, Satukan Pemerintah dan Pemimpin Digital Global
Jakarta, katakabar.com - Indonesia Economic Forum (IEF) bakal gelar Curtain Raiser Indonesia Open Network (ION) pada Kamis, 5 Februari 2026 nanti, di Mangkuluhur ARTOTEL Jakarta, Tiara Ballroom Lantai 3. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Indonesia Economic Forum ke12 yang mengusung tema “The Digital Archipelago: Building Inclusive Digital Commerce Ecosystem". Upacara Pembukaan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB akan dibuka oleh H.E. Mamman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, serta dihadiri oleh tamu VVIP dari unsur pemerintah, industri, dan ekosistem digital. Agenda acara mencakup diskusi panel tingkat tinggi di sektor jasa keuangan, logistik, dan inovasi digital, serta ditutup dengan konferensi pers pada pukul 11.00 WIB. Indonesia Open Network (ION) dirancang sebagai infrastruktur publik digital yang terbuka dan interoperabel untuk perdagangan. ION berfungsi sebagai lapisan jaringan netral yang menghubungkan berbagai aplikasi pembeli dan penjual, layanan logistik, sistem pembayaran, serta layanan digital pendukung lainnya. Melalui pendekatan ini, UMKM, koperasi, petani, perajin, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat berpartisipasi dalam ekonomi digital secara lebih adil, efisien, dan berkelanjutan. ION bukan merupakan marketplace baru. Inisiatif ini bertujuan menghubungkan platform dan program yang telah ada melalui protokol bersama dan interoperabilitas, sehingga mengurangi fragmentasi ekosistem dan membuka peluang skala nasional. Dewan Penasihat ION terdiri dari tokoh-tokoh terkemuka yang merepresentasikan pengalaman Indonesia dan India dalam pengembangan infrastruktur publik digital, antara lain Shinta Kamdani, Dr Ilham A. Habibie, Dr R. S. Sharma, T. Koshy, serta H.E. Sandeep Chakravorty. Komposisi ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas negara antara ekonomi riil Indonesia dan keahlian India dalam pengembangan jaringan terbuka. Pelaksanaan Curtain Raiser ini didukung melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi publik dan organisasi ekosistem, termasuk Kementerian UMKM, KomDigi, Kementerian Perdagangan, Kedutaan Besar India, APINDO, dan ALDEI. Kolaborasi ini menyelaraskan agenda pemberdayaan UMKM nasional, penguatan ekosistem digital, serta perluasan akses pasar melalui infrastruktur perdagangan digital yang interoperabel. Secara operasional, implementasi ION mengusung pendekatan tiga pilar. Pertama, integrasi dengan program digitalisasi nasional dan institusional yang telah berjalan, termasuk inisiatif UMKM berskala besar seperti SAPA UMKM. Kedua, pelibatan ekosistem konsumen utama sebagai penggerak permintaan dari sisi pembeli. Ketiga, percepatan aktivasi ekosistem hiper-lokal melalui kemitraan dengan ekosistem aplikasi KomDigi serta asosiasi logistik. ION juga dikembangkan bersama mitra teknologi dan ekosistem terkemuka guna memastikan jaringan yang aman, terukur, dan berbasis protokol. Kolaborasi ini melibatkan Google, Protean e-Gov Technologies, Pidge, Networks for Humanity, COSS, Beckn Foundation, SequelString, serta Bank BRI, yang bersama-sama mendukung interoperabilitas, kesiapan skala cloud, integrasi logistik, dan pemberdayaan UMKM secara nasional. Media Program Highlights - Kamis, 5 Februari 2026 • Pembukaan & ION Curtain Raiser (09:00–11:00 WIB) - Peresmian oleh Menteri UMKM, H.E. Mamman Abdurrahman; momen peluncuran ION • Konferensi Pers: 10.45 WIB • Panel Sessions (Day 1): o The Open Network: Powering Financial Services (11:00–12:30 WIB) o Delivering Digital Commerce: The Logistics Layer (14:00–15:30 WIB) o Innovate to Integrate: New Tech for a New Network (16:00–17:30 WIB) RSVP/Akreditas Media Jurnalis senior dari Indonesia dan mancanegara diundang untuk menghadiri Upacara Pembukaan, sesi panel terpilih, dan Konferensi Pers. Media dimohon melakukan RSVP dengan mencantumkan nama dan peran jurnalis atau kru yang hadir, serta kebutuhan peliputan visual bila ada. Kontak Media (IEF/ION Curtain Raiser): • Imelda Melindyana — imelda@chairos.id | +62 877-7940-4838 • Maria Indawati — maria@chairos.id | +62 882-1167-4933 Tentang Indonesia Economic Forum (IEF) Indonesia Economic Forum merupakan wadah yang mempertemukan para pemimpin kebijakan, industri, keuangan, dan teknologi untuk mendorong prioritas ekonomi nasional dan regional melalui dialog strategis, kemitraan, serta inisiatif yang berdampak nyata.
Inovatif dan Visioner, Strategi Binusian Bawa Pulang Gelar Juara BCC
Jakarta, katakabar.com - Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Binus University. Tiga perwakilan Binus @Bekasi yang tergabung dalam tim TrioBeken, yakni Charly Tantowi dan Matthew Gunawan dari Program Business Information Technology - School of Information Systems, serta Venny Marcella dari Program Business Management (Binus Business School), berhasil meraih Juara 2 pada ajang International Business Case Competition yang diselenggarakan oleh Brawijaya Dialogue Nexgen. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Para peserta ditantang untuk memecahkan kasus bisnis nyata melalui penyusunan strategi yang relevan dan komprehensif berdasarkan objektif perusahaan. Tidak hanya mengusulkan solusi, peserta juga harus melakukan analisis mendalam terhadap perusahaan, kondisi pasar, isu industri, dan perumusan masalah yang akurat. Dari proses seleksi berbasis proposal, TrioBeken berhasil menonjol berkat ketajaman analisis serta kualitas strategi yang mereka tawarkan. Di kompetisi ini, TrioBeken menyusun proposal yang mencakup analisis pasar, evaluasi faktor internal dan eksternal, perumusan masalah inti, hingga implementasi strategi secara terstruktur. Riset intensif dan sesi brainstorming menjadi kunci dari kedalaman rekomendasi yang mereka hasilkan. Solusi yang diusung tim ini dirancang untuk membantu Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai Green Banking Champion. Rekomendasi strategis tersebut dituangkan dalam empat program utama: - EcoFund, program pendanaan dan inkubasi startup hijau; - Green Campus Catalyst, kolaborasi dengan universitas untuk mencetak inovator berkelanjutan; - Green Merchant, kategori khusus bagi merchant berbasis ESG dengan dukungan edukasi dan insentif; - Livin Planet in Your Area, inisiatif penanaman pohon untuk meningkatkan keterlibatan publik dan memperkuat citra keberlanjutan perusahaan. Keberhasilan ini tidak lepas dari fondasi akademik yang diberikan Binus University. Mata kuliah Entrepreneurship, yang menjadi kurikulum wajib lintas jurusan, memberikan kerangka berpikir mengenai model bisnis, validasi pasar, dan pengembangan strategi. Dengan bimbingan dosen dan metodologi pembelajaran yang relevan dengan dunia industri, mahasiswa dapat membangun analisis yang komprehensif dan realistis. Tantangan terbesar yang dihadapi tim ini adalah mendalami topik green banking, yang berada di luar fokus utama studi mereka. Tetapi, melalui riset mendalam terhadap industri perbankan, laporan keberlanjutan, data pasar, serta benchmarking terhadap program keuangan berkelanjutan global, TrioBeken berhasil merancang strategi yang visioner sekaligus aplikatif. “Generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong inovasi masa depan. Jangan ragu mencoba, bereksperimen, dan mengambil risiko yang terukur. Setiap kegagalan adalah bagian dari proses pembelajaran. Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan memberikan yang terbaik," ujar salah satu tim TrioBeken. Pencapaian ini semakin menegaskan komitmen Binus University dalam menghadirkan pendidikan yang mendorong inovasi, berpijak pada relevansi industri, dan mencetak generasi muda yang kompetitif serta berdaya saing global.
BPDP dan Kemenkeu Satu Aceh Gelar Sinara Fest 2025: Gencarkan Literasi Perkebunan dan UMKM Naik Kelas
Aceh, katakabar.com - Sinara Fest kembali digelar untuk kali kedua oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), selam dua hari mulai pada 27 hingga 28 November 2025 lalu kolaborasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dan Kemenkeu Satu Provinsi Aceh. Usung tema “Sinergi Perkebunan dan Perbendaharaan untuk Kemenkeu Satu,” Sinara Fest 2025 menghadirkan rangkaian edukasi, sosialisasi, diskusi publik, dan mini bazar UMKM yang ditujukan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai komoditas perkebunan, sekaligus mendorong UMKM berbasis sawit, kelapa, dan kakao untuk naik kelas. Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Aceh, Mahpud Sujai, menegaskan pentingnya penguatan pelaku usaha kecil sebagai pilar perekonomian nasional. “UMKM memegang peran besar dalam menggerakkan ekonomi, menyerap tenaga kerja, dan menopang ekspor. Dengan memaksimalkan potensi bahan baku lokal, Aceh punya peluang besar untuk terus tumbuh,” ujarnya di acara Sosialisasi Sinara Fest 2025. Sementara, Helmi Muhansyah, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, menekankan besarnya kontribusi sawit bagi pendapatan negara. “Sawit berkontribusi signifikan terhadap devisa dan menghemat impor. Potensinya bukan hanya pada CPO, tapi juga produk turunannya yang bisa masuk ke kosmetik, energi, hingga kerajinan,” jelasnya. Tidak hanya berfokus pada edukasi, Sinara Fest 2025 menampilkan peran nyata perkebunan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui produk-produk UMKM berbahan dasar sawit. Selain itu, peluang pengembangan usaha berbasis komoditas dan pentingnya memperkuat rantai nilai dari hulu ke hilir juga menjadi topik dalam diskusi. Di kegiatan ini, Mahpud memaparkan bagaimana peran perbendaharaan mendukung sektor perkebunan melalui pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga setiap program dapat berjalan lebih efektif. “Kami mendorong UMKM agar semakin siap naik kelas melalui pembiayaan, pelatihan, hingga pendampingan. Tantangan seperti manajemen bisnis dan akses pasar harus dijawab dengan strategi yang lebih terarah,” terangnya. Di sisi lain, Helmi menimpali BPDP terus memperluas program pemberdayaan untuk memastikan rantai nilai komoditas dapat dimaksimalkan oleh para pelaku usaha. Ia menjelaskan bahwa penguatan kapasitas UMKM menjadi fokus utama lembaga. “Kami ingin UMKM berbasis sawit semakin kuat, dari riset, pemanfaatan limbah, sampai hilirisasi yang menghasilkan produk bernilai tambah,” ucapnya. Diketahui, kegiatan ini menghadirkan sesi inspiratif dari pelaku UMKM binaan BPDP, Febri Yunarta, Owner Cambiacraft, yang memperkenalkan produk kreatif berbahan turunan sawit sekaligus membagikan perjalanan usahanya. Pengalaman tersebut menjadi bukti inovasi di sektor perkebunan dapat menghasilkan produk bernilai tinggi dan berdaya saing. Selain diskusi dan sosialisasi, Sinara Fest 2025 memperkuat pengalaman peserta melalui rangkaian interaktif, seperti senam bersama hingga mini bazar UMKM yang menampilkan aneka produk turunan komoditas perkebunan. Kehadiran booth UMKM menjadi salah satu daya tarik utama karena memberikan gambaran langsung bagaimana komoditas sawit dan komoditas lainnya dapat diolah menjadi produk siap pakai yang bernilai ekonomi. Kegiatan hari kedua turut dibuka secara resmi oleh Paryan, Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu Aceh sekaligus Kepala Kanwil DJP Aceh, melalui prosesi pemotongan pita. Paryan menilai Sinara Fest merupakan program yang relevan dan mampu memberikan dorongan nyata bagi pelaku UMKM di Aceh. “Sinara Fest ini program yang sangat menarik dan bisa memacu semangat UMKM, terutama UMKM di Aceh, untuk terus memasarkan produk, berinovasi, dan bahkan bersiap menuju pasar global,” tuturnya. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program serta sinergi antara BPDP dan Kemenkeu Satu Aceh sebagai upaya memperkuat ekosistem UMKM di daerah. Paryan berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha. Setelah membuka acara, Paryan turut mengunjungi booth BPDP dan mengikuti permainan edukatif drag and drop untuk mengelompokkan bahan baku dan produk jadi. Ia menilai booth tersebut mampu menyajikan edukasi dengan cara kreatif dan mudah diterima pengunjung. “Booth BPDP sangat interaktif dan menarik, karena mengedukasi pengunjung dengan cara yang berbeda dan menyenangkan,” imbuhnya. Melalui penyelenggaraan Sinara Fest 2025 di Aceh, BPDP bersama Kemenkeu Satu Aceh menegaskan komitmennya mendorong sinergi lintas sektor guna meningkatkan literasi publik, memperkuat ekosistem UMKM, serta memperluas manfaat komoditas perkebunan bagi masyarakat.
Satlantas Polres Bengkalis Gelar Police Go To School dan Green Policing di SMPN 5 Mandau
Mandau, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis gelar giat Police Go School dan Green Policing di Sekolah Menengah Tingkat Pertama Negeri (SMPN) 5 Kecamatan Mandau, sebagai rangkaian Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025, Selasa (18/11) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari kepada wartawan, Selasa sore, mengatakan giat Dikmas Lantas Police Goes to School dan Green Policing (Penanaman Pohon) rangkaian Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025 bersama Kepala Sekolah, Majelis guru dan siswa siswi Sekolah SMPN 5, Jalan Tribrata Duri Kelurahan Babuasalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari, didampingi PS. Kanit Kamsel Satlantas Polres Bengkalis Aipda Riduan, anggota Unit Kamsel Polres Bengkalis, Bripka Afrino Chandra. "Dikmas Lantas Polres Bengkalis memberikan arahan, dan mengajak para guru dan siswa-siswi untuk tertib berlalu lintas," ujar AKP Vino. Selain itu, kata AKP Vino, siswa-siswi diajak agar tidak melakukan atau terlibat perbuatan kekerasan sesama teman ataupun orang lain. "Siswa-siswi diminta agar menjauhi atau pun tidak terlibat dengan tindak pidana narkotika, saling peduli, dan menghindari sifat bullying terhadap sesama teman," jelasnya. Mengenai tertib berlalu lintas, terang AKP Vino lagi, para guru dan siswa siswi agar menggunakan Helm SNI baik pengemudi maupun penumpang, serta melaksanakan penghijauan dan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.
MyRepublic Indonesia Siap Gelar MRW25, Meroketkan Inovasi Digital Indonesia
Jakarta, katakabar.com - MyRepublic Indonesia, penyedia layanan internet berbasis fiber optik terkemuka di Indonesia, siap gelar MyRepublic Rocket Week 2025 (MRW25), acara tahunan perdana MyRepublic Indonesia ini dirancang untuk pertemukan para inovator, kreator, dan pelaku industri digital dalam satu wadah inspiratif. Angkat tema “Unlock Your Digital Potential”, MRW25 jadi ajang kolaborasi dan pembelajaran bagi siapa pun yang ingin menggali potensi diri di era digital. Melalui serangkaian kegiatan seperti conference, workshop, exhibition, hingga concert, acara ini menghadirkan pengalaman menyeluruh antara inovasi, edukasi, dan hiburan. MRW25 menjadi wujud nyata komitmen MyRepublic Indonesia dalam menghadirkan layanan internet terbaik sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di Tanah Air. Pekan Penuh Inspirasi dan Kolaborasi Digital MRW25 bakal digelar pada 21 hingga 23 November 2025 di Grand Hyatt Jakarta dan Taman Literasi Blok M, dengan berbagai agenda menarik: - Conference dengan keynote dari Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta Bapak Franky Widjaja, Board Directors Sinar Mas. - Peluncuran program CSR MyRepublic Indonesia untuk menghadirkan literasi digital ke seluruh Indonesia. - Workshop tematik: MyRep Creator, MyRep Edu, MyRep Trader, MyRep Preneur, dan MyRep Gamer, yang dirancang untuk membantu peserta memperluas wawasan dan mengembangkan keterampilan di dunia digital. - Peluncuran produk terbaru MyRepublic untuk para gamer, dengan performa koneksi berkecepatan tinggi. - Kompetisi game PUBG, booth experience, meet and greet dengan artis, serta concert spektakuler sebagai puncak perayaan. Acara ini disponsori oleh Fiberhome, ZTE, Huawei, Mandiri, YOFC, ZTT, Raja Besi, Corning, SJA dan didukung oleh Vidio, CNBC Indonesia, Furukawa, Mahakarya Pictures, UniPin, Eka Tjipta Foundation, PRIMA, PUBG Mobile, Tzu Chi Sinar Mas serta bekerja sama dengan APJII, APJATEL, dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). MyRepublic Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada para media partner yang turut mendukung kesuksesan acara ini, Berita Satu, Bisnis Cirebon, BTV, Cak Investment Club, CNBC, Detik, Futureloka, GGWP, Infobrand, Investor Daily, Iswara, JKT Creative Event, Kompas TV, Komunitas Gamer Indonesia, Konser FYP, Kontan, Medcom, Place to Go Concert, Radio Sonora, Selular ID, Seputar Game, Suara Pembaharuan, Tribunnews, The Rockin Life. MRW25 menjadi simbol sinergi antara teknologi, kreativitas, dan edukasi dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing. Membangun Generasi Digital Meroket Bersama “Melalui MyRepublic Rocket Week 2025, kami ingin menjadi bagian dari percepatan transformasi digital Indonesia, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas industri. Kami percaya, setiap individu memiliki potensi luar biasa yang bisa dioptimalkan lewat pemanfaatan teknologi yang didukung layanan internet berkualitas tinggi,” ujar Timotius Max Sulaiman, Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia. “Kami mengundang semua orang yang aktif di dunia digital, pelajar, kreator, pelaku bisnis, maupun profesional, untuk hadir dan belajar bersama dalam rangkaian workshop kami, Mari unlock your digital potential dan bersama membawa Indonesia menjadi lebih aktif di dunia digital,” kata Sulaiman. MRW25 bukan hanya sekadar acara, melainkan gerakan kolaboratif untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Melalui pertemuan para ahli, kreator, dan penggiat industri, MyRepublic berharap MRW menjadi ruang inspirasi dan kolaborasi bagi masyarakat digital Indonesia.
PTPN Group Semarakkan HUT RI ke 80, PTPN I Gelar Lomba dan Baksos Hingga Beasiswa
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara I atau PTPN I, Sub Holding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) turut semarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan menggelar berbagai kegiatan di seluruh wilayah operasionalnya, mulai dari kantor pusat, regional, hingga unit kerja di lapangan. Usung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, rangkaian kegiatan dirancang mencakup perlombaan olahraga dan seni, pertunjukan budaya, kegiatan sosial, pemberian beasiswa, hingga pelaksanaan upacara bendera secara serentak sebagai puncak perayaan. “Sepekan lalu kami telah mensosialisasikan logo dan tema nasional HUT ke 80 RI setelah dilaunching oleh Bapak Presiden. Maka, segenap insan PTPN I mulai aktif mengimplementasikan identitas visual resmi HUT ke 80 RI pada platform media sosial dan kegiatan resmi di lingkup perusahaan,” ujar Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, didampingi Sekretaris Perusahaan, Aris Handoyo, di Jakarta, di pekan pertama Agustus 2025 lalu. Kata Teddy, rangkaian kegiatan digelar secara sederhana namun penuh makna, mencerminkan nilai-nilai patriotisme, persatuan dan kebangsaan yang menjadi semangat utama peringatan kemerdekaan. “Rangkaian acara seperti lomba olahraga, seni budaya, bakti sosial, pemberian beasiswa hingga upacara bendera adalah cerminan bahwa kita tidak melupakan sejarah serta nilai-nilai patriotisme, persatuan, dan kebangsaan. Kegiatan ini juga menjadi perekat bagi sesama karyawan sesuai semangat One PTPN One Culture, serta memberi manfaat langsung kepada masyarakat sekitar,” tegas Teddy. Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo aminkan Teddy. Iya menimpali, seluruh lini di PTPN I telah mulai menyusun kepanitiaan dan agenda kegiatan secara terstruktur. “Insan PTPN I hingga ke unit kerja paling ujung mulai merancang kegiatan menyambut HUT ke 80 RI, termasuk mendekorasi kantor dengan atribut bernuansa kemerdekaan sesuai dengan logo dan tema resmi nasional,” jelas Aris. Selain menguatkan solidaritas internal, sambungnya, kegiatan ini juga ditujukan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Salah satunya dengan penyaluran beasiswa kepada 10 mahasiswa berprestasi, sebagai bentuk investasi untuk generasi penerus bangsa.
Kejari Inhu Gelar Syukuran HBA ke 65 Tahun 2025
Indragiri Hulu, katakabar.com - Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Riau gelar acara syukuran sempena memperingati Hari Bakti Adyaksa atau HBA yang ke 65, Selasa (22/7). Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Indragiri Hulu, Windro Tumpal Halomoan Haro Munthe, S.H, M.H, saat sampaikan sambutan mengulas tentang peringatan Hari Bakti Adhyaksa atau HBA mulai diperingati sejak 22 Juli 1960 lampau. "Pada tanggal tersebut, terjadi perubahan mendasar struktur kelembagaan kejaksaan menjadi lembaga mandiri, terpisah dari Departemen Kehakiman sebagaimana yang dituangkan di Keputusan Presiden Nomor 204 Tahun 1960 pada 1 Agustus 1960," terangnya melalui press release Kasi Intel Kejari Indragiri Hulu, Hamiko S.H, M.H. Menurutnya, hal ini berbeda dengan penentuan dan penetapan Hari Lahir Kejaksaan atau HLK yang ditetapkan pada 2 September, dengan demikian upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan atau HLK kali pertama digelar pasca diberlakukannya Keputusan Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023 tentang Hari Lahir Kejaksaan RI. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Dr. H. Darbi serta doa bersama. "Momen Hari Bhakti Adhyaksa menjadi waktu yang tepat untuk bersyukur sekaligus merefleksikan peran strategis kejaksaan dalam menegakkan hukum dan keadilan," jelasnya. Puncak Acara syukuran Hari Bakti Adhyaksa atau HBS dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan antar pegawai. Hari Bhakti Adhyaksa setiap tahun momentum penting bagi Insan Adhyaksa untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan komitmen dalam menjalankan amanah sebagai penegak hukum.
Polres Kepulauan Meranti Apel Gelar Pasukan OPLK 2025
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Polres Kepulauan Meranti gelar apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning atau OPLM 2025 di Lapangan Apel Mapolres Meranti, Jalan Lintas Gogok Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (14/7). Apel gelar pasukan ini dihadiri Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Wakapolres, Kompol Maitertika, Danramil 02 Tebing Tinggi, Kapten Arh Efri Hardin Nasution, Danposal Selatpanjang, Kapten Laut Saidul Arifin., Kadishub, Kasatpol PP, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Kesehatan, Kepala PT Jasa Raharja, Kakan Kemenag, Para PJU atau Pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, dan Para Perwira. Pada apel gelar pasukan ini, Pimpinan Apel melakukan Pemasangan Pita Tanda Pita Operasi kepada Perwakilan Personel, sebagai tanda dimulainya operasi. Kapolres Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, bertindak jadi Komandan Pimpinan Apel mengatakan, Polres Kepulauan Meranti dan jajaran melaksanakan operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2025 angkat tema "Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas" mulai 14 Juli hingga 27 Juli tahun 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 ini adalah untuk menurunkan angka pelanggaran dalam berlalu lintas, laka lantas dan angka fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Kata AKBP Aldi Alfa Faroqi, Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 ini kedepankan kegiatan Edukatif, dan Persuasif serta humanis didukung penegakan hukum secara elektronik, dan teguran simpatik. Soal target prioritas operasi, antara lain Pengemudi atau pengendara Ranmor yang menggunakan Ponsel saat berkendara, Pengemudi/pengendara dibawah umur, Pengemudi/pengendara sepeda motor yang berbonceng lebih dari satu orang, Tidak menggunakan Helm SNI dan pengendara Ranmor tidak menggunakan Safety Belt, Pengemudi/pengendara yang dalam pengaruh minuman alkohol, Pengendara yang melawan arus dan Pengemudi atau pengendara ranmor melebihi batas kecepatan. Dengan sasaran penindakan pelanggaran di atas, terang Kapolres Kepulauan Meranti, diharapkan operasi patuh lancang kuning 2025 ini dapat menurunkan jumlah korban fatalitas kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas untuk mewujudkan lantas yang mantap.