Kapolda Riau Pimpin Penanganan Karhutla di Dumai, Pastikan Pemadaman dan Pendinginan Optimal Hukrim
Hukrim
Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Kapolda Riau Pimpin Penanganan Karhutla di Dumai, Pastikan Pemadaman dan Pendinginan Optimal

Dumai, katakabar.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. menunjukkan komitmen kuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan turun langsung ke lokasi terdampak di wilayah Kota Dumai, guna memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan secara optimal. Di kegiatan tersebut, Kapolda Riau tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi terlibat bersama personel gabungan dalam upaya pemadaman api di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap titik api, termasuk yang berada di lapisan bawah lahan gambut, dapat ditangani secara menyeluruh. Penanganan Karhutla melibatkan sinergitas lintas sektor yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya. Seluruh personel bekerja secara terpadu dengan menggunakan peralatan pemadaman guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran. Ia menegaskan upaya pemadaman harus dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan, disertai langkah pendinginan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api. Selain itu, ujarnya, aspek keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. “Laksanakan tugas secara profesional dan utamakan keselamatan. Pastikan seluruh titik api benar-benar padam, termasuk potensi api di bawah permukaan,” tegas Irjen Pol. Dr. Herry. Menurutnya, penting upaya pencegahan melalui patroli terpadu dan peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla. Kehadiran Kapolda Riau di lokasi diharapkan mampu meningkatkan semangat dan soliditas personel gabungan, sekaligus memastikan bahwa seluruh rangkaian penanganan karhutla di wilayah Dumai dapat berjalan dengan efektif, tuntas, dan terkendali. Selama kegiatan berlangsung, situasi keadaan aman dan kondusif. Upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan hingga dipastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan.

Kolaborasi Majukan Pendidikan, Perusahaan Sawit Ini Serahkan Seragam SD di Kota Dumai Sawit
Sawit
Selasa, 02 September 2025 | 08:17 WIB

Kolaborasi Majukan Pendidikan, Perusahaan Sawit Ini Serahkan Seragam SD di Kota Dumai

Dumai, katakabar.com - Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit, belakangan diketahui bernama PT Ivo Mas Tunggal atau IMT serahkan bantuan seragam sekolah ke delapan Sekokah Dasar Negeri atau SDN di tiga Kelurahan terluar Kota Dumai, meliputi Kelurahan Batu Teritip, Sungai Geniot, dan Basilam Baru. Membangun sektor pendidikan dilaksanakan lewat kolaborasi PT IMT, dan Pemerintah Kota atau Pemko Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai. Di mana penyerahan secara simbolis digelar di SDN 023 Sungai Geniot, di penghujung Agustus 2025 lalu. "Total 220 baju olahraga buat siswa dan siswi di delapan SDN diserahkan. Bantuan inu diharapkan dapat bermanfaat terutama untuk melengkapi seragam sekolah siswa dan siswi," kata General Manager PT IMT, Ir. Paulus Tumanggor, dilansir dari laman website resmi Pemko Dumai, Senin sore kemarin. Dijelaskan Paulus, PT IMT siap untuk ikut serta membantu Pemerintah Kota atau Pemko Dumai dalam pembangunan di sektor kemasyarakatan, dan sumber daya manusia. Kepala Disdikbud Kota Dumai, Hj. Yusmanidar, S.Sos., M.Si sampaikan aparesiasi ke PT IMT. Menurutnya, jika kerja sama antara pihak swasta, dan pemerintah memberikan dampak signifikan pengembangan sektor pendidikan. Bantuan yang diberikan kali ini, kupasnya, wujud kepedulian sektor swasta terhadap SDM di Kota Dumai. Hal ini mendapatkan apresiasi dari Pemko Dumai yang setinggi tingginya. Ketua TP PKK Kota Dumai yang hadir di kegiatan turut sampaikan ucapan terima kasih, dan apresiasi kepada PT ITM sebagai representasi bentuk kepedulian swasta terhadap masyarakat Kota Dumai. “Melalui penyerahan baju seragam olahraga total 220 ini, ucapan terima kasih sekaligus apresiasi kami berikan kepada PT IMT. Selain bantuan untuk pendidikan, PT ITM turut aktif berperan dalam aksi penurunan stunting di Kota Dumai bekerja sama dengan TP PKK Kota Dumai,” tutur Ketua TP PKK Kota Dumai. Setelah keseluruhan sambutan selesai, selanjutnya dilaksanakan penyerahan bantuan baju olahraga secara simbolis kepada para siswa dan siswi.

Ikuti Penanaman Sepuluh Ribu Pohon, Kasmarni: Kami Sangat Dukung Penjagaan Ekosistem Lingkungan Riau
Riau
Minggu, 30 Maret 2025 | 10:05 WIB

Ikuti Penanaman Sepuluh Ribu Pohon, Kasmarni: Kami Sangat Dukung Penjagaan Ekosistem Lingkungan

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni ikuti penanaman sepuluh ribu pohon di Kota Dumai. Kegiatan ini diinisiasi Kapolda Riau usung tema 'Melindungi Tuah, Menjaga Marwah'. Kegiatan tersebut di antara langkah nyata yang dilakukan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau. Penanaman 10.000 pohon dihadiri Gubernur Riau, Abdul Wahid, Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto, Kajati Riau, Akmal Abbas, Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Herjawan, Danrem 031 WiraBima, Brigjen TNI Sugiyono, Danlanud, Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi, Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, Kabinda Riau, Brigjen Pol Bambang Heri, Gubernur Riau di masanya, Rusli Zainal, Akademikus dan Filsuf Indonesia, Rocky Gerung, Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, Para Kapolres dan Dandim se Provinsi Riau. Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Herjawan menyatakan, menanam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tapi menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat Marwah budaya. "Lewat langkah seperti ini, semoga Provinsi Riau bisa semakin hijau, sejuk, dan lestari. Harapannya, gerakan ini harus terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih mencintai alam, karena menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga kehidupan," tegas Kapolda Riau. Gubernur Riau sampaikan apresiasi kepada Polda Riau atas inisiasi penanaman pohon ini. Menurutnya, apa yang dilakukan Polda Riau ini, adalah suatu terobosan menjaga kelestarian alam. "Ini langkah penting untuk mencegah kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di Riau. Daerah kita tempat rawan Karhutla, lantaran itu, kita harus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga ekosistem lingkungan," jelas Abdul Wahid.

Gegara Sabu Pria Pengangguran Ditangkap Polisi di Pelabuhan Roro Rupat-Dumai Hukrim
Hukrim
Senin, 18 November 2024 | 08:29 WIB

Gegara Sabu Pria Pengangguran Ditangkap Polisi di Pelabuhan Roro Rupat-Dumai

Bengkalis, katakabar.com - Pria pengangguran belakangan diketahui bernama EFO 30 tahun, warga Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat ditangkap polisi di Pelabuhan Roro Rupat-Dumai, Selasa (12/11) sekitar pukul 15.00 WIB lalu. Tim Gabungan Elang Malaka Satresnarkoba Polres Bengkalis, Polsek Rupat, dan Bea Cukai Bengkalis yang meringkus EFO gegara menjadi kurir dan pengedar sabu.

Sambut Kunker Danlanal Dumai di Meranti, Ini Kata Bupati Kepulauan Meranti Riau
Riau
Selasa, 28 November 2023 | 08:44 WIB

Sambut Kunker Danlanal Dumai di Meranti, Ini Kata Bupati Kepulauan Meranti

Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar sambut kunjungan kerja Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Kariady Bangun ke Kepulauan Meranti, pada Senin (27/11). Kunker itu sekaligus peninjauan pembangunan Pos TNI AL, peninjauan kolam ikan nila dan beberapa agenda penting lainnya. Kolonel Laut (P) Kariady Bangun menyebutkan, kunjungan kerja ini bagian dari upaya menjaga sinergitas. "Kunjungan ini sekaligus untuk menjaga sinergitas TNI-Polri dan Pemda," ujarnya. "Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi Pemkab Meranti telah membantu membangun Pos TNI AL dalam upaya menjaga pertahanan di setiap daerah, terima kasih Pak Bupati," kata Kariady. Keberadaan TNI AL, harap Kariady, Lanal Dumai dan Pos AL Selatpanjang bisa membantu program pemerintah ke depan. "Kami siap membantu segala program pemerintah ke depan dalam mensejahterakan masyarakat di Meranti," jelasnya. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar mengatakan, pemerintah daerah selalu siap bersama-sama menjaga keamanan daerah. "Alhamdulilah, kita sudah silaturahmi, kita sudah melihat tambak ikan dan kantor Pos AL yang baru. Kami siap merangkul, bukan sekadar membangun fisik, tapi juga membangun SDM, supaya Angkatan Laut kedepan lebih eksis," tuturnya. Di kesempatan ini, Plt Bupati Asmar sampaikan harapan dan turut mengimbau anak-anak Meranti untuk menjadi TNI Angkatan Laut. "Kami imbau anak-anak kami termasuk warga suku Akit untuk ikut menjadi TNI-Polri, mudah-mudahan dapat diutamakan," serunya. Komandan Pos AL Selatpanjang, Kapten Laut (P) Amrizal, Pasintel Lanal Dumai, dan sejumlah pejabat Pemkab Kepulauan Meranti turut hadir.

Walkot Dumai Bersama Kajari Teken MoU, H Paisal: Siap Dukung 'Jaga Zapin' Riau
Riau
Selasa, 12 September 2023 | 21:55 WIB

Walkot Dumai Bersama Kajari Teken MoU, H Paisal: Siap Dukung 'Jaga Zapin'

Pekanbaru, katakabar.com - Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM, MARS bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Dumai teken MoU bersama Kepala Daerah serta Kepala Kejari Kabupaten dan Kota disaksikan Gubernur Provinsi Riau, Kepala Kejati Riau dan lainnya, di Pekanbaru, pada Senin (11/9) kemari. "Pemerintah Kota Dumai siap mendukung program 'Jaga Zapin' yang ditaja Kejati Riau. Kota Dumai memiliki lahan perkebunan kelapa sawit lumayan luas yang dikelola masyarakat. Sisi lain, Kota Dumai punya pelabuhan Crude Palm Oil (CPO) terbesar di Indonesia dan kawasan industri pengolahan kelapa sawit yang tersebar di Kota Dumai," kata H Paisal dilansir dari laman webiste resmi Pemko Dumai, pada Selasa (12/9). Ditegaskanya, kita siap memberikan yang terbaik terutama kepada para pekerja maupun pemilik kebun sawit di Kota Dumai. Kita siap berkolaborasi dengan seluruh unsur lembaga, stakeholder, organisasi dan para petani ataupun pekebun guna sukseskan program 'Jaga Zapin'. Pemerintah Kota Dumai tambah H Paisal, selalu terbuka untuk berdiskusi serta bekerja sama pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Kota Dumai. Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Riau, Supardi mengatakan, ada empat masalah utama sawit di Provinsi Riau, meliputi masalah agraria, status kepemilikan lahan, kelembagaan petani atau pekebun yang masih lemah dan praktik monopoli ataupun oligopoli harga yang merugikan 597 Ribu Kepala Keluarga (KK) di Provinsi Riau yang menjadi dasar program 'Jaga Zapin'. "Provinsi Riau sebagai penghasil dan pengelolaan sawit terbesar di Indonesia harus benar-benar memberikan kesejahteraan yang baik bagi masyarakat yang berkecimpung dalam bidang pengelolaan perkebunan kelapa sawit," jelasnya Untuk itu, kita berharap kepala daerah yang hadir bisa ikut serta m Sukseskan program 'Jaga Zapin' di daerahnya masing-masing, kata Supardi. Gubernur Provinsi Riau, H. Syamsuar, M.Si jabarkan tentang gambaran pengelolaan dan pertumbuhan ekonomi yang berasal dari kelapa sawit di Provinsi Riau. "Total 4 juta hektar kebun kelapa sawit di Provinsi Riau menjadi yang terbesar diantara Provinsi lainnya di Indonesia," bebernya. Diketahui, 'Jaga Zapin' sendiri salah satu program yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau sebagai upaya mengatasi permasalahan sektor sawit di Provinsi Riau dalam berbagai aspek. Mengingat, sawit salah satu penggerak ekonomi yang besar bagi masyarakat di Provinsi Riau. Langkah awal 'Jaga Zapin' dilaksanakan memantau harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di pabrik-pabrik kelapa sawit di seluruh Provinsi Riau. Di kegiatan ini Wakajati Provinsi Riau, Hendrizal Husin, Pejabat Utama Kejati Riau, Ketua Santri Tani NU, T. Rusli Ahmad, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli, narasumber Kegiatan, Kepala Dinas Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau, dan lainnya turut di sana.