Digitalisasi

Sorotan terbaru dari Tag # Digitalisasi

Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026 Nasional
Nasional
Senin, 09 Maret 2026 | 07:10 WIB

Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026

Jakarta, katakabar.com - Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi jadi momentum penting bagi percepatan pemanfaatan layanan perbankan digital di kalangan Usaha Mikro Kecil danMenengah (UMKM), Bank Raya sebagai bank digital bagian dari BRI Group terus mengambil peran untuk mendorong akselerasi inklusi keuangan digital bagi UMKM. Bank Raya menjadi Bank Partner Lala Market Vol.10 yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 6 Maret 2026 hingga Minggu, 8 Maret 2026, di Pondok Indah Mall 3, Lantai 5–City Hall Venue, Jakarta Selatan. Lala Market Vol.10 ini menghadirkan 120 booth brand lokal fashion dan lifestyle, serta berbagai aktivitas menarik lainnya bagi para pengunjung. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dapat ngabuburit sambil berbelanja seru dan lebih mudah karena semua pembayaran dapat dilakukan secara cashless dengan menggunakan Aplikasi Raya. Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, mengatakan sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya terus berupaya untuk mengambil peran dalam percepatan inklusi keuangan digital di masyarakat utamanya bagi UMKM. "Dengan menjadi Bank Partner pada Lala Market Vol.10, kami berharap dapat mengenalkan kemudahan dan solusi dari Bank Digital untuk mendukung pertumbuhan usaha para UMKM. Dengan adanya beragam produk dan fitur Aplikasi Raya, maka pengelolaan keuangan usaha menjadi semakin lebih praktis," ujar Kicky. Disamping itu, Pondok Indah Mall dengan tagline Rumah Kedua warga Jakarta Selatan juga dikenal sebagai mall yang memiliki pengunjung yang cukup ramai dan antusias, sehingga Bank Raya dapat sekaligus meningkatkan brand awareness Bank Raya secara lebih meluas dan mengenalkan kemudahan QRIS Bank Raya untuk transaksi perbankan masyarakat. Bank Raya menghadirkan promo khusus bagi para pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan QRIS Bank Raya selama acara Lala Market Vol.10. Dalam program ini, pengunjung berkesempatan mendapatkan cashback maksimal Rp35.000,- bagi nasabah yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Raya dengan minimum transaksi sebesar Rp150.000,- Selain itu, bagi nasabah yang membuka rekening di booth Bank Raya bisa mendapatkan merchandise eksklusif dan promo-promo menarik lainnya. “Keikutsertaan Bank Raya dalam berbagai kegiatan komunitas dan event kreatif merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan digital. Ke depan, Bank Raya akan terus menghadirkan solusi perbankan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun ekosistem UMKM digital yang bertumbuh dan berdaya saing," sebutnya.

Digitalisasi SDM Sawit PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional Sawit
Sawit
Minggu, 01 Februari 2026 | 12:00 WIB

Digitalisasi SDM Sawit PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional

Jakarta, katakabar.com - Upaya PTPN IV PalmCo melakukan transformasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) berbasis digital peroleh pengakuan di tingkat nasional. Di ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards 2025 (IHCBA 2025), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara ini meraih predikat Platinum sebagai National Champion untuk kategori The Most Brilliant Human Capital Sustainability Strategy of The Year 2025. Penghargaan tersebut diumumkan saat acara yang digelar Business Update, dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Dalam Negeri, serta Forum Human Capital Indonesia (FHCI), di Jakarta, Jumat pekan lalu. Tak hanya pada level korporasi, apresiasi juga diberikan kepada jajaran pimpinan PTPN IV PalmCo. Direktur Utama, Jatmiko K. Santosa dinobatkan sebagai The Most Brilliant CEO in Human Capital Transformation, sedang Direktur SDM dan Teknologi Informasi Suhendri meraih gelar The Most Brilliant Chief Human Capital Officer of The Year 2025. Ketua Dewan Juri IHCBA 2025 menilai PTPN IV PalmCo berhasil menunjukkan praktik pengelolaan SDM yang adaptif terhadap tantangan industri, terutama dalam konteks sektor sawit yang padat karya dan tersebar secara geografis. Mengelola 70.000 Tenaga Kerja Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo Suhendri mengatakan, tantangan utama perusahaan saat ini adalah mengelola sekitar 70.000 tenaga kerja yang tersebar di lebih dari 150 unit kebun dan pabrik, dengan total areal mencapai lebih dari 500.000 hektare. “Sebagai perusahaan padat karya, tantangan kami adalah memastikan jumlah tenaga kerja yang besar ini benar-benar memberikan dampak pada produktivitas, pendapatan, dan efisiensi biaya per orang,” kata Suhendri selepas menerima penghargaan. Menurut dia, pendekatan pengelolaan konvensional tidak lagi memadai untuk mengawasi aktivitas di area yang sangat luas. Lantaran itu, PTPN IV PalmCo mempercepat transformasi digital melalui pembangunan PalmCo Business Cockpit, sebuah platform berbasis Internet of Things (IoT), drone, dan sensor. Platform tersebut memungkinkan pemantauan kinerja secara real time dan terautomatisasi, dari tingkat kantor pusat hingga manajer unit di lapangan. “Perkembangan pekerjaan bisa dipantau harian secara live. Ini menjadi tulang punggung pengambilan keputusan berbasis data,” tutur Suhendri. Tetapi, ia menegaskan, digitalisasi bukan semata soal teknologi. Tantangan terbesarnya justru pada peningkatan kompetensi SDM agar mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut. “Kami tidak hanya membangun sistem, tetapi juga mengubah pola pikir. Targetnya, tenaga kerja kami mampu bekerja sebagai modern farmers yang akrab dengan teknologi,” jelasnya. SDM Mitra Strategis Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo menambahkan, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan menyelaraskan strategi bisnis dengan pengelolaan SDM yang berorientasi pada manusia. Di PTPN IV PalmCo, cerita Ugun, karyawan tidak lagi dipandang sekadar sebagai faktor produksi, melainkan sebagai mitra strategis. “Kesehatan perusahaan sangat ditentukan oleh kesiapan dan kesejahteraan SDM-nya,” ulasnya. Ia menilai, dengan wilayah operasional yang membentang dari Aceh hingga Sulawesi, pengawasan berbasis kehadiran fisik pimpinan di lapangan sudah tidak relevan. “Dulu, kinerja ditentukan oleh seberapa jauh langkah kaki pemimpin mengelilingi kebun. Hari ini, hal itu mustahil tanpa dukungan teknologi,” imbuh Ugun. Terkait kesenjangan literasi digital di kalangan pekerja lapangan, Ugun optimistis hal tersebut dapat diatasi. Ia mencontohkan keberhasilan adopsi teknologi di sektor informal, seperti pengemudi ojek daring. “Kami menyediakan aplikasi pembelajaran mandiri di gawai karyawan, semacam asisten digital internal. Mereka bisa bertanya soal teknis pekerjaan, termasuk perhitungan hasil panen. Proses belajar menjadi lebih cepat dan inklusif,” terangnya. Tantangan Keberlanjutan Penghargaan ini, menurut manajemen PTPN IV PalmCo, menjadi pemacu untuk terus berinovasi di tengah tantangan perubahan iklim, tuntutan keberlanjutan global, serta dinamika regulasi industri sawit. Dengan digitalisasi pengelolaan SDM, perusahaan berharap puluhan ribu karyawannya dapat tumbuh bersama, sekaligus memperkuat daya saing industri sawit nasional di masa depan.

Holding PTPN Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan Palmstok Nasional
Nasional
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:42 WIB

Holding PTPN Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan Palmstok

Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan memperkenalkan dua sistem digital untuk mendukung pengelolaan logistik dan pergudangan, yakni PalmGO dan Palmstock. Kedua sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta pengelolaan persediaan barang dalam satu platform berbasis data. Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa dalam pembukanya menyampaikan bahwa digitalisasi yang dilakukan PalmCo diarahkan pada integrasi sistem dan data, bukan sekadar menambah jumlah aplikasi. Menurutnya, tantangan utama transformasi digital adalah memastikan seluruh proses bisnis terhubung dalam satu ekosistem yang efisien dan mudah diawasi. “Ke depan, PalmCo tidak membutuhkan banyak aplikasi, tetapi membutuhkan sistem yang saling terintegrasi dan digunakan secara berkelanjutan. PalmGO dan Palmstock kami arahkan menjadi fondasi pengelolaan logistik dan stok yang berbasis data, transparan, dan mengurangi praktik pencatatan ganda,” ujar Jatmiko. Ia menambahkan, integrasi data yang kuat akan mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada proses manual, khususnya di sektor logistik yang bergerak setiap waktu dan melibatkan banyak unit kerja. Dari sisi skala bisnis, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menjelaskan kebutuhan digitalisasi logistik dan stok menjadi keniscayaan mengingat besarnya nilai yang dikelola perusahaan setiap hari. “Setiap hari PalmCo mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas menggunakan kurang lebih 900 unit truk. Jika diakumulasikan, nilai barang yang bergerak mencapai sekitar Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun. Di sisi lain, stok yang kami kelola di 248 gudang tersebar di berbagai wilayah juga bernilai sangat besar,” jelas Ugun. Menurutnya, tanpa sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan persediaan akan sangat bergantung pada proses manual dan berisiko menimbulkan inefisiensi, penyusutan, hingga lemahnya akuntabilitas. “Melalui PalmGO dan Palmstock, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, monitoring, evaluasi, hingga penyusunan proyeksi dapat dilakukan secara real-time dan lebih akurat. Ini penting untuk menekan potensi kehilangan, mengurangi susut, sekaligus memperkuat tata kelola berbasis data,” tuturnya. Sementara, Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo Suhendri menekankan bahwa PalmGO dan Palmstock tidak hanya berfungsi sebagai sistem teknologi, tetapi juga menjadi instrumen perubahan cara kerja dan budaya operasional di seluruh lini perusahaan. “PalmGO dirancang untuk mengelola dan mengoptimalkan seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Sementara Palmstock memastikan pengelolaan persediaan barang dan gudang berjalan terintegrasi, akurat, dan terhubung dengan sistem SAP,” ujar Suhendri. Ia menambahkan, kedua sistem ini mendorong peralihan dari proses manual yang terfragmentasi menuju pola kerja yang terintegrasi dan berbasis data, hingga ke level operasional paling bawah. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi penumpukan stok yang tidak perlu, kekurangan material yang menghambat operasional, maupun pencatatan berulang. PalmGO dan Palmstock membantu menciptakan efisiensi biaya, meningkatkan transparansi, dan memperkuat daya saing perusahaan,” jelasnya. Melalui implementasi PalmGO dan Palmstock, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menargetkan efisiensi biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet. Digitalisasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Holding dalam membangun operasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan industri ke depan.

Labamu dan HIMKI Dorong Digitalisasi Industri Furnitur dan Kerajinan Lewat Roadshow Nasional Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 08 November 2025 | 14:40 WIB

Labamu dan HIMKI Dorong Digitalisasi Industri Furnitur dan Kerajinan Lewat Roadshow Nasional

Jakarta, katakabar.com - Labamu, platform operasional digital untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia, memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi yang mendorong percepatan transformasi bisnis. Kolaborasi ini dijalankan bersama HIMKI (Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia) guna memperkuat digitalisasi sektor manufaktur furnitur dan kerajinan nasional melalui rangkaian roadshow di berbagai kota. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan roadshow bersama di beberapa pusat industri nasional. Kegiatan ini dirancang untuk mendengarkan kebutuhan langsung dari para pelaku usaha serta memastikan solusi digital yang dikembangkan Labamu relevan dengan praktik di lapangan. Roadshow telah terlaksana di empat kota yang menjadi pusat produksi furnitur di Indonesia. Bali pada 15 September, Yogyakarta pada 23 Oktober, Jepara pada 29 Oktober, dan Cirebon pada 3 November. Setiap sesi menghadirkan dialog teknis mengenai pengelolaan pesanan, visibilitas tim produksi, pengendalian biaya, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing ekspor. Melalui sesi diskusi tersebut, Labamu mendapatkan wawasan yang lebih mendalam mengenai tantangan operasional yang harus dihadapi pelaku usaha. Kebutuhan akan sistem yang mudah digunakan, terintegrasi, dan mampu mendukung peningkatan kapasitas produksi menjadi tema utama dalam setiap pertemuan. Labamu berkomitmen untuk membantu industri mebel dan kerajinan di Indonesia beroperasi secara lebih efisien melalui solusi digital yang praktis. Pendekatan ini memberikan pelaku usaha lebih banyak ruang untuk fokus pada inovasi produk serta pengembangan pasar, bukan pada proses administratif yang memakan waktu. Kolaborasi dengan HIMKI akan dilanjutkan dalam bentuk pengembangan fitur dan pendampingan penggunaan sistem produksi berbasis digital. Tujuannya adalah membantu pelaku industri meningkatkan produktivitas, memperkuat kualitas kontrol, serta memperluas akses pasar baik di dalam negeri maupun global.

Keuntungan Digitalisasi Dokumen Buat Bisnis Modern Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Keuntungan Digitalisasi Dokumen Buat Bisnis Modern

Sidoarjo, katakabar.com - Digitalisasi dokumen membantu bisnis jadi lebih efisien dan aman dengan mengubah dokumen fisik menjadi format digital yang mudah dikelola, serta terintegrasi dengan tanda tangan elektronik. Dunia bisnis terus bergerak menuju efisiensi dan kecepatan. Salah satu langkah penting transformasi tersebut digitalisasi dokumen. Mulai dari kontrak, invoice, hingga surat perjanjian kerja kini semakin banyak disimpan dan diproses dalam format digital. Tetapi, apa sebenarnya manfaat dari digitalisasi ini, dan bagaimana perusahaan bisa mengelolanya dengan aman? Menjawab kebutuhan itu, ezSign, sebagai penyedia layanan tanda tangan digital dan dokumen elektronik bersertifikat di Indonesia, mendorong pelaku usaha untuk memahami betapa pentingnya digitalisasi dokumen guna meningkatkan efisiensi bisnis modern. Apa Itu Digitalisasi Dokumen? Digitalisasi dokumen adalah proses mengubah dokumen fisik menjadi versi digital yang dapat dibaca, dikelola, dan ditandatangani secara elektronik. Proses ini bukan hanya soal memindai kertas menjadi PDF, tetapi juga mencakup sistem pengarsipan, validasi legalitas, hingga integrasi dengan tanda tangan digital. Keuntungan Utama Digitalisasi Dokumen bagi Perusahaan Pada operasional sehari-hari, digitalisasi dokumen menghadirkan sejumlah keunggulan yang sangat relevan dengan kebutuhan bisnis masa kini: 1. Efisiensi Waktu dan Biaya Tidak perlu mencetak, mengirim, atau menyimpan dokumen fisik dalam jumlah besar. 2. Aksesibilitas Tinggi Dokumen bisa diakses kapan pun dan dari mana pun, mendukung sistem kerja hybrid atau remote. 3. Keamanan Data Lebih Baik Dokumen digital yang dilengkapi tanda tangan digital serta sertifikat elektronik memiliki enkripsi yang tidak bisa dipalsukan. 4. Legalitas Terjamin Dengan menggunakan layanan seperti ezSign, dokumen digital memiliki kekuatan hukum yang setara dengan dokumen fisik bermeterai. 5. Ramah Lingkungan Mengurangi konsumsi kertas dan energi, mendukung program keberlanjutan perusahaan. Sebagai platform legal yang terintegrasi langsung dengan Peruri, ezSign tidak hanya memfasilitasi layanan tanda tangan digital, tetapi menyediakan fitur pembubuhan e-meterai resmi, penyimpanan dokumen terenkripsi, serta sistem audit trail untuk pelacakan aktivitas dokumen secara transparan. Beberapa fitur unggulan ezSign mencakup proses tanda tangan digital yang dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit, sertifikasi legal yang diakui oleh Kominfo dan Peruri, dashboard pengelolaan dokumen berbasis cloud, serta riwayat aktivitas yang lengkap dan dapat diaudit. Selain itu, ezSign dapat diintegrasikan dengan berbagai platform dokumen bisnis seperti HRIS, ERP, dan CRM, sehingga mendukung alur kerja yang lebih efisien dan modern. Cara Buat Tanda Tangan Digital Lewat ezSign Bagi perusahaan maupun individu yang belum memiliki identitas digital sah, ezSign juga menyediakan layanan cara buat tanda tangan digital. Proses ini hanya membutuhkan data identitas (seperti KTP dan email aktif), lalu diverifikasi secara otomatis. Setelah aktif, tanda tangan digital Anda dapat digunakan untuk berbagai jenis dokumen legal, baik kontrak kerja, surat perjanjian, invoice, hingga laporan keuangan. Salah satu perusahaan logistik di Jakarta melaporkan efisiensi pengelolaan kontrak hingga 70 persen setelah mengadopsi sistem digitalisasi dokumen berbasis ezSign. Proses tanda tangan yang dulunya memakan waktu hingga 3 hari kini dapat diselesaikan dalam 30 menit, termasuk validasi e-meterai dan verifikasi dokumen. Ini menunjukkan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bisnis modern. Langkah Strategis Masa Depan Lebih Cepat dan Aman Di era persaingan bisnis yang ketat, kecepatan bukan lagi keunggulan tambahan, tetapi syarat dasar untuk bertahan. Dengan mengadopsi digitalisasi dokumen, pelaku usaha tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat tata kelola, legalitas, dan keamanan proses administratif mereka. Mulai langkah transformasi digital Anda dengan digitalisasi dokumen menggunakan ezSign. Dengan layanan tanda tangan digital bersertifikat dan panduan cara buat tanda tangan digital yang mudah diakses, Anda bisa mengelola dokumen bisnis dengan cepat, aman, dan sah secara hukum.

Digitalisasi Dorong Kinerja Industri Sawit Penopang Ekonomi Rakyat Sawit
Sawit
Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:00 WIB

Digitalisasi Dorong Kinerja Industri Sawit Penopang Ekonomi Rakyat

Palu, katakabar.com - Suka tidak suka, dan mau tidak mau, serta harus diakui digitalisasi telah masuk ke semua lini dan sektor, termasuk sektor kelapa sawit. Digitalisasi ini penting mendorong kinerja industrialisasi kelapa sawit salah satu sektor penopang ekonomi pemerintah dan masyarakat. Beranjak dari situ, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sulawesi gelar Celebes Forum 2025. “Digitalisasi menjadi salah satu solusi untuk mempercepat proses dalam industri perkebunan sawit,” tutur Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana di Palu, dilansir dari laman sawitsetara.co, Kamis sore. Ia meyakini teknologi bisa berdampak positif, kalau dikembangkan lebih baik lagi di industri kelapa sawit secara berkelanjutan. Di mana 70 persen anggota GAPKI Sulawesi, telah menerapkan proses digitalisasi dalam industri perkebunan kelapa sawit. “Saat ini sudah mulai dari proses panen, merawat, mengolah sudah banyak menggunakan digitalisasi,” cerita Dony. Diketahui, digitalisasi proses mengubah informasi dari bentuk analog (tercetak, audio, video) atau proses manual menjadi bentuk digital menggunakan teknologi. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, aksesibilitas, dan kolaborasi dalam berbagai bidang seperti bisnis, pemerintahan, dan kehidupan sehari-hari. Contoh penerapannya meliputi pembayaran digital, perpustakaan digital, dan otomatisasi proses bisnis. Menurutnya, pemerintah terus memperkuat strategi hilirisasi industri sebagai langkah kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satu fokus utamanya adalah pada komoditas kelapa sawit, yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong diversifikasi produk turunan dan memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di dalam negeri. Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, menegaskan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada tahun 2029. Untuk mencapai ambisi tersebut, strategi percepatan hilirisasi industri menjadi kunci, terutama pada sektor komoditas strategis seperti kelapa sawit. “Komoditas kelapa sawit menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk mendorong percepatan hilirisasi produk turunan,” timpal Dida. Diversifikasi produk hilir sawit, sebut Dida, tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai tambah dan keuntungan finansial, tetapi juga menyentuh aspek strategis lain, seperti ketahanan energi, penghematan devisa, hingga kontribusi terhadap isu lingkungan global. Salah satu contoh konkret dari upaya tersebut adalah penerapan program biodiesel berbasis sawit yang kini telah memasuki tahap B40, yakni campuran 40 persen biodiesel dalam solar. Program ini diproyeksikan menyerap crude palm oil (CPO) hingga 15,6 juta kiloliter.

KAI Percepat Modernisasi dan Digitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian Nasional Nasional
Nasional
Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:19 WIB

KAI Percepat Modernisasi dan Digitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian Nasional

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempercepat transformasi infrastruktur perkeretaapian nasional. Melalui Direktorat Pengelolaan Prasarana, KAI menghadirkan pembaruan yang menyentuh seluruh aspek prasarana: mulai dari peremajaan rel, modernisasi wesel, pembaruan sistem sinyal, hingga penerapan teknologi digital yang menggantikan metode kerja manual. “Transformasi prasarana ini bukan sekadar pembaruan teknis, tetapi fondasi untuk masa depan. Kami ingin memastikan setiap perjalanan pelanggan berlangsung aman, andal, dan didukung teknologi terkini,” ujar Direktur Pengelolaan Prasarana KAI, Heru Kuswanto. Menurutnya, transformasi prasarana yang dijalankan di KAI harus memiliki Big Point, High Impact, Powerful, Efficiency Impact, dan sepenuhnya selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan atau RJPP. Langkah ini menjadi pijakan untuk membangun fondasi perkeretaapian nasional yang modern, andal, dan berdaya saing tinggi. “Ada tiga fokus utama yang dijalankan. Pertama, meningkatkan Reliability, Availability, Maintainability, Safety, and Services atau RAMSS untuk memperkuat daya saing dan pendapatan perusahaan. Kedua, melakukan transformasi digital dalam pengoperasian dan perawatan prasarana guna mendorong efisiensi, keselamatan, dan peningkatan pendapatan. Ketiga, mengimplementasikan program kerja berbasis keberlanjutan yang mengacu pada prinsip Sustainability dan ESG,” jelas Heru. Sejak 2020, Rinci Heru, KAI telah mengganti lebih dari 1,6 juta meter rel baja demi memperkuat struktur jalur utama. Bantalan kayu yang rentan lapuk diganti dengan bantalan sintetis yang lebih kuat dan tahan lama. Ratusan wesel diperbarui menggunakan struktur beton untuk meningkatkan stabilitas. Hasilnya, kecepatan operasi meningkat di lebih dari 800 kilometer jalur, sementara Track Quality Index pada triwulan I 2025 mencapai 5.554, mendekati kategori sempurna.

ecommerceloka Bukti Digitalisasi Buka Peluang Baru Untuk Hotel Kecil di Penyangga Pariwisata Bali Hotel
Hotel
Sabtu, 19 Juli 2025 | 15:22 WIB

ecommerceloka Bukti Digitalisasi Buka Peluang Baru Untuk Hotel Kecil di Penyangga Pariwisata Bali

“Salah satu keuntungan paling terasa adalah pembayaran dari OTA langsung masuk ke rekening kami tanpa perantara dan semua laporan bisa dicek di dashboard, sehingga mudah untuk memantau kondisi bisnis setiap hari,” tuturnya. Menurut CEO dan Co-Founder ecommerceloka, Nico S. Wiratama, peningkatan bisnis Starloka menjadi contoh nyata digitalisasi menjadi solusi pemerataan potensi pariwisata, bahkan di area yang selama ini tidak masuk radar utama wisatawan. “Gianyar mungkin bukan destinasi yang ramai seperti Canggu atau Uluwatu, tapi dengan strategi yang tepat, properti di wilayah seperti ini bisa menarik traffic online, tampil profesional, dan bersaing secara sehat. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital Starloka,” ulas Nico.

Bupati Rohul: Mari Ciptakan Transformasi Digital Pendidikan di Rokan Hulu Riau
Riau
Kamis, 17 April 2025 | 13:23 WIB

Bupati Rohul: Mari Ciptakan Transformasi Digital Pendidikan di Rokan Hulu

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM buka secara resmi Sosialisasi Program Digitalisasi Sekolah tahun 2025 usung tema “Transformasi Digital Pendidikan di Rokan Hulu Melalui Program Sekolah Rujukan Google” yang menghadirkan Google For Education Spesialis Renti Rosmalis dari Jakarta, di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu, Rabu (16/4). Di kegiatan sosialisasi hadir Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, H. Damri Poti, S.Sos, M.Ap, Kadis Kominfo Rokan Hulu, H. Syofwan, S.Sos, Kepala Bappeda, Drs. H. Yusmar, M.Si dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, 200 Kepala Sekolah di Rokan Hulu, dan Tim Digitalisasi Sekolah. Menurut Bupati Rokan Hulu, Anton, Transformasi Digital di sektor pendidikan merupakan titik utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang tangguh, adaptif, dan merata, baik dari aspek infrastruktur, sumber daya manusia, hingga penguatan literasi, dan budaya digital di kalangan pendidik, serta peserta didik. "Kami sambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, yang berkolaborasi dengan Google for Education Indonesia, sebuah mitra global yang telah terbukti berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang inklusif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya. Sekolah digital bukan semata-mata soal perangkat atau jaringan internet, kata Anton, tapi mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui pemanfaatan teknologi, yang memberdayakan siswa menjadi pembelajar mandiri, kreatif, dan berdaya saing. "Kepada Dinas Pendidikan agar terus melakukan pendampingan, evaluasi, dan penguatan kebijakan daerah yang mendorong tumbuhnya inovasi digital di sekolah - sekolah yang ada di Rokan Hulu ini," jelasnya.