Bisa

Sorotan terbaru dari Tag # Bisa

Pakai WhatsApp Business API Tanpa Legalitas dan Website, Memang Bisa? Default
Default
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:00 WIB

Pakai WhatsApp Business API Tanpa Legalitas dan Website, Memang Bisa?

Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. WhatsApp Business API merupakan solusi komunikasi resmi dari Meta yang dirancang untuk mendukung operasional bisnis skala menengah hingga besar. Berbeda dengan WhatsApp Business App, API ini tidak bisa digunakan secara bebas tanpa melalui proses verifikasi dan pemenuhan persyaratan administratif tertentu. Secara umum, bisnis perlu memenuhi beberapa syarat utama berikut untuk dapat menggunakan WhatsApp Business API: Meta mewajibkan bisnis memiliki akun Facebook Business Manager yang tervalidasi. Pada tahap ini, identitas usaha akan diperiksa secara administratif untuk memastikan keabsahan dan kesesuaian data bisnis. Legalitas usaha jelas Biasanya berupa dokumen resmi seperti: ● Akta pendirian atau dokumen usaha ● NIB atau SIUP ● Informasi nama perusahaan yang konsisten dengan data pendaftaran Website digunakan sebagai bukti eksistensi bisnis. Meta akan mengecek apakah bisnis benar-benar aktif dan relevan dengan aktivitas WhatsApp yang diajukan. Display name WhatsApp harus sesuai dengan nama bisnis resmi. Ketidaksesuaian nama sering menjadi penyebab penolakan verifikasi. Di atas kertas, semua ini terlihat sederhana. Namun di praktiknya, tidak sedikit bisnis yang terjebak di proses verifikasi karena beberapa kendala umum, seperti: ● Belum memiliki website ● Legalitas usaha belum lengkap ● Data bisnis tidak konsisten ● Mendaftar melalui jalur yang tidak resmi Di titik inilah muncul pertanyaan yang sering terdengar di lapangan: “Kalau belum punya legalitas dan website, berarti tidak bisa pakai WhatsApp Business API sama sekali?” Jawabannya: bisa, tetapi bukan dengan pendekatan nekat atau bypass kebijakan. Di sinilah WhatsApp Coexistence menjadi pendekatan yang jauh lebih realistis dan terkontrol. WhatsApp Coexistence memungkinkan satu nomor yang sama digunakan secara bersamaan untuk: ● WhatsApp Business App (aplikasi biasa) ● WhatsApp Business API (jalur resmi) Artinya, bisnis tidak perlu langsung mematikan WhatsApp lama atau melakukan migrasi ekstrem hanya demi masuk ke API. Perbedaan utama antara WhatsApp API murni dan WhatsApp Coexistence dapat diringkas sebagai berikut: WhatsApp Cloud API ● Wajib legalitas dan website sejak awal ● Wajib verifikasi Facebook Business Manager ● Nomor tidak bisa lagi dipakai di aplikasi biasa WhatsApp Coexistence ● Nomor tetap aktif di WhatsApp Business App ● Bisa terhubung ke WhatsApp Business API resmi ● Transisi bertahap tanpa mengganggu operasional Lebih fleksibel untuk bisnis yang belum rapi secara administratif Namun penting dicatat, Coexistence bukan jalan pintas untuk menghindari verifikasi selamanya. Dalam banyak kasus di lapangan, Meta tetap dapat meminta: ● Verifikasi Facebook Business Manager ● Upload legalitas usaha ● Website aktif Terutama jika: ● Volume pesan meningkat tajam ● Aktivitas broadcast terlihat agresif ● Bisnis ingin membuka fitur tertentu (misalnya template approval cepat atau display name) ● Akun mengalami restriction atau pembatasan ● Reputasi nomor menurun Di titik tersebut, bisnis tetap akan diminta melengkapi legalitas dan website. Karena itu, framing yang tepat bukan: “Coexistence membuat legalitas dan website tidak perlu.” Melainkan: Coexistence memberi ruang waktu dan jalur aman untuk bertransisi. Bukan nekat. Bukan bypass. Tetapi bertahap dan lebih terkendali. Di Barantum, WhatsApp Coexistence tidak diposisikan sebagai trik instan, tetapi sebagai strategi transisi yang lebih aman, profesional, dan siap diskalakan. Dengan WhatsApp Coexistence Barantum, bisnis dapat: ● Tetap menggunakan WhatsApp Business App seperti biasa ● Terhubung ke WhatsApp Business API resmi ● Mengelola chat dalam inbox terpusat ● Mengaktifkan broadcast secara terkontrol ● Mengintegrasikan CRM dan workflow ● Menambahkan AI Agent untuk respon otomatis Semua itu dilakukan tanpa harus mematikan sistem lama atau mengganggu operasional yang sudah berjalan. Yang lebih penting, Barantum tidak mendorong pendekatan “asal lolos API”. Pendekatannya justru berfokus pada: ● Menyiapkan struktur bisnis secara bertahap ● Membantu kepatuhan terhadap kebijakan Meta ● Mempersiapkan proses verifikasi saat dibutuhkan ● Mengurangi risiko restriction dan pemblokiran ● Menjaga stabilitas komunikasi bisnis jangka panjang Dengan kata lain, Coexistence di Barantum bukan sekadar soal “bisa pakai API sekarang”, tetapi soal aman, stabil, dan siap tumbuh. Jadi jika hari ini: ● Anda belum memiliki legalitas ● Anda belum memiliki website ● Tetapi sudah membutuhkan sistem WhatsApp yang lebih profesional WhatsApp Coexistence Barantum adalah jalan tengah yang lebih rasional dibandingkan: ● Tools blaster ilegal ● API abu-abu ● Pendaftaran asal-asalan yang rawan diblokir Karena pada akhirnya, masalah utamanya bukan: “bisa atau tidak pakai WhatsApp API tanpa legalitas.” Melainkan: “aman, stabil, dan siap diskalakan atau tidak.” Jika Anda ingin: ● Tetap menggunakan WhatsApp tanpa gangguan ● Naik level ke sistem API resmi ● Mengurangi risiko akun dibatasi ● Menyiapkan bisnis lebih rapi secara bertahap Gunakan WhatsApp Coexistence Barantum. Transisi aman. Resmi. Siap untuk pertumbuhan jangka panjang. Jadwalkan demo WhatsApp Coexistence Barantum sekarang.

Siap-siap! Pemesanan Tiket KA Bisa Dilakukan Lebih Dekat Jadwal Keberangkatan Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 11 Juli 2025 | 16:09 WIB

Siap-siap! Pemesanan Tiket KA Bisa Dilakukan Lebih Dekat Jadwal Keberangkatan

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) hadirkan kemudahan baru bagi pelanggan pesan tiket kereta api. Ini untuk peningkatan kualitas pelayanan, KAI kini membuka pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan situs https://booking.kai.id hingga mendekati waktu keberangkatan kereta yang sebelumnya maksimal 1 jam sebelum keberangkatan. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan, kebijakan ini diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan mendadak. “Kini, pemesanan tiket KA antar kota dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, sedangkan untuk KA perkotaan hingga 10 menit sebelum keberangkatan,” jelas Anne lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Kamis siang. Penyesuaian ini, kata Anne, berlaku untuk seluruh pemesanan yang dilakukan secara digital melalui aplikasi Access by KAI dan situs web booking.kai.id. Pelanggan yang belum memperbarui aplikasinya dapat segera melakukan pembaruan ke versi minimal 6.12.1 untuk Android dan 6.13.0 untuk iOS agar dapat menikmati fitur terbaru ini. Selain itu, ucapnya, untuk memperkuat akurasi data dan keamanan perjalanan, seluruh penumpang Warga Negara Indonesia (WNI) wajib mengisi data diri dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), termasuk bagi penumpang infant. Sementara penumpang Warga Negara Asing atau WNA wajib mengisi data dengan nomor identitas yang tercantum dalam paspor. "Aplikasi Access by KAI kini mendukung pembelian tiket dengan tarif khusus/Go show, yang bisa dilakukan mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api, selama tempat duduk masih tersedia. Hal ini memberikan alternatif menarik bagi pelanggan yang ingin bepergian secara lebih hemat," tutur Anne. Menurut Anne, KAI terus mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan digital yang lebih cepat, praktis, dan aman. Dengan fitur pemesanan tiket yang semakin fleksibel, KAI berharap dapat menjawab kebutuhan mobilitas pelanggan yang terus berkembang. “Transformasi digital terus kami lakukan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Fitur ini menjadi salah satu upaya KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan sesuai dengan ritme kehidupan modern yang serba mendadak,” terang Anne.

Siap-siap! Pemesanan Tiket KA Bisa Dilakukan Lebih Dekat Jadwal Keberangkatan Nasional
Nasional
Jumat, 11 Juli 2025 | 14:06 WIB

Siap-siap! Pemesanan Tiket KA Bisa Dilakukan Lebih Dekat Jadwal Keberangkatan

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) hadirkan kemudahan baru bagi pelanggan pesan tiket kereta api. Ini untuk peningkatan kualitas pelayanan, KAI kini membuka pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan situs https://booking.kai.id hingga mendekati waktu keberangkatan kereta yang sebelumnya maksimal 1 jam sebelum keberangkatan. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan, kebijakan ini diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan mendadak. “Kini, pemesanan tiket KA antar kota dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, sedangkan untuk KA perkotaan hingga 10 menit sebelum keberangkatan,” jelas Anne lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Kamis siang. Penyesuaian ini, kata Anne, berlaku untuk seluruh pemesanan yang dilakukan secara digital melalui aplikasi Access by KAI dan situs web booking.kai.id. Pelanggan yang belum memperbarui aplikasinya dapat segera melakukan pembaruan ke versi minimal 6.12.1 untuk Android dan 6.13.0 untuk iOS agar dapat menikmati fitur terbaru ini. Selain itu, ucapnya, untuk memperkuat akurasi data dan keamanan perjalanan, seluruh penumpang Warga Negara Indonesia (WNI) wajib mengisi data diri dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), termasuk bagi penumpang infant. Sementara penumpang Warga Negara Asing atau WNA wajib mengisi data dengan nomor identitas yang tercantum dalam paspor. "Aplikasi Access by KAI kini mendukung pembelian tiket dengan tarif khusus/Go show, yang bisa dilakukan mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api, selama tempat duduk masih tersedia. Hal ini memberikan alternatif menarik bagi pelanggan yang ingin bepergian secara lebih hemat," tutur Anne. Menurut Anne, KAI terus mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan digital yang lebih cepat, praktis, dan aman. Dengan fitur pemesanan tiket yang semakin fleksibel, KAI berharap dapat menjawab kebutuhan mobilitas pelanggan yang terus berkembang. “Transformasi digital terus kami lakukan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Fitur ini menjadi salah satu upaya KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan sesuai dengan ritme kehidupan modern yang serba mendadak,” terang Anne.

School of Information Systems Binus University Buktikan Lulusan Bisa Pimpin Industri Food dan Beverage Default
Default
Minggu, 08 Juni 2025 | 14:00 WIB

School of Information Systems Binus University Buktikan Lulusan Bisa Pimpin Industri Food dan Beverage

Jakarta, katakabar.com - Perubahan lanskap dunia kerja pasca-pandemi serta akselerasi digitalisasi di berbagai sektor mendorong pentingnya pendidikan interdisipliner yang tidak hanya fokus pada teori akademik, namun juga pada penerapan praktis di dunia industri. Binus University merespons kebutuhan ini melalui kurikulum berbasis outcome yang terintegrasi dengan Enrichment Program sebuah program unik yang memberikan mahasiswa pengalaman belajar di luar kampus melalui jalur magang, riset, pengabdian masyarakat, kewirausahaan, dan global mobility. Untuk cetak talenta unggul lintas sektor, melalui kisah inspiratif salah satu alumninya dari School of Information Systems yang kini sukses berkarier di industri Food and Beverage (FnB) berhasil memegang posisi strategis sebagai General Manager di sebuah perusahaan FnB ternama, yakni PT Banban Indonesia Gemilang, Devin Louis. Beliau membagiakan perjalanan transformasi kariernya yang unik dan penuh tantangan. Berbekal pengetahuan teknologi, kemampuan analitis, serta soft skills yang diperkuat selama masa studi, ia mampu memahami kebutuhan bisnis FnB secara menyeluruh dan menerapkan pendekatan digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan. “Tidak semua lulusan Sistem Informasi harus bekerja di dunia IT murni. Saya ingin membuktikan bahwa ilmu teknologi bisa diterapkan di sektor manapun, termasuk FnB,” ujarnya. Lantas, Ia menyoroti peran besar yang dimainkan oleh kurikulum Enrichment Program BINUS University dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis. Melalui perjalanannya, ia menekankan pentingnya adaptabilitas, pembelajaran berkelanjutan, serta keberanian untuk mengejar passion di luar jalur konvensional. Kisah ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan di Binus University mendorong lulusannya untuk tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap memimpin dan berinovasi di berbagai industri. Kisah ini sejalan dengan visi BINUS University dalam fostering and empowering the society in building and serving the nation, serta memperkuat komitmen institusi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri saat ini, namun juga siap menjawab tantangan global masa depan.

Mahasiswa Binus University Tembus D dan AD Pencil Awards 2025, Siapa Sangka Kampus Indonesia Bisa! Pendidikan
Pendidikan
Jumat, 30 Mei 2025 | 21:00 WIB

Mahasiswa Binus University Tembus D dan AD Pencil Awards 2025, Siapa Sangka Kampus Indonesia Bisa!

Jakarta, katakabar.com - Mahasiswa dari program Creative Advertising Binus University kembali meraih prestasi gemilang dengan memenangkan D&AD 2025 Pencil Awards. Tim yang terdiri dari Allya Malaikha, Elva Gracia, Kane Lestat, dan Maverick Lee berhasil menciptakan sebuah karya luar biasa yang disebut 'Consent Soap', yang menjawab tantangan penting mengenai edukasi tentang consent kepada orang dengan Down Syndrome. 'Consent Soap'adalah sabun tiga warna yang dirancang untuk membantu orang dengan Down Syndrome mengenali area tubuh yang boleh atau tidak boleh disentuh. Berdasarkan insight pengulangan adalah metode paling efektif dalam mengajarkan sesuatu kepada orang dengan Down Syndrome, tim menciptakan alat yang dapat digunakan dalam rutinitas sehari-hari, yaitu mandi. Sabun dengan desain berbeda warna ini bertujuan memberikan edukasi tentang privasi tubuh dengan cara yang mudah dipahami dan memungkinkan penggunanya untuk lebih mandiri dalam menjaga batasan fisik. Keberhasilan ini terasa sangat membanggakan bagi tim, yang mengaku sempat tidak percaya saat pertama kali menerima email konfirmasi kemenangan. D dan AD adalah penghargaan bergengsi, dan bagi mereka, ini adalah kebanggaan terbesar, terutama karena sedikit kampanye dari Indonesia yang berhasil masuk, bahkan untuk ajang New Blood yang sudah bertahun-tahun tidak ada finalis dari Indonesia. Kemenangan ini menjadi langkah awal yang luar biasa untuk memulai karier mereka di industri kreatif. Tapi, perjalanan mereka tidak lepas dari tantangan. Tim ini mengerjakan proyek saat sedang menjalani magang di dua kantor berbeda, Dentsu dan Leo Burnett. Meski terpisah, mereka berhasil mengatasi kesulitan untuk bertemu langsung dan berdiskusi ide secara bersama-sama. Kerja keras dan semangat untuk menghasilkan ide terbaik membuat mereka tetap bisa berkolaborasi secara efektif. Perkuliahan di Binus University, khususnya dalam kelas DKV 3 dan CDW, sangat membantu mereka kembangkan ide dan kreativitas. Kelas-kelas tersebut memberikan dasar yang kuat dalam meng-crack idea dan insight yang dibutuhkan untuk menjawab brief yang diberikan. Bantuan dari mentor, seperti Angela Oscario dan dosen lainnya sangat berperan penting dalam mengarahkan mereka untuk merampungkan ide ini menjadi karya yang nyata.

Wajib Tahu! UKMK Bisa Kok Sulap Sawit Jadi Makanan Enak dan Laris Manis Sawit
Sawit
Selasa, 29 April 2025 | 19:05 WIB

Wajib Tahu! UKMK Bisa Kok Sulap Sawit Jadi Makanan Enak dan Laris Manis

Surabaya, katakabar.com - Usaha Kecil, Mikro, dan Koperasi atau UKMK bisa sulap kelapa sawit jadi makanan enak dan laris manis di pasaran. Di workshop olahan sawit di Kota Pahlawan nama lain dari Surabaya, terbukti kelapa sawit bisa dibikin jadi kue kering, bolu hingga dodol siap tembus pasar dan raup untung besar. Bisa jadi, selama ini yang terngiang di benak Anda ketika mendengar kata kelapa sawit, seperti minyak goreng atau bahan baku biodiesel! Tapi, fakatnya, kelapa sawit kini tawarkan potensi yang jauh lebih luas. Lewat workshop angkat tema 'Kreativitas Olahan Pangan Sawit untuk UKMK Naik Kelas' yang ditaja Elaeis Media Group atau EMG, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP Selasa (29/4), para pelaku UKMK diajak menggali potensi kelapa sawit selain minyak goreng. Workshop ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi sebagai pembuka mata sekaligus pintu gerbang kelapa sawit bisa diolah menjadi berbagai produk pangan yang sehat dan laris manis, seperti bolu, keripik, kue kering, hingga rendang dan dodol. Selakn itu, peserta workshop diajari cara mengolah sawit menjadi makanan enak yang dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.

Anak Petani Bisa Bisnis Properti! Perjalanan Jatuh Bangun Developer Ali Sarbani Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 18 April 2025 | 10:17 WIB

Anak Petani Bisa Bisnis Properti! Perjalanan Jatuh Bangun Developer Ali Sarbani

Jakarta, katakabar.com - 'Bukan uang yang utama, tapi bagaimana kita bisa memberi manfaat'. Kutipan ini bukan hanya semboyan bagi Ali Sarbani, melainkan prinsip hidup yang ia pegang erat. Lahir di Kudus dari keluarga petani, Ali membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk membangun mimpi besar. Dari kampung dan sawah, ia menapaki jalan menuju dunia properti hingga kini dikenal sebagai salah satu pengembang berpengaruh dengan ratusan unit proyek. Ali tumbuh dalam kesederhanaan. Tidak ada latar belakang bisnis, teknik, apalagi desain. Tapi ada satu hal yang selalu ia ingat, gambar rumah dan mobil yang terpajang di sketsel atau partisi yang membagi ruang tamu dengan ruang keluarganya. “Itu gambar bapak saya yang jadi impian untuk anak-anaknya. Dan tanpa sadar, itu jadi impian saya juga,” kenangnya dalam dokumenter Sekali Seumur Hidup. Pada 1995 silam, Ali hijrah ke Semarang untuk kuliah sambil kerja. Krisis moneter '97 menghantam keluarganya. Ia banting setir jual beli Handphone P second yang akhirnya ia tekuni selama 10 tahun. Sayang, dari hasil usahanya tersebut ia belum mampu membeli rumah impiannya.

'Bisa, Tapi Tidak Berbisa' Opini
Opini
Kamis, 10 April 2025 | 20:54 WIB

'Bisa, Tapi Tidak Berbisa'

Oleh: Agung Marsudi katakabar.com - Pasca amandemen UUD 1945 (1999-2002) kedudukan antar lembaga negara menjadi "bahu setentang", sehingga masing-masing memiliki peluang untuk "menang" dan punya senjata untuk saling "menyandera". Tidak ada lembaga yang lebih tertinggi. Meski semua tahu di tangan presiden seluruh kebijakan negara "bisa" diputuskan. Tapi fakta obyektifnya, relasi kuasa setara antara legislatif, yudikatif dan eksekutif, menyebabkan kedaulatan rakyat hanya seremoni di konstitusi. Presiden bisa. Tapi apakah "berbisa"? Semua masih sepakat politik itu urusan ketatanegaraan, demokrasi hanya alat. Semua juga masih sepakat NKRI itu singkatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan Negara Kesatuan "Relawan" Indonesia. Indonesia hari ini, butuh presiden yang heroik, yang timbul tenggelam bersama rakyat. Presiden yang pro rakyat, berarti presiden yang mengemban amanat rakyat sebagai kehormatan. Kedaulatan rakyat adalah segalanya. Melupakan Ampera, amanat penderitaan rakyat berarti mengkhianati cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Apakah Surfaktan Bisa Sebabkan Iritasi? Cara Pilih Surfaktan Aman untuk Kulit Kesehatan
Kesehatan
Sabtu, 05 April 2025 | 10:09 WIB

Apakah Surfaktan Bisa Sebabkan Iritasi? Cara Pilih Surfaktan Aman untuk Kulit

Jakarta, katakabar.com - Formulasi produk perawatan kulit yang aman bergantung pada pemilihan surfaktan yang tepat. Dengan memilih jenis surfaktan yang lebih lembut, menyeimbangkan pH sesuai dengan kulit, serta mengombinasikan bahan secara optimal, maka risiko iritasi pada kulit dapat diminimalkan. Surfaktan komponen utama dalam berbagai produk pembersih, mulai dari sabun hingga sampo. Tapi, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah surfaktan bisa menyebabkan iritasi pada kulit? Dan bagaimana cara memilih surfaktan yang paling aman? Berikut pembahasan mengenai iritasi akibat surfaktan serta rekomendasi surfaktan yang lebih lembut dan aman digunakan. Apakah Surfaktan Bisa Sebabkan Iritasi? Ya, beberapa jenis surfaktan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Berdasarkan dokumen yang Anda berikan, tingkat iritasi surfaktan bergantung pada beberapa faktor, di antaranya: · Jenis Surfaktan-Surfaktan anionik seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) memiliki potensi iritasi lebih tinggi dibandingkan nonionik atau amfoterik. · Konsentrasi Surfaktan-Semakin tinggi konsentrasi surfaktan dalam formulasi, semakin besar kemungkinan terjadinya iritasi.

Gawat! Ekonomi Riau Bisa Terancam Penurunan Produksi Sawit dan Migas Sawit
Sawit
Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:51 WIB

Gawat! Ekonomi Riau Bisa Terancam Penurunan Produksi Sawit dan Migas

Pekanbaru, katakabar.com - Provinsi Riau dihadapkan pada tantangan baru di sektor perkebunan dan pertambangan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Provinsi Riau, Panji Achmad menjabarkan, kedua sektor ini tengah menghadapi penurunan produksi.