Syarat Lolos Bea Cukai: Ini Panduan Aman Kirim Paket Luar Negeri Tanpa Tertahan Nasional
Nasional
Sabtu, 11 April 2026 | 09:36 WIB

Syarat Lolos Bea Cukai: Ini Panduan Aman Kirim Paket Luar Negeri Tanpa Tertahan

Jakarta, katakabar.com - Jangan biarkan paket Anda tertahan! Pahami syarat dokumen dan aturan bea cukai agar proses kirim paket ke luar negeri berjalan lancar tanpa hambatan. Proses pemeriksaan di bea cukai sering kali menjadi fase yang paling mendebarkan dan penuh ketidakpastian dalam dunia pengiriman internasional. Ketika Anda memutuskan untuk kirim paket ke luar negeri, setiap barang yang melintasi batas negara wajib melewati serangkaian pemeriksaan ketat oleh otoritas pabean setempat. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan keamanan nasional, melindungi industri lokal, serta menarik pajak impor yang berlaku. Jika terdapat ketidaksesuaian dokumen atau pelanggaran regulasi, barang Anda memiliki risiko besar untuk ditahan, dikenakan denda yang mahal, atau bahkan dimusnahkan oleh petugas. Langkah pertama dan paling mendasar agar paket Anda lolos dari pemeriksaan bea cukai adalah melengkapi dokumen komersial, seperti invoice dan packing list. Selanjutnya, pencantuman HS Code (Harmonized System Code) yang akurat sangatlah vital karena kode inilah yang digunakan oleh petugas untuk mengklasifikasikan jenis barang dan menentukan persentase tarif pajak yang harus dibayar. Di samping itu, hindari kebiasaan memalsukan nilai barang menjadi jauh lebih murah (under-value) hanya demi menghindari pajak. Akibatnya sangat fatal, karena petugas bea cukai di berbagai negara modern telah dilengkapi dengan sistem basis data canggih untuk memverifikasi harga pasar aktual dari produk yang Anda kirimkan. Selain kelengkapan dokumen, Anda juga wajib mengetahui aturan spesifik negara tujuan mengenai barang-barang yang dibatasi (restricted) atau dilarang sepenuhnya (prohibited). Sebagai contoh, produk-produk berupa cairan, baterai lithium yang mudah meledak, makanan segar, tanaman, atau produk kosmetik biasanya memerlukan izin khusus, sertifikasi BPOM setempat, atau dokumen karantina. Tanpa persiapan dokumen ekstra tersebut, pengiriman Anda dipastikan akan mengalami kendala dan tertahan dalam waktu yang lama. Urusan birokrasi dan bea cukai sama sekali tidak akan menjadi kendala yang menakutkan saat Anda kirim paket ke luar negeri bersama ahlinya. Airway Express menyediakan layanan pra-screening barang secara detail dan bantuan verifikasi HS Code secara gratis jauh sebelum pengiriman dilakukan. Dengan pendampingan dokumen yang ketat, edukasi regulasi yang transparan, dan komunikasi proaktif, Airway Express memastikan paket Anda dapat melewati proses custom clearance dengan lancar, aman, dan tepat waktu hingga tiba di tangan penerima.

Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit di BC, Ini Kata Menkeu Sawit
Sawit
Minggu, 26 Oktober 2025 | 14:52 WIB

Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit di BC, Ini Kata Menkeu

Jakarta, katakabar.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dukung langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) geledah kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terkait penyidikan kasus dugaan korupsi ekspor limbah minyak kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) pada 2022 lalu. Ia menegaskan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak akan mencampuri proses hukum tengah berjalan. Menurutnya, tindakan Kejagung sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. “Biar saja, itu kan orang lain yang periksa,” kata Purbaya ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (24/10) lalu, dilansir dari laman salah satu media nasional, Sabtu siang. Kasus dugaan korupsi itu, ucap Purbaya, punya kompleksitas tinggi lantaran melibatkan eksportir dengan modus yang cukup canggih serta memerlukan pembuktian laboratorium lebih lanjut. “Kelihatannya eksportirnya cukup canggih, tetapi pasti bakal ada perdebatan soal buktinya. Jadi biarkan prosesnya berjalan,” jelasnya. Apakah Kemenkeu turut melaporkan dugaan praktik ilegal itu? Ia tidak menjawab. Tetapi ditegaskannya, Kemenkeu tidak toleransi pelanggaran di lingkungan internalnya, termasuk di Bea Cukai. “Kalau ada yang salah, salah saja. Tidak ada perlindungan untuk itu,” tegasnya. Diketahui, sebelumnya Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung telah melakukan penggeledahan di kantor Bea Cukai, Rabu (22/10) lalu. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan penggeledahan dilakukan untuk mencari informasi dan data yang berkaitan dengan dugaan korupsi ekspor POME “Penggeledahan dilakukan di beberapa lokasi, tetapi kami belum bisa merinci karena masih tahap penyidikan,” tuturnya di Jakarta, Jumat (24/10) lalu.

Anti Ditahan Bea Cukai: Daftar Barang Dilarang+Alternatif Aman Pengiriman Luar Negeri Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 15 Oktober 2025 | 22:14 WIB

Anti Ditahan Bea Cukai: Daftar Barang Dilarang+Alternatif Aman Pengiriman Luar Negeri

Jakarta, katakabar.com - Biar paket tidak tertahan saat pengiriman luar negeri, pahami lebih dulu kategori barang yang dibatasi atau dilarang. Daftar ringkas di bawah ini membantu Anda menilai risiko, lalu memilih opsi aman sebelum booking layanan pengiriman luar negeri. Barang yang Umumnya Dibatasi/Dilarang - Cairan tertentu & aerosol (parfum, hairspray) → bisa butuh izin khusus atau dilarang total pada rute pengiriman luar negeri tertentu. - Makanan segar/produk hewani → sering terkendala aturan karantina negara tujuan. - Baterai lithium lepas → wajib patuh UN38.3 & kemasan khusus untuk jalur udara internasional. - Kosmetik/obat-obatan → dapat memerlukan dokumen pendukung sesuai regulasi impor. - Barang berbahaya (hazmat) → mengikuti regulasi IATA/ICAO pada pengiriman luar negeri. - Barang tiruan/ilegal → dilarang. - Uang tunai, logam mulia tertentu → sangat dibatasi, rawan penahanan saat clearance. Bingung kategori barang Anda? Lakukan screening pra-kirim agar pengiriman luar negeri lebih lancar melalui Airway Express Alternatif & Solusi Aman - Ganti cairan ke bentuk pad/solid bila memungkinkan agar lebih aman di pengiriman luar negeri. - Pilih makanan kering/kemasan pabrik berlabel jelas. - Gunakan perangkat dengan baterai terpasang (integrated) jika sesuai aturan. - Sertakan invoice & deskripsi jujur untuk memudahkan verifikasi bea cukai. - Pertimbangkan opsi All-In (DDP) sehingga pajak impor ditangani di awal dan pengiriman luar negeri terasa lebih simpel bagi penerima. Dokumen yang Membantu Lolos Clearance - Invoice komersial/packing list dengan keterangan HS code yang relevan. - Sertifikat/izin bila disyaratkan (kosmetik, suplemen, makanan tertentu). - Kontak penerima aktif untuk verifikasi cepat selama proses pengiriman luar negeri. Persiapan Checklist Biar Engga Ketahan - [ ] Cek daftar larangan negara tujuan sebelum penjemputan. - [ ] Validasi HS code & nilai barang yang realistis. - [ ] Siapkan foto barang & packing sebagai bukti. - [ ] Pertimbangkan asuransi untuk barang bernilai atau rapuh. FAQ Apakah parfum bisa dikirim dalam pengiriman luar negeri? - Sering kali dibatasi. Beberapa rute melarang total. Pastikan cek negara tujuan; jika perlu, minta alternatif aman. Bagaimana dengan obat suplemen untuk pengiriman luar negeri? - Sebagian memerlukan izin/sertifikat. Sertakan label, komposisi, dan jumlah wajar untuk penggunaan pribadi.

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp7,6 Miliar Hukrim
Hukrim
Rabu, 18 Juni 2025 | 12:37 WIB

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp7,6 Miliar

Tembilahan, katakabar.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai atau KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan memusnahkan barang milik negara hasil penindakan senilai lebih dari Rp7,6 miliar, Rabu (18/6). Kegiatan ini bagian dari upaya pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal serta pelanggaran ketentuan kepabeanan di wilayah Riau. Barang-barang yang dimusnahkan rinciannya 4.890.692 batang rokok ilegal tanpa pita cukai, 350.030 mililiter minuman mengandung etil alkohol atau MMEA berbagai merek tanpa izin, serta 25 unit handphone yang masuk secara tidak sah. Total nilai barang ditaksir mencapai Rp7.677.113.360, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp3.852.996.112. Pemusnahan dilakukan secara terbuka di halaman Kantor Bea Cukai Tembilahan disaksikan perwakilan pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, Kejaksaan, serta anggota legislatif. Barang-barang tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara atau BMN Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL Pekanbaru. Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Setiawan Rosyidi menegaskan, pemusnahan ini adalah bentuk komitmen Bea Cukai menjalankan fungsi sebagai pelindung masyarakat dan penegak hukum. "Barang-barang ilegal ini tidak hanya merugikan penerimaan negara, tetapi juga merusak iklim usaha yang sehat serta mengancam kesehatan masyarakat," ujarnya. Penindakan ini dilakukan sepanjang periode November 2024 hingga Mei 2025 di wilayah kerja Bea Cukai Tembilahan, yang meliputi Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kuantan Singingi. Menurut Setiawan, upaya ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam mencegah peredaran barang ilegal, terutama rokok dan MMEA yang menjadi fokus pengawasan nasional. Setiawan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan. Bea Cukai membuka saluran pengaduan yang dapat diakses publik guna melaporkan dugaan pelanggaran di lapangan. "Partisipasi publik sangat penting. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan kami dalam menekan peredaran barang ilegal," tegasnya.

Mantap! Bea Cukai Parepare Layani Ekspor Cangkang Sawit ke Korsel Sawit
Sawit
Rabu, 08 Januari 2025 | 17:18 WIB

Mantap! Bea Cukai Parepare Layani Ekspor Cangkang Sawit ke Korsel

Parepare, katakabar.com - Bea Cukai Parepare, Sulawesi Selatan, melayani ekspor komoditas palm kernel shell atau cangkang sawit milik PT Awana Sawit Lestari (ASL) ke Korea Selatan. Kepala Kantor Bea Cukai Parepare, Dawny Marbagio mengutarakan, terus meningkatnya performa kinerja ekspor tentunya harus diiringi dengan kinerja layanan kepabeanan yang semakin baik. “Hal ini kami wujudkan dengan pelayanan ekspor cangkang sawit milik PT ASL," ujarnya lewat siaran pers Ditjen Bea Cukai, dilansir dari laman EMG, Rabu (8/1).

Bea Cukai Terapkan Aplikasi CEISA 4.0 Mudahkan Eskportir Sawit Sawit
Sawit
Minggu, 01 Desember 2024 | 11:06 WIB

Bea Cukai Terapkan Aplikasi CEISA 4.0 Mudahkan Eskportir Sawit

Jakarta, katakabar.com - Industri kelapa sawit punya peran strategis bagi perekonomian Indonesia. Dari data yang dihimpun Bea Cukai melalui aplikasi CEISA 4.0 per 18 November 2024, tercatat realisasi penerimaan bea keluar dari sektor industri kelapa sawit mencapai Rp3,5 triliun atau 24,14 persen dari total penerimaan. Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo menjelaskan, kontribusi pungutan ekspor digunakan oleh pemerintah untuk melaksanakan berbagai program strategis guna mendukung asta cita hilirisasi produk kelapa sawit dan turunannya.

Pemkab Meranti Dukung Upaya Bea Cukai Tindak Peredaran Barang Ilegal Riau
Riau
Jumat, 29 Maret 2024 | 06:40 WIB

Pemkab Meranti Dukung Upaya Bea Cukai Tindak Peredaran Barang Ilegal

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dukung penuh upaya Bea Cukai melakukan penindakan peredaran barang-barang ilegal di wilayah 'Negeri Sagu' nama lain dari Kepulauan Meranti. "Kita dukung penuh upaya Bea Cukai melakukan penindakan peredaran barang-barang ilegal," kata Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar melalui Asisten III Setdakab Sudandri Jauzah, saat menghadiri pemusnahan 19.800 kilogram mangga ilegal, di halaman Kantor Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Selatpanjang, pada Kamis (28/3) kemarin. Diketahui, buah-buahan ilegal itu hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis. Ditekankan Sudandri, kegiatan tersebut untuk melindungi masyarakat dari barang ilegal yang tidak terjamin keamanan, manfaat, dan mutu khususnya di Kepulauan Meranti. "Apresiasi setinggi-tingginya kepada tim patrol laut BC Bengkalis yang telah berhasil mencegah potensi kerugian negara dan juga mencegah beredarnya barang ilegal di Kepulauan Meranti," ujarnya. Menurutnya, Pemusnahan yang dilakukan tindak lanjut dari tugas kejaksaan untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. "Kegiatan pemusnahan ini salah satu upaya menjawab pertanyaan dan keraguan masyarakat terkait tindak lanjut dari barang sitaan tersebut," terangnya. Untuk itu, seru Sudandri, mari semua pihak selalu bersinergi dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan barang ilegal dan berbahaya. "Dengan begitu kerugian negara dapat dihindari dan masyarakat kita selalu terlindungi dari barang-barang yang tidak sesuai dengan standar keamanan," jelasnya. Kepala Kantor KPPBC TMP C Bengkalis, Agoes Widodo menyatakan, pemusnahan barang bukti berupa 19.800 kilogram buah mangga hasil penindakan kepabeanan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kegiatan penindakan itu dilakukan tim patroli laut BC Bengkalis pada tanggal 11 Maret 2024 di perairan Desa Meranti Bunting," ulasnya. Penindakan ini dilakukan di KM Zulfa 03 yang diawaki empat orang, sebutnya, lantaran diduga kuat melanggar pasal 102 huruf a Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006. Pada penindakan itu, urai Agoes, Bea Cukai Bengkalis berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp130.975.000 serta mencegah beredarnya barang ilegal yang tidak terjamin keamanan, manfaat, dan mutunya. "Kita telah menetapkan empat orang tersangka. Tiga orang berhasil diamankan dan satu orang melarikan diri dan masih dalam proses pencarian," imbuhnya. Kajari Kepulauan Meranti, Febriyan M, Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti, Iptu Imbang Perdana, perwakilan Danramil 02 Tebingtinggi, Pelda Sumardi, perwakilan Danposal, Peltu Paruhum Siregar, Kepala Balai Karantina Selatpanjang, Desta Sagita Romli dan lainnya turut hadir.

Ragam Produk UKM Turunan Sawit Tampil di Pekan Raya Bea Cukai Nusantara
Nusantara
Kamis, 21 September 2023 | 11:50 WIB

Ragam Produk UKM Turunan Sawit Tampil di Pekan Raya Bea Cukai

Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tampilkan beragam produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kelapa sawit di kegiatan Puncak Pekan Raya Bea Cukai (PRBC) 2023, digelar dari 12 hingga 14 September 2023 lalu di Jakarta. Produk UKM beragam turunan kelapa sawit, display, kampanye positif sawit, game terkait sawit, poster dan grafis program-program BPDPKS ditampilkan di both. Dilansir dari laman bpdp.or.id, pada Kamis (21/9), produk-produk turunan kelapa sawit yang ditampilkan itu, meliputi minyak merah sawit , malam batik sawit, hand soap, hand sanitizer, helm sepeda sawit, helm motor dari sawit, sandal dan sepatu berbahan sawit serta produk-produk kain berbahan sawit. Para pengunjung both yang didominasi generasi Z siswa-siswi Sekolah Menengah Umum (SMU) sangat antusias mengikuti berbagai game promosi kebaikan-kebaikan sawit. Selain di both, promosi kelapa sawit baik dilakukan melalui program talk show di kanal BC radio. Kanal BC Radio adalah saluran publikasi resmi Direktorat Jenderal Bea Cukai bisa diakses pengguna jasa kepabeanan dan cukai serta masyarakat umum, lewat jaringan internet dan dapat diakses secara streaming di perangkat android dan IOS. Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah menjelaskan, dalam Talk Show berbagai program BPDPKS yang dapat diakses seluruh masyarakat dari Sabang hingga Merauke. "Program yang dapat diakses, mulai dari program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), sarana prasarana, beasiswa SDM Sawit, Grand Riset Sawit, Lomba Riset Mahasiswa hingga program promosi serta kemitraan UKMK kelapa sawit," jelasnya. Untuk itu, ujar Helmi, masyarakat diharapkan turut berperan melawan black campaign kepada kelapa sawit dan ikut berpartisipasi dalam mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit melaui sarana sosial media. Di seremoni pembukaan PRBC 2023 hadir Direktur Jenderal Bea Cukai (Askolani), Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana sekaligus Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto, Kepala Divisi SDM dan Umum BPDPKS, Adi Sucipto, Perwakilan HIMBARA, dan siswa siswi SMU se Jabotabek.

Cangkang Sawit Indonesia Berlayar Dari Parepare ke Jepang Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 06 September 2023 | 19:18 WIB

Cangkang Sawit Indonesia Berlayar Dari Parepare ke Jepang

Sulawesi Barat, katakabar.com - Bea Cukai terus berupaya optimalkan layanan kepabeanan, terutama layanan ekspor untuk meningkatkan perekonomian nasional. Usaha itu terwujud lewat pelayanan dan pengawasan ekspor Bea Cukai Parepare untuk PT Jambi Semesta Biomassa. Lihat, perusahaan itu mengekspor komoditas palm kernell shell (cangkang sawit) ke Jepang, pada Minggu (3/9) lalu "Total 10.906,66 MT cangkang sawit telah dimuat di atas kapal MV. Green Future dengan tujuan bongkar Pelabuhan Maizuru Jepang, via pelabuhan Belang-Belang Sulawesi Barat. Lewat eksportasi ini, negara meraih devisa ekspor sebanyak USD 1.254.266,59," kata Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Parepare, Muh. Daud M, dilansir dari laman Antara, pada Rabu (6/9). Selain penerimaan dari sisi devisa ujar Daud, eksportasi ini turut membantu penerimaan negara dari sisi bea keluar serta pungutan sawit sebesar Rp834 juta lebih dan Rp500 juta lebih. Ini kabar baik meningkatnya volume ekspor indonesia. Produk turunan cangkang sawit asal Indonesia tutur Daud, memang diminati oleh pasar Jepang sebagai sumber energi primer yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. "Cangkang sawit sendiri biomassa potensial yang bisa diolah menjadi produk hilir," ulasnya. Dari data Kemenperin lanjutnya, di Indonesia, potensi produksi cangkang sawit mencapai 11 juta ton per tahun, tapi masih diekspor sekitar 3,5 juta ton per tahun dalam bentuk komoditas setengah jadi. "Pasar ekspor produk industri biomassa cangkang sawit asal Indonesia diharapkan dapat berkembang untuk mendukung program hilirisasi industri kelapa sawit nasional," harapnya. Tapi, untuk mendukung perkembangan tersebut jelasnya, sekaligus menjalankan tugas kami sebagai industrial assistance dan trade facilitator, Bea Cukai Parepare terus berupaya melakukan perbaikan layanan ekspor. Hal itu termasuk dengan menyediakan program asistensi ekspor untuk para pelaku industri biomassa cangkang sawit dan memberikan pelayanan serta pengawasan ekspor yang optimal, tandasnya.