PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa Nasional
Nasional
Kamis, 16 April 2026 | 11:11 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

Jakarta, katakabar.com - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) guna menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem layanan di kawasan pelabuhan. Di agenda tersebut, rombongan IAS yang dipimpin oleh Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, juga berkesempatan meninjau langsung sejumlah area pengembangan integrated Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) seperti Terminal Cruise, Area Pengembangan 2 dan Kawasan Bali Gapura Marina di Pelabuhan Benoa. Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan layanan wisata dan logistik berbasis kepelabuhanan serta dukungan infrastruktur yang tersedia di kawasan tersebut. Direktur Komersial dan Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Ruri I. Rachmaputri, menyampaikan pertemuan ini menjadi momentum positif untuk membuka ruang dialog mengenai peluang pengembangan layanan konektivitas yang saling mendukung antara sektor pelabuhan dan aviasi. “Kami sambut baik kunjungan IAS sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antar BUMN. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai potensi penguatan layanan logistik serta pengembangan ekosistem layanan wisata maritim/ maritime tourism yang terintegrasi di kawasan Pelabuhan Benoa,” kata Ruri. PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari Pelindo Group berperan dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan serta pengembangan kawasan terintegrasi, termasuk infrastruktur logistik dan kawasan industri berbasis pelabuhan. Dalam pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa, SPSL turut mendukung optimalisasi layanan pada kawasan terminal dan logistik melalui penguatan konektivitas dan integrasi area pengembangan. Kunjungan ini membuka peluang sinergi lebih lanjut, khususnya dalam pengembangan layanan pergudangan dan logistik yang dapat mendukung kebutuhan operasional di kawasan pelabuhan, sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan integrasi layanan. Ke depan, sinergi baik antar entitas dalam Pelindo Group maupun antar BUMN diharapkan dapat semakin memperkuat peran kawasan Pelabuhan Benoa sebagai hub layanan wisata maritim/ maritime tourism dan logistik yang terintegrasi, dengan dukungan kapabilitas dan pengalaman SPSL dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan. “Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar entitas dalam mendorong pengembangan layanan. SPSL sebagai bagian dari Pelindo Group siap berkontribusi melalui penguatan layanan pendukung pelabuhan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” jelas Ruri.

Partai Gema Bangsa Mendarat di Kabupaten Bengkalis Siap Majukan 'Negeri Junjungan' Lebih Maju Politik
Politik
Kamis, 05 Maret 2026 | 07:00 WIB

Partai Gema Bangsa Mendarat di Kabupaten Bengkalis Siap Majukan 'Negeri Junjungan' Lebih Maju

Duri, katakabar.com - Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) mendarat di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Partai politik baru di Indonesia yang resmi dideklarasikan pada 17 Januari 2026 lalu ini dipimpin Ketua Umum Ahmad Rofiq. Partai Gema Bangsa usung semangat desentralisasi politik, dam kemandirian bangsa di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis dinakhodai Santun Sihombing, ST. Sosok Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis ini sudah tidak asing bagi masyarakat 'Negeri Junjungan', khususnya bagi masyarakat Duri sekitarnya. Sebab sebagai seorang pengusaha, Santun Sihombing, ST terkenal dengan tokoh masyarakat Batak, dan dermawanan peduli dan suka membantu masyarakat yang membutuhkan. Sejalan dengan misi partai mewujudkan Kabupaten Bengkalis lebih maju, DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis gelar Buka Bersama (Bukber) di Bintang Angkiran Jalan Aman Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Rabu (14/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Acara Bukber tersebut dihadiri langsung Ketua DPD Partai Gema Bangsa, Santun Sihombing, ST. Di kegiatan turut hadir David Iskandar, Reni Yulinda, Renatha, Ledya, Andre Ramadhan, T Sopyan, Viktor silaban, Frengky, Sunarko, Fitrion, Novi.E, Elon Siregar, Aldo Alkodri, Ledy Diana, Hendri Panggabean, Mitha, Mangasa Silitonga, serta lainnya. Menurut Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis, Santun Sihombing, ST kepada wartawan selesai Bukber dengan jajaran pengurus partai, Rabu malam, acara Bukber ini bertujuan merajut silaturahmi dengan jajaran pengurus DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis, sekaligus membahas rencana pembentukan pengurus Partai Gema Bangsa di tingkat kecamatan agar mesin partai berjalan untuk mencapai tujuan membentuk Kabupaten Bengkalis yang lebih maju ke depan. "Kegiatan Bukber dengan jajaran pengurus DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis guna merajut silaturahmi, sekaligus membahas rencana pembentukan pengurus Partai Gema Bangsa di tingkat kecamatan se Kabupaten Bengkalis," jelasnya. "Dengan terbentuk pengurus Partai Gema Bangsa di tingkat kecamatan se Kabupaten Bengkalis mesin partai bisa berjalan menuju Pemilu dan Pilkada 2029 mendatang, sehingga Partai Gema Bangsa dapat mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang lebih maju," tambah Santu Sihombing, ST.

Silahturahmi Bersama Kapolda Riau: Pemkab Kepulauan Meranti Kolaborasi Sukseskan Program Polri Riau
Riau
Kamis, 26 Februari 2026 | 22:27 WIB

Silahturahmi Bersama Kapolda Riau: Pemkab Kepulauan Meranti Kolaborasi Sukseskan Program Polri

Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar gelar silaturahmi dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, pertemuan itu guna perkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan Polda Riau, khususnya sinergikan berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan di negeri Sagu, bertempat di Gedung Polda Riau, Pekanbaru, Kamis (26/2). Turut hadir bersama H Asmar, Sekretaris Daerah, Sudandri SH, Asisten II Sekdakab Kepulauan Meranti, Irmansyah M.Si, serta Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti. Saat kunjungan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, langsung disambut hangat Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heriyawan di ruang kerjanya, seraya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Bupati dan rombongan. Lalu, Kapolda Riau dan Bupati membahas berbagai program strategis yang akan dilaksanakan di Kepulauan Meranti. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas dukungan pemerintah daerah Kepulauan Meranti terhadap program-program strategis Polda Riau 2026. Di antaranya, pembangunan jembatan merah putih presisi di Kepulauan Meranti yang digagas oleh Polri dan Polda Riau untuk mempermudah akses dan mobilitas bagi masyarakat khususnya anak sekolah agar dapat melintas dengan aman yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Pulau Merbau. Kapolda Riau meminta kepada Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar untuk membuat Desa Tematik sebagai potensi lokal daerah mulai dari pertanian, perikanan hingga perkebunan. "Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan, keamanan dan ketahanan pangan mulai dari tingkat desa," jelas Kapolda Riau. Untuk mensukseskan program ini Kapolda menyarankan Pemkab Kepulauan Meranti untuk melakukan study banding kedaerah jawa yang telah lebih dulu dan sukses melaksanakannya. Dan yang cukup menarik saat pertemuan hangat tersebut, Kapolda Riau memberikan peluang besar kepada anak-anak Kepulauan Meranti untuk menjadi anggota Polri. Tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai 50 orang. Kapolda Riau pun meminta kepada Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, untuk merekomkan dan memfasilitasi 50 orang putra-putri terbaik Kepulahan Meranti untuk mengikuti seleksi anggota Polri agar setelah lulus nanti dapat bertugas dikampung halamannya. Selain itu, Kapolda Riau mendorong Pemkab Kepulauan Meranti untuk mensukseskan program Green Policing dengan membuat Perda setiap keluarga menanam 5 pohon. Menariknya dari program ini bagi para siswa atau pelajar yang sudah berusia 17 tahun yang menanam pohon mininal 15 batang diberikan reward pembuatan SIM gratis dengan syarat menguploadnya di Medsos. Setelah mendengarkan pemaparan berbagai program strategis Polda Riau tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengatakan pertemuan ini momentum untuk semakin memperkuat komunikasi, serta koordinasi yang telah terbangun baik selama ini antara Polda Riau dan Pemkab. Meranti. Ia menegaskan dirinya dan jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) siap mendukung penuh program-program kepolisian, apalagi yang menyangkut peningkatan pelayanan publik, penguatan kamtibmas, dalam upaya percepatan pembangunan di Kepulauan Meranti. Ia lantas menekankan pentingnya sinergi yang solid antara Polda Riau dan Pemkab. Kepulauan Meranti ini seraya berharap tercipta kolaborasi yang semakin erat mensukseskan program Kabupaten dan Polda Riau dalam mewujudkan Visi dan Misi Kepulauan Meranti menuju Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera.

GS Volume 28 Bahas Peluang Kolaborasi Startup dan Korporasi di PK dan CE 2026 Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 02 November 2025 | 19:00 WIB

GS Volume 28 Bahas Peluang Kolaborasi Startup dan Korporasi di PK dan CE 2026

Jakarta, katakabar.com - LindungiHutan kembali gelar Green Skilling Vol. 28 bertajuk “Carbon Innovation Landscape 2026: Peluang Startup & Corporate di Circular Economy & Carbon Market”, Kamis (30/10) lalu. Diskusi ini soroti arah baru inovasi karbon di Indonesia menjelang 2026, dengan fokus pada kolaborasi strategis antara startup hijau, dan korporasi besar dalam membangun ekonomi sirkular dan pasar karbon yang kredibel. Webinar ini menghadirkan pembicara dari berbagai sektor, di antaranya LindungiHutan, PT Biro Karbon Nusantara, dan AFS Lawyer Partnership, serta Asosiasi Ahli Karbon Indonesia (Aceksi). Diskusi menyoroti potensi, tantangan, dan strategi dalam memperkuat ekosistem inovasi karbon di Indonesia, mulai dari penerapan teknologi hijau, regulasi baru, hingga model kolaborasi yang dapat mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon. Sejak berdiri pada 2016 silam, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon di berbagai daerah di Indonesia. Platform digital ini memungkinkan donatur untuk memantau pertumbuhan pohon secara real-time dan turut berpartisipasi dalam upaya penyerapan karbon melalui fitur seperti Imbangi (kalkulator karbon) dan Kolaboratory (platform kolaborasi hijau bagi brand dan korporasi). Model berbasis transparansi ini menjadi contoh nyata bagaimana startup lingkungan dapat membangun kepercayaan publik dan memperluas dampak sosial-ekologis melalui teknologi. Sementara, PT Biro Karbon Nusantara memaparkan praktik bisnis sirkular melalui proyek biogas bersertifikat Gold Standard yang mengubah limbah organik menjadi energi dan pupuk organik. Model ini tidak hanya menghasilkan manfaat lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui energi terbarukan dan kredit karbon. Pada sesi diskusi, para panelis menyoroti pentingnya regulasi baru Perpres 110 Tahun 2025 yang menggantikan Perpres 98 Nomor 2021, memperkuat pasar karbon sukarela, dan memperkenalkan registri baru untuk kredit karbon. Regulasi ini diharapkan meningkatkan transparansi dan integrasi standar internasional seperti Article 6 dari Paris Agreement. Diskusi juga membahas peluang besar bagi startup dalam mengembangkan teknologi pengukuran dan verifikasi digital (digital MRV), teknologi penghilangan karbon seperti Biochar dan Carbon Capture and Storage (CCS), serta model bisnis inovatif seperti carbon collaboration as a service yang memungkinkan startup dan korporasi berbagi peran dalam mitigasi emisi. Kolaborasi antara startup dan korporasi dinilai menjadi kunci akselerasi transisi hijau. Model co-development project dan green investment memungkinkan startup melakukan uji coba teknologi dengan dukungan dana dan jaringan korporasi, sementara korporasi memperoleh manfaat reputasi, pengurangan risiko, serta kontribusi nyata terhadap target Net Zero Emission. Para narasumber menegaskan kredit karbon seharusnya menjadi pelengkap, bukan pengganti, upaya pengurangan emisi langsung. Transparansi data, verifikasi independen, dan pelaporan terbuka menjadi syarat utama agar pasar karbon Indonesia tetap kredibel dan terhindar dari praktik greenwashing.

Green Skilling #28 Bahas Peluang Startup dan Korporasi di Circular Economy dan Pasar Karbon 2026 Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 31 Oktober 2025 | 12:00 WIB

Green Skilling #28 Bahas Peluang Startup dan Korporasi di Circular Economy dan Pasar Karbon 2026

Semarang, katakabar.com - LindungiHutan hadirkan lagi Green Skilling edisi ke 28 bertajuk “Carbon Innovation Landscape 2026: Peluang Startup & Corporate di Circular Economy & Carbon Market”, yang akan digelar Kamis, 30 Oktober 2025 kemarin. Webinar ini mengupas tuntas tren inovasi karbon global dan nasional, serta bagaimana startup dan korporasi dapat berkolaborasi membangun ekosistem bisnis rendah emisi yang kredibel dan berdampak. Menuju tahun 2026, isu inovasi karbon kian menjadi sorotan dunia. Data dari World Bank (2024) menunjukkan pasar karbon global telah tumbuh hingga lebih dari US$ 100 miliar dan diprediksi akan meningkat dua kali lipat dalam lima tahun ke depan, seiring meningkatnya regulasi dan komitmen perusahaan terhadap target net zero emission. Indonesia sendiri memiliki potensi besar, terutama melalui kekayaan hutan tropis dan ekosistem karbon biru seperti mangrove yang mampu menyerap hingga 1.500 ton karbon per hektare (Kementerian KLHK, 2023). Tetapi, tantangan masih besar. Banyak perusahaan belum memahami bagaimana mengintegrasikan inovasi karbon ke dalam model bisnis mereka. Di sisi lain, startup teknologi hijau menghadapi kesulitan dalam pendanaan dan kemitraan jangka panjang. Green Skilling #28 hadir untuk menjembatani dua dunia ini, yakni antara inovasi teknologi dengan kebutuhan korporasi dan arah kebijakan nasional. “Kolaborasi antara startup dan corporate adalah kunci untuk membangun ekosistem inovasi karbon yang berkelanjutan. Tidak cukup hanya mengurangi emisi; kita perlu menciptakan model bisnis baru yang memutar kembali sumber daya, mengubah limbah menjadi nilai ekonomi, dan mendukung circular economy,” ujar Dara, Event Organizer LindungiHutan melalui keterangan tertulisnya. Acara ini menampilkan dua sesi utama. Sesi pertama menghadirkan perspektif dari startup founder di bidang circular economy dan carbon tech, yang akan membahas potensi teknologi daur ulang, bio-material, dan platform digital dalam mendukung carbon trading. Sesi berikutnya diisi oleh corporate sustainability leader dan investor, yang akan mengulas strategi perusahaan besar dalam mendorong inovasi karbon serta peran investasi hijau dalam membangun pasar karbon Indonesia. Selain diskusi utama, peserta mendapatkan wawasan tentang peta jalan (roadmap) menuju Carbon Innovation Landscape 2026, termasuk tren regulasi, peluang pendanaan startup hijau, dan strategi pengembangan open innovation lintas sektor.

IPOC 2025, GAPKI Bakal Bahas Roadmap, Kebijakan Tarif Trump dan Penerapan EUDR Sawit
Sawit
Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:00 WIB

IPOC 2025, GAPKI Bakal Bahas Roadmap, Kebijakan Tarif Trump dan Penerapan EUDR

Jakarta, katakabar.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) bakal hadirkan The 21th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 and 2026 Price Outlook, forum strategis tahunan bakal dorong kebijakan dan prospek industri kelapa sawit ke arah yang berkelanjutan. IPOC 2025 and 2026 Price Outlook bakal digelar pada 12 hingga 14 November 2025 di Bali International Convention Center, The Westin Resort Nusa Dua Bali usung tema “Navigating Complexity, Driving Growth: Governance, Biofuel Policy, and Global Trade”. Sawit dinilai menjadi pilar penting topang ekspor non migas sehingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah perkebunan. Apalagi, Indonesia menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia sehingga harus terus beradaptasi terhadap perubahan kebijakan, lingkungan, serta energi hijau untuk menjaga keseimbangan pasokan minyak nabati global. Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, mengatakan pergelaran IPOC 2025 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor menghadapi tantangan sampai pada menghasilkan gagasan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “IPOC forum strategis untuk membahas arah industri kelapa sawit ke depan, khususnya upaya-upaya yang dapat dilakukan para pelaku industri sawit mendorong produktivitas di tengah beragam peluang dan tantangan domestik maupun global,” ujar Eddy, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Rabu (29/10). Ketua Panitia IPOC 2025, Mona Surya, menimpali, forum ini bakal menyajikan peta jalan industri sawit menuju Indonesia Emas 2045, dan apa dampak kebijakan tarif Trump, serta implementasi EUDR terhadap pasar . Hadir di conference pembicara-pembicara ahli di bidang minyak nabati seperti Executve Director Oil World, Thomas Mielke bakal menyampaikan analisis mengenai proyeksi harga dan tren pasar minyak nabati dunia. Kamudian pendiri Glenauk Economics, Julia McGill juga akan memberikan pandangan tentang dinamika makroekonomi yang mempengaruhi sektor komoditas. Hadir pula di forum, Ryan Chen dari Cargill dan Satia Varga dari FastMarkets bakal memaparkan outlook, prospek, sampai pada cara menghadapi tantangan pasar global. Analis dunia, Dorab Mistry dari Godrej International Ltd pun hadir memberikan Keynote Speakers dari kalangan pengambil kebijakan mulai dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Rachmad Pambudy, Wakil menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartato. Selain conference, IPOC bakal hadirkan pameran teknologi, produk, dan inovasi terbaru industri sawit dari sektor hulu sampai hilir.

Bersama BPDPKS, Menteri ESDM Rumuskan Formulasi B50 Biar Harga Tidak Terlalu Mahal Sawit
Sawit
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 16:30 WIB

Bersama BPDPKS, Menteri ESDM Rumuskan Formulasi B50 Biar Harga Tidak Terlalu Mahal

Jakarta, katakabar.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan saat ini tengah mencari formulasi agar penerapan 50 persen campuran solar dan biodiesel (B50) pada 2026 nanti tidak terlalu mahal. Kata Bahlil, formulasi tersebut dirumuskan pihaknya bersama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) biar penerapan B50 nanti tidak memberikan biaya (cost) yang lebih besar. "Kalau B50 itu akan meningkatkan cost. Sekarang saja dari B35 menuju B40 ada terjadi perbedaan. Tetapi tidak apa-apa, saya dengan BPDPKS lagi mencari formulasi. Boleh B50 tapi harganya tidak boleh naik terlalu banyak, sekarang kita lagi cari celahnya untuk bisa kita clear-kan," ucapnya di acara pemberian Penghargaan Subroto 2025, di Jakarta, Jumat (25/10) kemarin dilansir dari laman JawaPos.com, Sabtu sore. "Saya tahu ini tantangannya besar, terutama bagi kontraktor, pengusaha tambang," tutur Bahlil. Adapun pihaknya mencatat pemanfaatan biodiesel untuk domestik sampai dengan September 2025 sebesar 10,57 juta kiloliter (KL) dari target produksi 15,6 juta KL. Saat ini, implementasi B40 sepanjang 2025 menghemat devisa sebesar Rp93,43 triliun. Implementasi B40 juga meningkatkan nilai tambah CPO sebesar Rp 14,72 triliun, menyerap tenaga kerja sebanyak 1,33 juta orang, serta penurunan emisi karbon hingga 28 juta ton. Sebelumnya, Bahlil menyampaikan bakal memberi insentif bagi perusahaan yang membangun pabrik etanol di Indonesia guna mendukung rencana mandatori bioetanol 10 persen (E10) pada 2027. "Pasti ada insentif. Bisa ada tax holiday, kemudian pasarnya ada," sebut Bahlil beberapa waktu lalu. Menurut Bahlil, terdapat kemungkinan masuknya investor dari Brasil terkait pembangunan pabrik etanol. Tetapi, masuknya investor dari Brasil masih berada di tahap diskusi setelah penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dengan Brasil.

Bahas Asuransi Transportasi Kempang Pemkab Kepulauan Meranti Audiensi dengan PT JP Riau
Riau
Rabu, 30 Juli 2025 | 12:30 WIB

Bahas Asuransi Transportasi Kempang Pemkab Kepulauan Meranti Audiensi dengan PT JP

Selatpanjang, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti terima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari PT Jasaraharja Putera atau JP Cabang Pekanbaru di Ruang Rapat Bupati, Lantai 2 Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (30/7) pagi. Pertemuan ini bahas kelanjutan program asuransi tanggung jawab pengangkut untuk moda transportasi laut tradisional, khususnya kapal kempang yang masih menjadi andalan masyarakat Kepulauan Meranti. Audiensi yang dimulai pukul 08.45 WIB ini turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, dan pejabat pemerintah daerah, antara lain Kapolres Kepulauan Meranti, Danlanal Dumai diwakili Danpos TNI AL, Dandim 0303 Bengkalis, Danramil 02 Tebing Tinggi, Asisten Administrasi Umum Setda, Kepala KSOP Selatpanjang, Kepala Dinas Penanaman Modal, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Hukum Setda, serta Camat Tebing Tinggi. Kepala Kantor Wilayah PT Jasaraharja Putera Provinsi Riau, Muhammad Hidayat menjelaskan, pihaknya ingin hadirkan perlindungan asuransi bagi penumpang kapal kempang sebagai bentuk tanggung jawab, dan kepastian hukum dalam sistem transportasi laut. Ia menyebutkan bahwa program ini menawarkan tarif yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp1.100 per penumpang. “Ini merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat saat menggunakan transportasi laut tradisional. Asuransi ini penting untuk memberikan rasa aman serta kepastian hukum bagi penumpang kapal kempang di wilayah Kepulauan Meranti,” ujar Hidayat. Menurutnya, Pemerintah Daerah atau Pemda bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Selatpanjang saat ini tengah mempersiapkan dukungan teknis, termasuk penyusunan regulasi izin trayek dan penyesuaian harga tiket angkutan air tradisional (Kempang), sebagai langkah pemberdayaan moda transportasi lokal. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar sambut baik inisiatif PT Jasaraharja Putera tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi laut sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat. “Kempang telah menjadi alat transportasi utama masyarakat Meranti sejak lama, bahkan sejak saya masih kecil. Karena itu, perlindungan asuransi bagi penumpang merupakan hal penting yang harus kita dorong bersama,” tegas H Asmar.

Dupoin Gandeng Ken Handersen Bahas Strategi Saham dan Forex 2025 Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 04 Juni 2025 | 19:08 WIB

Dupoin Gandeng Ken Handersen Bahas Strategi Saham dan Forex 2025

Jakarta, katakabar.com - Mengawali tahun 2025, Dupoin mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kolaborasi eksklusif bersama salah satu figur publik di dunia keuangan. Di sebuah acara tatap muka yang diadakan di The Premiere Lounge, kawasan SCBD Jakarta, di pertengahan Mei 2025 lalu, Dupoin menggandeng Ken Handersen influencer ternama di bidang finansial sekaligus pendiri komunitas investasi Gatherich dan Investorich. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Dupoin dalam memajukan literasi finansial. Tidak hanya menyediakan layanan dan teknologi trading, Dupoin juga berupaya membangun komunitas yang kuat dan memberikan kontribusi positif terhadap edukasi keuangan masyarakat. Di sesi utama, Ken Handersen membawakan materi berjudul "Strategi Menghadapi Pasar Saham dan Forex 2025". Ia membedah berbagai faktor makroekonomi yang mempengaruhi arah pasar global, mulai dari dinamika suku bunga, tensi geopolitik, hingga volatilitas harga komoditas. Selain itu, Ken memberikan pandangan tentang sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan pada tahun ini. Ia membagikan pendekatan analisis fundamental yang ia gunakan dalam membuat keputusan investasi. Di luar sisi teknikal, Ken turut menekankan pentingnya keberadaan komunitas investasi sebagai sarana berbagi pengalaman, menumbuhkan semangat kolaboratif, serta memperkuat mentalitas saat menghadapi fluktuasi pasar. Nilai-nilai inilah yang konsisten ia bawa melalui komunitas yang ia bangun. Sesi berikutnya diisi Andy Nugraha, analis dari tim Dupoin, yang membawakan topik “Psikologi Trading: Menaklukkan Emosi di Pasar Finansial.” Dalam paparannya, Andy menjelaskan bagaimana emosi seperti rasa takut, serakah, dan terlalu percaya diri sering kali menjadi hambatan terbesar dalam mencapai hasil konsisten. Ia mengajak peserta untuk memahami pentingnya disiplin menjalankan trading plan, memiliki pola pikir yang profesional, serta melakukan manajemen risiko dengan objektif.

PT LI Gelar Town Hall Meeting Bahas Asta Cita Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 17 Mei 2025 | 21:16 WIB

PT LI Gelar Town Hall Meeting Bahas Asta Cita

Bandung, katakabar.com - PT Len Industri (Persero), induk Holding BUMN Industri Pertahanan, gelar Town Hall Meeting 2025 usung tema “Empowering the Team, Elevating the Vision” untuk memperkuat sinergi dan transparansi dalam mencapai visi perusahaan. Direktur Utama Joga Dharma Setiawan memaparkan strategi merealisasikan Asta Cita 8 pilar teknologi, meliputi kecerdasan buatan, radar, semikonduktor, satelit, dan siber,.serta pencapaian kinerja terkini. Direktur Keuangan Yessy Kurnia Dyah W membahas perkembangan keuangan dan SDM, sementara Direktur Operasi Iqbal Fikri menyoroti inovasi produk dan efisiensi operasional. Joga menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat industri pertahanan nasional, sementara Yessy dan Iqbal mengapresiasi dedikasi karyawan serta sinergi operasional demi target tahunan. Acara ini membahas kinerja 2024, termasuk pertumbuhan pendapatan dan kesejahteraan karyawan. Tema itu diangkat untuk memberdayakan tim yang solid dan kompeten untuk mencapai visi organisasi yang lebih tinggi dan inspiratif. Acara dihadiri oleh jajaran direksi, manajemen, dan seluruh karyawan sebagai bentuk transparansi dan sinergi dalam mencapai visi perusahaan. Agenda ini menghadirkan jajaran direksi sebagai pembicara utama, di mana Direktur Utama Joga Dharma Setiawan memaparkan strategi perusahaan dalam merealisasikan Asta Cita PT Len Industri (Persero) serta pencapaian kinerja terkini, diikuti oleh Direktur Keuangan, Manajemen Portofolio & SDM Yessy Kurnia Dyah W yang menyampaikan perkembangan keuangan, pengelolaan portofolio bisnis, dan program pengembangan SDM, serta Direktur Operasi Iqbal Fikri yang mengulas capaian operasional, inovasi produk, dan inisiatif efisiensi guna memperkuat daya saing perusahaan. Di kegiatan ini, Joga menegaskan komitmen PT Len Industri (Persero) untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam penguatan industri pertahanan dan teknologi nasional. Astacita PT Len Industri terdiri dari 8 pilar utama yang menjadi fokus pengembangan teknologi kita kedepannya, mulai dari kecerdasan buatan, sistem radar dan peperangan elektronik, semikonduktor, komando dan kendali, teknologi satelit, sensor optik, keamanan siber, hingga sistem nirawak. “Town Hall Meeting ini adalah momentum untuk menyelaraskan visi, mendorong inovasi, dan memperkuat komitmen kami sebagai BUMN Teknologi yang andal. Astacita yang telah kita kickoff kan saya harap dapat menjadi arah kita bersama kedepannya,” ujar Joga Dharma Setiawan.