Pacu Jalur, Ditlantas Polda Riau: Skema Kanalisasi Atur Lalu Lintas di Kuansing Nasional
Nasional
Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:57 WIB

Pacu Jalur, Ditlantas Polda Riau: Skema Kanalisasi Atur Lalu Lintas di Kuansing

Teluk Kuantan, katakabar.com - Diperkirakan kemacetan bakal terjadi Kota Kuansing, disebabkan event besar pacu jalur yang akan dibuka secara resmi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Agustus 2025. Dengan kondisi tersebut, pejabat seteras Polda Riau membuat kebijakan untuk mengatasi arus lalu lintas tersebut supaya lebih lancar, aman, dan tertib. "Skemanya kanalisasi untuk mengatur dan mengarahkan pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat," ujar Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, Ditlantas Polda Riau saat konferensi pers di Pelataran Narosa, Rabu (19/8). Ia mengatakan, pengunjung yang datang dari arah Pekanbaru yang mau masuk 'Kota Jalur' akan diarahkan ke sport center. "Masyarakat diberhentikan disana, kemudian naik bus yang telah disiapkan," tegasnya. Hal ini diprediksi dapat mengurangi kemacetan disekitaran lokasi pacu jalur. Kemudian, dari arah Sumatera Barat, dan Jambi serta Inhu yang hendak ke Kuansing perlakuannya sama yakni pengendara diberhentikan. "Masyarakat akan mendapatkan pelayanan antar jemput secara gratis," jelasnya. Dia berharap di pelaksanaan nanti tidak menimbulkan kerisauan masyarakat sebagai pengunjung. Sebagai informasi ada beberapa ruas jalan ditutup selama pelaksanaan event Pacu Jalur khusus di Kota Kuansing.

Ini Tips Mengatur Kelembapan Udara di Dalam Ruangan Serba Serbi
Serba Serbi
Sabtu, 27 Januari 2024 | 19:11 WIB

Ini Tips Mengatur Kelembapan Udara di Dalam Ruangan

katakabar.com - Tingkat kelembapan udara yang tinggi dalam ruangan bisa berpotensi merugikan kesehatan penghuninya, terutama kalau ventilasi udara kurang memadai menjadi penyebabnya. Kelembapan yang berlebihan bisa sebabkan pertumbuhan jamur, yang dalam beberapa kasus dapat beracun. Dampak dari ruangan yang lembap meliputi masalah pernapasan, alergi, dan infeksi saluran pernapasan. Beberapa gejala yang mungkin muncul, seperti sulit bernapas, hidung gatal, mata berair, bersin, hingga sakit tenggorokan. Ini masalah yang timbul dari ruangan yang lembab, meliputi: Masalah Pernapasan Ruangan lembap seringkali jadi tempat ideal bagi pertumbuhan jamur. Spora jamur yang terhirup dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan memicu masalah pernapasan, terutama pada individu yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma. Alergi Lingkungan lembap mendukung perkembangan alergen seperti jamur dan tungau debu. Orang yang rentan terhadap alergi dapat mengalami gejala seperti hidung gatal, mata berair, bersin-bersin, dan lainnya. Infeksi Saluran Pernapasan Kelembapan yang tinggi dapat menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan bakteri dan virus. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Kerusakan Material Kelembapan dapat merusak struktur dan material bangunan seperti kayu, kertas, dan kain. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada furnitur, lantai, dan dinding. Pertumbuhan Jamur Beracun Beberapa jenis jamur yang tumbuh di lingkungan lembap dapat menghasilkan toksin yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Terpaparnya toksin ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, tergantung pada jenis jamur dan tingkat paparannya. Sulit Bernapas Udara lembap yang mengandung partikel-partikel seperti spora jamur dan alergen dapat membuat sulit bagi seseorang untuk bernapas dengan nyaman. Ini dapat memperburuk kondisi mereka yang memiliki gangguan pernapasan. Untuk mengatasi kondisi ini, langkah-langkah ini dapat diambil untuk mengurangi kelembapan udara dalam ruangan. 1. Menambah Ventilasi Rumah Dengan menambahkan ventilasi tambahan akan membuat udara dapat bersirkulasi dengan baik. Sirkulasi udara segar dari luar yang masuk terus menerus bisa membantu mengurangi pertumbuhan jamur pada ruangan. Selain itu, udara yang dihirup penghuni rumah akan lebih sehat. Kamu dapat menghitung jumlah ventilasi yang tepat di setiap ruangan dengan mempertimbangkan luas ruangan di rumah kamu. Pemasangan ventilasi yang terlalu berlebihan juga tidak baik untuk kondisi ruangan di dalam rumah kamu. 2. Meletakkan Silica Gel di Sudut Ruangan yang Punya Kelembapan Tinggi Silica gel dapat berfungsi alat penyerap lembap yang cukup ekonomis karena dijual dengan harga murah di pasaran. Selain murah, silica gel juga mudah kamu temukan di toko-toko terdekat. Silica gel biasa berbentuk butiran-butiran kecil yang bisa letakkan di tiap sudut-sudut ruangan yang paling lembap. 3. Gunakan Cat Dinding Anti lembap Kini cat dinding yang dijual di pasaran memiliki banyak inovasi terbaru. Tak hanya sekedar untuk mempercantik rumah. Tapi saat ini juga memiliki kegunaan lain sebagai cat anti lembap. Sehingga bisa membantu menjaga tingkat kelembapan di dalam rumah.Terutama pada dinding rumah. 4. Meletakkan Tanaman Penyerap Udara lembap di Dalam Ruangan Beberapa jenis tanaman yang diletakkan di dalam ruangan dapat membantu mengurangi udara lembap. Pori-pori, akar, dan daun dari tanaman tersebut akan menyerap polutan dan juga mengendalikan kelembapan pada ruangan tersebut. Selain dapat menyerap udara lembap, tanaman tersebut juga dapat mempercantik dan memberikan kesan alami pada ruangan. Beberapa tanaman yang terbukti ampuh untuk mengurangi kelembapan yaitu ada ivy, chamomile dan spat film. Bunga ivy sangat cocok diletakkan di ruang tamu yang lembap lantaran tampilannya yang indah. Sedang, untuk tanaman chamomile dapat membantu kamu merilekskan pikiran. Tanaman ini sangat cocok diletakkan di jendela kamar mandi dan dapur karena merupakan ruangan yang rawan lembap. 5. Gunakan Dehumidifier Kamu dapat memanfaatkan pembersih mengurangi kelembapan pada ruangan seperti dehumidifier. Alat ini perangkat elektronik yang berguna untuk menghilangkan udara yang lembap atau dapat juga dikatakan sebagai alat penyerap air dan menghasilkan udara yang lebih sehat. Dengan alat ini kamu dapat terhindar dari alergi dan gangguan kesehatan lainnya. 6. Memasang Hygrometer pada Ruangan Untuk mengetahui tingkat kelembapan pada suatu ruangan, kamu dapat memasang hygrometer di rumah. Dengan mengetahui tingkat kelembapan di suatu ruangan. Kamu dapat lebih mudah mengontrol dan menjaga agar kelembapan sesuai standar, yakni sekitar 40 hingga 60 persen. Dengan memasang hygrometer kamu bisa lebih hemat biaya karena dapat mengontrol penggunaan dehumidifier, AC, dan alat pemanas sesuai dengan kebutuhan. Terapkan langkah-langkah dari Courtina ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman di dalam rumah. Kontak: Courtina 0812 2000 0883

Harga TBS Sawit Kebun Rakyat Selalu Rendah, 9 Legislator Passel Usul Bentuk Perda Nasional
Nasional
Senin, 13 November 2023 | 17:02 WIB

Harga TBS Sawit Kebun Rakyat Selalu Rendah, 9 Legislator Passel Usul Bentuk Perda

Pesisir Selatan, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kebun rakyat atau swadaya selalu rendah di Kabupaten Pesisir Selatan dibanding daerah lain. Kondisi itu diperparah adanya potongan timbangan yang sangat tinggi, membikin sembilan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda). Perda inisiatif ini selain mengatur harga TBS kelapa sawit, nanti bakal mengatur tata kelola dan tata niaga karet dan gambir komoditi perkebunan unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan. “Surat usulannya sudah dimasukan ke Sekretariat DPRD,” kata Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan yang menggagas usulan Ranperda, Novermal, lewat rilisnya, Jumat lalu, dilansir dari laman mimbarsumbar.id, pada Senin (13/11). Kami berharap, ujar politisi Partai Amanat Nadional (PAN) ini, usulan ini jadi salah satu perioritas pada Propemperda tahun anggaran 2024 nanti. Usulan Perda inisiatif ini sangat penting, sebab Kabupaten Pesisir Selatan belum punya Perda yang mengatur tata kelola dan tata niaga TBS kelapa sawit dan komoditas perkebunan unggulan lainnya, seperti karet dan gambir. “Ini harus kita atur, biar harga di tingkat pekebun bisa lebih baik. Di Pessel ada 41 ribu hektar kebun kelapa sawit milik rakyat yang harus dilindungi,” tegasnya. Hingga kini, ceritanya, harga TBS kelapa sawit kebun swadaya di Kabupaten Pesisir Selatan selalu jauh di bawah harga daerah Sijunjung, Dharmasraya, Agam, dan Pasaman Barat. “Selisih harganya mencapai Rp400 per kilogram dan potongan timbangan di pabrik sangat tinggi. Bahkan, dua pabrik milik Incasi Raya Grup malah membeli dengan harga jauh di bawah harga pabrik lain,” ulasnya. Kalau harga TBS kelapa sawit kebun plasma dan kebun mitra pabrik, tutur Novermal, sudah ditetapkan tim bentukan Gubernur, makanya harga TBS kelapa sawit kebun swadaya harus ditetapkan pula tim bentukan Bupati. “Ke depan, kita tidak ingin lagi mendengar Pemda berkilah, itu bukan kewenangannya. Untuk itu, harus ada Perda yang mengaturnya,” terangnya. Menurutnya, salah satu komponen utama penetapan harga TBS kelapa sawit, adalah rendemen atau kandungan minyaknya. Jadi, Pemda diminta segera melakukan cek rendemen TBS kelapa sawit kebun swadaya, mulai dari hamparan Sutera hingga Lunang Silaut. “Selama ini pabrik selalu berkilah rendemennya rendah, tapi tidak pernah dicek tim independen,” ucapnya. Pembentukan Perda ini bertujuan untuk mencegah terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat, meningkatkan kualitas komoditi, menertibkan administrasi usaha dan pedagang, meningkatkan posisi tawar pekebun, menjamin terciptanya kerja sama yang saling menguntungkan antara pekebun dengan perusahaan, mengendalikan tata kelola komoditi, dan mengawasi tata kelola komoditi. Berikut sembilan Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan yang mengusulkan Perda inisiatif, yakni Novermal dan Ermizen dari PAN, Feby Rifli, Yusman, dan Jamalus dari PKS, Ikal Jonedi, dari Demokrat, Ermiwati dari Golkar, Armadi dan Julianavia dari PPP. “Insya Allah, usulan ini disetujui semua anggota DPRD untuk dibahas menjadi Perda. Soalnya, ini untuk melindungi harga 41 ribu hektar kebun kelapa sawit milik rakyat,” tandasnya.

Sukses Atur Harga TBS Mitra Swadaya, Riau Kini Incar Hilirisasi Sawit Riau
Riau
Senin, 06 November 2023 | 16:19 WIB

Sukses Atur Harga TBS Mitra Swadaya, Riau Kini Incar Hilirisasi Sawit

Pekanbaru, katakabar.com - Provinsi Riau mengincar hilirisasi kelapa sawit, lewat upaya peningkatan pengelolaan kelapa sawit dari saat ini hingga masa datang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Edy Nasution menjabarkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melihat sektor hilir kelapa sawit mata rantai yang sangat penting untuk dilakukan penguatan guna memberikan harga yang berkeadilan bagi semua pihak. Berdasarkan pertimbangan itu, kata Edy Natar, dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau, pada Senin (6/11), penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit telah diterbitkan Peraturan Gubernur Riau Nomor 77 Tahun 2020 Provinsi Riau. "Isi Pergub tentang pedoman penetapan harga pembelian kelapa sawit di Provinsi Riau," jelasnya. Mantan Komandan Korem 031 Wira Bima itu menuturkan,.Pergub 77 tahun 2020 ini telah meletakkan dasar-dasar penetapan harga TBS kelapa sawit petani yang akomodatif bagi semua pihak. "Pergub ini telah berhasil menjadi role model bagi daerah penghasil sawit lainnya dalam menyusun Peraturan Gubernurnya," kata Plt Gubernur Riau, di Grand Suka Hotel, Pekanbaru. Riau, sambungnya, provinsi pertama di Indonesia yang sudah mengatur penetapan harga TBS mitra swadaya. Keberhasilan ini hasil dari usaha yang sungguh-sungguh dari pemerintah Provinsi Riau dan seluruh pihak terkait untuk menciptakan kelapa sawit yang mensejahterahkan. "Pemerintah Pusat sangat mengapresiasi Pergub 77 tahun 2020 ini seperti disampaikan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan," ucapnya. Sisi lain, cerita Edy Natar, realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk membantu dan perbaharui perkebunan kelapa sawit milik rakyat guna wujudkan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas. "Program ini dapat mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal (Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan dan Kehutanan) khususnya di Provinsi Riau," imbuhnya. Realisasi Program PSR Provinsi Riau tahun 2023, ulas Edy Natar, telah mencapai 5.797,15 hektar. Rinciannya, jalur dinas seluas 3.382,64 hektar dengan 19 kelembagaan pekebun dan jalur kemitraan seluas 2.414,51 hektar dengan 9 kelembagaan pekebun. "Realisasi PSR Riau melalui jalur kemitraan ini capaian realisasi tertinggi dari total realisasi jalur kemitraan nasional seluas kiranya perlu diber apresiasi bersama," bebernya. Menurutnya, pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang baik bisa terwujud kalau seluruh stakeholder mulai dari tingkat daerah hingga pusat terus bergerak dan saling bekerja sama memperbaiki tata kelola perkebunan kelapa sawit ke arah yang lebih baik. "Terutama terbangunnya kemitraan antara kelembagaan pekebun dan perusahaan," katanya. Dengan adanya kemitraan, beber Edy Natar, pihak perusahaan dengan pengalaman, ilmu serta sarana dan prasarana yang memadai ditambah peran penting, ASPEKPIR, GAPKI dan pihak terkait lainnya dapat bekerja sama. Terutama dengan pekebun untuk menciptakan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang lebih baik dan berkelanjutan serta dapat memberikan efek positif yang lebih luas terhadap pekebun lainnya. "Akhirnya memberikan kesejahteraan bagi pekebun dan keuntungan bagi perusahaan, sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Daerah dan Nasional dan menciptakan tata cara perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan," tandasnya.