Pekanbaru, katakabar.com - Ratusan mahasiswa peserta program lomba Riset Sawit 2024 kumpul di Ballroom Hotel Arya Duta, Pekanbaru, Riau, pada Rabu kemarin.
Para peserta itu berasal dari berbagai kampus ternama di Indonesia, seperti dari Universitas Riau (UNRI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Unoversitas Tanjung Pura, Universitas Tadulako, dan kampus lainnya.
Merek hadir untuk mengikuti pembekalan, peningkatan kapasitas, serta kunjungan lapangan ke perkebunan kelapa sawit milik PT Kimia Tirta Utama (KTU) milik anak usaha PT Astra Agro Lestari yang ada di Kabupaten Siak.
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang fasilitasi kegiatan lewat Badan Layanan Umum (BLU) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kegiatan bertujuan untuk mengembangkan minat dan kompetensi generasi muda di bidang perkebunan kelapa sawit.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyaluran Dana BPDPKS, Zaid Burhan Ibrahim menyatakan, kegiatan pembekalan ini dimaksudkan BPDPKS sebagai sarana untuk siapkan generasi peneliti kelapa sawit.
“Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya peneliti-peneliti muda untuk pengembangan industri sawit nasional yang berkelanjutan di masa depan,” ujarnya dilansir dari laman website resmi BPDPKS, pada Kamis (29/2).
Perlu diketahui, kata Zaid, BPDPKS telah memuat penelitian-penelitian mahasiswa pada kegiatan Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa 2024,.
Potensi dan kontribusi industri kelapa sawit pada perekonomian nasional, ucap Zaid, di mana potensi dan kontribusi industri sawit perlu diketahui lebih mendalam pada mahasiswa terutama mahasiswa yang melakukan penelitian untuk mengikuti Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa 2024, seraya menjelaskan program pengembangan kelapa sawit berkelanjutan memiliki beberapa tujuan.
“Contohnya mendorong penelitian dan pengembangan, promosi usaha, meningkatkan sarana-prasarana (sarpras) pengembangan industri, pengembangan biodiesel,” jelasnya.
Tidak hanya itu, sebut Zaid, kegiatan replanting, peningkatan jumlah mitra usaha dan jumlah penyaluran dalam bentuk ekspor, serta edukasi sumber daya masyarakat mengenai perkebunan kelapa sawit.
Menurutnya, BPDPKS sebagai bagian dari Badan Layanan Umum (BLU) di Kementerian Keuangan turut andil dan berkontribusi penuh dalam berbagai program yang tentunya bertujuan untuk pembangunan nasioal.
“Terdapat beberapa program yang berperan aktif dalam pembangunan nasional, meliputi peremajaan sawit rakyat (PSR), pengembangan SDM PKS dan program penelitian dan pengembangan,” bebernya.
Kegiatan Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa, tuturnya, salah satu program yang dijalankan oleh BPDPKS. Makanya hasil dari program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini sekaligus sebagai bahan pengambil kebijakan yang sangat dibutuhkan untuk melawan kampanye negatif kelapa sawit dan mempromosikan citra baik kelapa sawit berdasarkan data dan fakta ilmiah,” tandasnya.
Workshop BPDPKS, Ratusan Mahasiswa Peserta Lomba Riset Sawit 2024 Kumpul di Riau
Diskusi pembaca untuk berita ini