Limapuluh Kota, katakabar.com - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat gelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas tim pendataan perkebunan sawit rakyat.
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Limapuluh Kota, Herman Azmar, dengan menghadirkan nara sumber dari Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumbar, Badan Pusat Statistik (BPS), UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung, Kabag Perekonomian Limapuluh Kota Lisa Angreini beserta 82 orang peserta Bimtek.
Menurut Herman Azmar, sektor perkebunan, termasuk sawit, memegang peran strategis dalam pembangunan nasional. Tujuan penyelenggaraan perkebunan di antaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyumbang devisa negara, membuka lapangan kerja, serta menjaga kelestarian lingkungan.
"Peningkatan produksi dari sektor perkebunan kelapa sawit turut serta menambah penerimaan negara. Itu sesuai dengan PP Nomor 38 Tahun 2023 tentang Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan sawit, di mana penerimaan negara yang diberikan kepada pemerintah daerah, sebagai bagian dari transfer keuangan dari pemerintah pusat ke daerah,” jelasnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Senin (18/11).
Kata Herman, peningkatan luas areal perkebunan mengindikasikan adanya potensi dan prospek pengembangan kelapa sawit di masa depan. Untuk itu diperlukan pendataan yang spesifik sebagai langkah awal dalam menentukan arah kebijakan.
“Saat ini pemerintah belum sepenuhnya memiliki data dan informasi yang spesifik By Name, By Address, By Spatial, terkait pengelolahan lahan perkebunan sawit rakyat. Lantaran itu, diperlukan perbaikan data dan informasi melalui pendataan sawit rakyat yang akan segera dilaksanakan,” terangnya.
Sekdakab Limapuluh Kota ini mengungkapkan, sebagai garda terdepan dalam mengumpulkan informasi, tim pendataan perkebunan sawit rakyat Kabupaten Limapuluh Kota harus dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait teknis pendataan dan pemetaan.
“Ini momentum bagi Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengakuratkan data, sehingga dapat meningkatkan DBH Sawit. Dana DBH Sawit nantinya dapat dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai sumber pendanaan dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur,” bebernya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota, Witra Porsepwandi mengatakan, tujuan dari dilaksanakan Bimtek ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tim pendataan tentang pemetaan dan pendataan kebun sawit rakyat.
"Kegiatan ini diharapkan bisa memberi kontribusi positif, sehingga data perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota menjadi lebih akurat,” imbuhnya.
SDM Tim Pendataan Diperkuat Demi Akurasi Data Sawit Rakyat di Limapuluh Kota
Diskusi pembaca untuk berita ini