Merbau, katakabar.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau  DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti kunjungan kerja ke PT Imbang Tata Alam yang berlokasi di Kurau, Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Selasa (19/8) kemarin.

Kunjungan ini dilakukan guna menggali informasi lebih dalam terkait potensi produksi minyak bumi yang dihasilkan perusahaan. Tujuannya untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Di kunjungan tersebut, Syafii Hasan A.md menegaskan pentingnya peran DPRD melakukan fungsi pengawasan terhadap aktivitas perusahaan. Ia menekankan, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin pastikan keberadaan perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tapi juga memberi dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Syaifi.

Kunjungan kerja ini, kata Syaifi, jadi bagian dari komitmen DPRD Kepulauan Meranti pastikan aktivitas perusahaan sejalan dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Ketua DPRD, H. Khalid Ali, SE., turut memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan atas penerimaan yang baik. Ia berharap PT Imbang Tata Alam atau ITA dapat terus berkembang sehingga memberi kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada PT ITA yang telah menerima kami, semoga ke depan perusahaan semakin berkembang dan produksi meningkat sehingga bisa menambah pemasukan daerah bagi Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutur Khalid.

Wakil Ketua  II  Antoni Shidarta SH MH, menimpali, di antara tujuan utama kunjungan tersebut adalah mengetahui berapa barel minyak murni yang diproduksi setiap harinya. Data ini nantinya akan menjadi bahan diskusi bersama SKK Migas untuk menyinkronkan potensi penghasilan minyak di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Setelah ini akan kami tindaklanjuti dengan silaturahmi, serta menyampaikan aspirasi ke Kementerian Keuangan dan juga fraksi-fraksi di DPR sesuai jalur politik masing-masing anggota DPRD. Harapan kami, upaya ini dapat memperjuangkan penambahan Dana Bagi Hasil (DBH) minyak untuk Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucap Antoni.

Selain fokus pada sektor migas, Komisi II DPRD Meranti juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang diskusi dengan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kepulauan Meranti. Hal ini dilakukan guna memastikan kontribusi nyata perusahaan terhadap daerah, baik dalam bentuk pendapatan daerah, program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR, maupun peluang kerja bagi putra-putri asli Meranti.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan keberlanjutan pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara, perwakilan PT Imbang Tata Alam, Yoyok S. Purwanto, sampaikan rasa terima kasih atas kunjungan DPRD Meranti. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan perusahaan sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dan legislatif.

“Karena keberlangsungan perusahaan ini butuh dukungan pemerintah daerah dan legislatif dari Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutur Yoyok.

Di kegiatan tersebut, hadir Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali SE, Wakil Ketua II DPRD, Antoni Shidarta, SH MH, Wakil Ketua Komisi II, Mulyono, SE M.I.Kom. dan anggota Komisi II, Drs. Jani Pasaribu, MM, Al Amin A, Spd., MM, Pauzi, SE. M.I.Kom, Suji Hartono, Sopandi, S.Sos, Lianita, H. atan

Dengan adanya kunjungan kerja ini, DPRD Kepulauan Meranti berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, perusahaan, dan pemerintah pusat dapat berjalan lebih baik demi mewujudkan Kepulauan Meranti yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing.