Bekasi, katakabar.com - Kecerian serta keseriusan terpancar dari raut wajah para pemain penggawa Tim Nasional Indonesia U16 saat menjalani pemusatan latihan perdana di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, kemarin.

25 pemain yang dipanggil pelatih kepala tim, Bima Sakti, Tiga orang lulusan Piala Soeratin U15 putaran nasional 'melahap' materi latihan yang diberikan Bima Sakti dan staf pelatih lainnya.

Bima masih dibantu Indriyanto Nugroho, Firmansyah dan Markus Horison. Materi latihan mereka di hari pertama, pemulihan stamina serta fisik, begitu dilansir dari Situs Resmi PSSI.

“Test fisik dan pemulihan stamina pemain dilakukan agar diketahui sejauh mana mereka siap untuk kembali berlatih di tim ini, setelah jeda waktu libur seminggu dari TC sebelumnya. Sejauh ini, mereka cukup bisa memuaskan,” kata Bima.

“Test meliputi, bleep test. Test ini cara dalam mengukur kebugaran jasmani atau kemampuan seorang atlit untuk melakukan aktivitas primer sehari-hari tanpa merasa lelah dan masih mempunyai cukup tenaga untuk melakukan aktivitas yang lain,” jelasnya.

Di pagi hari, para pemain diharuskan berlari melewati rintangan yang bentuknya seperti tombak yang ditanamkan ke tanah. Mereka bermain sepak bola layaknya sepak takraw yang dibatasi pembatas seutas tali. Suasana latihan pun terlihat amat menyenangkan tetap serius dalam menjalaninya.

Soal latihan, Ruy Arianto mengatakan, memang seperti itu, suasana latihan yang dibangun oleh coach Bima dan pelatih lainnya selalu ceria. Tapi semua tetap serius melakukannya,” ujarnya.

“TC ini sebagai ajang untuk reuni kembali dengan para pemain dan official tim. Terkadang, rasa ingin bertemu kembali itu muncul. Selamat bergabung untuk Tiga kawan baru,” tambah Marcell Januar Putra.

Tiga pemain baru, kiper Aditya Ramadhan dari klub PSSA Asahan, Sumatera Utara, Yanari Ipung Kurniawan dari Gabsis Sambas Kalimantan Barat pemain tengah sekaligus pemain terbaik di Piala Soeratin U15 dan rekan satu timnya, Krisna Sulistia Budianto dari Gabsis Sambas Kalimantan Barat sama-sama berasal dari satu gelaran itu menggambarkan persamaan dan perbedaan latihan di klub dengan di tim nasional.

“Materi latihan hampir sama, intensitas dan aturan selama pemusatan latihan berbeda. Ini untuk masuk tim nasional, saya sangat bangga sudah bisa sampai di titik ini. Saya pergunakan kesempatan langka yang diberikan oleh coach Bima sebaik mungkin dan serap sebanyak-banyaknya ilmu yang diberikan,” kata Yanari Ipung Kurniawan.

Sejalan dengan Ipung, dua pemain baru lainnya Krisna Sulistia Budianto dan Aditya Ramadhan bahagia bisa langsung diterima dalam tim.

“Pemain lain menyambut kami dengan hangat, kita semua teman disini. Kompetisi dengan pemain lain mungkin memang ada, itu hanya saat latihan, di luar itu, kita semua akrab menjalani pertemanan,” katanya serentak.

“Ini baru hari pertama, tapi persaingan sudah terpancar secara sehat. Kami siap menjalani pemusatan latihan, mendapat ilmu dari para mantan pemain tim nasional yang saat ini menjadi pelatih kami, adalah perasaan yang tidak bisa diucapkan lagi dengan kata-kata,” lanjut mereka.

Latihan yang diberikan oleh Bima Sakti selalu dijalani setiap harinya di waktu pagi. Pemusatan latihan ini sebagai bagian dari persiapan tim menuju Piala Asia U-16 2020 di Bahrain.

Kegiatan mereka ini terus dilakukan secara berkala setiap Bulannya di Tahun ini. Itu sudah dimulai dari Bulan Januari hingga nanti turnamen berlangsung.

PSSI menargetkan Timnas U16 meraih juara Piala AFF U16 dan menembus babak perempat final Piala AFC U16 2020 mendatang.