Bogor, katakabar.com - Usung tema ”Kesadaran Kebangsaan Wartawan Online Pada Era Digitalisasi Media" di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IWO tahun 2021, dengan narasumber Pepih Nugraha, Founder Kompasiana sekaligus CEO Borneopedia, Deden Lesmana, Digital Developer, Agus Sulistriyono, CEO PRMN, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua Komisi II DPR RI, dan perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mewakili Dirjen IKP, Usman Kansong.
Acara digelar pada Sabtu (11/12) hingga Minggu (12/12l) kemarin di New Panjang Jiwo Resort, Kabupaten Bogor, yang dibuka Ketua Umum PP IWO, Jodhi Yudono.
Dalam penjabarannya, Jodhi Yudono menegaskan kepada para peserta, wartawan jangan rendah diri menghadapi perkembangan zaman dalam menghadapi arus digitalisasi, dan persaingan dengan para "creator" digital.
”Wartawan tidak boleh minder dan rendah diri, kita bisa belajar dari negara-negara luar mengenai peran wartawan sebagai penyemangat rasa kebangsaan. Siapa yang mengubah Nevada menjadi negara demokrasi? Ialah wartawan", ujar eks senior editor di kompas.com ini.
Selain itu, Jodhi Yudono memberikan contoh dari para wartawan senior Indonesia yang mempunyai andil dalam sejarah perjuangan bangsa.
Pada sesi diskusi interaktif, Pepih Nugraha mengatakan, peran media menjadi penting bagi perkembangan umat manusia.
Media kata Pepih, sudah ada sejak zaman batu, dan bahkan sejak zaman nabi, seperti pada saat Nabi Musa menerima 10 Perintah Tuhan yang tertulis pada batu. Batu itu sebuah media, hingga saat zaman berubah, media pun mengalami perkembangan jaman dari zaman batu, kulit, dan kertas yang disebut koran hingga saat ini menjadi media online.
Tantangan wartawan media online ke depan di era Metaverse sambung Pepih Nugraha, secara gamblang pada diskusi yang dipandu Bendahara Umum IWO, Lia Nathalia.
Banyak yang dipetik dari paparan para narasumber terkait perkembangan media yang memiliki peran penting dalam kehidupan di tengah arus digitalisasi saat ini.
Kerja-kerja kolaborasi dan berjejaring serta kreatifitas menjadi kata-kata kunci bagi wartawan media online ke depan, seperti yang disampaikan para pemateri lainnya.
Secara terbuka, Agus Sulistriyono selaku CEO Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) menawarkan kemungkinan kolaborasi dengan IWO di masa depan.
Adapun Deden Lesmana memberikan paparan bagaimana bahasa komunikasi termasuk media dapat diterjemahkan menjadi sebuah game Metaverse "Xbee Mekaverse" yang menjadi kreasi anak bangsa. Deden Lesmana pernah bergabung di berbagai media online hingga saat ini bersama jurnalcakrawala.com adalah seorang digital developer muda Indonesia yang dikenal sebagai seorang Youtuber.
Antusias para peserta rakernas pun tampak terlihat saat sesi tanya tanya jawab terkait perkembangan media serta peran wartawan dalam menghadapi tantangan zaman saat ini.
Ketua Panitia Rakernas IWO 2021, Souw Thopan yang sekaligus sekretaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IWO berharap peserta Rakernas baik yang hadir secara luring maupun daring dapat menangkap peluang-peluang yang disampaikan di dalam rapat dua hari ini, untuk menyusun program kerja IWO ke depan.
Ketua Umum IWO berungkali mengaminkan saat menutup Rakernas pada Minggu (12/12) kemarin.
Ketua PD Bogor Raya, Didin disapa Brodin, mewakili tuan rumah Rakernas IWO 2021 melepas para peserta luring dengan harapan hasil Rakernas dapat menjadi jembatan pelaksanaan Mubes IWO 2022 mendatang.
Ketum IWO Wartawan Tak Boleh Minder Mesti Jadi Pengobar Rasa Kebangsaan
Diskusi pembaca untuk berita ini