Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menghadiri kegiatan Susur Sungai Jelajah Kampung di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (17/2).

Kehadiran jenderal bintang dua tersebut bukan sekadar merayakan tradisi lokal, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Wisata Budaya Bokor ini turut dihadiri Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi serta sejumlah Pejabat Utama Polda Riau.

Hadir pula Kabid Humas Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Dirkrimum Kombes Pol Hasyim Risahondua, Dirpolair Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti Kombes (Purn) H. Asmar, Ketua PN Bengkalis, Kajari Kepulauan Meranti, Kalapas, KSOP Selatpanjang, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Dorong Ekowisata dan Pelestarian Mangrove

Susur Sungai Jelajah Kampung merupakan aktivitas ekowisata budaya yang menjadi daya tarik khas Desa Bokor. Kegiatan ini menawarkan pengalaman autentik menyusuri aliran sungai, menikmati panorama hutan mangrove, serta berinteraksi langsung dengan kehidupan masyarakat lokal.

Pada kunjungannya, Kapolda Riau menyempatkan diri menyusuri sungai untuk melihat secara langsung potensi ekowisata mangrove di wilayah tersebut. Ia mengaku terpukau dengan kekayaan keanekaragaman hayati (biodiversitas) yang masih terjaga dengan baik di Kepulauan Meranti.

Menurutnya, kawasan pesisir seperti di Rangsang Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan, tanpa harus merusak alam. Hutan mangrove, selain menjadi benteng alami dari abrasi, juga berperan penting dalam menjaga ekosistem laut dan mendukung mata pencaharian masyarakat.

Perkuat Budaya dan Ekonomi Warga

Irjen Herry Heryawan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kearifan lokal dan budaya yang menjadi identitas daerah. Ia menilai, pelestarian budaya dan alam harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Budaya dan alam adalah aset berharga. Jika dikelola dengan baik, keduanya bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Kehadiran jajaran Polda Riau di kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi desa wisata, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dengan kegiatan Susur Sungai Jelajah Kampung ini, diharapkan Desa Bokor semakin dikenal sebagai destinasi ekowisata unggulan di Kepulauan Meranti, sekaligus menjadi contoh bagaimana pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.