DELI SERDANG | KATAKABAR

Judi menjanjikan kemenangan itulah penggalan baik sebuah lagu,meski akhirnya penjudi akan hancur dan hal tersebut sepertinya terjadi di Kecamatan Tanjung Morawa.

Setelah sempat ditutup, kini di Kecamatan Tanjung Morawa kembali marak perjudian mesin ketangkasan meja ikan - ikan. Tidak diketahui pasti mengapa hal ini bisa terjadi, apakah penegak hukum (APH) di Tanjung Morawa yang kurang tegas atau memang sengaja dipelihara, ungkap salah seorang warga kepada Wartawan baru - baru ini.

Ia pun memberikan contoh tegas yang dilakukan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak baru - baru ini, hal ini dinilai tidaklah di ikuti oleh para jajarannya.

Padahal diketahui, tindakan tegas Kapoldasu yang turun langsung ke lokasi tengah malam sudah menjadi tamparan keras buat jajarannya untuk menindak praktek perjudian yang meresahkan warga itu.

Kembali ke perjudian yang ada di Kecamatan Tanjung Morawa, atas keresahan masyarakat tersebut sekelompok kumpulan yang mengatasnamakan dirinya sebagai Masyarakat Tanjung Morawa Bersatu yang diketuai Ibnu Hidayat Ginting sebagai koordinator mengatakan lokalisasi ini sudah sangat meresahkan warga paparnya.

" Tanjung Morawa sudah layak disebut sebagai kota lasvegas, dekat dengan Yayasan dan juga Sekolah" ucapnya dalam siaran tertulis, kemarin (08/07/2022).

Tambahnya, Masyarakat sangat mengapresiasi kepada penegak hukum yang ada di Deliserdang untuk bertindak tegas.

Akan tetapi sebaliknya, jika hal ini tetap dibiarkan, maka sekalian saja diresmikan Tanjung Morawa menjadi 'ikon' kota Judi ala Lasvegas, sindirnya.

"Untuk wilayah Pekan tanjung Morawa gg Pendidikan/ Gabungan untuk di segerakan secapatnya untuk di resmikan guna menjadi kota tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang sebagai Kota Lasvegas" ucapnya.

Saat dikonfirmasi terpisah Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit mengatakan bahwa sudah mengecek lokasi dan sudah ditutup ujarnya.

"Sudah kami cek ke lokasi
dan sudah tutup," ucap Firdaus.