Asahan, katakabar.com - Memang gawat kelakuan oknum mantan Lurah di Kecamatan Air Jomam, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
Berani dia memanipulasi data. Salah seorang warga di sana, bernama NU dilaporkan dalam surat keterangan kematian, padahal yang bersangkutan masih sehat sampai hari ini.
Kelakuan oknum Lurah, yang tega membuat keterangan kematian terhadap warganya tersebut diketahui pada tahun 2020 lalu.
"Saya terkejut dan shock berat akibat adanya surat keterangan kematian yang telah dikeluarkan," ujar NU ditemui wartawan, pada Selasa (31/1/2023).
Akibat adanya persoalan tersebut, lanjut NU, dirinya sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa untuk urusan administrasi, karena NIK KTP nya tidak bisa diregistrasi.
Akunya, kasus tersebut terkual saat korban hendak melakukan vaksinasi pada tahun 2022 lalu. Saat itu, NU tidak bisa melakukan vaksinasi, karena pada saat pendaftaran untuk vaksin, nomor NIK KTP nya tidak dapat diregistrasi.
Masih menurutnya, akibat NIK KTP tersebut tidak bisa diregistrasi / di-update, dirinya mengakui tidak pernah mendapatkan bantuan apapun.
"Baru saya mengerti bang, rupanya yang menjadi penghambatnya itu karena adanya surat keterangan kematian yang dikeluarkan omantan Lurah Binjei Serbangan pada tahun 2020 lalu,"kesalnya.
Dirinya mengakui bahwa sebelumnya pernah melakukan komunikasi / koordinasi dengan pihak Kelurahan Binjei Serbangan pada tahun 2022 lalu agar persoalan yang dihadapinya tersebut dapat terselesaikan.
"Namun pada saat itu, mereka terkesan tidak peduli lho bang, hingga akhirnya saya langsung menyampaikan persoalan itu ke media sosial,"tambahnya.
NU mengaku akan segera menempuh jalur hukum terkait adanya persoalan tersebut.
"Karena saya merasa dirugikan dan dizholimi akibat adanya surat keterangan kematian tersebut," tegasnya.
Dirinya berharap kepada pihak Pemerintah Kabupaten Asahan agar dapat membantu untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Agar nomor NIK KTP saya tersebut dapat diregistrasi / diupdate kembali, sehingga bisa melakukan segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan administrasi," harapnya.
Terpisah, Sekretaris Lurah Binjei Serbangan mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait adanya persoalan tersebut.
"Kami tidak paham dan mengerti terkait persoalan itu. Dikarenakan pak SUW saat ini telah pensiun menjadi Lurah Binjei Serbangan, jadi, silahkan saja pihak abang untuk segera menjumpai secara langsung sembari mempertanyakan hal tersebut kepada beliau, " terangnya. (MG-BIB)
Gawat Masih Hidup Dilaporkan Mati, Mantan Lurah di Asahan Terancam Pidana
Diskusi pembaca untuk berita ini