Pekanbaru, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), PT Daya Guna Lestari, dan melibatkan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, beri pelatihan kepada 33 pekebun kelapa sawit di Riau.

Pelatihan itu digelar selaman 4 hari, dari 21 hingga 24 Juni 2023 di Pekanbaru, Riau. Total 33 peserta berasal dari Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan ini bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2023 yang dibiayai pemerintah. 

Kepala Dinas Perkebunan Disbun) Provinsi Riau, Ir Zulfadli sambut baik adanya pelatihan ini. Ia meyakini pelatihan ini bisa bermanfaat bagi pekebun kelapa sawit. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara, narasumber, dan seluruh peserta pelatihan ini. Semoga  ilmu ini sesuai dengan materi dan kurikulum yang telah ditetapkan dengan sebaik-baiknya dan dapat diterima peserta," ujar Zulfadli, Sabtu (24/6) dihadapan peserta pelatihan, seperti dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau.

Kata Zulfandi, perkebunan sektor unggulan di Provinsi Riau. Berdasarkan rancangan RTRW Provinsi Riau, dari 8,9 juta hektar alokasi untuk kawasan perkebunan, seluas 3,65 juta hektar setara 41 persen dari luas wilayah Riau, saat ini telah dimanfaatkan untuk usaha perkebunan seluas 3,5 Juta hektar lebih. 

Menurut data statistik perkebunan seluas 2,59 juta hektar lebih di Riau. Sedang, merujuk data dari Direktorat Jenderal Perkebunan kelapa sawit seluas 3,38 juta hektar. Ini menunjukkan luasan kebun kelapa sawit nomor satu di Indonesia, yakni seluas 16,8 juta hektar setara 20,08 persen," jelasnya.

Nah, mengenai produksi CPO di Riau. Pada tahun 2019 lalu dari data Badan Pusat Statistik (2020) sebesar 7,73 juta ton dari 47,18 juta ton nasional. Untuk bagi hasil Riau ke nasional adalah sebesar 21.65 persen.

"Khusus untuk sektor perkebunan kelapa sawit telah menjadi unggulan, dan menjadi andalan petani, sehingga berdampak ekonomis yang baik," ujarnya.

Direktur PT Daya Guna Lestari, M Gema Aliza Putra menimpali, PT Daya Guna Lestari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Pelatihan dan Sertifikasi.

Perusahaan ini memiliki skema-skema industri kelapa sawit yang saat ini menjalin kerja sama dengan BPDPKS dan Ditjenbun.

Terima kasih kepada peserta pelatihan dari Kabupaten Siak yang telah mengikuti pelatihan penumbuhan Kebersamaan Pekebun selama 4 Hari.

"Semoga ilmu yang diberikan oleh para Instruktur kami dapat bermanfaat dan bisa di implemantasikan dalam kelompok, gapoktan, dan koperasi masing-masing," harapnya,

Seorang peserta pelatihan, Budi Santoso sangat sambut baik pelatihan ini. Ia atas nama peribadi dan sebagai Ketua Gapoktan Manunggal Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, mengaku pelatihan ini bisa meningkatkan kekompakan Gapoktan. 

"Tantangan perkebunan sawit ke depan sangat luar biasa. Dengan adanya pelatihan ini mudah-mudahan petani mendapatkan ilmu," tuturnya. 

Menurut Budi, materi yang disampaikan salah satu tentang dinamika kelembagaan. Hal ini untuk menyatukan visi misi dan kekompakan di dalam kelembagaan atau organisasi pekebun. 

"Kelapa sawit komoditi primadona dan penyumbang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terbesar. Itu sebabnya, petani atau pekebun mesti bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Kami mohon pelatihan seperti ini bisa dikembangkan lagi, mengundang lebih banyak narasumber dengan menyajikan materi pelatihan lainnya," imbuhnya.