Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelar kegiatan Edukasi Perkebunan bagi siswa dan anak-anak tahun 2026 usung tema “Kakao dan Rahasia Cokelat” di Ballroom BPDP, Jakarta, Kamis (5/3) lalu

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan komoditas perkebunan kepada generasi muda sejak dini melalui pendekatan edukatif dan interaktif.

Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP, Pangihutan Siagian, menyampaikan pentingnya edukasi perkebunan bagi generasi muda.

“Secara strategis, kegiatan seperti ini penting bagi BPDP, sebab kita tidak hanya mengelola dana perkebunan, tetapi berinvestasi pada pembangunan pengetahuan dan literasi publik. Edukasi sejak dini merupakan langkah preventif untuk membangun persepsi yang positif, berbasis fakta, dan berorientasi pada keberlanjutan," jelasnya.

Total 60 siswa usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama mengikuti kegiatan ini. Peserta berasal dari Rumah Tahfidz An Nur, Cinere, Depok, serta perwakilan anak-anak yang tinggal di sekitar kantor BPDP di kawasan Gambir.

Di kegiatan ini, peserta diperkenalkan perjalanan kakao dari kebun hingga menjadi cokelat yang mereka konsumsi sehari-hari. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai peran kakao sebagai komoditas strategis yang mendukung kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja, serta berkontribusi pada perekonomian nasional.

Kegiatan dikemas secara menarik melalui sesi dongeng edukatif yang dibawakan oleh Kak Rona Mentari, pendiri Rumah Dongeng Anak. Melalui metode storytelling, anak-anak diajak memahami kakao dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Setelah sesi dongeng, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif untuk menguji pemahaman peserta mengenai manfaat kakao, proses pengolahan, serta peran petani dalam menghasilkan cokelat.

BPDP juga perkenalkan komik edukatif anak yang telah diproduksi untuk tiga komoditas perkebunan utama, yakni kelapa sawit, kelapa, dan kakao.

Komik ini disusun dengan bahasa sederhana, ilustrasi menarik, serta format bilingual agar mudah dipahami oleh anak-anak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, BPDP berharap dapat menumbuhkan pemahaman positif generasi muda terhadap sektor perkebunan sekaligus memperkuat literasi publik mengenai peran strategis komoditas perkebunan bagi perekonomian nasional.