Siak, katakabar.com - Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar berkomitmen memberantas peredaran maupun jaringan narkotika di seluruh wilayah Kabupaten Siak, Riau. 

Hal itu dipertegas AKBP Sepuh saat  pengungkapan dua perkara narkotika yang merupakan kasus perdananya menjabat Kapolres Siak. 

Tidak hanya AKBP Sepuh, ini juga merupakan kasus perdana bagi Kasat Resnarkoba Polres Siak, AKP Benny Afriandi Siregar. 

Baru menjabat, Benny langsung berhasil membongkar jaringan narkotika lintas provinsi Sumatera Utara–Riau. 

Seorang kurir berinisial ED (44) berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Kandis dengan barang bukti 201,80 gram sabu. Dari hasil pemeriksaan, ED mengaku diperintahkan oleh RD (DPO) untuk mengantarkan narkotika dari Tanjung Balai, Sumatera Utara, ke wilayah Riau.

Sementara perkara kedua diungkap oleh Polsek Lubuk Dalam, yang berhasil mengamankan dua pelaku peredaran sabu di Kampung Sialang Baru. 

Dua tersangka berinisial SD (25) dan RA (22) diamankan bersama barang bukti 16 paket sabu dengan berat total 6,8 gram, serta sejumlah alat hisap narkotika. Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif methamphetamine.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan langkah awal dalam masa kepemimpinannya dan menjadi sinyal keras bagi para pelaku narkotika.

“Ini adalah pengungkapan perdana sejak saya dilantik sebagai Kapolres Siak. Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Siak. Waspadalah, kami akan bertindak tegas dan konsisten terhadap siapa pun yang terlibat peredaran narkotika,” tegas Kapolres.

Dengan diamankannya narkotika dalam jumlah besar ini, Polres Siak telah menyelamatkan ribuan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

“Ratusan gram sabu yang berhasil kita amankan berarti ribuan generasi muda terselamatkan. Ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi upaya nyata menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Siak AKP Beni Apriandi Siregar menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan pencapaian kolektif hasil kerja sama solid antara Satres Narkoba, Polsek jajaran, dan dukungan masyarakat. 

“Satres Narkoba tidak bisa bekerja sendiri, keberhasilan pengungkapan beruntun ini merupakan wujud kerja sama dengan Polsek jajaran dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar AKP Beni.

AKP Beni juga menegaskan bahwa pengungkapan ini bukan akhir, melainkan awal dari upaya berkelanjutan Polres Siak dalam memberantas narkotika.

“Kami akan terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang masih buron. Tidak ada kompromi terhadap kejahatan narkotika,” tegasnya.