Yogyakarra

Sorotan terbaru dari Tag # Yogyakarra

Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026: Sarana BPDP Bangun Inovasi Citra Positif Sawit Sawit
Sawit
9 jam yang lalu

Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026: Sarana BPDP Bangun Inovasi Citra Positif Sawit

Yogyakarta, katakabar.com - Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026 Dalam Mendukung Ketahanan dan Energi, yang digelar di pekan keempat April 2026 lalu, sarana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membangun inovasi dan citra positif kelapa sawit. Kegiatan yang dikemas lewat workshop dan konferensi mampu menarik peserta ini terlaksana hasil dari kolaborasi dengan dengan  AKPY STIPER. "Kelapa sawit komoditas unggulan memiliki manfaat luas, tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi sebagai bahan pangan dan produk turunan bernilai tinggi," tegas Direktur AKPY STIPER, Sri Gunawan. Menurutnya, pemahaman menyeluruh mengenai agribisnis sawit dari hulu hingga hilir menjadi hal wajib, khususnya bagi mahasiswa penerima beasiswa BPDP. “Seluruh mahasiswa, khususnya penerima beasiswa BPDP, harus memahami potensi besar agribisnis sawit. Tidak hanya dari sisi produksi, tetapi peluang kewirausahaan yang dapat dikembangkan guna mendukung kemandirian pangan dan energi," jelasnya. Worshop ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan energi berbasis UMKM sawit. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan pelaku UMKM, mendorong hilirisasi serta inovasi produk berbasis pangan dan energi, serta memperkuat kelembagaan dan jejaring bisnis baik secara konvensional maupun digital. Rangkaian kegiatan workshop dan konferensi  membahas kebijakan dan strategi hilirisasi sawit berbasis UMKM, workshop teknis berupa pelatihan pengolahan produk pangan, energi, oleokimia, oleofood serta pemasaran digital, hingga expo dan networking yang menampilkan produk UMKM sawit sekaligus memperluas jejaring bisnis antara pelaku usaha, perusahaan, dan pemerintah. Perkuat citra positif sawit sebagai rangkaian Workshop dan Konferensi UMKM Sawit Jogja 2026 menjadi salah satu penguat utama arah kegiatan. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyatakan kegiatan ini bukan sekadar forum peningkatan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga bagian dari strategi komunikasi publik yang lebih luas. “Kegiatan workshop dan konferensi UMKM Sawit Jogja 2026 implementasi dari program promosi BPDP yang memiliki mandat untuk membangun narasi positif industri kelapa sawit di tengah berbagai tantangan persepsi publik,” terangnya, via online (zoom meeting). Pada konteks tersebut, kata Helmi, BPDP menjalankan fungsi kampanye positif (positive campaign) sebagai upaya menyeimbangkan bahkan melawan berbagai kampanye negatif (black campaign) yang kerap muncul terhadap komoditas sawit. Ditegaskan Helmi, pendekatan yang dilakukan tidak lagi hanya bersifat top-down atau berbasis institusi semata, tetapi juga melibatkan langsung pelaku usaha kecil, menengah, dan koperasi (UKMK) sebagai aktor utama di lapangan. Melalui workshop ini, sambungnya, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan teknis dan peluang usaha berbasis produk turunan sawit, tetapi juga didorong untuk memahami posisi strategis mereka dalam ekosistem industri sawit nasional. “Ketika UMKM merasakan langsung manfaat ekonomi dari sawit baik melalui produk pangan, energi, maupun turunan lainnya, maka secara alami mereka akan menjadi bagian dari narasi besar industri ini,” imbuhnya Untuk itu, harap Helmi, pelaku UMKM tidak hanya menjadi produsen atau pelaku ekonomi, tetapi juga berperan sebagai advokat yang mampu menyampaikan cerita positif tentang sawit kepada masyarakat luas. Itu sebabnya, tambahnya, efektivitas promosi sangat bergantung pada pengalaman nyata yang dirasakan pelaku usaha. Jegiatan seperti workshop dan konferensi ini dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari akademisi, pemerintah, hingga pelaku usaha agar tercipta pemahaman yang utuh dari hulu hingga hilir.