WSBP

Sorotan terbaru dari Tag # WSBP

WSBP Pasok Spun Pile untuk Gedung Mandiri Financial Center PIK 2, Wujud Komitmen Proyek Nasional Nasional
Nasional
Jumat, 17 Oktober 2025 | 11:00 WIB

WSBP Pasok Spun Pile untuk Gedung Mandiri Financial Center PIK 2, Wujud Komitmen Proyek Nasional

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) terus memperkuat kiprahnya dalam penyediaan material beton berkualitas untuk proyek-proyek strategis nasional. Kali ini, WSBP turut berkontribusi dalam pembangunan Gedung Mandiri Financial Center PIK 2, yang berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Proyek ini menjadi salah satu gedung perkantoran representatif yang akan memperkuat aktivitas bisnis dan layanan keuangan di kawasan pengembangan baru tersebut. Dalam proyek yang dikerjakan PP–WIKA KSO ini, WSBP dipercaya untuk menyuplai Spun Pile Diameter 600 dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) sebagai pondasi utama bangunan dengan nilai kontrak sebesar Rp10,31 miliar. WSBP mengerahkan tiga Precast Plantnya yakni Precast Plant WSBP Karawang, Precast Plant WSBP Subang, dan Precast Plant WSBP Bojonegara untuk menjamin ribuan batang Spun Pile yang dibutuhkan tersuplai secara aman, tepat mutu, dan tepat waktu. Seluruh produk telah terselesaikan 100 persen dengan baik sesuai target. “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada WSBP untuk berkontribusi pada pembangunan Gedung Mandiri Financial Center PIK 2. Produk Spun Pile dan CCSP yang kami hasilkan telah melalui proses kontrol kualitas yang ketat, sehingga mampu memenuhi standar kekuatan dan ketahanan yang dibutuhkan untuk proyek-proyek gedung bertingkat,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Keterlibatan WSBP dalam proyek Gedung Mandiri Financial Center PIK 2 bentuk kepercayaan dari mitra kerja terhadap kualitas produk dan kinerja perusahaan. Proyek ini menjadi momentum penting bagi WSBP untuk memperluas portofolio pasokan di sektor gedung komersial dan finansial, sejalan dengan upaya perusahaan meningkatkan kontribusi dari kontrak eksternal. “Kehadiran proyek ini tidak hanya berkontribusi pada pencapaian target nilai kontrak baru (NKB) perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi WSBP sebagai penyedia solusi beton terintegrasi yang andal untuk berbagai kebutuhan infrastruktur nasional, termasuk proyek-proyek komersial berskala besar,” tambahnya. Sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas produksi besar dan jaringan wilayah operasional yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, WSBP berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik, mulai dari proses produksi, logistik, hingga pengiriman ke lokasi proyek. Keberhasilan penyelesaian suplai untuk proyek Gedung Mandiri Financial Center PIK 2 menjadi bukti nyata kemampuan WSBP dalam menjaga kualitas, ketepatan waktu, serta efisiensi proses kerja. Sebagaimana diketahui, WSBP juga mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan bersama mitra kerja dan pelanggannya melalui program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Melalui inisiatif ini, atas proyek Gedung Mandiri Financial Center PIK 2 yang dikerjakan, WSBP bersama PP–WIKA KSO telah menanam 143 pohon trembesi atas seluruh produk Spun Pile yang telah terkirimkan ke proyek. Program ini menjadi wujud nyata komitmen WSBP bersama dengan mitra kerja dan pelanggan menghadirkan pondasi yang tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui berbagai proyek yang tengah berjalan, WSBP terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, tidak hanya di sektor transportasi dan energi, tetapi di sektor gedung komersial dan publik. Sejalan dengan itu, WSBP secara konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko yang terukur, serta melakukan pemilihan proyek dengan pendanaan yang sehat.

WSBP Perkuat Governance, Risk Management dan Compliance Capai Kinerja Berkelanjutan Nasional
Nasional
Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:00 WIB

WSBP Perkuat Governance, Risk Management dan Compliance Capai Kinerja Berkelanjutan

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) percaya penguatan penerapan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan (GRC) menjadi pondasi dalam membangun kinerja yang berkelanjutan sesuai dengan visi perusahaan. WSBP telah menerapkan kebijakan GRC yang dirancang untuk memperkuat integrasi antara tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam seluruh proses bisnis dengan mengedepankan prinsip four eyes principle dan mengadopsi three lines model. Kebijakan ini mencakup mekanisme pengawasan yang lebih ketat, sistem pelaporan terintegrasi, serta penguatan peran setiap unit kerja dalam memastikan penerapan prinsip tata kelola yang konsisten. “WSBP berkomitmen penerapan GRC tidak hanya sekedar formalitas, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam operasional sehari-hari untuk meningkatkan kinerja perusahaan.” jelas Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Sebagai bentuk penguatan kontrol internal, ujarnFandy, WSBP menerapkan pengendalian atas pelaporan keuangan yang dilakukan secara konsisten setiap tahun melalui proses audit independen. Perusahaan telah mengimplementasikan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) sebagai standar pengendalian laporan keuangan. Pengendalian pelaporan keuangan diperkuat dengan digitalisasi sistem melalui penggunaan SAP sistem keuangan dan operasional. Penerapan SAP meningkatkan akurasi dan keandalan atas data serta informasi keuangan yang disajikan kepada pemangku kepentingan. WSBP secara konsisten melakukan pengukuran terhadap kualitas penerapan GRC melalui assesmen dan evaluasi yang mengacu pada berbagai standar seperti Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS), standar tingkat maturitas governansi, tingkat maturitas manajemen risiko, serta peraturan terkait lainnya. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan oleh lembaga independen, WSBP telah memenuhi 72,87 persen standar yang ditetapkan dalam ACGS. WSBP juga mendapatkan predikat tata kelola “Fase Praktik Baik” sesuai pengukuran berdasarkan Maturitas Governansi yang dilakukan oleh Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD). Selain itu, dalam pengukuran tingkat maturitas penerapan Manajemen Risiko, WSBP berhasil memperoleh skor 2,1 atau termasuk dalam kategori “Fase Berkembang”. Pada 2025, WSBP menerima Penghargaan Governance, Risk, and Compliance (GRC) & Performance Excellence Award 2025 dengan predikat Bintang 5, setelah sebelumnya secara konsisten meraih predikat Bintang 4 di tahun-tahun sebelumnya.

WSBP Penuhi Kewajiban Pembayaran CFADS Tahap VI Sesuai Jadwal Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 28 September 2025 | 18:00 WIB

WSBP Penuhi Kewajiban Pembayaran CFADS Tahap VI Sesuai Jadwal

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) terus berupaya menunaikan kewajiban restrukturisasi sesuai dengan homologasi dan persetujuan pemegang saham. Hingga September 2025, WSBP telah melaksanakan pembayaran Cash Flow Available for Debt Services (CFADS) sesuai jadwal kepada para kreditur. Sesuai dengan perjanjian homologasi, pada 25 September 2025 lalu, WSBP kembali menunaikan pembayaran CFADS tahap VI sejumlah Rp110,75 miliar, sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam kepatuhan dalam melaksanakan putusan serta menjaga kepercayaan kreditur. Hingga saat ini, WSBP telah melaksanakan pembayaran CFADS sebanyak enam tahap sebelumnya dengan total sebesar Rp541,74 miliar, yang terdiri dari Kreditur Perbankan (Tranche A) serta Kreditur Pemegang Obligasi dan Kreditur Dagang (Tranche B). Adapun pembayaran tahap enam ini dilakukan sebagai berikut: (1) Pembayaran bunga Kreditur Finansial (Perbankan) sebesar Rp36,88 miliar, (2) Pembayaran kupon Obligasi Waskita Beton Precast I & II Tahun 2022 sebesar Rp3,27 miliar, dan (3) Pembayaran kepada kepada Kreditur Dagang (Kreditur Dagang Aktif dan Kreditur Dagang Terdahulu) sebesar Rp70,61 miliar. “Ketepatan waktu pembayaran CFADS merupakan bukti kesungguhan WSBP dalam menjalankan seluruh kewajiban restrukturisasi yang telah disepakati. Kami bersyukur dapat terus memenuhi kewajiban ini dan berharap langkah konsisten tersebut dapat menjadi fondasi kepercayaan bagi para kreditur dan mitra usaha,” jelas Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, lewat keterangan resmi, Jumat siang. Terdapat pembayaran alokasi CFADS tambahan sebesar Rp1,59 miliar yang dibagi secara pro rata kepada seluruh kreditur. Alokasi CFADS tersebut bersumber dari dana hasil lelang aset non produktif (aset disposal) yang dilakukan Perseroan pada 25 April 2025. Selain itu, WSBP mencatat progres positif dalam agenda restrukturisasi. Per 31 Agustus 2025, perusahaan telah melakukan konversi utang kreditur dagang menjadi ekuitas (Tranche D) sebanyak lima tahap senilai Rp1,55 triliun atau setara 90,23% dari total utang yang akan dikonversi. Pada 12 Desember 2023, WSBP juga telah menyelesaikan konversi utang obligasi menjadi Obligasi Wajib Konversi (Tranche C) dengan nilai sebesar Rp1,85 triliun.

Wujud Nyata Komitmen Berkelanjutan, WSBP Tanam 318 Pohon Trembesi di00⁰ Mei 2025 Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 22 Mei 2025 | 14:49 WIB

Wujud Nyata Komitmen Berkelanjutan, WSBP Tanam 318 Pohon Trembesi di00⁰ Mei 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) tegaskan komitmen keberlanjutan lingkungan melalui gerakan penghijauan yang menjadi bagian dari program TJSL WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Hingga saat ini, total sebanyak 4.199 pohon Trembesi telah ditanam sebagai kontribusi nyata pembangunan infrastruktur Indonesia yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Kepedulian ini diwujudkan melalui penanaman satu pohon Trembesi untuk setiap 10 batang produk Spun Pile yang terkirim ke proyek pelanggan. Pada bulan Mei 2025, sebanyak 318 pohon Trembesi telah ditanam atas 3.176 batang Spun Pile WSBP yang terkirim selama bulan April 2025. Dukungan terhadap inisiatif ini datang dari sejumlah pelanggan WSBP yang menerima pengiriman produk Spun Pile untuk proyek mereka sepanjang bulan April, di antaranya PT Hutama Karya Infrastruktur atas proyek Pembangunan JTTS Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B, PT Multi Welindo atas proyek Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Yayasan Budha Tzu Chi Whiyata untuk pembangunan Sekolah Tzu Chi PIK 2, PT Karya Teruji Tama untuk pembangunan Dermaga Marunda, serta proyek-proyek lainnya yang sedang dikerjakan. “Program penanaman ini bukan hanya menjadi program seremonial, tapi langkah nyata kami menjaga keseimbangan antara kegiatan bisnis dan kelestarian lingkungan. Melalui inisiatif ini, kami ingin menegaskan setiap produk beton yang kami hasilkan turut membawa nilai keberlanjutan bagi lingkungan. Kami juga memastikan setiap pohon yang ditanam akan terus dipantau pertumbuhannya serta dirawat secara berkala hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Penghijauan yang dilakukan bagian dari strategi jangka panjang WSBP dalam menanamkan nilai keberlanjutan sekaligus mempererat kolaborasi dengan pelangan dan mitra. Melalui program ini, WSBP tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga mengajak seluruh pelanggan dan mitra untuk turut serta mewujudkan dampak positif bagi lingkungan.

Berturut-Turut Tiga Kali! WSBP Pertahankan Predikat Emas di WISCA Awards Nasional
Nasional
Senin, 12 Mei 2025 | 11:45 WIB

Berturut-Turut Tiga Kali! WSBP Pertahankan Predikat Emas di WISCA Awards

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) kembali catatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan WSO Indonesia Safety Culture Award atau WISCA 2025 dengan predikat 4 Star (Gold). Raihan Ini kali ketiga WSBP secara berturut-turut meraih penghargaan tersebut sejak tahun 2023, sebagai bukti komitmen dan konsistensi perusahaan dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 yang unggul. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh World Safety Organization atau WSO Indonesia kepada perusahaan yang dinilai berhasil mengimplementasikan program budaya K3 secara menyeluruh dan berkelanjutan di seluruh unit operasionalnya. “Capaian ini bukan semata hasil akhir, tetapi cerminan dari budaya kerja kami yang mengutamakan antisipasi, kesadaran, dan partisipasi aktif seluruh Insan WSBP dalam menjaga keselamatan di tempat kerja,” kata Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. WSO Indonesia menyampaikan keprihatinannya atas angka kecelakaan kerja di Indonesia yang cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun. Melalui program WISCA, WSO terus mendorong kalangan industri untuk meningkatkan kematangan budaya K3 di lingkungan kerja masing-masing, demi menciptakan tempat kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif. Salah satu bukti konkret implementasi budaya K3 di WSBP adalah penerapan 10 Golden Rules HSE secara menyeluruh di seluruh unit kerja, yang mencakup penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan, penerapan Lock Out Tag Out atau LOTO, manajemen akses kerja, hingga pelaporan Safety Observation dan Nearmiss yang dimonitor secara berkala. Selain itu, seluruh aktivitas kerja pada ketinggian, ruang terbatas, alat berat, dan lifting-rigging dijalankan dengan sistem pengawasan ketat dan berbasis sertifikasi serta kompetensi pekerja.

WSBP Terima Penghargaan The Best Corporate Emmision Reduction Transparency Awards 2025 Nasional
Nasional
Minggu, 04 Mei 2025 | 19:17 WIB

WSBP Terima Penghargaan The Best Corporate Emmision Reduction Transparency Awards 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) meraih penghargaan di ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2025 yang digelar Investortrust.id. Di acara itu, WSBP berhasil menyabet dua kategori sekaligus yakni Public Company with Green Achievement in Emission Reduction dan Diamond Achievement in Emission Transparency. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas langkah nyata dan konsisten WSBP dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui berbagai inisiatif pengurangan emisi karbon. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan WSBP menjalankan program unggulan keberlanjutan bertajuk WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Di antara inisiatif dalam program ini adalah penanaman pohon trembesi, di mana setiap 10 produk Spun Pile yang dikirim ke pelanggan, satu pohon trembesi ditanam. Pohon ini dipilih lantaran kemampuannya yang tinggi dalam menyerap karbon dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang. Inisiatif ini menjadi langkah konkret WSBP dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar area operasional perusahaan dan sekitarnya. WSBP konsisten menjaga keterbukaan dalam pelaporan emisi dan pencapaian penurunannya. Transparansi ini merupakan upaya WSBP dalam membangun kepercayaan publik serta mendorong budaya perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan. Selain itu, WSBP terus mengembangkan inisiatif pengurangan emisi di operasional, mulai dari efisiensi bahan bakar logistik, pemanfaatan energi terbarukan, hingga digitalisasi proses melalui SAP dan E-Office guna mendukung efisiensi energi dan pengurangan jejak karbon. “Penghargaan ini bukti nyata atas upaya perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan, dan program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability akan terus dikembangkan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” kata Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary.

Perkuat Pangsa Pasar Eksternal dan Diversifikasi Produk, WSBP Catatkan NKB Rp295,35 Miliar Kuartal I 2025 Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 04 Mei 2025 | 08:00 WIB

Perkuat Pangsa Pasar Eksternal dan Diversifikasi Produk, WSBP Catatkan NKB Rp295,35 Miliar Kuartal I 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan nilai perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp295,35 miliar hingga kuartal I tahun 2025. Dari total perolehan tersebut, sebesar 60,31 persen atau Rp178,13 miliar berasal dari proyek eksternal, sementara 39,69 persen atau Rp117,22 miliar berasal dari proyek internal. Secara keseluruhan, perolehan ini menunjukkan arah yang positif terhadap upaya WSBP dalam memperluas pangsa pasar di luar lingkup internal Waskita Group. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari segmen Beton Precast senilai Rp160,97 miliar, disusul Beton Readymix sebesar Rp75,08 miliar, Jasa Konstruksi sebesar Rp59,12 miliar, dan sisanya disumbangkan oleh segmen Sewa Alat. Beberapa proyek strategis yang berhasil diperoleh antara lain Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura, Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 (ADD I dan ADD II), Proyek Perluasan Tzu Chi School di PIK 2, serta Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Betung (Simpang Sekayu)–Tempino. Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto menyampaikan, pencapaian ini hasil dari strategi pemasaran yang terstruktur dan agresif. “WSBP mengimplementasikan strategi pemasaran eksternal secara menyeluruh dengan memperkuat portofolio produk unggulan serta mendorong inovasi berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis,” ujarnya. WSBP melakukan inovasi produk seperti penggunaan Fly Ash dan Mortar Foam menjadi bagian dari upaya WSBP dalam menghadirkan solusi material Beton Readymix yang tidak hanya efisien dari sisi teknis dan biaya, tapi lebih ramah lingkungan dan mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan. Fandy menegaskan, perusahaan terus mengupayakan peningkatan rasio kemenangan tender melalui pendekatan yang lebih selektif dan responsif terhadap kebutuhan pasar. “Kami meningkatkan efektivitas proses tender dengan menganalisis peluang secara cermat, mempercepat respons terhadap kebutuhan teknis proyek, dan memperkuat relasi strategis dengan mitra kerja, guna memastikan proposal kami tetap kompetitif dan unggul,” jelasnya.

WSBP Catatkan Pendapatan Usaha di TW I 2025 Capai Rp394,71 Miliar Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 02 Mei 2025 | 11:00 WIB

WSBP Catatkan Pendapatan Usaha di TW I 2025 Capai Rp394,71 Miliar

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan kinerja positif di triwulan atau TW I per tahun 2025 dengan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp394,71 miliar. Angka ini mencerminkan penguatan kinerja operasional yang didorong oleh kontribusi dari sejumlah proyek strategis. Kinerja WSBP di periode ini mencatat Laba Kotor sebesar Rp77,11 miliar, menghasilkan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 19,5 persen. Capaian ini ditopang oleh porsi Pendapatan Usaha segmen Beton Precast yang mendominasi atau sebesar 51,2 persen diikuti oleh Beton Readymix sebesar 25,2 persen, serta Jasa Konstruksi sebesar 23,6 persen. WSBP terus dipercaya menyuplai produk-produk Beton Precast dan Beton Readymixnya pada beragam proyek strategis, di antaranya Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B, Proyek Tzu Chi School-Extension PIK 2, Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai, serta Proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3B. “Kami tetap konsisten menjaga efisiensi di setiap lini bisnis Perusahaan. Upaya efisiensi ini bukan hanya strategi jangka pendek, tapi bagian dari transformasi menyeluruh dalam menjaga kesehatan Perusahaan sehingga dapat terus kompetitif,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Efisiensi terlihat nyata pada penurunan Beban Penjualan sebesar 29,7 persen secara tahunan (YoY) serta Beban Umum dan Administrasi (BUA) yang turun 10 persen YoY. Langkah-langkah efisiensi tersebut turut berkontribusi positif terhadap perbaikan Laba Bersih Perusahaan. “Peningkatan ini menjadi bukti konsistensi manajemen dalam menjaga performa positif pada setiap lini operasional. Kondisi keuangan yang lebih sehat diharapkan dapat memperkuat posisi WSBP dalam meraih kepercayaan pasar dan memenangkan proyek-proyek baru, khususnya yang strategis di sektor infrastruktur nasional,” jelasnya. Diketahui, pada periode ini WSBP juga mencatatkan Total Aset sebesar Rp3,42 triliun, dengan Liabilitas sebesar Rp5,02 triliun, dan Defisiensi Modal sebesar Rp1,61 triliun.

Pendapatan Naik, WSBP Keluarkan Rp2,02 Triliun Bayar Supplier dan Vendor Pada 2024 Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 20 April 2025 | 11:57 WIB

Pendapatan Naik, WSBP Keluarkan Rp2,02 Triliun Bayar Supplier dan Vendor Pada 2024

Divisi Corporate Secretary. Sebagai komitmen pembayaran kepada supplier dan vendor, WSBP juga secara konsisten memenuhi kewajiban dalam skema Cash Flow Available for Debt Service (CFADS) sesuai Perjanjian Perdamaian yang telah disepakati. Masih sepanjang tahun 2024, perusahaan telah membayarkan CFADS tahap 3 dan 4 dengan total sebesar Rp169,31 miliar. Terbaru, pada 25 Maret 2025, WSBP juga telah merealisasikan pembayaran CFADS tahap 5 sebesar Rp106,36 miliar.

WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability Tanam Lagi 348 Pohon Trembesi Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 04 April 2025 | 22:09 WIB

WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability Tanam Lagi 348 Pohon Trembesi

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) terus berkomitmen dorong pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan TJSL WSBP Inspiring Kindness, Piles of Sustainability. Upaya ini diwujudkan dengan menanam 348 pohon Trembesi pada bulan Maret 2025, atas pengiriman 3.477 batang Spun Pile WSBP ke berbagai proyek di Indonesia selama bulan Februari 2025. Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan, WSBP berkomitmen memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Sejumlah perusahaan yang turut mendukung inisiatif ini melalui pemesanan produk Spun Pile WSBP antara lain Yayasan Budha Tzu Chi Whiyata atas proyek pembangunan Tzu Chi School Extension PIK 2, PP-AK-WSKT-MWT KSO atas Proyek Pembangunan Jalan Tol Serang Panimbang Seksi III (Cileles - Panimbang) Fase 2 Paket 3, PT Waskita Karya (Persero) Tbk atas Proyek Jalan Tol PALTUNG Seksi 1 dan Seksi 2, PT Hutama Karya Infrastruktur atas Proyek Pembangunan JTTS Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 4 Tempino-Interchange Ness, dan berbagai proyek lainnya. Produk-produk ini dikirimkan dari berbagai Precast Plant WSBP yang berlokasi di Gasing, Bojonegara, Karawang, dan Subang. Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability telah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulannya. WSBP tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Setiap 10 Produk Spun Pile terkirim ke pelanggan, 1 pohon Trembesi ditanam. Hingga saat ini WSBP telah menanam 3.448 pohon Trembesi. Dengan demikian, semakin banyak produk terkirim, semakin banyak pula pohon yang akan ditanam. "Bersama pelanggan dan mitra kerja, kami berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dengan memastikan setiap langkah bisnis yang kami ambil mendukung keberlanjutan ekosistem. Di momen Lebaran yang penuh berkah ini, selain berbagi kebaikan, kami mengajak semua pihak untuk menjaga keseimbangan alam. Semoga inisiatif ini memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kita semua,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Selain melaksanakan berbagai program CSR WSBP Inspiring Kindness, seperti membantu pembangunan masjid, meningkatkan kualitas rumah ibadah, santunan, dan lain sebagainya selama bulan suci ramadhan, WSBP terus berkontribusi dalam penghijauan melalui program WSBP Inspiring Kindness, Piles of Sustainability. Momen ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab individu, tapi bagian dari nilai yang terus dijaga oleh perusahaan dalam setiap langkah bisnisnya.