Wonorejo

Sorotan terbaru dari Tag # Wonorejo

Warga Wonorejo Bangkitkan Ekonomi Lewat Rehabilitasi Mangrove Bersama LindungiHutan Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 03 September 2025 | 14:00 WIB

Warga Wonorejo Bangkitkan Ekonomi Lewat Rehabilitasi Mangrove Bersama LindungiHutan

Surabaya, katakabar.com - Dari 2008 lalu, masyarakat di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, aktif melakukan rehabilitasi mangrove secara swadaya. Tapi, keterbatasan dana membuat upaya tersebut berjalan lambat, hingga akhirnya pada 2021 mereka menjalin kolaborasi dengan platform konservasi LindungiHutan. “Awalnya kami bergerak tanpa dana APBD, hanya atas dasar kepedulian dari masyarakat. Tantangan terbesar ya pendanaan. Kehadiran LindungiHutan membantu membuka akses,” ujar Ahmad David 37 tahun, pegiat lingkungan dan mitra petani mangrove Wonorejo, Jumat (26/8) lalu. Kata David, sejak program berjalan, masyarakat merasakan manfaat ganda. Ekonomi lokal tumbuh lewat usaha penyemaian bibit, penanaman, dan pengolahan buah mangrove menjadi sirup maupun dodol. “Dampak sosialnya, warga makin peduli lingkungan. Gotong royong lebih kuat,” jelasnya. Secara ekologis, kondisi pesisir juga membaik. Abrasi berkurang, udara lebih bersih, dan keanekaragaman hayati meningkat, termasuk munculnya kembali burung migran Great Egret (Ardea alba). Burung berleher panjang berwarna putih itu dikenal sebagai spesies migran yang melintasi jalur East Asian–Australasian Flyway, dari Asia Timur hingga Australia. Kehadirannya menjadi tanda penting, termasuk habitat pesisir kembali sehat. “Great Egret datang karena ada makanan yang cukup. Akar mangrove jadi tempat ikan dan udang berkembang biak, dan itu menarik burung pemangsa seperti egret. Artinya rantai makanan kita sudah mulai pulih,” sebut David. Kendati demikian, ucapnya, tantangan masih ada, terutama sampah plastik dan limbah industri yang memengaruhi kualitas air, termasuk meninggalkan bau dan warna hitam pekat. “Kalau pohon bisa tumbuh, sampah masih jadi musuh utama,” tutur David. CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani menegaskan, keterlibatan warga lokal menjadi kunci keberlanjutan program. “Restorasi bukan hanya menanam pohon, tapi juga melibatkan masyarakat dalam pemantauan jangka panjang. Ketika warga merasa memiliki, hutan akan terjaga,” imbuhnya. Penelitian menyebutkan mangrove menyimpan 3 hingga 5 kali lebih banyak karbon per unit area dibanding hutan daratan tropis. Dalam hal perlindungan pesisir, mangrove bisa mengurangi energi gelombang hingga 66 persen dalam 100 m area, atau 75 persen dalam 200 m, tergantung kepadatan dan struktur fisiknya. David berharap kolaborasi ini diperkuat dengan pelatihan dan pendampingan keterampilan.

Program CSR PT OBF Tanam Seribu Mangrove di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya Lingkungan
Lingkungan
Senin, 16 September 2024 | 10:14 WIB

Program CSR PT OBF Tanam Seribu Mangrove di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya

Surabaya, katakabar.com - PT Orico Balimor Finance atau OBF gandeng LindungiHutan telah menanam seribu mangrove melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. PT Orico Balimor Finance, perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan, menunjukkan komitmen pada lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon.