Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan: PHR Bukber Bersama Wartawan dan Santuni Anak Yatim Riau
Riau
Selasa, 17 Maret 2026 | 21:39 WIB

Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan: PHR Bukber Bersama Wartawan dan Santuni Anak Yatim

Mandau, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) gelar safari ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi usung tema 'Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan' di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, persisnya di Aquarium Swiming Pool Grand Zuri, Selasa (17/3). "Kegiatan ini rangkaian dari safari ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi di lima kabupaten mulai dari Kota Pekanbaru," ujar Hardianto mewakili manajemen PT PHR dalam sambutannya. Kata Hardianto, selain buka bersama wartawan di tiga kabupaten yakni Duri, Dumai dan Rokan Hilir diberikan santunan anak yatim kepada keluarga wartawan, serta silaturahmi. "PT PHR fokus ketahanan energi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)," jelasnya. Lantas, Hardianto mengapresiasi wartawan merupakan mitra PT PHR telah memberikan edukasi di tengah masyarakat, dan terima kasih telah membuat berita berimbang, serta sudah meluruskan berita sehingga masyarakat dapat mengerti dan memahami PHR. "Ke depan kita harapkan kolaborasi dengan wartawan agar lebih mengedukasi dengn pemberiataan yang berimbang. "Semoga kolaborasi berlanjut mengedukasi dan meluruskan berita-berita miring di tengah masyarakat demi ketahanan energi," terangnya.

Narkoba Jadi Perbincangan Hangat di Silaturahmi Kapolres Bengkalis dan Wartawan Duri Riau
Riau
Jumat, 27 Februari 2026 | 07:06 WIB

Narkoba Jadi Perbincangan Hangat di Silaturahmi Kapolres Bengkalis dan Wartawan Duri

Duri, katakabar.com - Suasana salah satu wisata kuliner ternama yang berada persis di bibir Jalan Hang Tuah, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis rada beda dengan hari-hari sebelumnya. Sore itu jelang beduk berbunyi tanda berbuka puasa, Kamis (26/2), meja-meja segi empat tersusun rapi berbentuk leter U di bagian atas tersusun rapi ragam makanan dan minuman persis di tengah ruang beratapkan biru. Beberapa Polwan dan personel Satlantas, Reskrim, dan Polsek Mandau, serta Polres Bengkalis sedari tadi telah mengatur sedemikian rupa agar makanan dan minuman yang dihidangkan di atas meja yang diperuntukkan untuk para tetamu undangan dengan jumlah terbatas. Arloji tangan menunjukkan tepat pukul 18.00 WIB, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar baru menjabat belum genap dua bulan tiba di lokasi. Tetapi sebelumnya, tampak Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Dan Kasatreskrim Polres Bengkalis, Yohn Mabel bersama sejumlah Kanit lebih dulu berada di lokasi menunggu. Tiba di lokasi acara silaturahmi, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, yang mengenakan kopiah merah maron langsung menyapa dan salami puluhan wartawan menunggu dari tadi diikuti jajaran Polres Bengkalis. Meski baru kali pertama bersua dengan para jurnalis yang bertugas di Duri, saat ini empat kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau, mantan Kapolres Indragiri Hulu ini langsub akrab seakan sudah familiar dan sudah lama bermitra. "Kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan sudah dari awal saya rencanakan. Di mana saya bertugas kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan jadi atensi dan agenda prioritas. Lantaran, tanpa pemberitaan dari rekan-rekan wartawan sehebat apapun kinerja dan kegiatan kepolisian takkan sampai informasinya ke masyarakat," ujarnya. Menurutnya, Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) merupakan musuh bersama merusak generasi tidak pandang bulu tua dan muda. Itu sebabnya, pemberantasan narkoba menjadi atensi dan prioritas utama, dimulai dari internal kepolisian hingga ke tengah masyarakat yang menjadi basis-basis peredaran barang haram tersebut. "Sejak saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara masif narkoba sudah beredar hingga ke lorong-lorong dan gang-gang sempit pemukiman masyarakat. Begitu saya masuk ke kepolisian berniat bagaimanapun narkoba mesti diberantas. Ini saya buktikan ketika saya bertugas di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Indragiri Hulu sepeninggal saya peredaran narkoba secara masif jauh berkurang. Nah, begitu pula ketika saya menjabat sebagai Kapolres Bengkalis. Kita buktikan dengan melakukan pengungkapan-pengungkapan kasus narkoba ini dengan memasang target kepada Polsek-Polsek dan jajaran. "Alhamdulillah, meski saya menjabat belum genap seumur jagung pemberantasan narkoba yang menjadi atensi Polres Bengkalis sudah mulai dirasakan masyarakat hasilnya. Kalau kita mau dan ada niat, Insya Allah narkoba bisa kita berantas," bebernya. Ditegaskannya, kesuksesan pemberantasan narkoba tidak terlepas dari kolaborasi, dan dukungan dari jajaran, serta masyarakat. Kepolisian dalam hal memberantas narkoba tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk wartawan, dan seluruh lapisan masyarakat. Soal Balap Liar (Bali) belakangan ini marak lagi di kawasan dan titik tertentu di wilayah Duri sekitarnya, ucap AKBP Fahrian, yang melibatkan remaja dan anak-anak muda jadi atensi Polres Bengkalis, khususnya Satlantas Polres Bengkalis. Tetapi, terangnya, Satlantas Polres Bengkalis memiliki keterbatasan sehingga perlu kolaborasi semua pihak untuk menertibkan 'Bali' dan memberi kesadaran akan bahaya 'Bali' bagi remaja dan anak-anak muda. "Terima kasih rekan-rekan telah hadir di kegiatan silaturahmi Polres Bengkalis dan jajaran. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana ramadhan (bulan puasa) menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kemitraan sejajar antara kepolisian dan wartawan di Kabupaten Bengkalis ke depan," harapnya.

Terima Kasih Wartawan! Riau
Riau
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:11 WIB

Terima Kasih Wartawan!

Rengat, katakabar.com - Awan dipercut embun bunga sekitar Kota Rengat seketika menangis jelang pertemuan AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), dengan wartawan, Rabu (7/1). Perubahan cuaca itu bukan pertanda soal. Tetapi alam seakan mengerti perasaan sedih jurnalis karena abiturien Akpol 2005 itu, tak bertugas lagi di Indragiri Hulu, yakni ditunjuk menjadi Kapolres Bengkalis. Di silahturahmi terakhir, AKBP Fahrian, ucapkan terima kasih kepada wartawan Indragiri Hulu. “Saya menyampaikan apresiasi, insan pers yang selama ini telah menjadi mitra strategis menyampaikan informasi ke masyarakat atas pencapaian kinerja personil,” ujarnya. Ia merasakan peran media sangat besar selama 18 bulan bertugas sebagai Kapolres Indragiri Hulu. Pesannya, hubungan baik antara Polres Indragiri Hulu dengan insan pers seyogyanya terus terjaga, dan semakin solid ke depan. Di kegiatan itu pula, Dia memperkenalkan pejabat baru teras Polres Indragiri Hulu, seperti Waka Polres Indragiri Hulu, Kompol Lassarus Sinaga, Kasat Intel, Iptu Baharuddin, Kasat Reskrim, Iptu Adlin, Kabag SDM, Kompol Ihut Nabjalo Tua Sinurat, dan Kasat Lantas, AKP Fikri Kurniawan. Sementara, perwakilan wartawan juga terimakasih atas keterbukaan informasi yang telah dibangun Kapolres selama ini. “Semoga komandan sukses berdinas ditempat yang baru. Jarang ditemui sosok pemimpin yang komunikatif dan menghargai peran pers,” tutur Raja Kasmedi, Ketua PWI Indragiri Hulu. Diakhir sambutannya, berharap hubungan baik ini terus berlanjut meskipun situasi jarak memaksa untuk berpisah. Kegiatan kemudian dilanjutkan makan bersama sebelum foto bersama dengan seluruh jurnalis liputan Indragiri Hulu.

Polres Kuansing Kejar Pelaku Penganiayaan Wartawan Hukrim
Hukrim
Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:28 WIB

Polres Kuansing Kejar Pelaku Penganiayaan Wartawan

Teluk Kuantan, katakabar.com - Tim Opsnal Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kuantan Sengingi terus melakukan penyelidikan guns mengetahui keberadaan pelaku tindak pidana penganiayaan, dan pengrusakan kendaraan yang terjadi di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Selasa (14/10). Peristiwa penganiayaan yang dialami Ayub berprofesi wartawan di Kota Jalur terjadi saat kegiatan penertiban PETI oleh personel gabungan, meliputi Polri, TNI, Satpol PP, dan BPBD pada 7 Oktober 2025 lalu. Kapolres Kuansing, AKBP R. Ricky Pratidiningrat melalui Kasat Reskrim, Iptu Gerry Agnar Timur, menyampaikan personel telah mendatangi rumah para terduga pelaku tetapi berdasarkan beberapa sumber menyebut mereka meninggalkan desa setempat. "Mereka telah meninggalkan rumah sejak peristiwa itu terjadi. Petugas kroscek rupanya benar, rumah-rumah pelaku ditemukan keadaan terkunci dan kosong," jelasnya. Selain itu, penyidik mengalami sejumlah kendala diantaranya nomor telepon pelaku yang tidak aktif, dan sikap tidak kooperatif sebagian warga yang terkesan menutup-nutupi keberadaan pelaku. "Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku," tegasnya. Iptu Gerry tegaskan lagi Polres Kuansing tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk melarikan diri dari proses hukum. "Kami meminta kerja sama dari masyarakat agar bersikap terbuka dan memberikan informasi yang akurat jika mengetahui keberadaan para pelaku. Polres Kuansing menjamin kerahasiaan identitas masyarakat yang membantu aparat dalam penegakan hukum,” harapnya. Kepada masyarakat Kuansing diimbau agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan proses penegakan hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.