Geely Ungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026 Internasional
Internasional
Rabu, 29 April 2026 | 18:54 WIB

Geely Ungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

Beijing, katakabar.com - Geely Auto Group membawa inovasi terbarunya langsung kepada jaringan distribusi globalnya di Beijing International Automotive Exhibition 2026 (Auto China 2026), dengan menyambut lebih dari 1000 mitra bisnis luar negeri untuk tur terpandu eksklusif di empat area pameran khusus. Di Beijing Auto Show tahun ini, Geely Auto Group menampilkan merek-mereknya, Geely NEV (juga dikenal sebagai Geely Galaxy di China), Lynk & Co, dan Zeekr, bersama teknologi grup terbarunya. Secara bersama-sama, mereka mencakup spektrum pasar dari arus utama hingga mewah, memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam di seluruh dunia. Dipimpin oleh Victor Yang, Senior Vice President Geely Holding Group, delegasi mengunjungi setiap area pameran merek, dengan perwakilan merek menjelaskan strategi, produk unggulan, dan peta jalan teknologi untuk pasar internasional. Tur dibuka di Geely NEV, yang dipresentasikan sebagai Galaxy Park angkat tema Technology Leading to Better Life, di mana merek tersebut menyoroti posisinya sebagai nama paling luas jangkauannya secara global dalam grup serta pelopor kendaraan energi baru yang disempurnakan. Para delegasi diperkenalkan pada mobil konsep Galaxy Light generasi kedua, sebuah debut global yang dipresentasikan oleh Annamaria Palmigiano, Deputy General Manager Geely Innovation Design Center Italy. Selanjutnya, grup menjelajahi Lynk & Co, di mana Stefan Rosén, Head of Global Design, memperkenalkan visi performa masa depan merek tersebut, “Time to Shine”. Konsep GT, sebagai penghormatan ulang tahun ke-10, bertransformasi dari grand tourer yang elegan menjadi mesin performa yang terfokus melalui sistem aktivasi “Plus” milik sendiri. Merek tersebut juga mengumumkan pra-penjualan sedan sport listrik penuh Lynk & Co 10 dan 10+, yang akan diluncurkan pada bulan Mei, serta mengonfirmasi bahwa Lynk & Co 900 lima kursi akan bergabung dalam jajaran di China pada 27 April. Lynk & Co kini telah melampaui 1,76 juta pengguna global sejak didirikan pada tahun 2016. Di Zeekr, Shang Peng, Head of Zeekr Brand Management, menampilkan SUV unggulan ganda 8X dan 9X. Model 8X memadukan arsitektur hybrid 800V dengan e-drive tiga motor yang menghasilkan lebih dari 1.400 hp dan akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,96 detik. Demonstrasi langsung dari SEA (Sustainable Experience Architecture) AI Digital Chassis yang merespons skenario angin samping dan pecah ban memperkuat keyakinan Zeekr bahwa keselamatan adalah kemewahan tertinggi. Delegasi mengakhiri tur di stan Geely Technology Ecosystem, di mana Bapak Yang menjelaskan perkembangan grup menuju “Full-Domain AI 2.0”. Didukung oleh WAM (World Action Model) dan arsitektur agen cerdas full-domain “1+2+N” eksklusif industri, sistem ini mengoordinasikan kokpit cerdas dan bantuan mengemudi tingkat lanjut di seluruh sub-domain. Zeekr 8X menghadirkan agen cerdas terintegrasi kabin dan berkendara “Super Eva” pertama di industri, sementara sistem G-ASD 4.0 menawarkan Gesture Summon dan AI Navigation, yang mulai diterapkan di lini Zeekr, Lynk & Co, dan Geely NEV sejak April. Sorotan utama adalah Eva Cab, prototipe Robotaxi pertama di China yang dirancang khusus, direkayasa untuk operasi otonom L4 tingkat produksi dan telah divalidasi melalui uji coba Caocao Mobility di Hangzhou dan Suzhou. Eva Cab mengintegrasikan arsitektur EEA 4.0 tingkat kuantum, LiDAR digital 2160-line, serta sistem G-ASD siap L4, dengan versi yang disesuaikan untuk Caocao Mobility akan diluncurkan pada awal 2027. "Salah satu prinsip inti Geely selalu merupakan komitmen terhadap keterbukaan dan kolaborasi, berupaya membangun kemitraan yang menciptakan nilai bersama. Filosofi inilah yang telah membawa kami dari asal-usul di China ke panggung dunia,” kata Victor Yang. Ia menambahkan, dengan membawa mitra global kami berinteraksi langsung dengan ekosistem Full-Domain AI 2.0 kami, kami menyelaraskan jaringan global kami di sekitar visi bersama tentang mobilitas cerdas, di mana fondasi teknologi bersama memberdayakan identitas merek yang berbeda dan menciptakan kesuksesan jangka panjang bagi setiap mitra. Keterlibatan ini menjadi katalis kuat bagi perjalanan global Geely. Dengan menjembatani portofolio produk mutakhirnya dengan ekosistem teknologi yang kuat, Geely mempercepat realisasi masa depan mobilitas cerdas, memperkuat jejak globalnya melalui inovasi bersama dan komitmen terpadu terhadap keunggulan strategis. Tentang Geely Auto Group Geely Auto Group adalah perusahaan otomotif global terkemuka yang berkantor pusat di Hangzhou, China. Didirikan pada tahun 1986 dan merupakan bagian dari Zhejiang Geely Holding Group, Geely Auto Group mengembangkan dan memproduksi kendaraan penumpang di bawah merek Geely, Lynk & Co, dan Zeekr. Geely Auto mencapai penjualan kumulatif 3.024.567 unit pada tahun 2025, melampaui target penjualan tahunan dengan pertumbuhan tahunan sebesar 39%. Penjualan kendaraan energi baru (NEV) mencapai 1.687.767 unit, meningkat 90% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan fokus kuat pada inovasi teknologi, elektrifikasi, dan mobilitas berkelanjutan, Geely Auto Group mengoperasikan pusat R&D kelas dunia dan fasilitas manufaktur di seluruh China, Eropa, dan pasar internasional utama. Grup ini berkomitmen untuk menghadirkan kendaraan yang aman, berkualitas tinggi, dan cerdas yang didukung oleh teknologi canggih seperti powertrain hybrid, arsitektur listrik penuh, konektivitas cerdas, dan sistem mengemudi otonom. Sebagai perusahaan global, Geely Auto Group terus memperluas kehadiran internasionalnya melalui kemitraan strategis, operasi yang terlokalisasi, dan platform terdepan di industri. Geely berupaya menciptakan solusi mobilitas yang lebih hijau, lebih cerdas, dan lebih mudah diakses, mendorong masa depan transportasi berkelanjutan.

Psikolog Ungkap Fenomena 'Decision Anxiety' Hantui Orang Tua dan Camaba 2026 Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 29 April 2026 | 14:05 WIB

Psikolog Ungkap Fenomena 'Decision Anxiety' Hantui Orang Tua dan Camaba 2026

Bekasi, katakabar.com - Memilih perguruan tinggi di tahun 2026 bukan lagi soal "masuk mana", tapi lebih dari itu, yakni bagaimana mengelola kecemasan massal yang menghantui banyak orang tua dan calon mahasiswa. Fenomena ini dikenal sebagai decision anxiety, di mana banyaknya pilihan, informasi, dan ketidakpastian ekonomi membuat orang tua dan anak terjebak dalam siklus overthinking yang melumpuhkan. "Kita sering melihat anak menunda-nunda pilihan karena takut salah langkah, sementara orang tua terjebak dalam pencarian pembanding yang tak ada ujungnya," jelas Dr. Istiani, M.Psi., Faculty Member Binus University. Menurutnya, tanggung jawab moral untuk memastikan investasi pendidikan tidak "sia-sia" menciptakan tekanan ganda yang belum pernah dirasakan generasi sebelumnya. Kekhawatiran ini semakin besar dengan data yang menunjukkan bahwa sekitar 36 persen pemuda Indonesia bekerja di bidang yang tak sesuai dengan ijazah mereka. Angka ini tidak hanya menjadi statistik, melainkan pemicu utama kecemasan bagi banyak orang tua yang harus mengeluarkan biaya besar untuk pendidikan anak mereka. Menanggapi hal ini, Prof. Gatot Soepriyanto, Direktur Kampus Binus @Bekasi, menegaskan bahwa penawar terbaik bagi decision anxiety adalah kejelasan arah. “Orang tua butuh ketenangan yang berasal dari progres nyata. Itulah mengapa kami mengintegrasikan industri langsung ke dalam kurikulum,” tegasnya. Binus @Bekasi sebagai Business, Service & Technology Campus menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih dari sekadar teori. Melalui program Enrichment dan pengalaman industri langsung yang terintegrasi dalam pembelajaran, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia kerja. Hal ini memberi progres nyata yang bisa dirasakan oleh orang tua. “Ketika orang tua melihat anaknya lebih percaya diri, punya pengalaman, dan mulai memahami arah kariernya, rasa cemas itu perlahan berubah menjadi rasa percaya,” tambah Prof. Gatot. Selain memberikan kejelasan arah, Binus @Bekasi juga memfokuskan diri pada meredam tekanan finansial yang menjadi salah satu faktor utama kecemasan orang tua. Salah satu solusi yang diberikan adalah Beasiswa EMAS (Empowering Achievement of Student), yang tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga memberi simbol investasi masa depan anak. “Dengan adanya Beasiswa EMAS, orang tua bisa lebih fokus pada masa depan anak tanpa merasa terbebani secara finansial. Beasiswa ini juga memberikan emas sebagai simbol investasi, mempertegas bahwa pendidikan adalah investasi yang dapat memberikan return dalam bentuk yang nyata, baik dari sisi finansial maupun karier,” tambah Prof. Gatot. Dr. Istiani, M.Psi., menegaskan dalam situasi seperti ini, kejelasan arah dan pengalaman nyata menjadi kunci dalam mengurangi kecemasan. “Ketika seorang individu, baik orang tua maupun anak yang merasa bahwa mereka berada di jalur yang jelas dan memiliki gambaran masa depan, maka tingkat kecemasan akan berkurang secara signifikan,” jelasnya. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan pengalaman nyata di dunia industri dan dukungan finansial melalui Beasiswa EMAS, Binus @Bekasi berupaya membantu orang tua dan calon mahasiswa melewati perjalanan ini dengan lebih tenang dan yakin. Pada akhirnya, keputusan pendidikan bukan hanya tentang memilih kampus, tetapi tentang memastikan bahwa anak mereka berada di jalur yang tepat, dengan rasa aman yang datang dari progres nyata dan pendidikan yang relevan dengan dunia kerja.

Ungkap Kasus Gajah hingga Narkoba, Total 161 Personel dan Warga Terima Penghargaan Polda Riau Hukrim
Hukrim
Rabu, 01 April 2026 | 11:41 WIB

Ungkap Kasus Gajah hingga Narkoba, Total 161 Personel dan Warga Terima Penghargaan Polda Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memberikan penghargaan kepada 161 kepada personel kepolisian dan masyarakat atas kontribusi pengungkapan berbagai kasus, mulai dari perburuan gajah liar hingga narkotika, dan illegal logging. Total 52 personel menerima Pin Emas dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, sedang sebanyak 33 personel lainnya dianugerahi Pin Perak. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam mengungkap kasus perburuan gajah liar di Riau. Tidak hanya itu, 76 penerima lainnya terdiri dari personel kepolisian, warga sipil, karyawan, hingga sekuriti. Seluruh penghargaan diserahkan saat upacara di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4). Kapolda Riau, Hery Heryawan, mengatakan penghargaan ini tindak lanjut arahan Kapolri agar apresiasi tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian, tetapi masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus. “Penerima penghargaan bukan hanya anggota Polda Riau dan jajaran, tetapi juga dari masyarakat, dokter, sekuriti, perusahaan, dan semua pihak yang mendukung pengungkapan kasus penting,” ujarnya. Ia menegaskanpenghargaan diberikan kepada mereka yang dinilai berprestasi dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, selain kasus perburuan gajah, penghargaan juga diberikan atas pengungkapan kasus narkotika dan illegal logging. Hal ini mencerminkan komitmen Polda Riau dalam memberikan perlindungan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terhadap lingkungan dan satwa. Adapun rincian penerima penghargaan dari Kapolda Riau di antaranya 20 personel Ditresnarkoba yang berhasil mengungkap penyelundupan heroin, 4 personel Ditlantas yang menyelamatkan masyarakat dari kondisi gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging. Penghargaan juga diberikan kepada tujuh atlet yang berlaga di ajang Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi UIN Suska, dua personel BBKSDA Riau, dua karyawan Telkomsel, serta dua orang informan. Kapolda menegaskan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Tetapi, ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga integritas. “Jika ada yang melakukan pelanggaran atau merusak marwah institusi, tentu akan kita tindak tegas,” tegasnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada media yang selama ini turut mengawasi dan menyebarkan informasi positif, serta memberikan masukan kepada Polda Riau. “Semoga kehadiran kita semua dapat memberikan manfaat bagi sesama, lingkungan, dan alam yang selama ini menjadi sumber kehidupan,” sebutnya.

Tangkapan Kakap di Bengkalis, Polda Riau Sita 22,7 Kg Heroin Senilai Rp68 Miliar Hukrim
Hukrim
Kamis, 05 Maret 2026 | 12:24 WIB

Tangkapan Kakap di Bengkalis, Polda Riau Sita 22,7 Kg Heroin Senilai Rp68 Miliar

Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau ungkap peredaran narkotika jenis heroin dalam jumlah besar di Kabupaten Bengkalis. Di operasi yang dilakukan Subdit III, polisi menangkap dua tersangka dan menyita puluhan bungkus heroin dengan nilai mencapai Rp68 miliar. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi adanya peredaran heroin di wilayah Bengkalis. Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga menjalankan teknik undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli. “Teknik undercover buy ini sangat berbahaya bagi personel karena harus berinteraksi langsung dengan pelaku tanpa didampingi personel lain,” ujar Putu Yudha. Operasi tersebut dilakukan pada Selasa (25/2) lalu, dengan tiga lokasi tempat kejadian perkara (TKP), yakni di Kecamatan Bukit Batu dan dua lokasi di Kecamatan Bandar Laksamana. Ketika operasi awal di Kecamatan Bukit Batu, tim berhasil tangkap tersangka pertama berinisial K. Dari tangan pelaku, polisi menemukan lima bungkus heroin yang sebelumnya disepakati akan dijual kepada petugas yang menyamar. Menurut Putu Yudha, harga heroin tersebut mencapai Rp147 juta per bungkus berdasarkan kesepakatan transaksi yang dilakukan dalam operasi penyamaran tersebut. “Berkat kesigapan tim di lapangan, tersangka K berhasil diamankan bersama lima bungkus heroin,” jelasnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap K, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi bahwa heroin tersebut berasal dari tersangka lain berinisial SK. Tim Subdit III lalu bergerak menuju rumah SK di Kecamatan Bandar Laksamana dan berhasil menangkapnya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus heroin yang ditanam di kebun cabai sekitar 300 meter dari rumah tersangka. Tidak berhenti di situ, dari pengakuan SK, ia masih menyimpan puluhan bungkus heroin lainnya di kawasan perkebunan sawit sekitar 800 meter dari rumahnya. Petugas kemudian menuju lokasi tersebut dan menemukan sebuah drum berwarna biru yang ditanam di dalam kebun sawit. Di dalam drum itu, polisi menemukan 36 bungkus heroin. “Total heroin yang diamankan dari tersangka SK sebanyak 37 bungkus,” ucap Putu Yudha. Jika digabung dengan barang bukti dari tersangka K, maka total heroin yang berhasil disita dalam kasus ini mencapai 42 bungkus dengan berat sekitar 22,7 kilogram. Dari hasil pengembangan lebih lanjut, polisi juga mengidentifikasi dua orang lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Keduanya berinisial A dan HF yang saat ini berada di luar negeri. “Dari keterangan tersangka SK diketahui bahwa A bertugas menjemput heroin dari negeri seberang, sedangkan HF berperan sebagai koordinator jaringan mereka,” bebernya. Polda Riau saat ini masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku tersebut. Putu Yudha menegaskan, para tersangka dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau minimal 20 tahun penjara. “Nilai barang bukti heroin yang kita amankan diperkirakan mencapai Rp68 miliar,” tegasnya.

Apresiasi Kinerja Polres Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Ini Harapan H Asmar Riau
Riau
Kamis, 09 Oktober 2025 | 21:00 WIB

Apresiasi Kinerja Polres Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Ini Harapan H Asmar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar apresiasi keberhasilan aparat penegak hukum gagalkan peredaran narkoba tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan. “Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah narkoba merusak generasi kita. Mari kita jaga Meranti bersama-sama,” timpal Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Kepulauan Meranti, Ricky Makado. Unsur Forkopimda lainnya turut hadir di konferensi pers tersebut. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama perangi peredaran narkotika di wilayah perbatasan, dan pesisir. Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti berhasil gagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 30,7 kilogram, cairan 'Happy Water' sebanyak 24,3 kilogram, serta 1.034 bungkus catridge liquid narkotika berbagai merk, seperti Popeye, Pink, Hijau, Ungu, dan Lamborghini. Pengungkapan kasus ini disampaikan ketika Konferensi pers pengungkapan di Mapolres Kepulauan Meranti, Kamis (9/10), dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Wakapolda Riau, Brigjen Jossy, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat penegak hukum lainnya. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menjelaskan kasus ini diduga kuat terkait dengan jaringan narkotika internasional yang memanfaatkan jalur laut Riau–Malaysia. Keberhasilan pengungkapan ini berkat kerja sama antara kepolisian, dan dukungan masyarakat. “Kami terus memperketat pengawasan di wilayah pesisir agar jalur laut tidak lagi menjadi pintu masuk barang haram,” ujar Kapolres. Wakapolda Riau, Brigjen Jossy, menyebutkan tantangan pemberantasan narkotika semakin kompleks, sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor. Ia menegaskan komitmen Polda Riau dalam menindak tegas para pelaku.

AnyMind Group Ungkap Pergeseran Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran di Indonesia Tekno
Tekno
Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:38 WIB

AnyMind Group Ungkap Pergeseran Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - AnyMind Group (TSE:5027), sebuah perusahaan teknologi pemberdayaan end-to-end commerce, meluncurkan laporan terbaru berjudul "Indonesia Digital Landscape 2025". Laporan ini menyajikan analisis mendalam mengenai perilaku konsumen digital di Indonesia dan memberikan panduan strategis bagi para pelaku bisnis untuk menavigasi lanskap yang semakin terfragmentasi dan dinamis. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, perjalanan konsumen (consumer journey) telah berevolusi secara drastis. Konsumen kini berinteraksi dengan brand melalui berbagai titik sentuh (touchpoints) yang tidak lagi linear mulai dari media sosial, e-commerce, hingga live-commerce. Laporan ini mengupas bagaimana brand dapat mengubah kompleksitas ini menjadi sebuah keunggulan kompetitif. Salah satu temuan kunci dalam laporan ini adalah dominasi konten video dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Video pendek, terutama yang dibuat oleh influencer, kini menjadi format nomor satu (31 persen) untuk menarik perhatian audiens di Indonesia. Selain itu, laporan ini juga mengungkap bahwa iklan dalam game dengan rate completion hingga 75 persen menjadi salah satu kanal paling efektif untuk memicu minat awal konsumen, menunjukkan pergeseran media konsumsi ke platform hiburan interaktif. “Perilaku konsumen di Indonesia tidak lagi mengikuti alur pemasaran yang tradisional. Seorang konsumen bisa melihat iklan saat bermain game di ponsel, lalu menonton ulasan produk di TikTok, dan akhirnya melakukan pembelian melalui sesi live-stream di malam hari,” ujar Lidyawati Aurelia, Country Manager,AnyMind Group, Indonesia, melalui keterangan resmi diterima, Senin kemarin “Laporan kami menunjukkan malam hari adalah 'golden hour' untuk efektivitas iklan di berbagai platform, mulai dari media sosial hingga mobile video. Memahami nuansa seperti ini sangat krusial bagi keberhasilan sebuah brand,” jelasnya. Laporan "Indonesia Digital Landscape 2025" ini didukung oleh data primer dari ekosistem platform AnyMind Group, seperti AnyTag (influencer marketing), AnyDigital (digital marketing), POKKT (mobile marketing), dan AnyX (e-commerce), yang diperkaya dengan wawasan konsumen dari audiens Indonesia melalui InQognito Insights. Beberapa wawasan penting lainnya di dalam laporan: - Platform Paling Efektif: Analisis platform yang memberikan konversi, rasio klik-tayang (CTR), dan ROI tertinggi. - Strategi Bauran Kanal: Rekomendasi strategi channel-mix yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. - Preferensi Konsumen: Wawasan mengenai preferensi audiens terhadap waktu, konten, dan pengalaman digital.

MPA Siap Bantu Ungkap Pelaku Karhutla di Desa Tanjung Peranap Riau
Riau
Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:07 WIB

MPA Siap Bantu Ungkap Pelaku Karhutla di Desa Tanjung Peranap

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Masyarakat Peduli Api atau MPA Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah pengungkapan terduga pelaku kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla yang terjadi di wilayah mereka. Pada pernyataannya, MPA Desa Tanjung Peranap diwakili RB menegaskan siap membantu memberikan informasi maupun dukungan lapangan guna mengusut tuntas pelaku pembakaran lahan. "Dukungan tersebut jadi wujud nyata sinergi masyarakat dengan aparat keamanan menjaga kelestarian lingkungan," ujar RB. Selain itu, kata RB, MPA mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Tebing Tinggi Barat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif. Mereka menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar kejadian serupa seperti pembakaran hutan dan lahan tidak kembali terulang di Desa Tanjung Peranap maupun wilayah lain di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ungkap Kasus Narkotika, Polsek Kemuning Amankan Sabu Sebanyak 51,53 Gram dan 81 Butir Ekstasi Hukrim
Hukrim
Sabtu, 14 Juni 2025 | 21:24 WIB

Ungkap Kasus Narkotika, Polsek Kemuning Amankan Sabu Sebanyak 51,53 Gram dan 81 Butir Ekstasi

Kemuning, katakabar.com - Polsek Kemuning Polres Indragiri Hilir menunjukkan komitmen memberantas peredaran gelap narkotika. Lihat Sabtu (14/6) sekitar pukul 07.30 WIB, jajaran Polsek berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Terlapor diketahui bernama BA alias B 22 tahun, warga RT 025 RW 07 Dusun Air Luit, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Dari tangan pelaku, petugas sita barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 51,53 gram, dan 81 butir pil ekstasi. Kapolsek Kemuning, Kompol A Raymon Tarigan, S.Sos. menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 06.30 WIB mengenai pengiriman paket diduga berisi narkotika ke rumah tersangka. Tanpa menunggu lama, Kompol Raymon perintahkan tim Reskrim, dan petugas piket untuk menyelidiki, dan bergerak ke lokasi. Setibanya di bilangan Jalan Lintas Timur RT 027 RW 07 Dusun Air Luit, Desa Batu Ampar, petugas mendapati tersangka berdiri di tepi jalan depan rumahnya, sambil memegang sebuah kotak paket. Setelah dilakukan penggeledahan disaksikan Ketua RT setempat, dan warga lainnya barang bukti yang berhasil disita, yakni 1 unit handphone OPPO A17, 1 bungkus besar sabu seberat 51,53 gram, 1 bungkus sedang berisi 81 butir pil ekstasi, Obeng warna kuning list hitam, Cutter warna hijau tua, Sendok hijau muda, dan 1 buah batu. Hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengonsumsi narkoba. Atas perbuatannya, BA dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana mati. Saat ini, penyidik Polsek Kemuning tengah melakukan proses pemeriksaan lanjutan. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora melalui Kapolsek Kemuning, Kompol A .Raymon Tarigan mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta dalam pemberantasan peredaran narkotika dengan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya.

Ungkap Kasus Narkotika di Tembilahan Hulu, Resnarkoba Polres Inhil Cokok Pengedar Sabu dan Ekstasi Hukrim
Hukrim
Selasa, 10 Juni 2025 | 14:00 WIB

Ungkap Kasus Narkotika di Tembilahan Hulu, Resnarkoba Polres Inhil Cokok Pengedar Sabu dan Ekstasi

Tembilahan Hulu, katakabar.com - Satuan Reserse Narkoba atau Satresnarkoba Polres Indragiri Hilir tunjukkan komitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, Satresnarkoba Polres Indragiri Hilir berhasil ungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu, dan ekstasi di Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. Di operasi tersebut, seorang pria berinisial SA, warga setempat diamankan petugas Senin (9/6) sekitar pukul 21.00 WIB malam. Penangkapan dilakukan di Jalan Telaga Biru Lorong Setia Kawan, setelah sebelumnya petugas menerima informasi dari masyarakat tentang aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora diteruskan Kasatnarkoba, Iptu Gerry Agnar Timur menjelaskan, informasi tersebut diterima Sabtu (7/6). Menindaklanjuti laporan itu, tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan, dan pengintaian di lokasi yang dimaksud. Setelah dilakukan pemantauan, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Indragiri Hilir melakukan penindakan, dan mengamankan tersangka. "Saat penggeledahan disaksikan dua orang warga, petugas menemukan sejumlah barang bukti, yakni 12 paket plastik bening klep merah berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,45 gram, 1 butir pil ekstasi warna oranye seberat 0,52 gram, 1 unit timbangan digital, 1 bungkus plastik bening klep merah, 1 tas sandang warna hitam bertuliskan "Replace", 1 kotak bertuliskan "Pagoda", uang tunai sebesar Rp2.5 juta, dan 1 unit handphone merek Tecno Spark 20 Pro hitam," rincinya.