Trafik

Sorotan terbaru dari Tag # Trafik

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idul Fitri 2026: Pemulihan Jaringan Cepat dan Gangguan Turun Tekno
Tekno
Sabtu, 11 April 2026 | 10:10 WIB

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idul Fitri 2026: Pemulihan Jaringan Cepat dan Gangguan Turun

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta kembali tegaskan perannya sebagai mitra strategis transformasi digital nasional dengan menjaga keandalan layanan selama periode libur panjang Idulfitri 2026. Usung semangat Empowering Beyond dengan kapabilitas Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, perusahaan melakukan penguatan infrastruktur berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan kesiapan operasional 24/7 untuk menghadapi lonjakan trafik digital di momen Lebaran. Sebelumnya, Lintasarta memproyeksikan peningkatan trafik digital seiring tingginya aktivitas masyarakat dan industri selama momen Ramadan hingga Lebaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lintasarta melakukan optimalisasi kapasitas jaringan, penguatan sistem monitoring berbasis AI, serta menyiagakan Network Operation Center (NOC) dan tim operasional secara penuh di seluruh Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi. Sepanjang periode Lebaran, Lintasarta mencatat peningkatan signifikan pada trafik layanan jaringan komunikasi data yang digunakan oleh berbagai sektor strategis seperti perbankan, transportasi, ritel, distribusi, hingga layanan publik. Di tengah lonjakan tersebut, kualitas layanan tetap terjaga dengan stabil dan andal. Percepatan Pemulihan Hingga 60 Persen Peningkatan signifikan juga terlihat pada kecepatan penanganan gangguan yang meningkat hampir 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penanganan gangguan lebih cepat karena sudah menggunakan AI untuk melakukan analisis dan diagnostic, sehingga pemulihan layanan dapat dipercepat dan dampak terhadap pelanggan diminimalkan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lintasarta dalam menjaga keandalan layanan serta memastikan kontinuitas operasional pelanggan tetap terjaga. Penurunan Gangguan Hingga 20 Persen Dari sisi performa layanan jaringan, jumlah gangguan tercatat menurun sebesar 20 persen jika dibandingkan tahun lalu. Adapun penurunan tingkat gangguan karena improvement desain High Availability (HA) dan Point of Presence (PoP). Penurunan ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh, baik pada jaringan utama maupun hingga ke pengguna akhir. Didukung monitoring berbasis AI dan operasional 24/7 Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari transformasi operasional berbasis AI yang terus diperkuat oleh perusahaan. “Melalui kapabilitas Beyond AI Factory, kami tidak hanya melakukan monitoring jaringan, tetapi juga melakukan proActive maintenance untuk kualitas layanan yang menyentuh ambang batas (threshold), mengotomatisasi penanganan, serta meningkatkan kecepatan respons secara end-to-end. Hal ini memungkinkan kami menjaga kualitas layanan tetap optimal di tengah lonjakan trafik yang tinggi,” ujar Zulfi. Selain itu, kata Zulfi, pengelolaan trafik dilakukan secara dinamis melalui optimalisasi routing serta penerapan contingency plan di berbagai titik kritikal jaringan, guna memastikan distribusi data tetap optimal selama periode puncak Lebaran. Perkuat Fondasi Digital Lewat Beyond Infrastructure Capaian ini merupakan bagian dari strategi Beyond Infrastructure yang kini diperkuat melalui kapabilitas Beyond AI Factory, dengan mengintegrasikan teknologi AI dalam pengelolaan jaringan dan layanan secara end-to-end. Pendekatan ini didukung oleh fondasi 4C Lintasarta Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjamin keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital secara terintegrasi. “Fokus kami bukan hanya memastikan layanan tetap berjalan, tetapi memastikan pelanggan dan industri dapat terus beroperasi tanpa hambatan di momen paling krusial. Inilah wujud dari Empowering Beyond, membangun ekosistem digital yang semakin kuat, terhubung, dan berkelanjutan bagi Indonesia,” sebut Zulfi. Ke depan, Lintasarta akan terus memperkuat posisinya sebagai Beyond AI Factory dengan menghadirkan inovasi berbasis AI, meningkatkan integrasi layanan 4C, serta perluasan kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional yang inklusif dan berdaulat,

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026 Tekno
Tekno
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:00 WIB

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026

Jakarta, katakabar.com - Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Lintasarta memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital nasional yang handal jaga kelangsungan layanan di tengah lonjakan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan peningkatan kebutuhan layanan digital lintas sektor industri. Sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison(IOH) Group dan penyedia solusi Information and Communication Technology (ICT) terintegrasi, Lintasarta menyiagakan jaringan backbone, cloud, dan sistem keamanan siber guna menopang operasional kepada lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dari berbagai industri strategis nasional. Momentum akhir tahun secara historis menjadi periode dengan lonjakan trafik data dan beban operasional yang signifikan, terutama pada sektor-sektor seperti perbankan dan keuangan, transportasi dan logistik, kesehatan, pemerintahan, energi, serta ekosistem digital dan teknologi. Di periode Nataru 2024-2025, trafik internet pelanggan industri tercatat meningkat hingga 111 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diproyeksikan berlanjut pada Nataru 2025-2026, seiring meningkatnya ketergantungan industri dan layanan publik terhadap sistem digital yang bersifat mission- critical. “Lonjakan trafik diakhir tahun bukan sekadar tantangan teknis, tetapi menyangkut stabilitas layanan publik dan kelangsungan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu kesiapan infrastruktur dan keandalan layanan menjadi prioritas utama kami,” ujar Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta. Kesiapan 4C Jaga Layanan Strategis Nasional Dalam menghadapi periode Nataru, Lintasarta memastikan kesiapan menyeluruh pada empat pilar utama (4C) yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Sejalan dengan meningkatnya intensitas transaksi keuangan digital pada periode Nataru, mulai dari BI-Fast, online transfer, hingga penggunaan uang elektronik, Lintasarta memprioritaskan kesiapan infrastruktur connectivity berkapasitas tinggi untuk menjamin high bandwidth, high availability, serta low latency. Kesiapan konektivitas ini menjadi fondasi utama dalam menopang sistem transaksi yang bersifat real-time dan mission-critical. Di atas fondasi tersebut, Lintasarta memperkuat tiga pilar lainnya, cloud untuk menjamin skalabilitas dan ketersediaan sistem, cybersecurity untuk menjaga keamanan data dan transaksi, serta collaboration melalui kesiapan solusi digital untuk memastikan layanan keuangan dan sektor strategis nasional tetap berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapan Operasional Layanan Lintasarta melalui connectivity operation juga mengoperasikan Network Operations Center (NOC) 24 jam penuh setiap harinya, untuk memastikan pemantauan real-time serta respons cepat. Hal ini didukung oleh kesiapan infrastruktur jaringan, spare part, dan operation management yang didukung backup dan system redundancy untuk menghadapi momen natal dan tahun baru. Kesiapan NOC, tim engineer lapangan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia maupun tim eskalasi yang beroperasi 24x7 serta dukungan mitra yang optimal, merupakan komitmen nyata untuk menjaga kehandalan serta performansi layanan untuk pelanggan sebagai prioritas utama. “Kesiapan ini bagian dari komitmen jangka panjang Lintasarta untuk menjadi mitra transformasi digital yang dapat diandalkan. Kami tidak hanya menjaga jaringan tetap menyala, tetapi memastikan pelanggan dapat menjalankan operasionalnya dengan aman, stabil, dan berkelanjutan,” ulas Zulfi Menjaga Denyut Ekonomi Digital di Penghujung Tahun Melalui kesiapan operasional dan infrastruktur yang terintegrasi, Lintasarta menegaskan perannya sebagai penopang utama ekosistem digital nasional di momen krusial akhir tahun. Di tengah meningkatnya ketergantungan industri dan masyarakat terhadap layanan digital, Lintasarta memastikan bahwa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dilalui dengan keandalan jaringan, keamanan sistem dan kontinuitas layanan yang terjaga.