Total 2 Ton Beras Diberikan PT RPK ke Warga Terdampak Banjir di Pelalawan
Pelalawan, katakabar.com - PT Riau Petroleum Kampar (RPK) berikan 2 ton bantuan beras ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pelalawan diperuntukkan bagi warga terdampak banjir yang disebabkan luapan sungai Kampar, pada Senin (5/2). Batuan beras itu rencananya disalurkan, khusus warga korban banjir yang berada di kawasan Jalan Lintas Timur (Jalintim) kilometer 86 ,83 dan seterusnya, Desa Kemang. "Ini bentuk kepedulian perusahaan PT Riau Petroleum Kampar (RPK), memberikan total 2 ton bantuan beras ke Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan. Bantuan ini nanti disalurkan ke masyarakat terdampak bencana banjir," terang Komisaris PT RPK, T. Zulmizan F. Assagaff kepada katakabar. com, di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan. Dituturkan Zulmizan, bantuan ini buat masyarakat terdampak banjir. Penyaluran bantuan ini kali pertama dialokasikan, sebab perusahaan baru bisa menganggarkan penghasilan dari progran Corporate Social Responsibility (CSR) dependent. "Pelalawan sebagai pemegang saham 34 persen yang baru dijalankan pada tahun 2023. Sedang, 50 persen Pempro Riau dan 16 persen Indragiri Hulu, di mana perusahaan ini pembagian hasil migas Blok Kampar," ucapnya. Hal posisi ini, kata Zulmizan, Perusahaan Milik Daerah (Perumda) Tuah Sekata pemegang saham Pemda 34 persen sebagai perwakilan Pemda hasil dari potensi minyak yang ada di Kabupaten Pelalawan blok Kampar. Di mana kita ada di dua di Kabupaten, salah satunya Kabupaten Indragiri hulu. "Bantuan beras total 2 Ton ini bentuk kepedulian banjir berlarut-larut di Kabupaten Pelalawan, meliputi kilometer 83 Jalan Lintas Timur Desa Kemang," ujarnya. Bantuan itu, tuturnya, tidak sekali ini, banjir di Kabupaten Pelalawan termasuk terlama dan terbesar, bukan masyarakat lokal saya memerlukan bantuan, tapi para pengguna jalan, seperti supir truk, para musafir diperjalanan yang tertahan dua hari, dua malam mengantre di perjalanan lantaran sistem buka tutup akibat banjir tinggi. Bantuan diberikan dengan cara membuka dapur umum untuk mensuplai makanan. Kepala Dinas Sosial, Erwin Rommel Nainggolan menerima bantuan beras sebanyak 2 ton beras dari Perusahaan RPK mewakili Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pelalawan. "Mewakili Pemerintah Daerah telah menerima beras sebanyak 2 ton dari Perusahaan PT RPK. Bantuan ini dari CSR perdana dari perusahaan berdiri. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian pada musibah banjir di Kabupaten Pelalawan. Kami sudah terima bantuan, mudah-mudahan bantuan dapat bermanfaat masyarakat yang terdampak," ucapnya. Menurutnya, bantuan segera disalurkan lantaran mendesak sesuai intruksi Bupati Pelalawan, H Zukri, termasuk membantu kawan-kawan supir di sekitar kilometer 86 , 83 dan seterusnya menuju Pangkalan Kerinci. Mantan Kabid Publikasi dan Informasi Daerah (KPID) menyatakan, bantuan ini sifatnya mendesak disebabkan para supir truk dan kendaraan lainnya mengantre lama menunggu hingga bermalam akibat banjir menggenangi Jalan Lintas Timur. "Sebagian beras dikirim ke Desa Kemang. Di saba ada dapur umum dikerjakan masyarakat setempat. Jadi, kita memberikan bahan baku untuk dimasak di dapur umum nanti dibagi ke supir truk dari Jakarta maupun sebaliknya," ceritanya. Di kawasan Jalan Lintas Timur yang terendam banjir, susah cari makanan di tengah-tengah banjir makanya kita support kebutuhannya. Selain susah mencari makanan, kalau pun ada nasi bungkus dibeli harganya mahal mencapai Rp40 ribu per bungkus. Ini alasannya pemerintah campur tangan dengan hal ini.