Terus

Sorotan terbaru dari Tag # Terus

Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan Nasional
Nasional
Senin, 29 Desember 2025 | 20:01 WIB

Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan

Aceh Tamiang, katakabar.com - Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang perlahan mulai bangkit pascabencana banjir yang merusak permukiman dan fasilitas umum. Setelah hampir satu minggu terisolasi, akses transportasi kini kembali terbuka dan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau wilayah terdampak. Selama masa terputusnya akses, warga bertahan dalam keterbatasan. Makanan, pakaian, dan perlengkapan seadanya menjadi tumpuan hidup sehari-hari. Seiring mulai berdatangannya bantuan pangan pokok dan obat-obatan, masyarakat berangsur kembali untuk membersihkan rumah serta lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya pemulihan. Di tengah kondisi sulit tersebut, semangat anak-anak Aceh Tamiang mencerminkan ketangguhan masyarakat. Mereka menyambut para relawan dengan senyum dan pesan penuh harapan, seakan menegaskan bahwa mereka sanggup melewati cobaan ini bersama. “Untuk teman-teman Aceh yang juga terkena bencana, tetap semangat ya,” ujar anak-anak saat direkam oleh Relawan MIND ID, Sabtu (20/12) lalu. Sebagai bagian dari dukungan pemulihan masyarakat terdampak, Holding Industri Pertambangan MIND ID menyalurkan tiga truk bantuan berisi sekitar 100.000 item kebutuhan, meliputi vitamin, obat-obatan, serta perlengkapan dasar masyarakat. Bantuan tersebut mencakup multivitamin anak dan dewasa, susu, madu, obat batuk, demam, maag, alergi, flu, diare, obat topikal, serta kebutuhan kebersihan seperti popok bayi dan dewasa, tisu basah, dan tisu kering. Distribusi bantuan difokuskan ke Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang. Selain bantuan logistik, MIND ID bersama seluruh Anggota Grup juga menjalankan program Employee Volunteering. Melalui program ini, para karyawan diajak untuk terlibat langsung sejak proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pendampingan pemulihan masyarakat di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatra. Bantuan ini sebagai bentuk kehadirkan MIND ID sebagai perusahaan bersama seluruh karyawannya untuk hadir langsung, memberi bantuan tenaga dan semangat. Koordinator Posko Paya Awe, Akhiruddin, bercerita bahwa desanya sempat terendam banjir hingga setinggi dua meter. “Kami hanya bisa mengungsi di balai pengajian. Tidak ada makanan sama sekali, bahkan untuk anak-anak. Dampaknya bagi kami seperti tsunami kedua,” ujarnya. Menurutnya, bantuan yang datang dari berbagai pihak, termasuk MIND ID sangat membnatu bagi masyarakat terdampak. Meski akses untuk membeli bahan pangan sudah mulai terbuka, dukungan dari luar masih sangat dibutuhkan. “Sekitar 80 persen masyarakat sudah kembali ke rumah, tetapi kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, kelambu, dan perlengkapan lainnya masih banyak yang kurang,” ucapnya. Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, memastikan akses transportasi antarwilayah kini telah kembali terhubung, meski beberapa daerah terpencil masih hanya dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua. “Alhamdulillah, seluruh warga Tamiang sudah bisa kita antar bantuan makanan. Tidak ada yang terisolir, walaupun belum sempurna. Kami terus berupaya agar rakyat tidak lapar,” bebernya. Ia menegaskan prioritas pemerintah daerah saat ini adalah memastikan ketahanan pangan serta menjaga kesehatan masyarakat dalam jangka panjang. “Ada pengungsi yang mengalami batuk dan gatal, namun sudah tertangani berkat relawan dan tim medis. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” tuturnya. Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan bahwa masyarakat kini mulai menemukan asa untuk kembali bangkit dari bencana. Menurutnya, hal ini merupakan perkembangan yang baik, sebab semangat dari masyarakat Adalah modal utama yang perlu dijaga untuk dapat melanjutkan proses pemulihan dan bahkan bangkit dari bencana. “Kami bersama seluruh Anggota akan berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan yang dibutuhkan, bukan hanya untuk evakuasi, tetapi juga bantuan yang mendukung Kesehatan masyarakat agar terus bertahan di masa sulit ini,” sebutnya. Asa masyarakat Aceh dan Sumatra perlahan menyala kembali. Kini saatnya kita bergandengan tangan, memastikan setiap bantuan menjadi harapan nyata agar mereka dapat membangun kembali rumah, kehidupan, dan masa depan yang lebih baik.

Cuncun: Festival Perang Air Harus Terus Dikembangkan Dukung Keberagaman dan Ekonomi Lokal Riau
Riau
Minggu, 02 Februari 2025 | 18:01 WIB

Cuncun: Festival Perang Air Harus Terus Dikembangkan Dukung Keberagaman dan Ekonomi Lokal

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Perayaan Imlek 2025 di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, semakin semarak dengan rangkaian acara spektakuler, yakni Festival Perang Air (Cian Cui), Carnival Night, dan Festival Lampion. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tapi berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata daerah. Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Cuncun, SH, M.Si menegaskan, festival ini diantara program prioritas yang terus ia perjuangkan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga strategi efektif untuk mendorong sektor pariwisata, UMKM, perhotelan, transportasi, dan kuliner di Kepulauan Meranti.

Sisi Hulu Pemuliaan Kelapa Sawit Terus Dikembangkan Nasional
Nasional
Jumat, 06 Oktober 2023 | 09:53 WIB

Sisi Hulu Pemuliaan Kelapa Sawit Terus Dikembangkan

Palangkaraya, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sudah kembangkan pemuliaan tanaman kelapa sawit guna menghasilkan bibit unggul. Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman menjelaskan, pemuliaan tanaman kelapa sawit mesti terus dikembangkan agar menghasilkan bibit unggul. "Di sisi hulu, kita sudah kembangkan pemuliaan tanaman kelapa sawit guna menghasilkan bibit unggul," ujar Eddy lewat keterangan resmi, dilansir dari laman borneonews.co.id, pada Jumat (6/10). Kata Eddy, bibit yang unggul so pasti bakal dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit. Untuk itu, jelas Eddy, kita bikin pengembangan produk pangan dan pakan bernutrisi tinggi berbasis kelapa sawit. Ini masih sisi hulu Tidak hanya itu, beber Eddy, kajian sosial ekonomi terus dikembangkan melalui studi di lingkungan perkebunan, pekerja di industri kelapa sawit dan kajian sertifikasi demi mewujudkan kelapa sawit berkelanjutan dan mendukung sirkular ekonomi. "BPDPKS melakukan berbagai upaya itu, harapannya dapat terus memberikan kontribusi yang maksimal," tegasnya. Tentang kontribus yang dilakukan, sambung Eddy, berupa mensupport program-program yang diamanatkan, seperti penelitian sedang dan bakal dilaksanakan untuk dimanfaatkan industri kelapa sawit, pemerintah dan masyarakat. Hal itu, sebut Eddy, sebagai acuan atau pedoman pengembangan industri kelapa sawit dan produk-produk turunannya serta pengambilan kebijakan keberlanjutan industri sawit yang lebih baik ke depan.