Tanam Mangrove

Sorotan terbaru dari Tag # Tanam Mangrove

GP di Rangsang Pesisir, Polres Kepulauan Meranti dan Pramuka Tanam Mangrove Cegah Abrasi Hukrim
Hukrim
Sabtu, 01 November 2025 | 11:48 WIB

GP di Rangsang Pesisir, Polres Kepulauan Meranti dan Pramuka Tanam Mangrove Cegah Abrasi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisia Resor Kepulauan Meranti, Polda Riau, gelar kegiatan edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon mangrove di Pantai Parit Besar, Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Jumat (31/10) kemarin. Kegiatan bertajuk Green Policing ini dipimpin Wakapolsek Rangsang, Ipda Dongan M. Manalu, diikuti personel Bhabinkamtibmas, serta pelajar Pramuka dari MTs Raudatut Thalibin Desa Kedaburapat. "Melalui kegiatan Green Policing ini, kami ingin mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Menjaga alam adalah bagian dari menjaga masa depan,” ujar Ipda Dongan. Kegiatan Green Policing kali ini usung tema 'Peduli Lingkungan dari Rumah dan Sekolah', dengan rangkaian kegiatan berupa sosialisasi edukatif tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup, pemberian bibit pohon, serta penanaman mangrove di kawasan pesisir Parit Besar. Selain Ipda Dongan, kegiatan dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Kedaburapat Aiptu Andri Kurniawan SH, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kedabu Aipda Daniel User, Kepala MTs Raudatut Thalibin Masripah, Pembina Pramuka Sukma, serta anggota Pramuka Gudep 0801–0802. "Kami memberikan edukasi sederhana tentang cara menjaga kebersihan, mengelola sampah dari rumah, hingga menanam pohon sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan. Penanaman mangrove ini juga penting untuk mencegah abrasi pantai,” terang Ipda Dongan. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian, mulai dari sosialisasi hingga kegiatan penanaman mangrove di tepi pantai. "Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan menjadi kebiasaan baik di tengah masyarakat,” sebut Ipda Dongan. Terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, menjelaskan Green Policing langkah strategis dan humanis Polri dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan hidup. "Konsep Green Policing ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan. Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda agar peduli terhadap lingkungan sekitar," kata AKBP Aldi. Menurut Kapolres, kegiatan ini program Kapolda Riau dalam menghadirkan pemolisian yang adaptif terhadap tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, dan ancaman kebakaran hutan serta lahan (Karhutla).

PT ITA Kolaborasi dengan Kelompok Mangrove Tanam 1500 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Riau
Riau
Selasa, 11 Juni 2024 | 16:26 WIB

PT ITA Kolaborasi dengan Kelompok Mangrove Tanam 1500 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Kepulauan Meranti, katakabar.com - PT ITA berkolaborasi dengan kelompok pencinta mangrove Sei Haji, pemerintah Kecamatan Merbau, Pemerintah Desa Mayangsari, TNI, Polri kembali melakukan penanaman mangrove sebanyak 1500 bibit yang berarea di Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (8/6) sekitar pukul 14.30 WIB lalu. Kegiatan kali ini usung tema 'Restorasi lahan, penggurunan dan ketahanan terhadap kekeringan', sempena peringatan hari Lingkungan Hidup sedunia ke 52 tahun jatuh pada 5 Juni setiap tahunnya. Di momen itu Bonar selaku Area manager PT ITA melalui Field CSR Officer menyatakan, PT ITA sebagai salah satu perusahaan yang berada di Pulau Padang komitmen menjaga lingkungan, salah satunya melalui kegiatan penanaman mangrove. "Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi pesisir pantai dari abrasi dan mengembalikan habitat hutan mangrove yang ada di tanah air serta oksigen," kata Arip Hidayatulloh PT ITA, tuturnya, menyadari melakukan perlindungan lingkungan tidak mungkin dilakukan sendirian. Untuk itu, PT ITA berkolaborasi dengan Kelompok Mangrove sekitar operasi perusahaan sampai saat ini terus melakukan upaya penanaman mangrove secara masif. Di kegiatan penanaman mangrove dihadiri Camat Merbau diwakili Idrus, Kasi Tantrib Kecamatan Merbau, Danramil yang diwakili Babinsa, Kapolsek diwakili Bhabinkamtibmas, Kades Mayangsari, Ibrahim, BPD Mayangsari, Tim PT ITA, Efrizal SHE Officer, Arip Hidayatulloh Field CSR, Wan Zulfan, Kelompok Mangrove Merambai, Kelompok Mangrove Formula Lukit, Kelompok Imbang Mandiri, Siswa sekolah Dasar di Mayangsari, serta Ibu-ibu, dan warga penggiat mangrove dari Mayangsari. Ketua kelompok Mangrove Sei. Haji Hendri atay Awang menimpali, kegiatan penanaman ini rangkaian kegiatan penanaman yang ke empat kalinya di mangrove Sei. Haji. Alhamdulillah, pada penanaman bakau saat ini menggunakan bibit sendiri dimana penanaman sebelumnya menggunakan bibit bantuan dari PT ITA. Kemandirian bibit bakau sendiri ini, ucapnya, tidak lepas dari pembinaan dan bantuan dari tim CSR PT ITA, bahkan saat ini kelompok sudah mulai mampu menjual bibit, di mana kapasitas bibit di Mangrove Sei. Haji sudah mampu membibitkan sebanyak 5.000 bibit, dan kalau dijual Rp3.000 sebesar Rp15 juta. Kades Mayangsari, Ibrahim sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan penanaman Mangrove ini. "Dengan adanya kegiatan ini Desa Mayangsari menjadi desa yang terjaga dari abrasi pantai dan lingkungan menjadi asri, dan terbangun ekonomi masyarakat dari penggiat pembibitan mangrove ini, terkhusus kepada PT ITA yang telah membina dan membantu kelompok penggiat mangrove Sungai Haji," imbuhnya. Camat Merbau melalui Kasi Tantrib, Idrus ucapkan terima kasih banyak Kepada PT ITA atas seluruh bantuan yang diberikan, sebab PT ITA cukup konsisten dalam upaya menjaga lingkungan dengan melakukan pembinaan dan bantuan kepada kelompok mangrove, sehingga dari 1 kelompok sekarang sudah ada lebih dari 4 kelompok mangrove di Kecamatan Merbau. Selain itu, PT ITA membantu kegiatan yang ada di Kecamatan Merbau, semoga kerjasama yang terbangun terus bisa dilakukan," jelas Idrus. Apresiasi kepada kelompok Mangrove Sei. Haji, tambah Idrus, telah mampu melakukan kemandirian pembibitan mangrove serta melakukan penanaman Mangrove secara konsisten. Kegiatan ini disambut baik masyarakat sekitar lokasi penanaman, ini terlihat dengan antusias masyarakat berpartisipasi ikut dalam penanaman ini, termasuk anak-anak SD yang sekolahnya di sekitar lokasi, sehingga target penanaman mangrove sesuai dengan yang diharapkan sebanyak 1500 bibit berhasil di tanam. “Bukan hanya penanaman kegiatan ini diwarnai dengan menikmati kuliner khas olahan mangrove seperti dodol kedabu, sirop mangrove, dan makanan olahan sekitar pantai Mayangsari seperti olahan lokan, rama-rama, kerupuk sagu lomek dan mie sagu," tandasnya.