Ramadhan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan Buat Ribuan Warga Sumut
Sumut
Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:10 WIB

Ramadhan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan Buat Ribuan Warga

Medan, katakabar.com - Ramadan 1447 Hijrah serasa penuh keberkahan bagi ribuan masyarakat melalui kepedulian KOMBAT Sumut dan Langkat. Total 250 bingkisan diberikan untuk penarik becak di Langkat. Bingkisan diserahkan jelang lebaran oleh Ketua KOMBAT Sumut, Ricky Anthony (Bung RA) bersama jajaran, Selasa (17/3) di Gor Stabat. "Semoga bingkisan ini memberikan kebahagiaan untuk keluarga dari abang-abang penarik becak jelang lebaran," harap Bung RA disela pembagian bingkisan. Bung RA sembari mengucapkan selamat hari raya idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Dari amatan Tim AXIALNEWS.id, sebelumnya KOMBAT turut membagikan 1.447 paket menu berbuka puasa, Sabtu (7/3). Menu buka puasa terdiri dari nasi kotak, kue kotak dan air mineral kepada abang becak, ojek online (ojol), pengguna jalan dan warga sekitaran Tanjung Pura. Setelahnya, KOMBAT menggelar buka puasa bersama ratusan keder sekaligus memberikan santunan berupa bingkisan dan uang tali asih untuk 66 anak yatim piatu, pada Rabu (11/3) di Gedung Putih Stabat. Kemudian, KOMBAT menyalurkan bantuan dan tali asih kepada Suradi, korban kebakaran di Dusun 1 Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Langkat pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 21.15 WIB lalu. Bantuan dari Pimpinan DPRD Sumut itu berupa sembako dan peralatan dapur, diyakini membantu meringankan keperluan korban dan keluarganya jelang lebaran idulfitri. Selanjutnya, KOMBAT kembali menggelar Bukber Ramadan bersama ratusan kader, Senin (16/3) di Kecamatan Stabat, Langkat. Bukber yang dihadiri Ketua KOMBAT Sumut, Bung RA dan Ketua KOMBAT Langkat, Muhammad Rio ini kembali dirangkaikan penyantunan puluhan anak yatim piatu. Legislator Muda NasDem itu juga memberikan bingkisan untuk ratusan wartawan di Langkat dan Sumut, pada Selasa (17/3). Sebanyak 52 wartawan unit DPRD Sumut dan 65 wartawan di Langkat menerima bingkisan hari raya idulfitri 1447 H. Tidak lupa, Bung RA juga memberikan beragam sembako dan uang taliasih kepada warga Secanggang yang viral di media sosial meminta bantuan uang untuk berobat sambil berkeliling mengendarai becak. Identitasnya, bernama Muhammad Ali warga Lingkungan II, Kelurahan Hinai Kiri, Secanggang, memiliki dua orang anak. Ia menderita sakit paru-paru dan gula kering selam tiga tahun. Meski sudah memiliki BPJS Kesehatan, namun kekurangan biaya akomodasi keperluan berobat. Terbaru, Ketua KOMBAT Sumut menyalurkan uang taliasih dan bantuan seng untuk perbaikan atap rumah yang sudah bocor parah, Kamis (19/3). Rumah tersebut milik Sa'diyah, seorang nenek usia 71 tahun, warga Lingkungan I Bukit Tua, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Langkat. Awalnya, Nek Sa'diyah mengadukan ketidak mampuannya memperbaiki atap rumahnya jelang idulfitri kepada tim KOMBAT. Selanjutnya direspon cepat Bung RA yang langsung menurunkan tim untuk menyerahkan bantuan seng. Dihari sama, Bung RA bersama Brigade KOMBAT Sumut menyelenggarakan bukber dengan ratusan kader di Kecamatan Stabat. Giat ini dirangkai penyantunan puluhan anak yatim piatu, berupa bingkisan dan taliasih sebagai THR jelang lebaran.

KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme, Seru Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA Default
Default
Rabu, 25 Februari 2026 | 12:07 WIB

KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme, Seru Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Medan, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara seru masyarakat menjaga keselamatan perjalanan kereta dengan menghentikan vandalisme, dan tidak beraktivitas di jalur rel selama Ramadhan. Langkah ini penting untuk melindungi keselamatan bersama serta memastikan operasional KA tetap aman dan lancar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sebagai aset transportasi publik milik bersama. Langkah ini mengedepankan pendekatan edukatif guna memastikan setiap rangkaian kereta dapat melaju dengan aman tanpa gangguan di sepanjang jalur. Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan sepanjang tahun 2025 tercatat masih terdapat 35 kasus pelemparan batu terhadap kereta api di wilayah Sumatera Utara. Angka ini menjadi catatan penting bagi perusahaan untuk terus merangkul masyarakat sebagai mitra utama dalam menciptakan ruang perjalanan yang ramah dan terlindungi. “Kami percaya keselamatan adalah tanggung jawab moral kita bersama, karena setiap tindakan meletakkan benda di atas rel atau melakukan pelemparan bukan sekadar merusak sarana kereta, melainkan risiko langsung bagi nyawa penumpang,” kata Anwar. KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan pelaku pelemparan dapat dikenai sanksi pidana berat. Berdasarkan KUHP Pasal 194 ayat (1), setiap orang yang dengan sengaja membahayakan lalu lintas umum di jalur kereta api dapat dipidana penjara paling lama 15 tahun. Dan pada ayat (2) disebutkan, apabila perbuatan tersebut mengakibatkan korban jiwa, pelaku dapat dipidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun. Selain melakukan Tindakan vandalism, Anwar juga mengingatkan warga untuk menghindari beraktivitas di sekitar jalur rel. Pada saat bulan Ramadan seperti sekarang, tidak sedikit warga yang mengisi waktu menunggu berbuka puasa atau saat setelah sholat subuh dengan beraktivitas di sepanjang jalur kereta api. “Untuk itu, KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hal tersebut, selain membahayakan diri sendiri juga melanggar pasal 181, UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian,” jelasnya. Area rel merupakan zona dinamis yang sangat berisiko untuk dijadikan tempat bermain atau berkumpul bagi warga. Kesadaran untuk menjauhi jalur aktif sangat diperlukan demi melindungi keselamatan jiwa pribadi sekaligus menjamin kelancaran operasional kereta. “Mari kita wujudkan kepedulian nyata dengan menjadi pelindung bagi keselamatan perjalanan diri sendiri dan kereta api melalui penghentian segala bentuk vandalisme di jalur rel. Kepedulian Bersama adalah jaminan bagi setiap penumpang untuk sampai ke tujuan dan kembali ke pelukan keluarga dengan selamat,” ajak Anwar.

Kementerian PU Sukses Fungsikan Lagi 143 SPAM di Wilayah Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Nasional
Nasional
Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Kementerian PU Sukses Fungsikan Lagi 143 SPAM di Wilayah Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus prioritaskan percepatan pemulihan layanan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Hingga 2 Februari 2026, Kementerian PU mencatat progres signifikan dengan memfungsikan kembali 143 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari total 176 unit yang terdampak. Capaian ini menandai progres penanganan infrastruktur SPAM yang telah menyentuh angka 82 persen. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan akses air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda. Pihaknya memastikan kehadiran pemerintah sejak fase tanggap darurat hingga masa pemulihan saat ini. “Air bersih dan sanitasi adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, sejak fase tanggap darurat kami fokus memastikan layanan air minum tetap tersedia, baik melalui pemulihan SPAM maupun penyediaan sarana darurat,” ujar Dody. Dari seluruh unit yang telah beroperasi kembali, total kapasitas layanan air bersih yang berhasil dipulihkan mencapai lebih dari 5.300 liter per detik. Suplai ini kini telah melayani kebutuhan masyarakat di permukiman maupun lokasi pengungsian di berbagai wilayah Sumatera. Secara rinci, pemulihan layanan air bersih di Provinsi Aceh mencakup 54 SPAM yang telah kembali berfungsi dari total 71 unit terdampak di 10 kabupaten dan kota. Perbaikan instalasi dan jaringan distribusi di wilayah ini berhasil memulihkan kapasitas layanan sebesar 1.595 liter per detik. Sementara, di Provinsi Sumatera Barat, Kementerian PU berhasil memulihkan 52 SPAM dari 60 unit yang ditangani di 13 kabupaten/kota, dengan kapasitas layanan mencapai 2.263 liter per detik. Adapun penanganan permanen di Sumatera Barat ditargetkan rampung bertahap hingga Agustus 2028. Lalu, di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 37 SPAM dari 45 unit terdampak di 9 kabupaten/kota telah beroperasi kembali dengan kapasitas 1.445 liter per detik, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyesuaian desain teknis. Selain memulihkan SPAM eksisting, Kementerian PU menyiagakan 537 unit sarana darurat untuk menjangkau wilayah yang infrastrukturnya belum pulih sepenuhnya. Sarana pendukung tersebut meliputi Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile, mobil tangki air, hidran umum, toren, unit pengolahan air siap minum, hingga fasilitas sanitasi berupa toilet portable dan darurat. Guna menjamin ketersediaan air baku jangka panjang, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya juga mempercepat pembangunan sumur bor di lokasi dengan kerusakan jaringan berat. Pada bidang Sumber Daya Air, Kementerian PU tengah membangun 25 unit sumur bor air dalam. Pembangunan ini meliputi 24 unit di Provinsi Aceh dengan 11 unit telah selesai dan 13 unit dalam proses pengerjaan, serta 1 unit sumur bor yang sedang dikerjakan di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat. Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, pekerjaan sumur bor dalam dari Ditjen SDA belum dilakukan. Di sisi lain, Ditjen Cipta Karya melaksanakan pembangunan 103 unit sumur bor guna memperluas akses air bersih di kawasan permukiman dan fasilitas publik. Pembangunan ini terdiri atas 17 unit sumur bor dangkal yang seluruhnya berlokasi di Aceh, serta 86 unit sumur bor dalam yang tersebar di tiga provinsi. Untuk sumur bor dangkal, Kementerian PU membangun 17 unit yang seluruhnya berlokasi di Provinsi Aceh. Dari jumlah tersebut, 9 unit telah selesai dikerjakan, sementara 8 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sedang untuk sumur bor dalam, Kementerian PU menangani pembangunan 86 unit. Di Provinsi Aceh, sebanyak 17 unit telah selesai dan 46 unit masih dalam tahap pengerjaan. Di Provinsi Sumatera Utara terdapat 5 unit sumur bor dalam yang sedang dalam proses pengerjaan, serta di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 18 unit sumur bor dalam tengah memasuki tahap survei dan pengerjaan geolistrik sebagai dasar penentuan titik pengeboran. Upaya komprehensif ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan kehadiran negara untuk memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana melalui penyediaan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumut, Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa Poltek PU Nasional
Nasional
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:30 WIB

Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumut, Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa Poltek PU

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengintensifkan upaya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai langkah konkret penguatan tim teknis di lapangan, Kementerian PU menerjunkan 21 mahasiswa magang dari Politeknik PU untuk mendukung percepatan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pelepasan tim mahasiswa ini dilaksanakan di Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah III Jakarta, Kamis (22/1) lalu. Langkah ini wujud nyata kontribusi Kementerian PU dalam memulihkan layanan dasar infrastruktur bagi masyarakat dengan melibatkan sumber daya manusia (SDM) muda yang kompeten. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pelibatan mahasiswa magang ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga teknis, melainkan cerminan kesiapsiagaan Kementerian PU dalam merespons bencana. “Ini wujud pengabdian Insan PU kepada ibu pertiwi, tidak hanya membangun, tetapi juga membangun kembali dengan lebih baik atau build back better pascabencana,” jelas Dody. Total 21 mahasiswa yang diterjunkan berasal dari tiga program studi (prodi) spesialis di Politeknik PU. Mereka ditempatkan di lokasi-lokasi yang sesuai dengan kompetensi teknis yang dibutuhkan untuk rehabilitasi infrastruktur. Lima mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Bangunan Air ditugaskan di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II. Sepuluh mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan ditempatkan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara. Adapun enam mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung bertugas di Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sumatera Utara. Selama masa penugasan enam bulan, para mahasiswa akan bersinergi dengan balai dan satuan kerja setempat. Lingkup tugas mereka meliputi inventarisasi dan pendataan kerusakan infrastruktur, pendampingan teknis lapangan, hingga mendukung proses perencanaan dan desain cepat (quick design) untuk rekonstruksi bangunan yang terdampak bencana. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Apri Artoto, mengungkapkan program ini dirancang untuk membentuk karakter SDM yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi. “Kehadiran mahasiswa magang diharapkan memberikan kontribusi positif bagi proses pemulihan di lapangan. Ini bukan hanya pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan integritas, kepekaan sosial, dan bakti kepada negara,” ujar Apri. Direktur Politeknik PU, Brawijaya, aminkan Apri. Ia menekankan pentingnya sikap profesionalisme selama bertugas. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjaga nama baik institusi dan Kementerian PU,” pesannya. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, mahasiswa yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini akan mendapatkan pengakuan pembelajaran berupa 50 poin serta sertifikat kompetensi. Salah satu peserta magang, Annisa Naila dari Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung. “Kami siap ditugaskan untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara. Semoga kehadiran kami dapat membantu proses pembangunan kembali dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutur Annisa. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh-Sumut Nasional
Nasional
Jumat, 23 Januari 2026 | 16:30 WIB

Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh-Sumut

Medan, katakabar.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmen mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara melalui tiga cabang pelabuhan yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal, Subholding Pelindo yang bergerak di bidang operator terminal nonpetikemas. Ketiga cabang pelabuhan tersebut yakni Lhokseumawe, Malahayati, dan Sibolga. Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan Pelindo berkomitmen penuh mendukung upaya kemanusiaan melalui penyediaan fasilitas pelabuhan dan layanan operasional untuk distribusi bantuan ke wilayah yang terdampak bencana. “Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo dalam mendukung pemulihan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Jonedi. Total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit, terdiri atas berbagai kebutuhan penting seperti sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil RO (Reverse Osmosis), hingga genset. Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, perusahaan juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya penanganan bencana. Dari total 127 kunjungan kapal, Pelabuhan Lhokseumawe melayani 90 kunjungan kapal dengan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit, sementara Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume 13.694 ton/m³/unit. Adapun Pelabuhan Sibolga melayani 11 kapal yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis. Kapal-kapal tersebut mengangkut bantuan dari berbagai pihak seperti: pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, dan sejumlah pihak lainnya. Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, menimpali Pelindo Multi Terminal sebagai operator pelabuhan memastikan kelancaran layanan operasional selama proses bongkar muat bantuan logistik yang berlangsung di pelabuhan. “Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan," jelas Ary. Pelindo Regional 1 bersama Pelindo Multi Terminal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal serta seluruh pemangku kepentingan terkait di lingkungan pelabuhan guna menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran arus logistik selama periode penanganan bencana.

Total 205.532 Penumpang KA di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition Default
Default
Jumat, 16 Januari 2026 | 11:11 WIB

Total 205.532 Penumpang KA di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition

Medan, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara terus perkuat ekosistem digital guna meningkatkan standar layanan transportasi public. Hal itu terlihat dari penggunaan teknologi pemindaian wajah atau Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan, dimana sejak pertama kali diperkenalkan pada September 2024 hingga 13 Januari 2026 telah digunakan oleh 205.532 pelanggan. Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa teknologi ini merupakan langkah konkret perusahaan dukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pengalihan sistem dari manual ke digital secara otomatis mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat alur keberangkatan penumpang di area stasiun. "Inovasi ini memberikan dampak positif karena proses boarding menjadi jauh lebih cepat dan mempermudah mobilisasi penumpang. Pengguna cukup memindai wajah ke layar tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik kepada petugas," ujar Anwar. Efektivitas layanan ini tercermin dari data penggunaan face recognition yang menunjukkan tren pertumbuhan positif sejak pertama kali dioperasikan. Tercatat sejak September 2024 sampai dengan 13 Januari 2026, sebanyak 66.851 pelanggan kereta api di Sumatera Utara telah terdaftar fitur face recognition. Dengan rata-rata mencapai 13.000 pengguna setiap bulan, total kertas yang berhasil dihemat sebanyak 514 rol kertas tiket. Anwar menambahkan, untuk dapat menggunakan fitur ini masyarakat dapat melakukan registrasi melalui aplikasi Access by KAI. Selain lewat aplikasi, pendaftaran data biometrik juga bisa dilakukan secara langsung dengan bantuan petugas di stasiun. "Fitur ini menggantikan boarding manual sehingga pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket fisik dan menunjukkan identitas saat akan masuk ke peron. Efisiensi dan kemudahan yang diberikan memungkinkan penumpang terhindar dari antrean panjang, terutama pada jam-jam padat keberangkatan," lanjutnya. Mengenai keamanan data pelanggan, KAI menjamin keamanan data pribadi pengguna melalui sistem yang telah tersertifikasi standar internasional ISO 27001. Data berupa nama, NIK, dan foto pelanggan hanya digunakan pada saat penumpang menggunakan face recognition, setelah selesai data akan kembali disimpan dalam pangkalan data. Jika dalam kurun waktu satu tahun pelanggan tidak pernah menggunakan face recognition, maka data akan dihapus dari sistem secara otomatis. "Pelanggan memiliki kendali penuh atas data tersebut, mereka dapat mengajukan penghapusan melalui aplikasi atau layanan Customer Service. Hal ini sejalan dengan prinsip transparansi dan perlindungan privasi dalam setiap inovasi digital yang kami kembangkan," pungkas Anwar. Inovasi Face Recognition Boarding Gate ini menjadi bukti nyata transformasi digital KAI dalam mereduksi jejak karbon melalui sistem layanan nirkertas yang efisien. Langkah strategis ini memperkokoh posisi KAI sebagai transportasi publik masa depan yang mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Akses Jalan Terdampak Bencana Berangsur Fungsional di Sumut Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 09 Januari 2026 | 11:38 WIB

Akses Jalan Terdampak Bencana Berangsur Fungsional di Sumut

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda 12 kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Hingga Selasa (6/1), Kementerian PU memastikan sejumlah ruas jalan nasional dan jembatan strategis yang sempat terputus kini berangsur fungsional kembali untuk mendukung kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pemulihan konektivitas antarwilayah menjadi fokus utama penanganan pascabencana. “Kementerian PU bergerak cepat agar akses logistik dan mobilitas warga segera pulih. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama, sehingga setiap penanganan dilakukan dengan memperhatikan kondisi lapangan dan stabilitas lereng,” ujar Dody. Menurut data monitoring lapangan hingga 6 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, Kementerian PU telah menangani kerusakan infrastruktur di berbagai titik bencana. Penanganan meliputi pembersihan material di 263 titik longsoran tebing, perbaikan pada 65 titik jalan amblas, serta penanganan genangan banjir di 28 titik yang kini telah surut sepenuhnya. Selain itu, dari total titik jalan putus yang teridentifikasi, 14 titik telah fungsional kembali, dan 7 jembatan yang rusak telah dapat dilalui. Progres signifikan terlihat pada koridor vital Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km yang kini telah terhubung sepenuhnya. Meski demikian, Kementerian PU masih melakukan penyempurnaan jalur sementara (detour) guna menjamin keselamatan pengguna jalan. Sementara, koridor Batangtoru–Singkuang juga sudah dapat dilalui kendaraan ringan, dengan pengerjaan penimbunan dan pemadatan agregat yang terus dikebut di tengah tantangan cuaca hujan. Untuk konektivitas di jalur Sibolga–Batangtoru, Kementerian PU telah menyelesaikan pemasangan jembatan darurat (bailey). Jembatan bailey bentang 33 meter di Jembatan Aek Garoga 2 dan bentang 44 meter di Sungai Garoga 3 kini sudah beroperasi secara fungsional. Tetapi, Kementerian PU mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada, khususnya pada segmen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang. Ruas ini masih terputus akibat longsoran tebing di lima lokasi dengan kondisi tanah yang belum stabil, sehingga penanganan darurat belum memungkinkan. Sebagai solusi jangka panjang, Kementerian PU telah merencanakan penanganan permanen melalui pengalihan trase jalan di lokasi tersebut. Untuk sementara waktu, akses Tarutung–Sibolga dialihkan melalui jalur alternatif Tarutung–Rampa–Poriaha dengan pembatasan khusus bagi kendaraan kecil. Di Sumatera Utara, ruas yang terkena dampak terberat adalah Batas Kota Tarutung–Batas Kabupaten Tapanuli Tengah–Sibolga dengan total 176 titik kerusakan, dan ruas Tarutung–Sipirok dengan 55 titik. Dari total 23 lokasi jalan putus di seluruh wilayah terdampak, 17 titik kini telah berhasil difungsikan kembali, sementara satu titik pada Jembatan Aek Puli B tidak ditangani karena telah tersedia jembatan duplikasi. Guna mempercepat seluruh proses pemulihan ini, Kementerian PU telah memobilisasi 137 unit alat berat ke berbagai lokasi bencana. Armada tersebut terdiri dari loader, excavator, backhoe loader, vibro roller, dozer, motor grader, dump truck, flat bed truck, hingga truk logistik. Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan intensif dan penanganan lanjutan hingga seluruh jaringan jalan dan jembatan di Sumatera Utara kembali aman dan andal sepenuhnya bagi masyarakat. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Kian Diandalkan, Pengguna Kereta Api Melonjak Sepanjang 2025 di Sumut Sumut
Sumut
Kamis, 08 Januari 2026 | 16:39 WIB

Kian Diandalkan, Pengguna Kereta Api Melonjak Sepanjang 2025 di Sumut

Medan, katakabar.com - Minat masyarakat Sumatera Utara untuk beralih ke moda transportasi rel terus meningkat, tecermin dari pertumbuhan pelanggan KAI Divre I Sumut yang melonjak hingga 8 persen sepanjang tahun 2025. Tren positif ini mengukuhkan posisi kereta api sebagai tulang punggung mobilitas yang kian diandalkan, sekaligus menjadi bukti perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet dan terjadwal kini telah menjadi kebutuhan warga di wilayah ini. “KAI Divre I Sumatera Utara mencatat performa gemilang sepanjang tahun 2025 dengan total pengguna mencapai 2.638.594 orang, angka tersebut tumbuh sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2024 dimana pelanggan yang dilayani sebanyak 2.433.647 orang,” kata Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo. Kenaikan jumlah penumpang ini dipicu oleh geliat ekonomi yang terus berkembang dan peningkatan mobilitas di wilayah operasional kereta api Sumatera Utara. Sebagai sarana mobilitas, kereta api kini semakin vital perannya sebagai jembatan transportasi logistik dan penggerak roda ekonomi daerah. Stasiun Medan mempertegas posisinya sebagai magnet utama pergerakan masyarakat di Sumatera Utara dengan volume penumpang tertinggi, disusul oleh Stasiun Kisaran dan Stasiun Tanjung Balai sebagai titik keberangkatan favorit. KAI Divre I Sumatera Utara mencatat peningkatan tren perjalanan ini sebagai bukti kepercayaan publik terhadap kereta api yang kini menjadi urat nadi transportasi paling sibuk di wilayah tersebut. “Sebagai poros integrasi antarwilayah sekaligus jangkar ekonomi bagi UMKM lokal, stasiun kereta api di Sumatera Utara kini bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan yang vital bagi masyarakat. KAI menghadirkan kereta api sebagai pionir transportasi dengan keunggulan tepat waktu serta kapasitas angkut yang besar, menjadikannya tulang punggung mobilitas yang menggerakkan konektivitas di Sumatera Utara,” jelas Anwar. KAI Divre I Sumatera Utara mencatatkan pertumbuhan penumpang yang signifikan pada tahun 2025 melalui tiga kereta api unggulannya. KA Sribilah Utama relasi Medan-Rantau Prapat PP menjadi primadona dengan lonjakan penumpang paling tinggi, yakni mencapai 19 persen atau sebanyak 701.728 orang. Tren positif juga diikuti oleh KA Siantar Ekspres rute Medan-Siantar PP yang tumbuh 13 persen dengan melayani 500.508 penumpang. Sementara itu, KA Putri Deli jurusan Medan-Tanjungbalai PP tetap menjadi rute tersibuk dengan total 1.291.015 penumpang, naik 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Modernisasi layanan kereta api di Sumatera Utara membuahkan hasil. Tingginya minat masyarakat membuktikan bahwa layanan yang ekonomis, terintegrasi, aman, dan tepat waktu kini menjadi pilihan utama. Berpindah tempat kini jauh lebih efisien, membuat kereta api semakin dicintai sebagai urat nadi transportasi Sumut. “Layanan kereta api yang inklusif merupakan bukti dedikasi KAI Divre I Sumatera Utara dalam mentransformasi mobilitas publik. Melalui integrasi aspek keamanan dan kenyamanan, kami berupaya memberdayakan ekonomi masyarakat di seluruh pelosok Sumatera Utara. Ini adalah dukungan konkret kami bagi masyarakat yang dinamis untuk terus bergerak maju dan produktif,” sebut Anwar.

Kolaborasi Sosial Holding PTPN, Donor Darah Sri Pamela Group Dukung Stok Darah di Sumut Kesehatan
Kesehatan
Rabu, 31 Desember 2025 | 11:00 WIB

Kolaborasi Sosial Holding PTPN, Donor Darah Sri Pamela Group Dukung Stok Darah di Sumut

Sei Karang, katakabar.com - Sri Pamela Group melalui Klinik Sri Pamela Sei Karang gelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan stok darah di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan ini jadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial melalui kolaborasi lintas institusi. Kegiatan donor darah berlangsung dengan antusias dan diawali dengan ungkapan syukur atas kelancaran pelaksanaannya. Sri Pamela Group menyampaikan apresiasi kepada PT Perkebunan Nusantara IV Regional I DSER II, yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), atas dukungan aktif yang diberikan. Apresiasi khusus disampaikan kepada General Manager PTPN IV Regional I DSER II, Julkarnain Harahap, beserta seluruh karyawan yang berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih kepada Manager Kebun Sei Putih, Sylvana M.C. Hasibuan, SP, beserta jajaran yang turut hadir dan berkontribusi dalam kegiatan sosial ini. Kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting keberhasilan pelaksanaan donor darah. Partisipasi masyarakat sekitar turut memperkuat makna kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian bersama. Kolaborasi antara perusahaan, instansi, dan masyarakat menunjukkan bahwa sinergi yang terbangun mampu menghadirkan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. Kegiatan donor darah ini didukung oleh tim Klinik Sri Pamela Sei Karang di bawah pimpinan dr. Centika, serta tim medis dari Unit Pengelola Darah RSUP Adam Malik Medan yang dipimpin oleh dr. Anitawati, SpPK, Subsp. BDKT(K). Keterlibatan tenaga medis profesional memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, Sri Pamela Group berharap dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin, guna membantu pasien yang membutuhkan sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Sinergi bersama PTPN IV sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) diharapkan terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan dan berdampak positif.