Sumsel
Sorotan terbaru dari Tag # Sumsel
Bersama Disdik, SU Kukuhkan Diri PTS Terdepan Penguatan Kompetensi AI Guru se Sumsel
Palembang, katakabar.com - Dinas Pendidikan Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan gandeng Satu University Palembang dan platform edukasi GreatNusa sebagai upaya perkuat kompetensi guru di bidang teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelatihan bertajuk “AI for Education” yang menyasar guru SMA dan SMK di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah dilakukan oleh Rektor Satu University, Bapak Win Ce, S.Kom,. M.M. dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan Februari 2026 lalu. Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh 40 guru secara langsung di Satu University Palembang dan lebih dari 394 guru SMA/SMK kurang lebih dari 11 Kabupaten dan 3 Kota di Provinsi Sumatera Selatan secara daring. Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran yang lebih adaptif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan era digital, sejalan dengan upaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Bersama Satu University Palembang dalam mendorong transformasi pendidikan. Acara diawali dengan pembukaan secara daring oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.. Meskipun berhalangan hadir secara langsung, beliau tetap memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Pembukaan kegiatan secara langsung di Kampus Satu University Palembang dilaksanakan oleh Dr. Febriansyah, S.E., M.M. (Kasi PTK SMK) yang hadir langsung di Satu University Palembang mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, sekaligus menandai dimulainya kegiatan secara resmi. Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd. menegaskan penguatan kompetensi guru dalam bidang teknologi menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. “Penguatan kapasitas guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi, termasuk AI, menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Kami sangat mendukung program-program positif seperti ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan,” ujarnya. Wakil Rektor II Satu University Palembang, Bapak Dr. Lodovicus Lasdi, S.E., M.M., A.k., CA., CPA., CAP., menyampaikan bahwa peran institusi pendidikan tinggi sangat penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. “Pemanfaatan AI dalam pendidikan bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran modern. Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru agar siap menghadapi disrupsi teknologi,” jelasnya. Sebagai bentuk komitmen institusi dalam mengawal kualitas pelaksanaan kegiatan, jajaran akademik SATU University Palembang juga turut hadir secara langsung, di antaranya Dr. Febriyanti Panjaitan, S.Kom., M.Kom. (Head of Program Teknik Informatika) dan Hery Oktafiandi, S.T., M.Eng. (Head of Program Sistem Informasi). Keterlibatan langsung ini mencerminkan dedikasi kampus dalam memastikan program pengembangan kompetensi berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi para peserta. Dari sisi implementasi teknis, GreatNusa melalui expert di bidang AI, Marisca Revani Putri, yang membawakan materi prompting, menekankan bahwa kemampuan menyusun perintah (prompt) yang tepat menjadi fondasi utama dalam penggunaan AI secara efektif dalam pembelajaran. “Prompting adalah keterampilan dasar dalam menggunakan AI. Dengan prompt yang tepat, guru dapat menghasilkan materi ajar, soal, hingga konten pembelajaran yang lebih personal, dan efisien sesuai kebutuhan siswa,” ulasnya. Di pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari teknik dasar hingga lanjutan dalam prompting, pemanfaatan AI untuk penyusunan materi ajar, pengembangan metode pembelajaran interaktif, hingga optimalisasi evaluasi pembelajaran berbasis teknologi. Selain sesi pemaparan, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung dan diskusi interaktif guna memastikan para peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Salah satu peserta kegiatan AI for Education, Desra Triyunsari, M.Kom., guru Informatika SMA Negeri 19 Palembang, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang diikuti. “Sebagai guru Informatika, saya mendapatkan banyak ilmu baru melalui kegiatan ini, khususnya pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran. Pelatihan ini membantu kami dalam mengakses dan mengembangkan materi ajar yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi tenaga pengajar lainnya, sehingga kami dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh kepada siswa secara lebih optimal,” ucapnya. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Satu University Palembang, dan GreatNusa ini menjadi langkah pasti mendorong percepatan transformasi digital pendidikan khususnya di Sumatera Selatan. Dengan menjangkau lebih dari 400 tenaga pendidik dari berbagai kabupaten dan kota, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, efisiensi kerja guru, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan relevan bagi siswa. Ke depan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan bersama Satu University Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik. Apabila terdapat kesempatan lanjutan, kolaborasi ini akan kembali diwujudkan melalui program-program yang inovatif dan berdampak.
Sepanjang 2025, 1.377 Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Sumsel
Palembang, katakabar.com - Masa angkutan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah kelar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat capaian positif pada layanan penumpang mancanegara yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah Sumatera Selatan. Selama periode angkutan Nataru 2025-2026, KAI Divre III Palembang melayani sebanyak 57 penumpang mancanegara yang menggunakan layanan kereta api. Angka ini menjadi bagian dari tren positif sepanjang tahun 2025, di mana secara kumulatif tercatat 1.377 wisatawan mancanegara menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan capaian tersebut menunjukkan kepercayaan wisatawan asing terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal untuk menjelajahi berbagai destinasi di Sumatera Selatan. “Kereta api menjadi pilihan wisatawan mancanegara dalam mendukung perjalanan mereka. Selain ketepatan waktu dan kenyamanan, kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman sekaligus ramah lingkungan,” ujar Aida Suryanti Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan, Stasiun Kertapati tercatat sebagai stasiun dengan jumlah keberangkatan wisatawan mancanegara terbanyak, yakni 690 wisatawan. Selanjutnya disusul Stasiun Lubuk Linggau sebanyak 259 wisatawan, Stasiun Lahat sebanyak 159 wisatawan, Stasiun Muara Enim sebanyak 122 wisatawan, serta Stasiun Prabumulih sebanyak 69 wisatawan mancanegara. Menurut Aida Suryanti, peningkatan berkelanjutan ini menegaskan peran strategis kereta api sebagai moda transportasi utama bagi wisatawan internasional dalam menjangkau destinasi unggulan di Sumatera Selatan, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya. Capaian tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah mendorong penguatan devisa negara melalui sektor pariwisata, sekaligus mempercepat transformasi menuju mobilitas rendah emisi dan pariwisata berkelanjutan. Kehadiran wisatawan mancanegara tidak hanya berdampak pada peningkatan devisa, tetapi juga berkontribusi pada promosi budaya, pelestarian lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi lokal. “Kedatangan wisatawan asing turut menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan ekonomi kreatif di daerah. Selain itu, keramahan masyarakat serta keindahan alam Indonesia yang mereka rasakan menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Indonesia di mata dunia,” tutur Aida. “KAI akan terus berkomitmen meningkatkan dan mendukung pariwisata sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” tambah Aida Suryanti.
Kedutaan Besar India Tegaskan Komitmen Perluasan Kerja Sama Strategis dengan Sumsel
Jakarta, katakabar.com - Kedutaan Besar India untuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama strategis dengan pemerintah daerah di Indonesia melalui dialog langsung dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, didampingi Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di Griya Agung, Palembang, Rabu (14/1) kemarin. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif, menjadi platform penting untuk memperdalam pemahaman bersama, serta menjajaki peluang kerja sama konkret yang berorientasi pada manfaat jangka panjang. Diskusi mencakup sektor pertambangan batu bara, penguatan komoditas ekspor unggulan Sumatera Selatan, serta pengembangan kerja sama di bidang pendidikan dan pertukaran pemuda. Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan ketertarikan India terhadap potensi daerah, serta menegaskan kesiapan Sumatera Selatan untuk bermitra secara aktif. “Sumatera Selatan memiliki sumber daya alam yang kuat dan terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas ekspor. Kami memandang kerja sama dengan India sebagai peluang strategis, termasuk melalui pertukaran pemuda untuk mempererat hubungan budaya dan memperluas wawasan generasi muda,” ujar Herman Deru. Duta Besar Sandeep Chakravorty menyambut positif pandangan tersebut dan menegaskan bahwa India melihat Sumatera Selatan sebagai mitra penting dalam penguatan hubungan bilateral di tingkat daerah. “India memandang Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan potensi besar, baik dalam hal sumber daya alam maupun kapasitas sumber daya manusia. Kami ingin membangun kemitraan yang konkret, saling menguntungkan, dan berkelanjutan, sejalan dengan eratnya hubungan India dan Indonesia,” timpal Dubes Chakravorty. Pada konteks pengembangan sumber daya manusia, Kedutaan Besar India juga menegaskan keterbukaan terhadap partisipasi pemuda Sumatera Selatan dalam program pertukaran dan peluang beasiswa pendidikan tinggi di India, dengan mekanisme seleksi yang akan disepakati bersama. “Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Melalui pertukaran dan pendidikan, kami berharap dapat memperkuat hubungan antar masyarakat yang menjadi fondasi utama kemitraan jangka panjang kedua negara,” tambahnya. Kedutaan Besar India memandang pertemuan ini sebagai langkah signifikan dalam memperdalam kerja sama antara India dan Indonesia di tingkat subnasional, sekaligus membuka ruang kolaborasi baru yang lebih terstruktur dan berdampak. Pertemuan turut dihadiri oleh para kepala OPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Ditopang Sawit, Bupati Tegaskan Komitmen 'Muba Mandiri Pangan'
Palembang, katakabar.com - Bupati Musi Banyuasin (Muba), H M Toha Tohet SH menyampaikan komitmen serius wujudkan kemandirian pangan berkelanjutan di Sumatera Selatan. "Kita komitmen wujudkan 'Muba Mandiri Pangan' berkelanjutan di Sumatera Selatan," tegas Toha saat mengikuti Dialog Interaktif bertema “Inovasi & Terobosan Mendorong Sumsel Mandiri Pangan” yang digelar Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post di Hotel Novotel Palembang, Jumat (24/10) lalu. Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru, yang pimpin kegiatan diikuti para bupati dan wali kota se Sumatera Selatan. Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan dan strategi untuk memperkuat gerakan 'Sumatera Selatan Mandiri Pangan'. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel atas penyelenggaraan forum yang memfasilitasi kepala daerah dalam berbagi inovasi pembangunan. Ia mengatakan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. “Sumsel memiliki hamparan sawah dan perkebunan yang luas, termasuk kelapa sawit dan karet. Kabupaten Banyuasin dan OKI menjadi wilayah dengan sawah terluas, sementara Muba merupakan daerah yang sangat potensial, tidak hanya di bidang pertanian, tetapi energi dan perikanan,” ulasnya, dilansir dari laman MC Sumsel, Senin (27/10). Ia mengapresiasi capaian Kabupaten Musi Banyuasin yang berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit pada peringatan HUT ke 69 tahun ini. “Muba telah mencatat sejarah baru dalam pengentasan kemiskinan, berkat kerja sama dan inovasi di berbagai sektor,” ucapnya. Sementara, Bupati Muba, H M Toha Tohet SH, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog yang dinilai sangat strategis dan relevan dengan arah pembangunan daerah. “Tema Inovasi dan Terobosan Mendorong Sumsel Mandiri Pangan sejalan dengan visi pembangunan di Musi Banyuasin. Kami berkomitmen menjadi lumbung pangan regional untuk mendukung gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan yang diinisiasi oleh Bapak Gubernur,” tutur Toha. Menurutnya, kemandirian pangan di Muba tidak berhenti pada swasembada semata, tetapi menyangkut upaya membangun kedaulatan pangan yang berkelanjutan, dengan mengoptimalkan potensi lahan rawa dan sistem pertanian terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Muba menargetkan tercapainya swasembada pangan secara mandiri pada tahun 2025, dengan fokus pada komoditas unggulan seperti padi dan jagung. Selain sektor pangan, Muba memiliki potensi besar di bidang perkebunan dan energi. Saat ini, terdapat sekitar 300 ribu hektare perkebunan kelapa sawit dan 200 ribu hektare perkebunan karet, yang terdiri dari kebun perusahaan dan milik masyarakat. Untuk memperkuat produktivitas, pemerintah daerah memberikan bantuan bibit unggul sawit, karet, dan pinang, serta potongan biaya sewa alat berat bagi petani yang membuka lahan baru. “Langkah-langkah ini bentuk dukungan nyata pemerintah kepada petani agar dapat meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan,” terangnya. Selain sektor pertanian, Musi Banyuasin dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi sumber daya alam terbesar di tingkat nasional. Kekayaan alam berupa minyak, gas, dan batu bara menjadikan Muba sebagai daerah dengan kontribusi penting bagi ekonomi Sumatera Selatan maupun Nasional. Dialog interaktif diikuti para kepala daerah penghasil pangan, dan perkebunan di Sumatera Selatan. Masing-masing kepala daerah memaparkan potensi wilayah serta strategi lokal dalam memperkuat ketahanan pangan provinsi.
Di Sumsel Harga TBS Tinggi Kontras dengan Produksi Sawit Stagnan Cenderung Merosot
Pelambang, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) dibeli Rp3.613, 75 per kilogram tetapi produksi kelapa sawit hingga saat ini stagnan bahkam cenderung merosot di sentra-sentra kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan. Sekretaris Apkasindo Sumatera Selatan, M Yunus menceritakan, produksi rata-rata kebun kelapa sawit merosot hingga 50 persen di 'Negeri Sriwijaya' nama lain dari Sumatera Selatan, ini terjadi beberapa periode belakangan ini. "Belum ada peningkatan, rata-rata turun hingga 50 persen," kata M Yunus, dilansir dari laman EMG, Sabtu (11/10). Bisa jadi, ucap M Yunus, produksi kebun kelapa sawit mulai meningkat di pertengahan, dan akhir Oktober 2025 atau awal November mendatang. Memang, penurunan biasa terjadi terlebih di musim kemarau berkepanjangan. Tetapi, tutur M Yunus, justru harga kelapa sawit yang ditetapkan Dinas Perkebunan (Disbun) Sumatera Selatan periode ini cukup tinggi. Di mana harganya sentuh angka Rp3.613,75 per kilogram untuk umur tanam 10-20 tahun. Harga TBS kelapa sawit dibandrol khusus untuk harga kelapa sawit kebun plasma itu, cenderung lebih tinggi ketimbang harga kelapa sawit swadaya. Harga sawit swadaya atau petani mandiri saat ini dibeli sekitar Rp2.200-2.700 per kilogram oleh para tengkulak di Sumatera Selatan. Ini rincian harga TBS periode ini di Sumatera Selatan, yakni umur 3 tahun Rp3.031,15 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.126,38 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.260,33 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.293,25 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.289,44 per kilogram.
Wuih! Harga TBS Mitra Plasma Naik Beruntun di Sumsel
Palembang, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar atau TBS petani kelapa sawit mitra plasma naik beruntun selama dua pekan pada Sepetember 2025 di Provinsi Sumatera Selatan. Itu diketahui dari perkembangan harga sesuai keputusan dari Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan atau PPHP Dinas Perkebunan Disbun Provinsi Sumatera Selatan, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat (19/9) sore. Kalau di periose I September 2025 lalu naik sebanyak Rp87,16 per kilogram, kali ini naik Rp33,29 per kilogram. Naik harga TBS tersebut dari umur tanam 10 hingga 20 tahun semakin menguat dan tembus level Rp3.600 per kilogram. Penguatan harga TBS tersebut sudah ditambahkan dengan harga penjualan cangkang kelapa sawit yang nilainya masih tetap sama seperti periode I September 2025 yang lalu. Kenaikan harga TBS pekebun mitra plasma didorong harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO sebanyak Rp72,10, serta harga penjualan inti sawit atau palm kernel atau PK sebanyak Rp190,28 per kilogram. Ini harga TBS ditambah cangkang produksi petani mitra plasma Sumsel periode II September 2025, yakni umur 3 tahun Rp3.023,66 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.118,14 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.251,38 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.284,33 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.280,71 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.401,95 per kilogram, umur 9 tahun Rp3.472,31 per kilogram. Lalu, umur 10-20 tahun Rp3.601,06 per kilogram sebelumnya Rp3.567, 77 per kilogram naik Rp 33,29, umur 21 tahun Rp3.592,00 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.602,41 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.577,53 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.478,60 per kilogram, umur 25 tahun Rp3.492,46 per kilogram.
KPK OTT di OKU Sumsel: 7 Pejabat dan 1 Kontraktor Ditangkap
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika juga membenarkan adanya OTT terhadap delapan orang pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Telisik Program PSR, Tim SBI Sasar Sumut dan Sumsel
Medan, katakabar.com - Tim Survei Bisnis Indonesia awali kegiatan lapangan temui pemangku kepentingan yang menjalankan program peremajaan sawit rakyat atau PSR di Sumatra Utara dan Sumatra Selatan, Hal itu dilakukan tim SBI untuk mencari ide-ide perbaikan pelaksanaan program tersebut di masa mendatang.
Karantina Sumsel Cek Kebun Produsen Benih Sawit, Ini Targetnya
Palembang, katakabar.com - Karantina Provinsi Sumatera Selatan dampingi Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebijakan Tindakan Karantina Tumbuhan dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Karantina Sumatera Selatan. Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman para petugas lapangan terkait kebijakan dalam pencegahan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).
Lewat Budidaya Sapi Pola Siska, BPDPKS dan Aspekpir Indonesia Bantu Pekebun Sawit di Sumsel
Palembang, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia kembangkan budidaya sapi pola integrasi sapi sawit (Siska) bantu pekebun kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan. Diharapkan dengan program tersebut dapat mendukung, dan mewujudkan swasembada daging. Ini alasnya BPDPKS dan Aspekpir Indonesia membangun kolaborasi gelar Workshop UKMK Berbasis Kelapa Sawit guna mengembangkan budidaya sapi melalui pola integrasi sapi sawit (Siska) di Kota Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (22/8) lalu.