Sulsel

Sorotan terbaru dari Tag # Sulsel

BSI Maslahat Salurkan Bantuan Kemanusiaan Buat Penyintas Banjir di Bantaeng Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 11 Juli 2025 | 19:10 WIB

BSI Maslahat Salurkan Bantuan Kemanusiaan Buat Penyintas Banjir di Bantaeng

Sulawesi Selatan, katakabar.com - Bank Syariah Inronesia atau BSI Maslahat dan BSI Region X Makassar salurkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas banjir di kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Sebanyak 200 paket sembako, dan makanan telah diserahkan langsung oleh branch manager BSI KCP Bantaeng, Azwar, ke posko banjir BNPB Kabupaten Bantaeng, di awal pekan kedua Juli 2025. Diketahui, banjir bandang yang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas yang tinggi, Sabtu (5/7) pagi lalu mengakibatkan 1.295 Kepala Keluarga atau KK di 13 kelurahan dan desa di 4 kecamatan di Kabupaten Bantaeng terendam banjir. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, wilayah terdampak cukup luas dan meliputi permukiman padat penduduk. Di Kecamatan Bantaeng, banjir merendam enam kelurahan, yakni Lamalaka, Kembang, Letta, Mallilingi, Tappanjeng, dan Pallantikang. Di Kecamatan Bissappu, genangan air terjadi di lima wilayah, meliputi Kelurahan Bontorita, Bontoatu, Bontosunggu, Bontolebang, dan Desa Bonto Hai. Bupati Kabupaten Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin sampaikan apresiasinya atas dukungan BSI Maslahat dan BSI bagi para penyintas banjir. “Terima kasih atas dukungan yang diberikan untuk para penyintas. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka dalam menghadapi bencana ini,” ujar Fathul lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Kamis siang. Bantuan tanggap bencana ini diberikan dengan tujuan untuk membantu penyintas dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meringankan beban mereka yang tengah berjuang di tengah krisis banjir.

Lulusan SMA Sumringah di Sulsel Terima Beasiswa Pengembangan SDM Sawit dari Kementan RI Sawit
Sawit
Selasa, 28 Mei 2024 | 13:49 WIB

Lulusan SMA Sumringah di Sulsel Terima Beasiswa Pengembangan SDM Sawit dari Kementan RI

Sulawesi Selatan, katakabar.com - Lulusan Sekolah Menengah Atas atau SMA sumringah lantaran dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang D4 dan S1 di Sulawesi Selatan. Mereka senang lantaran Kementerian Pertanian atau Kementan memberikan 300 Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit atau atau SDMPKS tahun 2024. "Terima kasih atas bantuan sebanyak 300 beasiswa D4 dan S1 bagi anak-anak kami lulusan SMA se Sulawesi Selatan," ujar Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, di hadapan 2.000 orang yang hadir di acara Pelepasan Bantuan Bencana Alam dan Alsintan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, pada Senin (27/5) kemarin. "Sekali lagi Bapak dan Ibu Bupati, jangan sampai kuota 300 ini tidak terpakai. Mudah-mudahan ini termanfaatkan dengan baik," harap Prof Zudan, dilansir dari laman palopopos.fajar.co.id, pada Selasa siang. Beasiswa ini, terangnya, khusus bagi mereka yang terlibat langsung dalam industri kelapa sawit. "Ini bukti komitmen pemerintah mengembangkan SDM yang berkualitas di sektor perkelapasawitan Indonesia. Beasiswa ini adalah beasiswa yang dirancang untuk menghasilkan SDM unggul di bidang kelapa sawit," timpal Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah. Program pendidikan ini, tambah Andi, bertujuan untuk menciptakan lulusan terbaik yang dapat memperkuat industri kelapa sawit di Indonesia agar dapat berkembang secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

Pertumbuhan Kelapa Sawit Meningkat di Lutim, Ini Harapan Budiman Sawit
Sawit
Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:38 WIB

Pertumbuhan Kelapa Sawit Meningkat di Lutim, Ini Harapan Budiman

Luwu Timur, katakabar.com - Data statistik perkebunan tahun 2022 lalu menunjukkan, luas kebun kelapa sawit 9.271,38 hektar dengan jumlah pekebun 4.570 Kepala Keluarga (KK) meningkat menjadi 9.806,35 hektar dengan jumlah pekebun 4.740 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Luwu Timur. Itu terungkap saat Rapat Koordinasi (Rakor) di Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana baru-baru ini, yang dibuka Bupati Lutim, H Budiman didampingi Wakil Bupati Lutim, Mochammad Akbar Andi Leluasa, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Amrullah. Dijelaskan Bupati Lutim, H Budiman menyatakan, data statistik perkebunan tahun 2022 lalu menunjukkan luas kebun kelapa sawit 9.271,38 hektar dengan jumlah pekebun 4.570 Kepala Keluarga (KK) meningkat menjadi 9.806,35 hektar dengan jumlah pekebun 4.740 Kepala Keluarga (KK). “Sebagai bentuk dukungan pengembangan kelapa sawit secara nasional, pemerintah telah mengalokasikan pembiayaan yang cukup besar melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPD-PKS),” ujar Budiman lewat rilis resmi dilansir pada Sabtu (17/2). Kata Budiman, selain pengembangan sektor hulu, pemerintah daerah tiga tahun belakangan ini telah mendorong tumbuhnya investasi di industri kelapa sawit. “Terlepas dari dinamika dan problematika pasar yang ada, sering kali dijumpai TBS kita masih dipasarkan keluar dari wilayah Kabupaten Luwu Timur,” beber Bupati Lutim. Sebagai salah satu daerah sentra kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Selatan, tutur Budiman, sudah saatnya kembali menata dan memperbaiki pengelolaan persawitan yang ada mulai dari penataan maupun penguatan. “Rapat Koordinasi (Rakor) ini mudah-mudahan menjadi momentum dalam membangun dan mengembangkan kelapa sawit yang lebih baik di masa yang akan datang,” harapnya. Di kegiatan tersebut, Bupati Lutim teken prasasti bantuan sarana dan prasarana jalan perkebunan kelapa sawit bagi kelompok tani Caryata Jaya Desa Kasintuwu dan kelompok tani Laimbo Permai Desa Margolimbo. TCamat Mangkutana beserta jajaran, para Koordinator PPL dan Fungsional, Kepala Desa Kasintuwu, Margolembo dan Sindu Agung, Ketua Apkasindo dan Apkasindo Perjuangan Lutim, para Pelaku Usaha, Pengurus dan anggota Kelompok Tani Kelapa Sawit serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan beserta jajaran.