Stunting
Sorotan terbaru dari Tag # Stunting
Cerita Kader Posyandu Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Kelurahan Berpenduduk 50 Ribu Jiwa
Duri, katakabar.com - Seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Yulianti telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai kader Posyandu. Ia menjadi saksi sekaligus pejuang Kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya. Kisah kisah inspiratif dari Yulianti, tengah upaya penurunan angka stunting di Provinsi Riau, kini lewat kolaborasi dengan program PHR Peduli Stunting (PENTING), Yulianti menginisiasi Dapur Sehat Ruko Permata, sebuah gerakan swadaya untuk mengolah makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil. Tidak semudah yang dibayangkan sebelum program ini berjalan, Yulianti menghadapi tantangan berat berupa rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang. Tidak jarang ia menghadapi penolakan halus dari warga yang belum percaya pada intervensi gizi. Keterbatasan ekonomi juga membuat pangan bergizi bukan menjadi prioritas utama bagi banyak keluarga. “Dulu kami sering bingung harus mulai dari mana, bahkan sempat menghadapi penolakan saat datang ke rumah warga,” cerita Yulianti mengenang masa sulitnya. Kehadiran PHR melalui Program PENTING memberikan angin segar bagi Yulianti. Ia kini tidak lagi bergerak sendiri. Ia bersama kader lainnya mendapatkan pelatihan pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis komunitas dan pendampingan intensif. Dukungan ini mengubah pola kerja kader di Air Jamban. Dari yang sebelumnya hanya menjalankan rutinitas Posyandu, kini mereka mampu mengolah PMT secara mandiri melalui Dapur Sehat. Pendekatan personal yang dilakukan secara sabar mulai menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Hasil dari konsistensi ini mulai terlihat nyata, kader Posyandu kini lebih solid, aktif, dan memiliki kapasitas dalam mengedukasi serta mengolah nutrisi lokal. Masyarakat juga lebih terbuka terhadap edukasi gizi dan aktif memantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Di wilayah Air Jamban, upaya ini telah menjangkau 22 penerima manfaat langsung: terdiri 15 balita dan 7 ibu hamil. Secara luas, program PENTING telah memberi manfaat kepada 908 orang di 22 desa wilayah Riau melalui edukasi pencegahan stunting, baik masyarakat umum, ibu hamil dan remaja tingkat sekolah. Sedangkan distribusi PMT dan PKMK telah menjangkau 395 penerima manfaat langsung, yang terdiri atas 301 balita stunting atau berisiko stunting dan 94 ibu hamil dengan kondisi KEK atau berisiko tinggi. Bagi Yulianti, melihat anak-anak tumbuh sehat adalah upah yang tidak ternilai. "Saat melihat anak-anak mulai tumbuh lebih sehat dan para ibu semakin peduli dengan gizi keluarganya, rasanya semua proses, lelah, dan tantangan yang kami lalui benar-benar terbayar," imbuhnya. Di Hari Kesehatan Internasional pada 7 April 2026, cerita Yulianti dan kader Posyandu di Air Jamban merefleksikan kembali bagaimana akses kesehatan dan kesadaran gizi bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata yang lahir dari kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput. “Menyaksikan perjuangan Yulianti dan rekan-rekan kader di Air Jamban adalah pelajaran nyata tentang ketangguhan. Mereka membuktikan bahwa dari sebuah dapur swadaya, kita bukan hanya sedang menyiapkan menu tambahan, melainkan sedang membangun benteng pertahanan untuk masa depan generasi yang lebih baik,” ucap Manager Community Involvement dan Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Inginkan Anak-anak Batang Hari Cerdas, Fadhil Arief: Orang Pendek Panjang Akal Cenderung Licik
Batang Hari, katakabar.com - Pekan Gebyar Anak dan Orang Tua Tingkat Kabupaten Batang Hari 2026, rupanya punya misi besar terhadap pertumbuhan dan perkemba...
Fadhil Arief Bongkar Penyebab Pertumbuhan dan Perkembangan Anak tak Maksimal
Batang Hari, katakabar.com - Bupati Batang Hari, Jambi, Mhd Fadhil Arief bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Batang Hari, Zulva Fadhil, menghadiri Pekan Geb...
Camat Tebing Tinggi Buka Rembuk Stunting untuk Konvergensi PS dan Perendes
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Desa Alahair gelar rembuk stunting untuk konvergensi pencegahan stunting, dan perencanaan Desa Tahun 2025, di Kantor Desa Alahair, Kamis (4/9) kemarin. Di kegiatan itu hadir Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, Pj Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro, Kabid dinas PMD, Bidan Desa, Pendamping Desa, Pendamping Pertanian, Pendamping PKH, Ketua BPD Desa Alahair, Ketua LPMD Alahair, Ketua RW, Ketua RT, dan Kader Posyandu Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, yang buka rembuk stunting untuk konvergensi pencegahan stunting dan perencanaan Desa Tahun 2025. Menurut Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, kami dari Kecamatan Tebing Tinggi berharap banyak dari kegiatan rembuk setanting Desa Alahair ini setidaknya ada perubahan. "Ini program nasional. Untuk itu, kami berharap setanting bisa jalankan dengan baik walaupun tidak bisa diciptakan dengan 100 persen," ujarnya. Dijelaskan Husni, kita minimal mencegah. Makanya kita perlu pembelajaran para kader Posyandu agar ke depan mereka tahu yang disebut stunting itu, bagimana tidak semu anak yang bisa dikatakan stunting bisa jadi dari sebagian masyarakat Desa Alahair anak-anaknya itu cerdas. "Selesaikan penerapan stunting kepada para kader yang di Desa Alahair, dan Posyandu di Kecamatan Tebing Tinggi," ucapnya. Pj Kepala Desa Alahair menimpali, rembuk stunting ini salah satu bagian program Desa yang diatur Kementrian Pusat. Jadi, kita harus melaksanakan program ini, dan kita harus melihat kondisi balita, serta laporkan bagaiman progres stunting.
Bantu Perangi Stunting, PTPN Group Jadi Bapak Asuh Puluhan Anak di Inhu
Regional III membantu sejumlah kelompok masyarakat melalui budidaya ikan air tawar. Bantuan tersebut direalisasikan PTPN IV Regional III melalui pembangunan kolam-kolam berukuran cukup besar serta ribuan anakan ikan air tawar. Tujuannya adalah pemenuhan gizi melalui protein hewani yang dikebudidayakan warga secara swadaya. Kini, PTPN IV Regional III kembali hadir melalui program BAAS, setelah sebelumnya sukses dilangsungkan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Hingga saat ini, program BAAS menjadi salah satu program unggulan PTPN IV Regional III untuk membantu pencegahan dan memerangi stunting di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau.
Kejatisu Lidik Dugaan Korupsi Dana Stunting Ratusan Miliar Dengan Memeriksa Wakil Bupati Madina
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi penggunaan dana stunting Pemkab Madina, Sumatera Utara (Sumut)
Pemkab Meranti Gelar Komitmen Bersama Stop Stunting 2024
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Bappedalitbang mgelar komitmen bersama mengenai Strategi Optimalisasi Penuruan (Stop) Stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2024. Kegiatan itu dibuka Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H.l Asmar, di Kantor Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (28/8). Percepatan penurunan stunting, kata H Asmar, salah satu program prioritas nasional, sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Angka Stunting Turun Drastis, Bupati Siak Raih Penghargaan dari BKKBN
Angka Stunting Turun Drastis, Bupati Siak Raih Penghargaan dari BKKBN
Polsek Merbau Beri Bantuan ke Anak Stanting di Awal Ramadhan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Polsek Kecamatan Merbah dan petugas media Puskesmas Teluk Belitung, Kecamatan Merbau beri bantuan pada anak stunting di Kamis Barokah, awal ramadhan 1445 hijiriah tahun 2024. Di giat Kamis Barokah tersebut hadir Kapolsek Merbau, AKP Aguslan, SH, Kanit Binmas Polsek Merbau, Aipda Mardoni, Kanit Provos Polsek Merbau, Bripka Hartono, SH, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Aipda Dodi Novrian, BA Polsek Merbau, Bripda Ibnu Maulana BP, Ahli Gizi Puskesmas Teluk Belitung, Hadi Syahputra, SKM Jefri "Personel Polsek Merbau memberikan bantuan, berupa Sembako kepada anak-anak stunting Kecamatan Merbau. Sembako tersebut, berupa Beras, Susu, Gula, Telur, Kacang Hijau," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan diteruskan Kapolsek Merbau, AKP Aguslan. Data dari Puskesmas Teluk Belitung menunjukkan, anak-anak stunting yang menerima bantuan tersebut, yakni Faras Pahlevi 2,3 tahun anak Ibu Mara Karnila warga Desa mayang Sari Jalan Tengku Abdulah Kecamatan Merbau, Nadira 3 tahun anak Ibu Ardina warga Desa mayang Sari Jalan Tengku Abdulah Kecamatan Merbau. "Bantuan kepada balita stunting di wilayah hukumnya bentuk perhatian Polri untuk asupan gizi, sekaligus mendukung program Pemerintah mengatasi dan mengurangi angka penderita stunting, khususnya di Merbau,” jelasnya. Bantuan yang diberikan, harap AKP Aguslan, setidaknya dapat mengurangi beban kebutuhan hidup penerimanya di tengah kesulitan ekonomi. Begitu pula halnya buat anak penderita stunting setidaknya dapat meningkatkan asupan gizi. Para keluarga balita yang mendapat bantuan tersebut sampaikan terima kasih atas perhatian Polri, khususnya Polsek Kecamatan Merbau.
Musrenbang dan Rembuk Stunting Kecamatan Tasik Putri Puyu, Ini Pesan Asisten II
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana tugas (Plt) Asisten II Setdakab Kepulauan Meranti, Rokhaizal buka Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting di Kantor Kecamatan Tasik Putri Puyu, pada Rabu (28/2) kemarin. "Ayo manfaatkan Musrenbang guna menjaring aspirasi masyarakat sebagai proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," seru Rokhaizal dalam sambutannya. Dijelasknnya, dengan mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas dan diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah. Musrenbang yang dilakukan dengan tatap muka dapat berjalan lebih efektif, dan permasalahan-permasalahan pembangunan yang berada dari level desa dan kecamatan dapat terserap dengan baik. "Kepada OPD yang hadir diharapkan dapat mencatat dan menganalisa permasalahan pembangunan yang ada, serta mencari solusi bagaimana cara mengatasinya sehingga dapat segera ditangani," jelasnya. Kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat desa, kecamatan dan kabupaten, pinta Rokhaizal, untuk menyusun strategi dan bersinergi agar semua lintas sektor bergerak menurunkan angka stunting di Kecamatan Tasik Putri Puyu. "Mari bersama kita dukung program dan strategi percepatan penurunan stunting yang telah disusun, khususnya intervensi ke desa lokus tahun 2024 dan 2025 mendatang," serunya. Sebelumnya, Camat Tasik Putri Puyu Zainal ucapkan terima kasih atas kehadiran Plt Asisten II, Rokhaizal beserta rombongan di Kecamatan Tasik Putri Puyu. "Semoga kehadiran ini dapat membawa karomah dan hidayah di Tasik Putri Puyu," harapnya. Zainal menceritakan sekilas balik infrastruktur tahun 2023, menurutnya Kecamatan Tasik Putri Puyu merupakan wilayah yang memiliki potensi di bidang perikanan, perkebunan, dan pariwisata. "Di bidang pariwisata, kami berharap wisata alam Tasik Putri Puyu bisa dilestarikan, begitu juga dengan event lainnya seperti menongkah dan sampan layar kedepan bisa dipayungi pemerintah daerah," tuturnya. Anggota DPRD Dapil V Kepulauan Meranti, Darsini menekankan, permasalahan yang ditemui di masing-masing desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Ini pekerjaan rumah baginya untuk disampaikan melalui pokok pikiran (Pokir) DPRD Kepulauan Meranti. "Di mana yang menjadi prioritas untuk kecamatan dan desa tumpuannya ada pada anggota DPRD," sebutnya.